27/11/2016
[Dream Lantern]
Kapankah usia yang tepat bagi anak untuk menentukan cita-citanya? Hingga kini belum ada hasil riset yang secara pasti menentukan nilai usia yang tepat. Namun alangkah baiknya, jika sedini mungkin anak-anak menentukan apa yang ingin diraihnya di masa depan, agar mereka memiliki semangat dan dapat menentukan langkah-langkah apa yang harus mereka lakukan untuk mewujudkannya. Meski ada yang berpendapat bahwa cita-cita seorang anak adalah cita-cita semu yang nantinya akan berubah seiring berjalannya waktu. Ada yang berpendapat p**a bahwa tidak ada kata terlambat dalam menentukan cita-cita. Namun, dengan menemukan cita-cita nya sejak dini, anak akan lebih terhindar dari pemborosan waktu dan energi, serta orangtua terhindar dari pemborosan materi. Biasanya, anak-anak menentukan cita-cita berdasarkan apa yang didengar, dilihat dan dialaminya. Bisa jadi karena anak-anak terkesan kepada suatu profesi ataupun memiliki seorang tokoh yang diidolakan sehingga ia ingin menjadi sosok yang dikaguminya tersebut di masa depan. Namun, ada kemungkinan seorang anak hanya ikut-ikutan saja dalam menentukan cita-citanya dikarenakan sang anak belum bisa menggali ke dalam dirinya, belum menemukan bakat maupun passionnya. Oleh karena itu, lingkungan sekitar anak terutama orangtua dan sistem pendidikan sangat berperan dalam menemukan dan mendukung cita-cita anak. Hari ini (27/11/16) adik-adik kampung binaan BEM FMIPA ITS membuat 'Dream Lantern', lampion dari kertas berwarna-warni yang bertuliskan cita-cita mereka. Vega, murid kelas satu SD menuliskan "Namaku Vega, hobiku berenang, cita-citaku ingin menjadi Guru." Saat Vega ditanya ingin menjadi guru yang seperti apa, dia menjawab masih belum tau 😁