21/05/2017
Percakapan seorang konsultan keuangan PRUDENTIAL dengan seorang calon nasabah. Berikut petikannya "
Jadi begini pak, bapak sebagai seorang kepala keluarga mempunyai 2 keputusan penting dalam hidup ini.
Yang pertama, bapak sayang sekali dengan keluarga bapak, dan bapak sudah menyadari bahwa suatu ketika bapak akan berpisah dengan mereka untuk selamanya, maka bapak sudah menuliskan suatu wasiat yang berbunyi"
wahai anak dan istriku, pada saatnya aku pergi , kalian tidak perlu khawatir, karena telah kupersiapkan bekal untuk kalian menjalani kehidupan ini dengan total harta waris berupa polis asuransi PRUDENTIAL dengan nilai 5 milyar, semoga akan sangat bermanfaat untuk kalian semua. Maafkan atas segala kesalahan bapak selama didunia ini karena bapak belum bisa memberikan yang terbaik untuk kalian, semoga harta waris polis asuransi PRUDENTIAL akan menjadi kado terindah sepeninggal bapak nantinya, sampai ketemu kembali dikehidupan selanjutnya. I love you All . Papa".
Yang kedua surat wasiat itu bunyinya seperti ini.
" istri dan anak anak ku, bapak mohon maaf jika selama hidup didunia ini belum bisa memberikan yang terbaik untuk kalian. Bahkan sampai ketika aku pamit pergi dari dunia ini , aku masih merepotkan kalian. Mohon untuk membayar hutang hutang bapak, silahkan kalian jual harta yang masih ada biar kalian tenang di dunia. Salam dari papa".
Nah pak, saya yakin kita sepakat bahwa ketika kita pergi kelak, surat yang pertamalah yang akan kita kasih untuk keluarga tercinta. Dan sebagai seorang konsultan keuangan PRUDENTIAL,saya akan membantu bapak untuk mempersiapkan segala sesuatunya dari sekarang.
Jadi jangan pernah takut dan saya yakin bapak tahu yang terbaik untuk keluarga tercinta.
Semoga bermanfaat.
Salam biasa diluar.
SIENG GUAT
PRUDENTIAL.