21/08/2022
MEDITASI MENUJU PENCERAHAN
Dan kini ia semakin berani bertanya, ketika pikirannya mulai berani membuka diri untuk belajar.
"Guru, setelah cukup lama melakukan latihan meditasi untuk menjumpai keheningan dan kekosongan, kenapa saya tidak kunjung tercerahkan dan mampu melihat kehidupan ini dengan pandangan lebih terang. Sedangkan Sidharta kenapa mampu mencapai pencerahan lewat meditasinya."
Ditatapnya wajah Sang Guru yang kini tampak tersenyum berbeda dari biasanya. Maka ia memasang telinga lebar-lebar, pertanda pintu batinnya telah siap menerima ajaran.
"Bagaimana kau akan menemukan pencerahan dalam meditasi, bila yang kau cari hanya kekosongan dan keheningan? Sebab pencerahan itu adalah isi dalam kekosongan dan keheningan itu."
"Kecerdasan Semesta Tak Terbatas telah memercik menjadi Kecerdasan Atas Sadar atau kecerdasan Jiwamu. Juga menjadi pembentuk dari Kecerdasan Sadar dari pikiranmu yang terbatas. Serta menjadi Kecerdasan Bawah Sadar yang bekerja atas materi tubuhmu, yang terkoneksi dengan seluruh kecerdasan dalam materi-materi pengisi alam semesta ini."
"Meditasi adalah sebuah cara menurunkan gelombang pikiran sadarmu dari Betha menjadi Alfa bahkan Theta untuk terbuka menerima keterhubungan dengan sumber pengetahuan dan kebijaksanaan (kawiwekan) dari Kecerdasan Atas Sadar dalam diri, atau dengan sumber kekuatan ajaib (kawisesan) dari Kecerdasan Bawah Sadarmu."
"Setelah pikiranmu mencapai keheningan dan terhubung dengan dua kamar dalam dirimu itu, tentukanlah kamar apa yang ingin kau masuki. Apakah kamar yang akan membuatmu berkomunikasi dengan Kecerdasan Atas Sadar untuk mendapatkan pencerahan bagi pikiranmu, ataukah dengan Kecerdasan Bawah Sadar untuk kebutuhan duniawimu."
"Bila kau ingin mendapatkan pencerahan dari Jiwamu sendiri, dari Kecerdasan Atas Sadar dalam dirimu, jangan lupa siapkan lebih dulu bahan-bahan pengetahuan bagi pikiran sadarmu, agar pikiranmu mudah memahami pesan-pesan dari kecerdasan Jiwamu sendiri."
"Sebab Jiwamu dengan kecerdasannya adalah Guru Sejati di dalam diri. Bila pikiran sadarmu hanya membawa sedikit bahan pengetahuan, maka kau akan mendapat sedikit cahaya pencerahan. Mirip murid-murid sekolah akan diberikan pengetahuan sesuai tahap pertumbuhan kelasnya."
"Sidharta mencapai pencerahan lewat meditasinya, karena sebelum itu beliau sudah banyak mengumpulkan berbagai pelajaran dari banyak Maharsi di masanya. Semua bahan itu terkumpul menjadi sumber pencerahan baginya. Apakah kau pun sudah mengumpulkan pengetahuan sebanyak Sidharta, serta melakukan berbagai tapa brata sebelum mencapai pencerahan kesadaran lewat meditasi?"
Mendengar pertanyaan terakhir itu, si murid termenung untuk menghitung kembali sebanyak apa pikiran sadarnya telah ia bawa mengumpulkan bahan-bahan pengetahuan di kehidupan semesta ini.
Setumpuk kayu terbakar di depannya yang telah menjadi cahaya terang malam itu, seperti membawa pencerahan. Andai kayu-kayu itu tidak ia kumpulkan, apa yang akan dinyalakan untuk menjadi sumber cahaya di kegelapan ini.
Ia pun terbangun untuk mengumpulkan lagi kayu bakar dari hutan sekitarnya, sembari berteriak;