Salam kasih dan salam keindahan tak bosan kita lantunkan sebagai wujud atas kesyukuran kita kepada Tuhan semesta alam, karena atas pinjaman nafasnya kita masih sempat mencicipi keindahan dan kedamaian ini. maka pada tanggal 08 April 2013 LINGKAR SENI UIT yang pada awalnya bernama Galeri Penggiat Seni Mimesa (GPS MIMESA) yang terbentuk pada tahun 2010 silam, dikiprahkan sebagai lembaga kesenian int
ra kampus yang mencoba mengaktualisasi seni dalam eksistensi kubudayaan yang memiliki aura kedalaman seni. Menemukan sendi perubahan melalui perjuangan yang lebih estetis, humanis dan berpihak pada rakyat. Manusia dan kesenian tidak dapat dipisahkan karena keduanya saling berkaitan satu sama lain, pada hakikatnya manusia adalah mahluk berakal dan paling sempurna di antara semua mahluk ciptaan Tuhan dalam semesta ini, manusia hadir bukan untuk menciptakan perseteruan tapi perdamaian secara universal. Kesenian adalah lambang keindahan dan perdamaian karena dalam kesenian itulah ketenangan, kebebasan dan ketenteraman dapat kita raih. Kesenian menciptakan estetika dan kemudian dirasakan oleh manusia itu sendiri, Harapan kita kesenian dapat hadir di tengah perkembangan zaman tanpa memandang umum, agama dan ras sehingga mampu menjadi wadah yang menghimpun seluruh elemen dan lapisan masyarakat untuk membentuk karakter, moral, pengetahuan, mengasah minat dan bakat demi terciptanya manusia yang kreatif dan kompetitif. Kita hidup dalam ruang yang tak terpisah dengan elemen-elemen, fragmentasi kehidupan telah memecahkan nalar dan mensugesti kehidupan pragmatis dan individualistik. Dengan kesadaran pada realitas, menempatkan seni dalam ruang bergejolak, imajinatif, liar serta menemukan esensi penting seni untuk rakyat. Menemukan kesenian sebagai wahana pendorong dan pendobrak atas ketimpangan realitas. Memberi stimulant pada gerak zaman yang mati dan menghidupkannya kembali dalam sebuah entitas kesenian. Monumental serta menjadi spirit lahirnya gairah peradaban yang lebih manusiawi sekaligus menjadi penanda akan sebuah relasi kuat dan tercerahkan baik secra transendental manusia dengan manusia maupun semesta alam di dalamnya. Sadar akan tanggung jawab sosial sebagia generasi muda sebagai harapan pemberi cahaya pada zaman akan sekelumit dinamika kebangsaan pantas memberi kontribusi untuk menghiasai sendi kehidupan dengan penuh estetika yang lebih dealektis, penuh kebermaknaan dengan segenap upaya menyatukan langkah cerdas, kreatif menyongsong dan menggagas wadah lembaga yang bernama LINGKAR SENI UIT.