NU Bersholawat

NU Bersholawat kami sekarang buakn cuman jualan kaos dan baju tapi kami akan live kajian kajian buat anda melayani pesanan sablon manual

yang mau memeahami tentang aset crypto monggo
13/04/2021

yang mau memeahami tentang aset crypto monggo

KERANGKA PENGHARGAAN

Reward City seperti kota virtual,
meniru apa yang Anda lihat di kehidupan nyata atau di atasnya
internet. Perbedaan besar adalah itu
sekarang Anda mendapatkan hadiah untuk setiap detik
Anda habiskan di kota ini.
Kota akan dipenuhi dengan berbagai macam
kegiatan, hiburan, permainan, e-
perdagangan antara lain. Pengguna bisa
menikmati sosial, perdagangan dan
kegiatan informasi seperti yang mereka lakukan
di internet.
Dan akhirnya, kami mempertahankan yang terbaik untuk yang terakhir.
Pengguna yang telah mendapatkan haknya
melalui kualitas yang baik secara konsisten
kontribusi ke Reward City akan
dapat memiliki properti virtual tertentu di
kota ini.
Dan ketika Anda memiliki properti seperti itu, Anda
menuai imbalan besar seiring bertambahnya kota
dan tumbuh!

Doa terhindar dari bahaya atau Tolak Bala
16/03/2020

Doa terhindar dari bahaya atau Tolak Bala

https://youtu.be/BJN8PNRUTvY
25/02/2020

https://youtu.be/BJN8PNRUTvY

Lirik & Arti Kullul Qulub كل القلوب كُلُّ الْقُلُوْبِ إِلى الْحَبِيْبِ تَمِيْلُ Semua Hati akan condong kepada yang dikasihi وَمَعِي بِذَلِكَ شَاهِدٌ وَ دَلِ...

Sholawat BURDAH Muhammad Abdul Mun’im al-Khafaji dalam kitabnya al-Adab fi at-Turats as-Sufi mengemukakan kisah yang mel...
13/02/2020

Sholawat BURDAH
Muhammad Abdul Mun’im al-Khafaji dalam kitabnya al-Adab fi at-Turats as-Sufi mengemukakan kisah yang melatar belakangi penyusunan Burdah yang pada awalnya berjudul al-Kawakib al-Durriyah yang berarti bintang-bintang yang bergemerlap. Kasidah ini dikarang oleh seorang sya’ir dan juga sufi dari Busir yang dikenal dengan nama Maulana al-Busiri. Wafat pada tahun 696 H, beliau hidup di dua masa kekuasaan Islam di Mesir yaitu Dinasti Ayyubiyah dan kekuasaan Mamalik. Sya’ir bagi al-Busiri merupakan karya seni yang tidak dapat dipisahkan darinya. Syair gubahannya banyak bercorak pujian (madh) atas Nabi sehingga ia dijuluki Madih ar-Rasul.

Kasidah Burdah merupakan kasidah terpopuler dibandingkan kasidah beliau yang lainnya. Kasidah ini disusun ketika beliau sedang menderita sakit stroke yang menyebabkan setengah badannya lumpuh.

Pada suatu malam, ia berdo’a dan bertawassul dengan kasidah ini seraya memohon syafa’at dan pertolongan dari Allah swt agar penyakitnya hilang. Setelah menangis dan tertidur, beliau bermimpi bertemu Rasulullah saw. dan langsung membacakan kasidah Burdah ini dihadapan sang Rasul.

Rasulullah saw. sangat senang dan mengusap-usap badannya kemudian memberi hadiah berupa Burdah (baju besar yang dapat dijadikan selimut). Ketika terbangun, penyakitnya diangkat oleh Allah swt dan beliau merasa sehat kembali, namun peristiwa dalam mimpinya tadi tidak beliau ceritakan pada siapapun.

Di pagi harinya saat keluar rumah, beliau bertemu seorang fakir miskin seraya berkata padanya; “Tuanku, aku ingin agar sekiranya tuan memberikan padaku kasidah yang tuan sampaikan pada baginda Rasul tadi malam”. Dengan penuh tanya al-Busiri berkata “Kasidah yang mana yang engkau maksud?” Si fakir tadi menjawab “Kasidah yang awal baitnya berbunyi…

أَمِنْ تَذَكُّرِ جِيْرَانٍ بِذِيْ سَــــلَــمٍ ۞ مَزَجْتَ دَمْعًا جَرَيْ مِنْ مُقْلَةٍ بِـــدَمِ

Imam Albushiry adalah pribadi terkemua seorang seorang yang alim lagi mengamalkan ilmunya, seorang shaleh yang tenggelam dalam mencintai Allah dan Rasulullah...

https://youtu.be/f6JSeHJ1bb0
05/02/2020

https://youtu.be/f6JSeHJ1bb0

Terima kasih telah menonton video kami. Jangan Lupa untuk terus kunjungi Channel kami untuk selalu mendapat yang terbaik. Jangan lupa klik "subscribe" atau "...

https://youtu.be/HlE-7oAA1IM
27/01/2020

https://youtu.be/HlE-7oAA1IM

Subhanallah Adem Dengar Qasidah Sa'duna fiddunya fawzuna fil ukhro ~ Habib Idrus KH Maimun Zubair Kemarin ada yang menanyakan teks/lirik Qasidah yang dilantu...

ayo kita bareng-bareng baca Shalawat Burdah. Shalawat ini sangat terkenal. Tapi kita baca sebagian saja, tidak semuanya....
19/01/2020

ayo kita bareng-bareng baca Shalawat Burdah. Shalawat ini sangat terkenal. Tapi kita baca sebagian saja, tidak semuanya. Nanti tidak jadi acara Maulid Nabinya, pada protes," katanya saat mengisi pengajian maulid nabi di Dusun Sariloyo, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Kamis (22/11). Dikatakannya, Shalawat Burdah dikarang oleh Imam Ahmad Bushairi. Nama lengkapnya Syarafuddin Abu 'Abdullah Muhammad ibn Sa'id ibn Hammad ibn Muhsin ibn 'Abdullah ash-Shanhaji Al-Bushiri Al-Mishri. Nisbat atau sebutan al-Bushiri menunjuk sebuah daerah di Mesir bernama Bushair, salah satu daerah kekuasaan Bani Suwaif, tempat asal sang ibu. Al-Bushiri mengalami kepindahan ke Kairo, dimana disana ia belajar tentang gramatikal arab dan sastra dan menghafalkan al-Qur'an semenjak usia belia. Al-Bushiri dikenal sebagai seorang sufi, pengikut thariqah dan ahli membuat bait syair (nâdhim). "Imam Bushairi dulu ini pernah sakit lumpuh selama tiga tahun. Dalam keadaan sakit itu, ia menciptakan Shalawat Burdah. Diberikan nama burdah karena sering bershalawat kepada Nabi akhirnya Nabi datang menemui Bushairi. Nabi datang dengan serban dan jubah putih. Lalu Bushairi diselimuti oleh Nabi, lalu disuruh berdiri dan jalan. Ternyata bisa, kembali sehat dan normal. Ini kehebatan shalawat," ungkap Kiai Khusein. Kiai Khusein menjelaskan saat membaca Shalawat Burdah itu Imam Bushairi sampai menangis karena rindu kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyebutkan tidak ada ruginya membaca shalawat atas Nabi karena bentuk kecintaan pada orang yang dicintai.

Bersama santri ponpes Attauhiyyah Tempat di masjid Baitul Muttaqien dk Aren Ds. Gantungan Kec. Jatinegara Kab. Tegal

Address

Tegalan

Telephone

+6283170142641

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NU Bersholawat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to NU Bersholawat:

Share