Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh

Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh Berlokasi di Nagari Andaleh Kec. Luak, Kab. Lima Puluh Kota Sumatera Barat. WA : 085263359971, e-mail :[email protected]

No Rekening : 0101.0210.12644-6, Bank NAGARI Capem IBUH PAYAKUMBUH.

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Mohd Ridwan, Rizky Kaka, Riswandi Se, ThaNty Yosefa, N...
26/06/2024

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Mohd Ridwan, Rizky Kaka, Riswandi Se, ThaNty Yosefa, Novembri Nbr, Armen Andoleh, Upiak Bendang Wesi, Farida Rasyidin, Difla Hikmah, Yogi Prima Genefri, Admiraal Mandai, Kaharudin AD Hobamatan, Yus Pgr Lintau, Muhammad Reza, Elya Sastra, Zainal Efendi, Astutik, Pamenan Sydoel, Syukri, Toni Ton, Hidayat Putra Cng, Buyung Yung, Kopi Nandihati, Rustinah Malik, Yulmeri Meri, Ari Saputra, Jaya Bibit Bibit Ikan, Desi Tanjung, Yusril, Rizanofayanti, Asraperdanaputra, Nas Zainun, Tendriansyah, Yasni Ni Yas, Ilham Dedydeded Jambak, Delfi Bodi, Azura Sikumbang, Bheni Hikmah, Yanel Sutrina Dewi, Umi Ampalu, Mulyadi Afmar, Fitra Yadi, Yanto Yanto, Widra Putra, Mesganelis, Yuharnis, Samglen Glentanjung, Jhon Variasi, Aprianti Sahar, Delfi Yendri

23/06/2024

Ternyata ini manfaat sujud dalam sholat dari kaca mata ilmiah.

17/06/2024
17/06/2024

Takbiran jamaah sholat ashar Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh.

17/06/2024

Part 2 suasana penyembelihan hewan qurban.

17/06/2024

Suasana penyembelihan hewan qurban di masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh.

23/05/2020

SIAPA MENYUSUL ?
BERIKUT DAFTAR SUMBANGAN UNTUK PEMBANGUNAN MASJID RAYA MUTAQADDIMIN ANDALEH

Sumbangan dapat di salurkan dengan cara tranfer ke Rekening : 0101.0210.12644-6, Bank NAGARI CAPEM IBUH PAYAKUMBUH, A/N PAN PEMB MASJID MUTAQADDIMIN, Nagari Andaleh, Kec. Luak, Kab. Lima Puluh Kota.
Konfirmasikan sumbangan anda dengan mengirim bukti tranfer ke WA : 0852 6335 9971 ( Jhon Lefit Dt Tumanggung ), koordinator Seksi Dana.
Sumbangan berupa meterial / bahan bangunan bisa di kirim langsung ke lokasi pembangunan Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh, Jorong Kampung Tangah Andaleh dengan melampirkan nota belanja.
Sumbangan berupa uang cash dapat di serahkan ke koordinator seksi dana Jhon Lefit Dt Tumanggung atau titipkan kepada kepala tukang dengan menanda tangani bukti kwitansi di lokasi pembangunan.

1. Setoran Tunai Buka Rekening, Rp. 25.000
2. Tranfer dari Drs Hamdanis ( jkt ) , Rp. 100.000.000
3. Tranfer dari Ahmad Syauqi ( jkt ), Rp. 100.000.000
4. Tranfer dari Hamba Allah, Rp. 500.000
5. Tranfer dari Omi Citra ( batam ), Rp. 800.000
6. Tranfer dari Salman Al farisi / Mutia Fuadi ( jkt ), Rp. 1.500.000
7. Tranfer dari Umy Habibah ( jkt ) , Rp. 60.000.000
8. Tranfer dari Dodi Kesong ( Batam ), Rp. 800.000
Total uang masuk melalui rek 263.625.000
9. Yenti Hersi, Galo Gandang, Pasir 1 truk
10. Yendri Tunaik, Kp Tangah, Rp. 100.000
11. Nasrul Dt Kuniang, Kp Tangah, Rp. 150.000
12. H Zainal Abidin, P Gadang, Rp. 200.000
13. Hj Nurbaiti, K Koto, Semen 10 sak
14. Dt Sati Panjang n Mudo, Kp Tangah, Rp.300.000
15. Dt Tumangguang, Kp Tangah, Rp.312.500
16. Dt Bagindo Malano, Kp Tangah, Rp.315.000
17. Hamba Allah, Kp Tangah, Rp. 300.000
18. Zul Fahmi ( Sua Pendek ), Taram , Rp. 55.000 ( I )
19. Ondrizal ( On Batak ), Kp Tangah, Pasir 1 truk
20. Dt karongkong kayo, K Koto, Rp.450.000
21. Oren P, Kandang Lamo Tj Pati, Rp.190.000
22. Dt Sinaro nan Balang, Kp Tangah, Rp. 500.000
23. Dt Marajo nan Putiah , G Gandang, Rp. 320.000
24. Dt Samulia Nan Kuniang, K Koto, Rp.320.000
25. Anak 2 Alm Darlis Bendang, Padang, Rp.650.000 ( I )
26. Dt Lelo N Panjang, G Gandang, Rp.455.000
27. Dt Marudun Sati, K Koto, Rp.325.000
28. Zainimar ( tek Gadang ), Kp Tangah, Rp.100.000
29. Anak Cucu alm Syamsurilas, Kp Tangah 1.000.000
30. Lina Marni bin H By Jarun, P Gadang, Rp. 200.000
31. Dt Malano nan Karuk, P Gadang, Rp.390.000
32. Dt Soapiah nan Panjang, Kp Tangah, Rp. 300.000
33. Erdateti , Batam, Rp. 700.000
34. Dt Intan Batuah, Kp Tangah, Rp. 375.000
35. Dt Gamuak N Ratiah, G Gandang, Rp. 315.000
36. Infak Imsakiyah , Rp. 350.000
37. Zainimar ( wo Niman ), Btm/K T, Rp. 1.000.000
38. Farida Arius, Situjuah, Rp. 100.000
39. Dt Bagindo Muliah nan Hitam, Kp Tangah, Rp.320.000
40. Hamba Allah, Tb Buruak , Rp. 1.000.000
41. Dt Rajo Bosa nan Putiah, G Gandang, Rp.400.000
42. Dt Sindo n Putiah, Kp Tangah, Rp.315.000
43. Dt mangkuto nan Hitam , P Gadang, Rp. 315.000
44. Dt Rajo Sampono nan Barambuk, Kp Tangah, Semen 24 sak
45. Dt Putiah, K Koto, Rp. 350.000
46. Anisa Miko, P. Kerinci, Rp. 500.000
47. Heler Trio F, K Koto, Rp. 1.000.000
48. Dt Bijo N Kuniang, Kp Tangah, Rp. 330.000
49. Sesmi, Jakarta, Rp. 1.000.000
50. Hamba Allah, Rp. 500.000
51. Hj Sahidah, K Koto, Rp. 1.000.000
52. Rosnini, Kp Tangah, Rp. 70.000
53. Armen, Batam, Rp. 200.000
54. Dt Sindo n Hitam, Kp Tangah, Rp. 1.100.000
55. Hamba Allah, Rp. 100.000
56. Wirna ( untuk Alm Miri ) , K Koto, Rp. 650.000
57. Yon dan On, Bukit Tinggi, Rp. 10.000.000
58. Ainarmi , Malaysia, Semen 15 sak
59. Dt Putiah Muliah, Tj Baruah, Rp. 320.000
60. Andi, Kp Tangah, Rp. 100.000
61. Dt Marajo Kayo, Kp Tangah, Rp. 330.000
62. UD Cakrawala , Pekan Baru, Rp. 500.000
63. Dt Bagindo marajo kayo, K Koto, Semen 10 sak
64. Mulya Hartono / Fiona, Kp Tangah, Rp. 1.000.000
65. Arman, Kp Tangah, Semen 10 sak
66. Des Ariani, Kp Tangah, Semen 10 sak
67. Fiona Fredi, Kp Tangah, Semen 10 sak
68. Dt Putiah n barambuk, G Gandang, Rp. 315.000
69. Hamba Allah, Semen 31 sak
70. Yenti Mala, Kp Tangah, Rp. 200.000
71. Inang Kasmawati SH, Kt Kociak Mudiak, Rp. 1.000.000
72. Dt Bijo n Putiah, K Koto, Rp. 500.000
73. Veri Wenis, Kp Tangah, Rp. 630.000
74. Anak2 Alm Darlis Bendang, Padang, Rp. 650.000 ( II )
75. Dt Sinaro nan Kuniang, Kp Tangah, Semen 5 sak
76. Dt mangkuto Rajo, Tarok, Rp. 630.000
77. Dt Bijayo N Hitam, K Koto, Rp. 315.000
78. Sri Lasmi, Bekasi, Rp. 1.000.000
79. Rini Aprilia Sutomo, Batam, Rp. 125.000
80. Zul Fahmi ( Sua Pendek ), Taram, Rp. 300.000 ( II )
81. Dt Marajo kayo n Sati, K Koto, Rp. 800.000
82. Khaidir, B Bukit, Rp. 130.000
83. Hilda, Kp Tangah, Rp. 300.000
84. Sambirin, Bodi Air Tabik, 130.000
Total Uang Masuk dari Sumbangan, Rp. 38.117.500, Semen 125 sak. Pasir 2 truk

Atas nama Panitia Pembangunan Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh, kami mengucapkan selamat Hari Raya Iedul Fitri 1441 H, Minial Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Copas...TAMU SEDERHANA"Usai maghrib saya kedatangan tamu dirumah".‎“ Assalamu 'alaikum “ sapanya ketika sampai di depan ...
04/05/2020

Copas...
TAMU SEDERHANA
"Usai maghrib saya kedatangan tamu dirumah".

“ Assalamu 'alaikum “ sapanya ketika sampai di depan pintu‎.‎
“ Wa'alaikum salam “ Jawab saya sedikit kaget karena tidak mengenal tamu ini.” Anda siapa? “ tanya saya. ‎
“Saya Sobari .“ katanya dengan wajah diliput senyum. ‎
"Bapak pengurus Masjid?" tanyanya.‎
“Ya. Betul Pak. Ada apa ? Apa yang dapat saya bantu “‎
“Saya tadi melewati masjid yang sedang dibangun. Orang disekitar masjid meminta saya untuk menemui bapak ? “
“ Ada apa ?"‎
“Saya ingin memberikan sedekah untuk penyelesaian pembangunan masjid “ katanya dengan tetap diliput senyum.

Saya memperhatikan penampilan orang ini. Tidak nampak dia memiliki kemampuan untuk bersedekah. Saya lirik diluar, tidak ada nampak kendaraan diparkir. Pasti orang ini datang dengan angkutan umum atau beca. Mungkin orang ini "sakit". Atau hanya ingin mempermainkan emosi saya.
Ya karena sudah hampir empat tahun masjid itu tidak pernah selesai. Sementara saya sebagai ketua Panitia Pembangunan Masjid sudah bosan mengajak masyarakat untuk berinfaq atau bersedekah. Tapi hasilnya hanya uang kecil yang terkumpul didalam kotak amal. Sementara kotak amal yang diletakkan disetiap sudut pasar atau rumah makan hanya menghasilkan uang tidak seberapa. Padahal masyarakat yang ada disekitar masjid ini terdiri dari para pedagang yang rata rata mempunyai omzet Rp. 3 juta perhari !

“Bagaimana Pak? Kenapa bapak diam ?" tegurnya yang membuyarkan lamunan saya.‎
“Eh , iya.Pak, ehm..berapa bapak mau sumbang ?" tanya saya masih diliput rasa tidak percaya.

“Boleh saya tau ? berapa dana diperlukan untuk menyelesaikan masjid itu “ tanyanya dengan tenang.
Pertanyaan yang lagi lagi membuat saya hilang hasrat untuk bicara banyak sama tamu ini. Dia pasti orang "sakit jiwa".‎

“Ya.. kita butuh dana sebesar Rp 500 juta “ jawab saya. Berharap orang itu cepat berlalu.

“Baik, pak. Besok kalau bapak ada waktu , saya tunggu di Pengadilan Agama. Saya akan memberikan sedekah dihadapan hakim Agama.” Katanya tenang. “ jam berapa Bapak ada waktu ? “ lanjutnya.

“ya liat besok aja ya pak “ jawab saya. Berharap orang itu cepat berlalu. Karena saya harus memimpin sholat isya di masjid.
“Baiklah , Ini nomor telp rumah saya. Kalau bapak siap , hubungi saya “ katanya.
“Permisi saya pamit dulu. Rumah saya jauh." lanjutnya sambil berdiri dan berlalu.
Baru saya sadar, tamu ini tidak saya tawarkan minum.
Setelah usai sholat Isa. Secara tidak sengaja saya melontarkan cerita kedatangan tamu ke rumah kepada pengurus Masjid. Tanggapan mereka sama seperti saya. Orang itu Stress dan tidak perlu dilayani.
Karena besok semua pengurus punya banyak kesibukan, yang tidak mungkin meluangkan waktu untuk datang ke Pengadilan Agama.
Keesokan harinya. salah satu pengurus meminta saya untuk menemaninya ke show room mobil. Dia hendak menebus indent kendaraan yang dipesannya sejak empat bulan lalu.
Karena lokasi showroom tidak begitu jauh dari Kantor Pengadilan Agama maka saya tawarkan kepada teman ini untuk mampir ke Pengadilan.
Dia sedikit sungkan tapi akhirnya setuju.
Langsung saya menghubungi orang yang akan menyumbang itu melalui cell phone kerumahnya.
Dia langsung menyanggupi untuk datang. Berjanji jam 11 siang sudah sampai di Kantor Pengadilan Agama.

“Baiklah. Tapi saya tidak mau tunggu terlalu lama di kantor pengadilan itu. Lewat setengah jam anda tidak datang , saya akan pulang.“ kata saya tegas.
Karena sebenarnya saya masih sangsi pada orang ini.

“Insya Allah “ begitu jawabnya.‎

Tepat jam 11 saya dan teman sudah datang di pengadilan Agama. Tapi orang yang akan menyumbang belum juga datang. Lewat lima menit , orang yang akan menyumbang itu datang dengan menumpang angkutan BECAK yang masuk langsung kedalam halaman Pengadilan Agama.
Bajunya sangat sederhana.
‎Teman saya yang melihat pemandangan itu, langsung tersenyum kecut.
Bagaimana mungkin dia bisa menutup kekurangan pembangunan masjid
“Mungkin kita yang gila. Mau-maunya nungguin dia.Tapi ya sudahlah, kita liat aja.," gerutu teman saya kala melihat kedatangan orang itu.‎

“Assalamu 'alaikum “ sapanya ketika sesampai didalam menjumpai kami.
“Ya , Bagaimana Pak. Apakah bapak sudah bawa uangnya?“ tanya teman saya langsung kepokok persoalan.‎

“Ini, uangnya “ katanya sambil memperlihatkan kantong semen ditangannya. "Mari kita menemui petugas untuk membuat akta penyerahan sumbangan ini. Maaf, bukan saya tidak percaya tapi ini perlu sebagaimama ajaran Al-Quran menyebutkan bahwa segala sesuatunya harus tertulis.“ katanya.
Sambil melangkah kedalam menemui petugas pengadilan.

Tanpa banyak kata, orang ini langsung menyerahkan tumpukan uang dihadapan petugas pengadilan.
Petugas itu menghitung.
Jumlahnya Rp 500 juta..!‎
Petugas itu kemudian menyerahkan formulir untuk kami isi.
Kemudian setelah tandatangani formulir itu, maka uang pun pindah ke tangan kami.
“Pak, Cukuplah Bapak-Bapak sebagai panitia dan Pak Hakim yang mengetahuinya. Saya menyumbang karena Allah...” katanya ketika akan pamit berlalu.
Melihat situasi yang diluar dugaan kami maka timbul rasa malu dan rendah dihadapan orang ini.Ternyata dia yang kami nilai stress/gila, menunjukan kemuliaannya.
Sementara kami dari awal meremehkan dan memandang sebelah mata padanya.
Maaf, Mengapa bapak ikhlas menyumbang uang sebanyak ini. Sementara saya lihat bapak , maaf terlihat sangat sederhana. Mobil pun bapak tidak punya. “ tanya teman saya dengan keheranan.

"Saya merasa sangat kaya. Karena Allah memberikan saya qalbu yang dapat memahami ayat ayat Alquran. Cobalah anda bayangkan. Bila uang itu saya belikan kendaraan mewah, maka manfaatnya hanya seusia kendaraan itu. Bila saya membangun rumah megah maka nikmatnya hanya untuk dipandang.
Tapi bila saya gunakan harta untuk saya sedekahkan di jalan Allah demi kepentingan Ummat, maka manfaatnya tidak akan pernah habis. “ Demikian jawabnya dengan sangat sederhana tapi begitu menyentuh.

“Apa pekerjaan Bapak “ tanya teman saya.
“saya petani Kopi. Alhamdulillah dari hasil kebun Kopi , lima anak saya semua sudah menjadi sarjana dan sekarang mereka sukses dan hidup sejahtera. Lima limanya sudah berkeluarga. Alhamdulillah, semua Anak dan mantu saya sudah menunaikan haji.”

“Bapak memang sangat beruntung. Apa resepnya hingga bapak dapat mendidik anak yang sholeh” tanya saya.

"Resepnya adalah: dekatlah kepada Allah. Cintailah Allah. Cintailah semua yang diamanahkannya kepada kita. Dan berkorbanlah untuk itu. Bukankah anak, istri, lingkungan dan syiar agama adalah amanah Allah kepada kita semua. Bila kita sudah mencintai Allah dengan hati, dan dibuktikan dengan perbuatan maka selanjutnya hidup kita akan dijamin oleh Allah. Apakah ada yang paling bernilai didunia ini dibanding kecintaan Allah kepada kita... “
Dia pamit dan berlalu dengan menumpang becak.
Sementara saya dan teman saya tercekat dan tak mampu berkata-kata.
Kami tak berani mendahului becak yang ditumpanginya. Toyota Kijang keluaran terbaru yang baru saya beli bulan lalu serasa tak mampu melewati becak itu.
Saya malu. Malu dengan kerendahan diri saya dihadapan orang yang tawadhu namun ikhlas berjuang karena Allah. Mungkin penghasilan saya lebih besar darinya. Tapi belum bisa seikhlas dia. Saya menjadi merasa tak pantas menyebut diri ini mencintai Allah.."
Semoga manfaat...

by; H. Irwanto rusli
*mohon dgn sangat untuk di share ke saudara kita yg MUSLIM*
from : kasmiyantoyanto@ [truncated by WhatsApp]

Keterangan gambar : Pekerjaan pengecoran tiang pembangunan Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh.

PERJALANAN PANJANG RENCANA PEMBANGUNAN MASJID RAYA MUTAQADDIMIN ANDALEHSebagai masjid Tuo di Nagari Andaleh, sesuai deng...
27/04/2020

PERJALANAN PANJANG RENCANA PEMBANGUNAN MASJID RAYA MUTAQADDIMIN ANDALEH

Sebagai masjid Tuo di Nagari Andaleh, sesuai dengan namanya, Mutaqaddimin yang artinya Tertua, konon keberadaan masjid inilah yang melengkapi syarat bernagari, sehingga Andaleh bisa menjadi Nagari yang di akui dalam tatanan adat Minangkabau, dalam tambo adat alam Minangkabau biasa di sebut : Babalai, Bamusoajik, Baloabua, Batapian. Masjid tersebut telah tua, dan bangunannya di kerjakan seadanya, sekarang dimana mana telah mengalami kerusakan. Atapnya yang beton sudah bocor di mana mana. Setelah dilakukan pengecekan oleh ahli di bidangnya dapat kesimpulan bahwa masjid ini tidak mungkin lagi di pertahankan dan harus di lakukan pemugaran total.

Dari sinilah perencanaan pemugaran / pembangunan masjid Mutaqaddimin yang baru di mulai. Berawal dari sulitnya mengatasi kebocoran yang hilang timbul dan merata di berbagai tempat. Muncullah ide untuk pemugaran total dan pembangunan masjid yang baru. Pada masa itu, almarhum buya Abdul Malik Ismail masih sehat dan masih mampu naik ke atap masjid. Sepanjang yang kita tahu beliau adalah seorang yang ahli dalam arsitektur masjid, di samping seorang ulama yang keilmuannya tidak di ragukan lagi. Konon kabarnya, masjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh dan Masjid Nurul Iman Balik Bukit tidak terlepas dari kakok tangan beliau. Beliau menyatakan bahwa kondisi bagian atap masjid sudah tidak layak lagi, kebocoran ada di mana mana. Beliau menyarankan kepada pengurus masjid yang waktu itu di ketuai oleh almarhum Is Dt Tunaro nan Gamuak pada periode I, agar pengurus merencanakan untuk pembangunan masjid yang baru. Namun pada waktu itu anggaran yang di butuhkan untuk pembangunan tersebut begitu besar terasa dan sulit untuk mendapatkannya sehingga akhirnya rencana tersebut hanya tinggal wacana saja.

Pada tahun 2015 pengurus masjid berencana melakukan renovasi, wacana untuk membangun yang baru kembali mencuat ke permukaan namun belum juga mendapat kesepakatan dalam rapat pengurus sehingga hanya di lakukan renovasi bagian kamar belakang. Ruangan masjid jadi bertambah luas ke arah belakang dan lagi lagi rencana pembangunan masjid yang baru tinggal hanya sebatas wacana belaka. Wacana tersebut telah di sepakati menjadi program jangka panjang.

Di pertengahan tahun 2017, ketua pengurus masjid, Is Dt Tunaro Nan Gamuak meninggal dunia dan kepengurusan masjid di lanjutkan oleh Ustad Hardinata. Di masa kepengurusan ustad Hardinata, wacana pembangunan masjid yang baru kembali di bicarakan, mengingat sering terjadi kebocoran di sana sini dampak dari musim penghujan, namun masih di jadikan program jangka panjang yang belum di tentukan kapan akan di laksanakan.

Pada tanggal 14 januari 2019, di laksanakanlah rapat pengurus. Rencana pembangunan masjid yang baru kembali di bicarakan, namun mengingat biaya yang begitu besar, pengurus masih belum menetapkan sebagai program yang akan di laksanakan dalam waktu dekat.

Pada shalat Iedul Fitri tahun 2019, dalam sambutannya, pengurus masjid menyampaikan kepada jamaah shalat Ied bahwa program jangka panjang pengurus masjid adalah membangun masjid yang baru dan di sesuaikan dengan arah kiblat yang saat ini di perkirakan bergeser sekitar 17 derajat. Dari penyampaian tersebut Alhamdulillah mendapat tanggapan dari jamaah dan warga nagari Andaleh serta perantau Nagari Andaleh. Sambutan tersebut di sampaikan ke pengurus, maka pengurus kembali bersemangat untuk mewujudkan rencana lama ini. Pada tanggal 4 November 2019 di adakanlah rapat pengurus dengan agenda tunggal yaitu rencana pembangunan masjid yang baru. Namun belum menghasilkan keputusan hingga masalah ini di bawa ke rapat Jorong dan Rapat Nagari. Rapat pengurus waktu itu menetapkan 3 pilihan yaitu :

1. Tidak melakukan perobahan dan menerima kondisi masjid apa adanya.
2. Merombak bagian atap masjid yang sudah tidak layak tanpa merobah pada ruangan bagian bawah masjid.
3. Membangun masjid yang baru di lokasi yang sama dan menyesuaikan dengan arah kiblat yang sebenarnya.

Dari ke tiga alternatif ini, setelah di lakukan pendalaman materi dalam rapat Nagari yang mayoritas di hadiri oleh warga dari Jorong Tj Baruah dan Jorong Kp Tangah, serta Pemerintahan Nagari Andaleh akhirnya di putuskan untuk melaksanakan poin ke 3 yaitu, Pembangunan Masjid Yang Baru di Lokasi yang sama.

Pada tanggal 11 November 2019, mengingat masjid Mutaqaddimin merupakan masjid nagari yang tertua di Andaleh, maka hasil rapat tersebut di sampaikan kepada Lembaga Lembaga yang ada di nagari yaitu Pemerintah Nagari, BAMUS, MUNA, Limbago Adat Nagari Andaleh, Bundo Kanduang, IPNA, dan seluruh kepala jorong se Nagari Andaleh dan Alhamduliilah mendapatkan dukungan untuk di segerakan. Alhamdulillah panitia pelaksana pembangunan Masjid Mutaqaddimin Andaleh terbentuk pada tanggal 8 Februari 2020 dan mulai bekerja hingga terlaksanakan kegiatan al :

1. Penetapan arah kiblat oleh petugas dari Departemen Agama kab. Lima Puluh Kota dan ternyata arah kiblat bergeser 19 derajat.
2. Pemancangan Masjid yang baru sesuai dengan arah kiblat tanggal 21 Maret 2020
3. Gotong Royong warga Nagari Andaleh sebagai awal di mulainya pembangunan, yaitu pada hari Minggu tanggal 22 Maret 2020 dan pada hari berikutnya di mulailah pekerjaan pembangunan.
4. Rapat Niniak Mamak tanggal 27 Maret 2020 memutuskan mengganti dan menetapkan Nama Masjid Mutaqaddimin Andaleh menjadi MASJID RAYA MUTAQADDIMIN ANDALEH.

Demikianlah perjalanan panjang kronologis rencana pembangunan Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh. Semoga berjalan lancar dan dapat di selesaikan dalam waktu singkat. Aamiin.
Di tulis oleh Yusrizal, Sekretaris Pengurus Masjid Mutaqaddimin Andaleh, Di edit oleh Gusti Yodi.

Address

Payakumbuh

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Raya Mutaqaddimin Andaleh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share