27/08/2026
Berangkat sebelum subuh. Berjualan dengan tekun. Cuan sebelum tiba siang.
Setiap hari, ketika sebagian orang masih terlelap, Bu Rosinah (45) dan suami sudah memulai aktivitasnya.
Sekitar pukul 01.00 dini hari, berangkat ke pasar untuk berbelanja sayuran dan aneka lauk pauk. Pulang dari pasar, pekerjaan belum selesai, satu per satu dagangan disiapkan dan dikemas hingga menjelang subuh, sebelum akhirnya sang suami berkeliling menjajakan sayuran dengan sepeda motor.
Perjalanan ini sudah cukup lama ia jalani. Dari modal sekitar Rp1,5 juta untuk satu gerobak, kini Bu Rosinah telah memiliki dua gerobak sayur keliling.
Dari usaha tersebut, ia bisa memperoleh penghasilan yang kian meningkat tentunya hingga saat ini bisa membuka peluang usaha lainnya.
Bu Rosinah tidak berhenti pada berjualan sayuran saja, dua tahun terakhir, ia juga mulai mengembangkan usaha aneka aksesori di rumah dan secara online, ide ini berawal dari saran dengan bantuan putrinya.
Bagi Bu Rosinah dan suaminya, Pak Dedeng (53), usaha bukan sekadar soal penghasilan. Ini tentang bagaimana setiap peluang bisa diputar kembali menjadi kesempatan baru bagi keluarga.
Karena terkadang, keberkahan bukan datang dari usaha yang besar sejak awal, tetapi dari kemauan untuk terus mengusahakannya.
Bergabung menjadi anggota KOMIDA bukan hanya mendapatkan modal saja, usaha yang semakin berkembang juga pelayanan menjadi kesan tersendiri yang sudah dirasakan oleh Bu Rosinah juga anggota lainnya.