22/03/2025
Hari ini, bidang pendidikan Koperasi Bima Sejahtera Mandiri (KSP BSM) mengadakan diskusi dengan tema yang cukup menarik dan sangat relevan dengan situasi hari ini yaitu Menemukan Nilai Kuat Mengapa Kita Berkoperasi.
Diskusi difasilitasi oleh Eko Nugroho, direktur Yabima Indonesia dan diikuti oleh pengurus, pengawas, karyawan, dan perwakilan anggota. Dan seperti yang sudah dilakukan selama ini, untuk konsumsi setiap kegiatan KSP BSM selalu mengambil dari anggota. Kali ini dari ๐๐ฎ ๐๐ข๐ง ๐๐๐ญ๐๐ซ๐ข๐ง๐ yang beralamat di Margorejo, Metro Selatan.
Output yang ingin dicapai dalam diskusi kali ini adalah: ada pandangan kritis terhadap lembaga keuangan pemerintah maupun swasta, menemukan nilai kuat mengapa kita berkoperasi, dan poin-poin pembelajaran untuk anggota.
Baik Koperasi Kredit maupun bank, saat ini sama-sama memberikan kredit. Tetapi ada perbedaan di antara keduanya. Yang terutama adalah pada nilai-nilai ๐ ๐จ๐ญ๐จ๐ง๐ ๐ซ๐จ๐ฒ๐จ๐ง๐ , ๐ค๐๐ค๐๐ฅ๐ฎ๐๐ซ๐ ๐๐๐ง, ๐๐๐ง ๐ฉ๐๐ซ๐ญ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ๐๐ฌ๐ข ๐๐ง๐ญ๐๐ซ ๐๐ง๐ ๐ ๐จ๐ญ๐๐ง๐ฒ๐. Nilai-nilai ini tentu saja mengokohkan bangunan organisasi, keanggotaan, kepemilikan, dan kepemimpinan.
Bahkan pada akhir diskusi muncul frasa yang, bisa saja, akan menjadi nilai dan ciri sangat penting untuk menjawab mengapa kita tetap berkoperasi di tengah tumbuhnya berbagai lembaga keuangan lain, yaitu ๐๐๐๐
๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐. Menggeser fokus tidak lagi pada punishment tetapi pada empati, respek, dan dukungan dalam tindakan pendampingan.
Tentu saja frasa kindness strategy ini perlu "dikunyah" lebih lama lagi untuk dapat benar-benar menemukan "saripati" yang dapat kita ambil dan gunakan demi gotongroyong, kekeluargaan, dan partisipasi bersama.