19/04/2017
Let’s talk about TOYS WORLD first!
Mainan, memang sih terkadang lebih identik dengan anak-anak, tetapi tidak selamanya begitu loh!
Dewasa ini, banyak juga loh orang “tua” atau dewasa yang terkadang bisa kita temui sedang sibuk mengobservasi mainan yang dipajang di etalase toko. Bahkan terkadang beberapa dari mereka gak ragu loh buat merogoh kocek demi membeli berbagai jenis mainan; mungkin buat anaknya, atau mungkin buat mereka sendiri. Udah tua kok masih beli mainan? Buat apaan sih ? Buat dikoleksi d**g....
Ya, mengoleksi mainan memang adalah salah satu hobi dan kepuasan tersendiri untuk beberapa orang.
Apakah kamu salah satunya? Keep calm! You are not alone 😊 hehehehe
Tapi, tahukah kamu? Mengoleksi mainan tidak hanya untuk pajangan atau untuk pamer-pamer antara sesama kolektor saja loh. Hal ini juga bisa mendatangkan keuntungan besar, karena beberapa jenis mainan itu memiliki nilai investasi yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Apa saja ?
Check this out😊
1. LEGO (Plastic Brick)
LEGO adalah sejenis permainan menyusun brick plastik kecil yang bisa disusun menjadi berbagai macam bentuk. Mainan LEGO biasanya akan terbagi menjadi seri-seri tertentu yang memiliki periode waktu produksi. Para kolektor yang biasanya mengumpulkan seri-seri LEGO tertentu akan merasa kesulitan untuk mencari seri yang telah diberhentikan masa produksinya dan memicu peningkatan nilai LEGO. Ya, sistem one time production ini-lah yang membuat mainan LEGO memiliki nilai investasi yang tinggi.
Seperti yang dilansir oleh Telegraph, salah satu media Inggris, sejumlah set LEGO dan replika tokoh Star Wars yang dibeli pada tahun 1990-an dan disimpan dengan kondisi utuh, harganya dapat naik hingga 15% per tahun. Wow, sangat menguntungkan bukan?
Meski begitu, tidak semua mainan LEGO bernilai investasi tinggi. LEGO yang harganya dapat melonjak biasanya yang bertema film seperti Star Wars atau bertema landmark seperti Taj Mahal dan sejenisnya. Menurut BrickPicker.com, edisi LEGO yang menunjukkan kegiatan sehari-hari seperti di kantor polisi dan jalan-jalan di perkotaan juga dapat naik cukup drastis loh.
2. Hot Toys (Action Figure)
Jika kamu kolektor action figure, kamu pasti tahu atau pernah mendengar “Hot Toys”. Hot Toys memang mampu menghasilkan produk-produk yang memiliki kedetailan yang luar biasa dan artikulasi yang baik. Tidak heran produk-produk Hot Toys yang sangat mirip dengan tokoh-tokoh aslinya ini mempunyai peminat hampir di seluruh dunia.
Selain kualitas yang luar biasa, produk-produk Hot Toys juga memiliki nilai investasi yang tinggi loh. Hal ini dikarenakan Hot Toys memproduksi action figure dalam edisi terbatas, dan hebatnya produk-produk mereka sering booming dan banyak dicari oleh para kolektor di seluruh dunia. Saat sebuah barang yang langka banyak dicari orang tentu akan menyebabkan nilai jualnya melambung tinggi. Menurut Howard Chen, sang CEO Hot Toys, harga jual produk limited edition mereka bisa naik 3-10% setiap tahunnya. Lumayan sekali bukan? Belum lagi, Hot Toys sering merilis produknya dengan sistem pre-order secara online dengan potongan harga hingga 20% dari harga aslinya. Tentu sangat menguntungkan sekaligus menjanjikan buat kamu yang mau megoleksi sekaligus berinvestasi mainan.
3. Hot Wheels (Diecast)
Mainan lain yang bisa kamu jadikan barang koleksi sekaligus berinvestasi adalah miniatur mobil atau biasa disebut diecast. Salah satu produsen diecast yang paling terkenal adalah Hot Wheels. Setiap produk Hot Wheels berkualitas tinggi sehingga memiliki daya tarik luar biasa bagi para kolektornya. Selain itu, Hot Wheels juga merupakan salah satu merek diecast yang paling tinggi nilai investasinya. Jika kamu melihat produk Hot Wheels langka yang ditawarkan di situs eBay, kamu pasti akan tercengang karena harga yang tertera di sana. Ya, harganya bisa berpuluh kali lipat dari harga awalnya.
Meski begitu, tidak semua produk Hot Wheels bisa naik berpuluh kali lipat. Jika kamu berniat mengoleksi dan berinvestasi dengan Hot Wheels, kamu perlu jeli dalam memilih produk mana saja yang nilai jualnya dapat cepat meningkat. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan adalah jenis mobil, original atau tidaknya, tahun pembuatan, tempat pembuatan, skala, kualitas komponen dan stok-nya.