03/06/2026
π¨ Skandal MBG Melebar: Yayasan Terafiliasi Pejabat hingga Pengadaan Rp6,3 Triliun Jadi Sorotan
Kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase yang semakin serius. Kejaksaan Agung mengungkap adanya yayasan-yayasan mitra yang diduga terafiliasi dengan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) dan disebut menikmati insentif bernilai miliaran rupiah setiap hari.
Temuan tersebut menjadi salah satu dasar penetapan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya, serta mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung sebagai tersangka. Penyidik menduga sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak memenuhi syarat, namun tetap lolos proses verifikasi dan memperoleh keuntungan besar dari pelaksanaan program MBG.
Di saat yang sama, data pengadaan BGN sepanjang 2025 juga menuai perhatian. Berdasarkan penelusuran terhadap data LKPP, BGN merealisasikan 1.091 paket pengadaan dengan total nilai mencapai Rp6,31 triliun. Pengadaan motor listrik menjadi salah satu yang terbesar dengan nilai Rp1,21 triliun, disusul pengadaan tablet senilai Rp508,4 miliar dan laptop Rp132 miliar.
Tak hanya itu, belanja perlengkapan sandang seperti seragam, pakaian dinas, sepatu, ikat pinggang, handuk hingga semir sepatu tercatat mencapai sekitar Rp622 miliar. Nilai tersebut bahkan lebih besar dibanding anggaran pelatihan UMKM dan pelatihan penjamah makanan yang hanya sekitar Rp225,8 miliar. Sementara itu, jasa event organizer juga menyerap anggaran hingga Rp112,7 miliar.
Rangkaian temuan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai tata kelola anggaran, efektivitas belanja program, serta pengawasan terhadap salah satu program prioritas nasional dengan nilai anggaran yang sangat besar. Dengan penyidikan yang masih terus berjalan, publik kini menanti sejauh mana dugaan penyimpangan tersebut berdampak terhadap pelaksanaan MBG dan penggunaan dana negara.
π Ikuti update ekonomi, politik, dan pasar modal lebih cepat setiap hari:
π https://lynk.id/fitstock.id
Korupsi AnggaranNegara LKPP PengadaanBarang PolitikIndonesia EkonomiIndonesia BeritaNasional Fitstock