19/04/2019
Pengertian Pola Double Top Dan Pola Double Bottom
Pertama, dari pengamatan pergerakan harga pada chart, Anda dapat menemukan pola-pola harga dengan tampilan seperti huruf "M" atau "W". Sekilas, pola-pola harga seperti itu cukup sering terjadi pada beragam Pair Mayor di timeframe rendah atau tinggi.
Sederhananya, gerakan harga seperti huruf "M" mewakili pola harga Double Top karena ciri khas pada kedua puncaknya. Sedangkan saat harga membentuk huruf "W", itu artinya Anda telah menemukan pola harga Double Top. Tidak sulit untuk menemukannya, bukan?
Kedua, kita perlu memahami bahwa bagi trader dengan disiplin analisa teknikal, pasar sesungguhnya tidak bergerak secara acak. Mereka beranggapan bahwa harga memiliki tendensi untuk membentuk pola-pola harga tertentu secara berulang.
Dari penjelasan di atas, pola Double Top menyorot bagaimana harga membentuk dua puncak dengan ketinggian nyaris sama. Artinya, pasar sudah berusaha mendorong harga naik, tapi ternyata berulang kali "notok" di level harga tertinggi, lalu harga kembali menurun dari puncak tersebut.
Sebaliknya, pola Double Bottom menampilkan usaha Seller untuk menekan harga, tapi berulang kali p**a menemukan pertahanan kuat di level harga terendahnya. Jadi harga terlihat kembali membentuk lembah di kisaran harga tersebut.
Ingin dapat edukasi lebih lengkap
Klik Link dibawah ini
https://bit.ly/2UCaD10