19/07/2015
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ukhti fillah, yang dirahmati Allah, Al-Qur’an adalah surat cinta dari Allah Azza wa Jalla kepada hambaNya, yang dapat menjadi pengobat hati dikala sakit terhadap dunia, juga penenang jiwa.
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa1.”
(QS. Al-Baqarah:2)
Shalihat, tentunya Al-Qur’an memiliki beberapa keutamaan ketika kita membacanya. Berikut beberapa keutamaan dari Al-Qur’an:
1. Ketika kita membaca atau menyimak pembaca Al-Qur’an akan mendapatkan Rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini di dasarkan oleh beberapa Dalil:
“Dan apabila dibacakan Al-Qur’an maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat Rahmat2.”
(QS. Al-A’raf:204)
“Sungguh, Al-Qur’an ini memberikan petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka aka mendapat pahala yang besar.”
2. Maka beruntunglah jika shalihat termasuk orang-orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an apalagi jika memahami dan mengamalkannya. Karena para pembacanya akan mendapatkan syafa’at kelak dihari tidak adanya naungan selain naunganNya.
Abu Umamah al-Bahili radhiallahu 'anhu berkata : Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya di hari kiamat nanti kalian akan mendapat syafa’at darinya.”
Hadits sahih, diriwayatkan oleh Muslim (no. 1337).
3. Mendapatkan ketenangan dan ketentraman. Maka benarlah, ketika shalihat merasa gundah, maka carilah ketenangan dengan mengingat Allah Ta’ala saat engkau membaca Al-Qur’an.
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.”
(QS. Ar-Ra’d:28)
4. Hidupkanlah rumah kalian dengan selalu membaca Al-Qur’an di dalamnya. Karena rumah yang di dalamnya senantiasa dibaca ayat-ayat Allah akan terlihat oleh para penduduk langit, yaitu para malaikat. Dan janganlah jadikan rumahmu layaknya kuburan, yang tak pernah di dalamnya terlantun ayat-ayat Allah.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan, karena sesungguhnya syaithan akan lari dari rumah yang dibaca surat al-Baqarah di dalamnya.”
Muslim dalam Shahiih-nya (no. 780)
Demikianlah beberapa keutamaan dari membaca Al-Qur’an. Sungguh amat sangat banyak keutamaan-keutamaan dari membaca Al-Qur’anul kariim, tetapi semoga empat keutamaan di atas cukup untuk kita senantiasa mengejar keutamaan-keutamaannya. Terlebih keutamaannya di sisi Allah Azza wa Jalla. Sungguh, sebagai seorang wanita, Allah telah menganugrahkan kepada kita sifat penyayang, dititipkannya rahim yang di dalamnya suci dan melahirkan insan-insan yang suci (fitrah), maka persiapkanlah dirimu menjadi pribadi-pribadi Qur’an yang akhlaknya tercermin sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah Ta’ala. Seharusnya, kelembutan ialah sifat dasar yang telah ada di diri tiap wanita, tetapi kelembutan ini harus senantiasa dijaga. Maksudnya, kelembutan seorang wanita ialah cermin hatinya, hati yang keras amat sangat sulit menimbulkan rasa kasih sayang maka selayaknya Al-Qur’an menjadi pengobat hati yang keras tersebut. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai penenangmu dikala susah, dan pengobat hatimu dikala kau terlalu lupa akan dunia akhiratmu kelak.
“Wahai ukhtiku tercinta. Jangan engkau biarkan saudarimu jauh dari Al-Qur’an. Pabila engkau dan saudarimu telah menjadikan Qur’an sebagai kesatuan dari hatimu, maka bimbinglah saudarimu yang lain. Bimbinglah ia agar senantiasa dekat dengan Al-Qur’an.”
1. Takwa yaitu mengikuti segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.
2. Jika dibacakan Al-qur’an kita diwajibkan mendengarkan dan memperhatikan sambil berdiam diri, baik di dalam shalat maupun di luar shalat, kecuali dalam shalat berjama’ah makmun boleh membaca surah Al-Fatihah sendiri atau mendengarkan saja ketika imam membaca ayat-ayat Al-Qur’an.