08/05/2026
Cerita di Balik ‘Aku Wis Ra Kuat, Urip Pak’ dan Subambang Sang Penjaga Perlintasan Kereta Api Baciro
Krjogja.com - YOGYA - Senin petang, 4 Mei 2026, seharusnya menjadi hari biasa bagi Subambang. Seperti rutinitas yang sudah dijalaninya selama lebih dari satu dekade, pria asal Nanggulan itu bersiap menutup palang di Pos Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 350 Baciro ketika kereta api akan melintas.
Namun sore itu, beberapa detik menjelang kereta datang, hidup seseorang nyaris berakhir di hadapannya. Sekitar pukul 18.17, Bambang, begitu dia biasa disapa sedang bersiap menutup perlintasan. Tiba-tiba seorang pria datang menghampirinya dari depan pos jaga.
Pria itu bertanya dengan Bahasa Jawa, Pak, sepure jam piro? Bukan sekali, tapi sampai tiga kali diceritakan Bambang.
"Terus saya bilang, lha kae. karena keretanya memang sudah kelihatan," ungkap Bambang dikutip Jumat (8/5/2026).
Bagi Bambang, pertanyaan itu awalnya terdengar biasa saja. Orang-orang memang kerap bertanya soal jadwal kereta di perlintasan. Dia pun tetap fokus menjalankan prosedur pengamanan jalur.
Palang sudah tertutup rapat. Kondisi lalu lintas dinyatakan aman. Bambang bersiap memberikan Semboyan 91 tanda bahwa jalur aman dan kereta boleh melintas. Tetapi tepat sebelum dia menjalankan prosedur itu, pria tadi tiba-tiba menyodorkan secarik tulisan. "Pak, ini titip nomor WA istri saya," ucap Bambang menirukan perkataan pria tersebut.
Bambang mulai merasa ada yang janggal. "Terus saya bilang, ‘Ngopo," kenangnya.
Belum sempat percakapan berlanjut, pria yang diketahui berinisial RS itu langsung berjalan menuju rel. Di tengah suara kereta yang semakin mendekat, kalimat yang diucapkannya membuat Bambang tersentak.
“Aku ra kuat. Aku wis ra kuat urip, Pak. Kalimat itu terus diulang sama dia," tambah Bambang.
Tanpa berpikir panjang, Bambang spontan berlari. Instingnya mengambil alih. Dia langsung menarik tubuh RS menjauh dari rel kereta.
"Insting aja kemarin. Kok mau bunuh diri di depan saya pas mau 91 itu. Otomatis langsung saya tarik," tambahnya. (Selengkapnya krjogja.com) Disclaimer : berita ini tidak menginspirasi pembaca melakukan hal serupa yakni upaya mengakhiri hidup