SANCU Creative Indonesia

SANCU Creative Indonesia Penyedia Berbagai Macam Sandal

23/08/2020


5 Tips Sukses Bangun Bisnis dari Nol1. Yakinkan dirimuMulailah untuk lebih memantapkan hati sebelum memutuskan pilihanmu...
16/03/2019

5 Tips Sukses Bangun Bisnis dari Nol

1. Yakinkan dirimu

Mulailah untuk lebih memantapkan hati sebelum memutuskan pilihanmu. Apabila masih setengah hati saat mulai membangun usaha, Anda akan lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan. Alih-alih sukses, usaha yang Anda bangun justru berhenti di tengah jalan.

2. Persiapkan model bisnis yang akan dijalankan

Jika hati sudah mantap, cobalah untuk mulai memikirkan model bisnis apa yang akan Anda jalankan nanti. Anda bisa mulai mencari tahu informasi tren bisnis yang sedang berkembang.

3. Berpikir “Out of The Box”

Tidak ada pebisnis yang sukses tanpa berpikir kreatif. Bisnis transportasi online misalnya, ia melihat peluang bagaimana bisnis ini nantinya menjadi solusi masyarakat urban. Nah, jadi biasakan untuk mengasah kemampuan berpikir menjadi lebih kreatif ya.

4. Siapkan “Visi dan Misi” yang jelas

Hal terpenting saat akan memulai usaha adalah membuat rencana bisnis yang memiliki fleksibilitas dan inovasi bisnis di dalamnya, jangan lupa sertakan “Visi dan Misi” yang jelas usaha yang tengah Anda rintis.

5. Organisir diri

Mulailah dengan membiasakan diri lebih terorganisir. Hal ini sangat penting sebagai modal diri dalam mengatur usaha Anda. Sederhananya, jika Anda tak bisa mengorganisir diri, bagaimana Anda akan mengorganisir semua elemen bisnis Anda?

10 Karakteristik Umum yang Dimiliki Pengusaha SuksesTidak peduli jika anda adalah seorang wiraswasta individual atau ter...
25/02/2019

10 Karakteristik Umum yang Dimiliki Pengusaha Sukses

Tidak peduli jika anda adalah seorang wiraswasta individual atau terpisah dari tim. Selalu ada beberapa poin yang mendefinisikan kita untuk menjadi sukses.

Pengusaha sukses biasanya memiliki karakteristik yang sama. Terlepas dari apa yang mereka perdagangkan atau peran mereka. Meskipun anda mungkin berpikir ada beberapa rahasia untuk menjadi sukses, anda akan menemukan fakta-fakta bahwa karakteristik orang-orang sukses yang sebenarnya lebih umum daripada yang anda pikirkan.

Berikut adalah 10 karakteristik umum dari pengusaha sukses :
1. Dapat mengelola keuangan dengan benar
Bisnis anda mungkin akan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan keuntungan. Dan ketika anda sedang berjuang untuk meraih sukses finansial, anda harus menggunakan uang anda secara ketat. Ingatlah bahwa modal anda terbatas. Dan anda harus memastikan bahwa setiap sen anda gunakan dengan bijaksana.

Kelola pengeluaran anda dan anggaran yang anda alokasikan. Pengelolaan uang yang tepat akan membantu mencegah kesalahan keuangan serta memastikan anda tetap bijaksana dalam mengatur setiap keuntungan yang anda dapatkan.

2. Perencanaan ke depan
Membuat perencanaan bisnis akan membantu anda mempertahankan daftar tujuan dan prestasi yang ingin anda raih. Tidak hanya itu, perencanaan bisnis akan membantu memastikan bahwa anda telah membangun kebiasaan sehat yang akan anda kembangkan, terapkan, serta menjaganya sepanjang perjalanan bisnis anda. Dengan bantuan dari perencanaan bisnis yang tepat, anda dapat dengan mudah menentukan tujuan anda dan bagaimana cara anda mencapainya.

“Untuk setiap pengusaha : Jika anda ingin melakukan suatu inovasi, lakukan sekarang. Jika anda tidak melakukannya, anda akan menyesal “-. Catherine Cook

3. Belajar untuk beradaptasi dan fleksibel
Ini adalah salah satu karakteristik luar biasa yang perlu dimiliki untuk menjadi pengusaha sukses yang passionate. Bahkan ketika anda dengan keras kepala bekerja keras untuk mencapai sesuatu, kurangnya fleksibilitas akan menghambat anda dalam jangka panjang. Pengusaha sukses perlu belajar bagaimana cara beradaptasi dan fleksibel dengan tren pasar saat ini.

4. Berani mengambil resiko
Pengusaha seringkali dianggap sebagai pengambil risiko. Namun, tidak setiap pengambil risiko dianggap sebagai pengusaha sukses. Perbedaannya sederhana. Pengusaha sukses tahu kapan waktu yang tepat untuk mengambil risiko dan risiko apa yang melibatkan dirinya. Tanyakan pada diri sendiri, apakah risiko ini layak untuk saya hadapi. Apakah risiko yang saya ambil ini akan menghabiskan seluruh uang saya, atau karir saya? Anda juga harus bertanya pada diri sendiri, apa yang akan anda lakukan jika usaha tertentu yang anda lakukan justru tidak membayar kerja keras anda.

5. Kenali pelanggan anda
Kenali pelanggan anda secara pribadi adalah salah satu aspek yang paling kompetitif agar anda dapat menawari klien anda dengan baik. Orang-orang akan selalu mencari cara untuk membuat koneksi yang tepat. Dan jika anda dapat menyediakan layanan ini, anda tidak hanya akan menonjol. Tetapi juga akan menciptakan basis klien yang tahan lama.

6. Tetap terorganisir
Bisnis yang terorganisir adalah kunci menuju kesuksesan. Keterampilan dalam mengatur bisnis anda dengan tepat akan membuat anda dapat membersihkan ‘kekacauan’ yang tidak perlu. Catatlah tugas harian anda di satu tempat, di kalender atau jurnal. San pastikan bahwa anda tetap menyelesaikan tugas harian anda, tidak peduli apa yang terjadi. Keterampilan mengorganisir pekerjaan diperlukan untuk menjalankan dan mengelola bisnis yang sukses.

7. Menciptakan hubungan melalui jaringan
Salah satu aspek terbesar dari menjalankan bisnis adalah belajar bagaimana cara membentuk sebuah jaringan. Bertemu orang-orang dan mengenal orang-orang di komunitas anda. Menemukan mentor yang tepat dapat membantu anda meningkatkan kualitas di dalam diri anda dan karena itulah anda berbisnis. Selain itu, menempatkan diri di luar sana akan membantu orang lain mengingat siapa anda. Dan jika anda dapat menciptakan hubungan bisnis yang positif, bisnis anda akan berkembang.

8. Lakukan apa yang anda cintai
Ketika anda bersemangat dalam menjalani bisnis,maka anda akan termotivasi untuk terus bergerak maju demi mencapai tujuan anda. Ketika anda melakukan sesuatu yang anda sukai, pekerjaan tidak akan tampak biasa. Bahkan, anda akan menikmati pekerjaan anda hari demi hari. Anda menikmati apa yang anda lakukan, dan itu saja sudah cukup membuat perbedaan. Pastikan anda mencintai apa yang anda lakukan dan bekerja keras tidak akan tampak seperti terpaksa anda lakukan.

“Saya yakin bahwa setengah dari penyebab apa saja yang memisahkan antara pengusaha sukses dengan pengusaha non-sukses adalah ketekunan yang murni.” – Steve Jobs

9. Memahami apa yang anda tawarkan
Salah satu faktor umum di antara semua pengusaha adalah : Mereka mengetahui produk mereka luar dalam. Selain itu, orang-orang sukses juga sangat akrab dengan dinamika pasar. Tetap menyadari tren pasar, perubahan kebutuhan pasar, gerakan pesaing anda, serta faktor-faktor eksternal lainnya akan membantu anda tetap di sisi sukses.

10. Anda harus selalu siap dan tahu kapan harus keluar
Sayangnya, tidak setiap usaha anda buat akan berakhir dengan keberhasilan. Poin yang menegaskan pengusaha sukses adalah dengan mengetahui kapan harus keluar. Serta bagaimana anda dapat belajar dan tumbuh dari pengalaman itu. Beberapa pengusaha terkenal pernah mengalami kegagalan. Tetapi mereka juga memiliki pandangan jauh ke depan serta ketenangan untuk mengetahui kapan mereka harus memotong kerugian mereka.

Yang mana dari 10 karakteristik ini yang lebih perlu anda fokuskan? Silakan beri jawaban anda pada kolom komentar di bawah ini!

6 Tanda Bisnis yang Dimiliki Terancam GagalRisiko sebuah bisnis menemui kegagalan memang besar sekali, bahkan bisa menca...
24/02/2019

6 Tanda Bisnis yang Dimiliki Terancam Gagal

Risiko sebuah bisnis menemui kegagalan memang besar sekali, bahkan bisa mencapai 90 persen. Menakutkan, tentu saja. Apalagi bagi seseorang yang baru pertama kali menjajal sebagai entrepreneur.

Nekat keluar kerja dan mempertaruhkan semua tabungan sebagai modal. Minim pengalaman bukan satu-satunya alasan bisnis gagal.

1. Tidak memahami keinginan konsumen

Memang terdengar basi, tapi kesalahan ini paling fatal dan paling sering dilakukan. Sangat penting untuk mengetahui apa yang ada di kepala para pembeli dan apa yang membuat mereka tertarik pada produk buatanmu.

Gali pendapat mereka dan cintai mereka. Banyak entrepreneur gagal karena mereka terlalu terobsesi menjadi besar tanpa peduli hal-hal mendasar, seperti pelayanan pirima untuk konsumen. Bisnismu tidak akan bertahan tanpa konsumen, karena merekalah yang akan membeli produkmu.

2. Terlalu kaku terhadap rencana

Anda harus fleksibel terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Punya rencana memang harus, tapi jangan terlalu kaku. Apa yang Anda pikir terbaik belum tentu benar-benar baik saat diterapkan.

Tantang dirimu dengan mengambil risiko, mencoba hal baru, atau menerapkan ide-ide gila dari timmu. Ingat, tujuanmu adalah untuk sukses, bukan selali jadi yang paling benar.

3. Tidak fokus pada perubahan pasar

Pasar tidak dapat ditebak, kadang-kadang menjengkelkan, bahkan membuat frustrasi. Akan tetapi, kalau Anda menganggap kekuatan pasar tidak mempengaruhi bisnis yang sedang Anda jalankan, Anda sebenarnya sedang membuka pintu lebar-lebar pada kegagalan.
Industri Anda dapat menetapkan diri untuk kegagalan besar.

Lihatlah, "pasar" adalah impersonal . Tidak peduli tentang perasaan Anda atau rencana Anda. Anda harus menyesuaikan diri dengan itu, karena itu tidak akan membuat ruang untuk Anda .

4. Tidak mengeksekusi

Anda bisa bermimpi punya kantor sekeren Google atau go-internasional seperti Facebook, tapi jika tidak mewujudkannya dari langkah terkecil, tidak akan ada yang terwujud. Entrepreneur terbaik bukanlah mereka yang bermimpi besar atau visioner, tapi mereka yang mengeksekusi.

5. Sibuk mengerjakan hal yang salah

Sibuk bukanlah tanda kalau Anda akan sukses. Sibuk juga bukan tanda kalau Anda produktif. Kesibukan baru tepat kalau Anda melakukan hal yang benar. Akan tetapi seringnya, entrepreneur belagak sibuk padahal mereka mengerjakan hal yang salah.
Sebelum sibuk, tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda melakukan itu? Kalau alasannya benar, baru Anda diperbolehkan untuk sok sibuk.

6. Tidak fokus pada keuntungan

Tujuan dari bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan. Jika Anda tidak memperhatikan keuntungan, maka bisnismu tamat. Keuntungan adalah goal, alasan bisa tidaknya bisnismu bertahan.

Entrepreneurship memang bukan perkara mudah. Ibarat sebuah permainan, banyak sekali peluang untuk kalah. Saat kalah, bukan hanya finansial saja yang merugi, tapi juga waktu dan mental.

Namun selama Anda tidak mengalami tanda-tanda yang disebutkan di atas, percayalah bisnismu masih berada di posisi aman dengan tingkat keberhasilan tertinggi.

Perbanyaklah Shalawat di Hari JumatAmalan yang satu ini juga mungkin banyak dilalaikan oleh kamu muslimin atau mungkin b...
22/02/2019

Perbanyaklah Shalawat di Hari Jumat

Amalan yang satu ini juga mungkin banyak dilalaikan oleh kamu muslimin atau mungkin belum diketahui. Amalan tersebut adalah shalawat kepada Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Janganlah kita sampai melalaikan amalan ini.

Keutamaan Bershalawat Kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَوْ سَأَلَ لِي الوَسِيْلَةَ حَقَّتْ عَلَيْهِ شَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ

“Barangsiapa bershalawat kepadaku atau meminta agar aku mendapatkan wasilah, maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat nanti.” (Hadits ini terdapat dalam Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabiy no. 50, Isma’il bin Ishaq Al Jahdiy. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani)



Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim no. 408)

Keutamaan Bershalawat di Hari Jum’at
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)

Amalkanlah Shalawat Berikut
Di antara shalawat yang dianjurkan yang dapat kita amalkan adalah:

[1] Dari Zaid bin Abdullah berkata bahwa sesungguhnya mereka dianjurkan mengucapkan,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad an nabiyyil ummiyyi. [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi]” (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 60. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa hadits ini shohih)

[2] Dari Ka’ab bin ‘Ujroh, beliau mengatakan,

“Wahai Rasulullah, kami sudah mengetahu bagaimana kami mengucapkan salam padamu. Lalu bagaimana kami bershalawat padamu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ucapkanlah,

اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad k**a shollaita ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia] (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 56. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa sanad hadits ini shohih)

[3] Dalam riwayat Bukhari no. 3370 terdapat lafazh shalawat sebagai berikut,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad k**a shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad k**a barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia]

Itulah bacaan shalawat yang dapat kita amalkan dan hendaknya kita mencukupkan diri dengan shalawat yang telah diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Janganlah kita mengamalkan shalawat yang sebenarnya tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apalagi mengandung kesyirikan semacam shalawat nariyah. Butuh pembahasan tersendiri untuk membahas shalawat nariyah ini.

Penutup
Saudaraku, perbanyaklah shalawat di hari Jum’at. Ingatlah, makna shalawat adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Abul ‘Aliyah,

صَلاَةُ اللَّهِ ثَنَاؤُهُ عَلَيْهِ عِنْدَ الْمَلاَئِكَةِ

“Shalawat Allah adalah pujian-Nya kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di hadapan para malaikat.” (HR. Bukhari no. 10)

Sebagian ulama mengatakan bahwa makna shalawat dari Allah adalah rahmat, dari malaikat adalah istigfar (mohon ampunan) dan dari manusia adalah do’a. Namun makna shalawat dari Allah yang lebih tepat adalah sebagaimana perkataan Abul ‘Aliyah di atas sebagaimana yang dikuatkan oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin dalam Syarhul Mumthi’ dan Syarh Bulughul Marom.

Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk mengamalkannya. Semoga Allah selalu memberi kita ilmu yang bermanfaat. Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shollallahu ‘ala nabiyyiina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

10 TIPS & CARA MENJADI PENGUSAHA SUKSESMemiliki bisnis sendiri membuat anda leluasa untuk dapat mengatur pemberdayaan da...
21/02/2019

10 TIPS & CARA MENJADI PENGUSAHA SUKSES

Memiliki bisnis sendiri membuat anda leluasa untuk dapat mengatur pemberdayaan dan mengembangkan perusahaan. Namun tidak sedikit orang yang telah berusaha untuk dapat mewujudkan visi kreatifnya namun belum berhasil. Tidak hanya berbicara keberuntungan namun juga mengenai beberapa kemampuan khusus yang harus dikuasai.

Cara menjadi pengusaha sukses
Berikut adalah tips yang bisa membantu anda untuk dapat menjadi pengusaha yang sukses:

Kerja Keras dan Tekun

1. Kerja Keras dan Tekun
Terdengar simple namun untuk bisa tekun dengan harapan bisnis sendiri sangat sulit. Memerlukan kerja keras dan konsisten sehingga tidak mudah menyerah ketika mendapatkan tantangan dalam menjalankan bisnis.

2. Berani Menantang Diri Sendiri
Seorang pengusaha harus siap menghadapi tantangan. Tantangan di dalam dirinya sendiri maupun di lingkunganya. Terlebih dahulu anda harus menantang diri sendiri sehingga mendorong untuk tetap bersemangat dalam menghadapi perkembangan yang terjadi. Seorang pengusaha harus gesit dalam mencari tantanga berikutnya untuk menghadapi apa yang menjadi visi anda.

3. Lakukan karena Passion
Banyak yang bermula dari hobi kini menjadi tempat usahanya. Inilah karena semua yang dilakukan berdasarkan kesenangan akan terasa lebih ringan dan bisa menjadi sebuah cara yang tepat untuk memulai bisnis anda. Pilihlah passion anda, baik di bidang teknologi, fashiion ataupun kuliner sehingga bisa mendalami bisnis yang anda mulai. Dengan passion pengusaha tidak akan pernah lelah untuk bekerja berjam-jam dan masih bersemangat untuk mendapatkan ide-ide baru di dalamnya.

4. Berani Mengambil Resiko
Seorang pengusaha harus berani mengambil resiko sehiggga berkeinginan untuk mendapatkan hal-hal baru di dalam hidupnya. Mengambil keputusan dengan mempertimbangkan resiko terkecil dari pilihannya adalah cara calon pengusaha sukses menjalankan aktivitasnya. Sehingga calon pengusaha dapat ditentukan dari cara pandangnya menyelesaikan masalah.

5. Percaya Diri
Calon pengusaha sukses dapat dilihat dari gestur tubuhnya sangat anda berkenalan pertama kalinya. Ia sangat percaya diri, kemampuan ini juga akan meningkatkan intuisi yang bergantung pada kebijakan dalam mengambil keputusan. Percaya akan kemampuan diri anda akan menghilangkan rasa ketidakpastiaan yang seringkali menjadi ketakutan penguasaha diawal memulai bisnisnya. Ingat anda harus yakin dengan kemampuan anda, pengalaman dan ilmu yang anda miliki.

6. Kurangi Rasa Takut
Penguasaha harus memiliki cara yang tepat dan cepat ketika bertindak. Anda harus cepat membaca perubahan dan peluang yang terjadi. Ketakutan hanya akan membuat anda tidak mendapatkan apa-apa. Bahkan anda tidak dapat melangkah sesuai intuisi karena selalu dihantui ketakutan. Sebaiknya anda mengelola diri untuk bisa menghindari rasa takut yang berlebih ketika memulai dan mengelola usaha anda.

7. Visualisasikan Keinginan Anda
Cara termudah adalah dengan memvisualisasikan keinginan anda. Hal ini akan memudahkan anda untuk memulai dan memperhatikan hal detail yang mungkin akan terlewatkan. Anda juga akan merencanakan beberapa cara untuk bisa mencapai tujuan bisnis, Sehingga visualisasi ini membantu anda dalam mengoptimalkan dan mengukur kemampuan untuk menghadapi permasalahan yang akan terjadi dalam bisnis anda.

8. Anda Memerlukan Rekan
Mustahil bisnis dapat berjalan sendiri, setidaknya anda membutuhkan rekan bisnis yang bisa diajak berdiskusi. Bahkan penguasaha yang sukses mereka dikelilingi oleh tim yang hebat. Mulailah mencari tim yang solid yang dapat membantu mendukung anda dalam mencapai tujuan bisnis. Sebuah bonus bagi anda mendapatkan teman atau pasangan yang bisa satu passion dengan anda untuk dapat menjadi rekan dalam bisnis.

9. Bertindak
Pengusaha sukses harus cepat bertindak. Setelah melakukan perencanaan, menimbang resiko dari segala pilihan, pendanaan dan mengondisikan tim maka hal yang harus dilakukan adalah bertindak. Eksekusi inilah yang terkadang tidak diselesaikan sehingga seringkali bisnis tidak mendapatkan apa-apa. Mulailah untuk bertindak.

10. Menghabiskan Waktu
Anda jangan berpikir jika menjadi pengusaha sukses hanya membutuhkan waktu dalam satu malam saja. Pengusaha merelakan waktunya untuk dapat mengerjakan beberapa hal yang sangat berguna untuk mengembangan bisnisnya. Bahkan banyak diantara mereka untuk mencoba lagi dan lagi karena belum berhasil dengan langkah pertamanya. Sehingga jika anda ingin menjadi pengusaha sukses siapkan waktu anda untuk dihabiskan dalam segala hal yang berhubungan dengan bisnis anda.

Ketika Gagal dalam Bisnis, Bagaimana Cara Bertahan dan Bangkit?Gagal dalam berbisnis adalah sebuah momok menakutkan bagi...
20/02/2019

Ketika Gagal dalam Bisnis, Bagaimana Cara Bertahan dan Bangkit?

Gagal dalam berbisnis adalah sebuah momok menakutkan bagi mereka yang akan terjun ke dunia bisnis. Anda akan atau sedang mengalami kegagalan? Ya, kegagalan bisa saja terjadi tetapi tahukah Anda bahwa mungkin saja itu terjadi karena diri kita sendiri – bukan faktor eksternal! Jujurlah…

Berikut beberapa penyebab gagal dalam berbisnis dan mungkin saja Anda merasakan salah satunya saat ini. Jangan menipu diri, siapa tahu Anda masih bisa mencegah dan bangkit kembali!

1. Alasan Yang Salah

Ketika mulai berbisnis, apa alasan Anda? Apakah ingin menghasilkan uang yang banyak, ingin suatu saat bisa santai agar punya waktu untuk keluarga? Sebaiknya pikirkan lagi. Memang, tujuan kita untuk berbisnis pastinya adalah menghasilkan banyak uang dan target paling besar bisa santai dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun, kalau passion kita adalah uang, ini bisa saja “membutakan” kita sehingga terlalu serakah. Jadi? Miliki 3 alasan berikut ketika akan memulai berbisnis: passion, siap mental (terhadap kegagalan) dan belajar bangkit dari kegagalan.

2. Tidak Efisien
Beberapa penyebab kegagalan berbisnis adalah karena tidak efisien menghitung harga produk dan biaya produksi. Ditambah lagi, target yang tidak realistis terhadap angka penjualan.

3. Manajemen Yang Buruk!
Gagal dalam berbisnis, perlu diakui bisa jadi karena diri kita sendiri yang tidak bisa menerapkan manajemen yang baik. Banyak kegagalan yang terjadi karena manajemen yang buruk. Ini dimulai dari tidak punya business plan ataupun tidak realistis atau tidak menerapkannya dengan baik, kemudian kurang kontrol terhadap keuangan dan pengaturan SDM. Hal-hal ini jika tidak dikontrol dengan baik – lama-kelamaan perlahan tapi pasti bisnis akan runtuh karena fondasinya yang memang tidak kuat!

4. Ekspansi yang terlalu luas
Tidak salah untuk melakukan ekspansi dalam berbisnis karena pastinya akan menambah pundi-pundi. Namun, sebagaimana pernah kami bahas mengenai fokus dalam satu bidang usaha, jalani terlebih dahulu bisnis yang ada hingga stabil dan lancar, barulah Anda melakukan ekspansi bisnis. Dengan begitu, Anda bisa fokus 100% terlebih dahulu dan benar-benar membentuk bisnis Anda menjadi matang.

Mengatasi Kegagalan dalam Berbisnis

Bagaimana kalau sudah sempat gagal dalam berbisnis? Bisa jadi karena penyebab di atas ataupun memang kegagalan yang tidak bisa dihindari meski sudah 100%. Anda tetap harus bangkit! Sering dengar kata pepatah: “kegagalan adalah awal keberhasilan”. Ini bisa diterapkan pada bisnis. Jadikan kegagalan ibarat cambuk bagi Anda agar bekerja lebih keras lagi. Hard work never kill!

1. Jujur Pada Diri Sendiri
Ya, berupayalah untuk jujur mengenai apa kesalahan Anda. Kegagalan sebagian besar memang karena kesalahan kita, ntah itu disadari atau karena kurang perhatian. Membuat catatan mengenai kegagalan Anda bisa menjadi cara ampuh agar Anda tetap ingat dan tidak jatuh ke lubang yang sama.

2. Maafkan dan Perbaiki Diri
Setelah tahu apa kesalahan Anda, maafkan diri Anda. Jangan terus-menerus menyalahkan diri Anda yang akhirnya malah membuat Anda down. Kalau sudah down, apakah Anda bisa bekerja? Tentu saja tidak! Meratapi diri sendiri hanya akan menghilangkan semangat Anda. Hey, kita tidak punya banyak waktu untuk terus-menerus menyesali tanpa memperbaiki diri. Oleh karena itu, segera tata kembali diri Anda dan perbaiki diri, Anda siap untuk langkah selanjutnya setelah terjatuh.

3. Hard Work!
Ya, kegagalan harus dibayar dengan bekerja keras dua kali lipat. Kalau biasanya Anda bekerja keras dengan standar Anda selama ini maka tambahkan dua kali lipatnya. Ada dua yang harus Anda bayar: fase kegagalan hingga “start” dan fase “start” hingga stabil. Ya, logikanya adalah kegagalan adalah dimana terjadi downgrade bahkan di bawah fase “start” Anda berbisnis. Jadi, bekerja keraslah! Cambukan biasanya membuat kita semakin kuat karena sudah tahu sakitnya gagal, kita kebal terhadap rasa sakit.

Perlu diakui bahwa gagal dalam bisnis memang sangat menyakitkan dan berat untuk memulai kembali. Tetapi, apakah Anda mau terus-menerus terpuruk? Mau makan dari mana? Jadi, ayolah, segera “bangun dari keterpurukan” Anda dan Anda siap untuk memperbaiki semuanya – itulah manusia selalu punya ide, selalu punya cara – bahkan untuk menghadapi kegagalan. Tetapi, jangan terus-menerus gagal ya, gagal berkali-kali itu namanya kebudayaan, bukan awal keberhasilan. Haha!

1. Tentukan Jenis Usaha AndaBuka usaha apa ya? Mungkin pertanyaan ini muncul dibenak anda. Sebelum memutuskan untuk meri...
04/09/2018

1. Tentukan Jenis Usaha Anda
Buka usaha apa ya? Mungkin pertanyaan ini muncul dibenak anda. Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting bagi anda untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.

Selain itu, sebaiknya jenis usaha tersebut harus sesuai dengan minat dan keahlian anda. Percuma menjalankan sebuah usaha tetapi anda tidak menyenanginya. Anda akan setengah hati dalam mengembangkan usaha tersebut. Malahan, anda bisa menyerah ditengah jalan ketika merasa bisnis anda tidak sesuai yang diharapkan.

Coba anda pikirkan terlebih dahulu sebelum memulai sebuah usaha. Tulis dalam buku catatan tentang minat, keahlian, bakat, dan hobi anda. Disamping itu anda bisa menulis beberapa jenis usaha yang ingin anda rintis.

Dengan memilih jenis usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian anda. Saya yakin, anda pasti akan senang hati dalam menjalankan usaha tersebut.

2. Segera Lakukan Survei
Setelah anda menentukan jenis usaha yang akan anda geluti, langkah selanjutnya adalah melakukan survei dilapangan. Kenapa harus melakukan survei? Hal ini penting bagi anda untuk mengetahui seberapa besar peluang usaha anda tersebut. Apakah memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi atau tidak.

Apa saja yang harus anda survei?

Tingkat Persaingan
Survei dilapangan bermanfaat untuk melihat tingkat persaingan usaha yang sejenis dengan usaha anda. Seberapa banyak orang yang telah menjalani usaha tersebut.

Disamping itu, anda harus mencari informasi bagaimana kualitas dan ciri khas produk, prosedur pelayanan dan harga yang mereka tawarkan. Dengan begitu, anda akan memiliki strategi untuk bersaing dengan para pengusaha yang sejenis.

Lokasi yang Strategis
Survei tempat atau lokasi juga perlu anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dimana kira-kira lokasi yang sesuai dengan bisnis anda.

Sebagai contoh, anda ingin membuka tempat foto kopi dan penjilitan buku. Pastinya kurang efektif jika anda membuka usaha tersebut di komplek perumahan anda. Lokasi yang tepat untuk usaha tersebut adalah didaerah yang banyak terdapat tempat perkantoran dan sekolah.

Oleh karena itu, pemilihan lokasi usaha wajib anda lakukan jika ingin usaha anda berjalan dengan lancar.

Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen juga perlu anda perhatikan. Sebisa mungkin jenis usaha anda memiliki banyak peminat dan daya beli yang tinggi dari konsumen.

Sebagus apapun usaha yang anda jalankan, jika daya beli konsumen rendah akan berpengaruh terhadap bisnis anda. Sama halnya dengan minat konsumen, jika hanya segelintir orang yang membeli produk yang anda tawarkan, maka anda harus siap-siap gulung tikar.

3. Menyiapkan Modal
Merintis usaha sendiri dari nol bukan berarti nol modal. Anda tetap membutuhkan modal untuk mengawali usaha anda. Berapa modal yang anda butuhkan? Tergantung usaha yang ingin anda buka.

Pada umumnya, usaha dengan modal kecil maupun besar hampir sama peraturannya. Anda harus tahu berapa modal yang dianggarkan untuk memulai usaha tersebut.

Disamping itu, jangan habiskan seluruh modal untuk kebutuhan usaha yang akan anda jalankan. Minimal sisihkan 40% modal sebagai dana cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha anda mengalami kegagalan. Anda bisa menggunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha anda.

Darimana anda mendapatkan modal? Anda bisa mendapatkannya dari investor, pinjaman bank atau modal sendiri. Untuk membuka usaha dengan modal kecil, sebisa mungkin anda menggunakan modal sendiri terlebih dahulu.

Mengapa? Karena setiap usaha atau bisnis memiliki resiko kegagalan. Oleh sebab itu, dengan memakai modal sendiri, anda masih bisa mengontrol keuangan anda. Bayangkan jika anda meminjam uang di bank. Bisnis anda belum bisa meraih keuntungan secara signifikan namun tiap bulan anda harus membayar angsuran plus bunga yang tidak sedikit. Anda bisa keteteran dalam merintis usaha sendiri dengan modal kecil.

4. Perencanaan yang Matang
Merintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Anda butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha anda. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam sebuah usaha.

Perlu anda ketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurangnya persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa diraup, modalpun habis.

Bagaimana cara melakukan perencanaan yang matang? Pak Kusnendi,Drs. M.S. mengungkapkan bahwa perencanaan usaha mencakup penentuan visi, misi, strategi bisnis, tujuan, kebijakan, prosedur dan aturan serta anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah usaha atau bisnis tertentu.

5. Definisikan Keunikan Produk Anda
Dalam menjalani suatu usaha, anda harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha anda. Anda bisa melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen.

Apa rahasianya? Tentunya mereka memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh usaha sejenis ditempat lain. Oleh sebab itu, definisikan keunikan produk yang akan anda tawarkan pada konsumen.

6. Pengelolaan Keuangan yang Baik
Pernahkah anda melihat seorang pedagang warung bakso yang memiliki beberapa cabang di satu kota? Jika ya, mungkin anda berfikir bahwa orang tersebut memiliki modal yang besar. Perkiraan anda mungkin benar namun bisa saja salah.

Mengapa? Seseorang yang telah membuka cabang karena usahanya telah memiliki prospek cerah. Mereka memiliki manajemen yang baik serta mampu menjaring banyak konsumen.

Bagaimana caranya? Cukup sederhana. Meskipun modal anda kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Anda harus bisa memisahkan uang untuk bisnis dan uang pribadi. Sehingga anda bisa fokus dalam mengembangkan bisnis anda.

7. Promosikan Produk dengan Baik
Satu hal yang perlu anda ketahui, Sebagus apapun produk yang anda sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk anda. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk anda.

Promosi bisa anda lakukan dari mulut kemulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, Instragram, Whatsapp dan lain sebagainya.

Anda bisa manfaatkan media sosial yang ada untuk mempromosikan usaha anda. Disamping itu, banyak cara untuk semakin menarik minat pengunjung seperti memberi diskon, sediakan kupon atau vocher dan system beli 1 gratis 1 yang sering diterapkan beberapa toko besar.

Dalam mengembangkan usaha dari nol, memang dibutuhkan strategi pemasaran yang baik agar anda bisa bersaing dengan banyak pengusaha yang menawarkan produk sejenis dengan usaha anda.

8. Membangun Jaringan (Networking)
Networking dapat diartikan membangun jaringan pertemanan dengan orang lain agar saling menguntungkan. Oleh karenanya, Networking memiliki peran penting dalam kelangsungan usaha anda. Sebaiknya berusahalah untuk memabangun jaringan dengan pengusaha lain yang sejenis dengan usaha yang akan anda rintis.

Membangun jaringan dengan sesama rekan tidaklah membuat saingan anda bertambah. Justru mereka dapat membantu anda dalam meningkatkan promosi. Selain itu, anda bisa berbagi pengalaman bersama mereka. Jangan takut apalagi malu untuk bertanya seputar usaha anda. Belajar pada mereka yang sudah berpengalaman tentu dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang bisnis yang akan anda jalani.

9. Mendaftarkan Usaha Anda
Dalam merintis usaha sendiri dari nol, anda memang harus banyak belajar. Selain menjaga kualitas produk, sistem manajemen dan strategi pemasaran yang baik. Anda juga harus patuh terhadap hukum.

Sebaiknya, segera daftarkan usaha anda ke dinas Perindustrian dan Perdagangan di kota anda agar mendapat surat ijin usaha perdagangan (SIUP). Kegunaan SIUP adalah sebagai alat pengesahan yang diberikan pemerintah. Sehingga kegiatan usaha anda tidak terkendala dengan masalah perijinan.

10. Mental yang Kuat
Kunci keberhasilan anda dalam merintis usaha sendiri dari nol adalah mental yang kuat dan sikap pantang menyerah. Anda harus mampu melewati masa-masa sulit selama menjalankan usaha tersebut.

Menjadi wiraswasta bukanlah seperti karyawan yang memiliki etos kerja yang berbeda. Mereka memiliki jadwal rutin yang jarang berubah yakni kerja selama sebulan, setelah itu mendapat gaji.

Sementara anda menjadi bos dalam menjalankan usaha anda sendiri. Oleh sebab itu, anda harus bekerja ektra keras, memiliki jadwal yang tidak menentu dan berfikir bagaimana caranya agar usaha anda dapat memberikan gaji yang layak untuk anda.

Hal ini tidak akan terjadi seandainya anda tidak memiliki mental yang kuat. Untuk itu, jangan menyerah meskipun usaha anda belum lancar, produk belum terjual secara optimal, konsumen sepi dan beberapa masalah yang menjadi kendala dalam usaha anda.

Memang bukan perkara mudah dalam merintis usaha sendiri dari nol. Butuh pengorbanan biaya dan waktu agar usaha anda bisa sukses seperti yang anda inginkan. Ikuti langkah-langkah diatas agar kedepannya anda dapat sukses dalam menjalankan usaha anda.

Address

Sidoarjo

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 16:00

Telephone

081392382635

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SANCU Creative Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share