Koin Intam - Komunitas Investment dan Income Tambahan

Koin Intam - Komunitas Investment dan Income Tambahan Belajar investment dan mencari tambahan penghasilan. Mulai invest secara recehan, suatu saat hasilnya jadi miliaran.

Dalam 2 tahun terakhir ini, di bursa IHSG saham-saham perusahaan unggulan yang profitnya triliunan kinerjanya loyo alias...
04/08/2021

Dalam 2 tahun terakhir ini, di bursa IHSG saham-saham perusahaan unggulan yang profitnya triliunan kinerjanya loyo alias kurang menguntungkan bagi investor. Sebaliknya saham-saham bank digital yang profit ga jelas bahkan merugi terus malah harganya naik gila-gilaan sampai mampu menggerakkan IHSG karena saking besarnya Market Capital di emiten digital tersebut.

Dibawah ini kami lampirkan beberapa emiten populer dan performa kenaikan harganya. Belum termasuk DCII dan DMMX yang juga performa harganya luar biasa.

Kenaikan harga yang tidak wajar ini (tidak disertai kenaikan fundamental), memgingatkan kami di tahun 2007-2008 dimana emiten BUMI, ANTM, TINS dan lain-lain yang juga mengalami kenaikan luar biasa. Sampai fund-fund besar (asuransi, reksadana, dll) juga memas**an saham-saham tersebut dalam portofolio mereka.

Endingnya, boom...banyak investor yang akhirnya mengalami kerugian besar akibat terlalu ikut HYPE di bursa saat itu.

Kejadian semacam itu seharusnya menjadi pembelajaran bagi para investor agar tidak terlalu mengejar hype. Jika ingin memanfaatkan momentum untuk mencari keuntungan, alokasikan DANA YANG SIAP RUGI saja untuk membeli saham-saham hype tersebut. Porsi terbesar investasi tetap pada saham-saham yang berfundamental bagus (emiten yang tiap tahun terus mengalami kenaikan profit).

Untuk investasi jangka panjang, tetap "in fundamental we trust". Contoh emiten berkinerja bagus dan harga terdiskon adalah ICBP, INKP, KLBF, AKRA, TLKM, POWR dan masih banyak lagi

07/06/2021

Kunci sukses di bursa (forex, saham, komoditas, crypto) adalah KONSISTENSI. Baik itu konsisten belajar, konsisten manajemen resiko, dan konsisten disiplin pada bursa yang ga menentu naik-turun. Setelah bisa lewati semua konsistensi tsb, baru cuan akan datang.

Banyak trader angkatan corona, tidak memiliki konsistensi seperti itu. Saat mereka masuk bursa, kebetulan keadaan saat itu bursa sedang rebound dan merasa gampang sekali cari untung di bursa terutama di bursa saham.

Lalu ada saatnya bursa saham mengalami koreksi karena sudah 'inflasi' berlebihan, terlalu banyak uang masuk bursa daripada ke ekonomi real. Saat itu saham-saham favorit para trader coronial anjlok, dan mereka yang berspekulasi mengalami kerugian besar. Dan mereka kabur ke bursa crypto.

Saat uang trader generasi coronial banyak masuk ke bursa crypto, tidak heran saat itu bursa crypto kemudian mengalami 'inflasi' juga. Kondisi ini dimanfaatkan para pemain besar crypto untuk menjual stok crypto mereka ke trader dadakan ini.

Setelah pemain besar puas jualan dengan harga tinggi, tidak ada lagi yang mau beli crypto dan harga otomatis akan anjlok. Suatu mekanisme wajar dari bursa.

Trader coronial yang masih polos masih banyak mengira bisa CEPAT KAYA dari bursa, dan sekali lagi mengalami kerugian.

Mudah-mudahan dari pengalaman ini, banyak trader angkatan corona yang belajar sesuatu. Karena bursa saham sudah mulai terlihat bangkit lagi.

Apakah sekarang saatnya untuk beli saham lagi??
Menurut kami, YES. Karena terlihat volume transaksi sudah lebih besar dari rata-rata transaksi beberapa bulan sebelumnya dan disertai kenaikan bursa yang berturut-turut.

BPJS TENAGA KERJA MENGURANGI INVESTASI DI SAHAMIni adalah headline news yang sedang ramai diobrolkan di pelaku pasar mod...
06/04/2021

BPJS TENAGA KERJA MENGURANGI INVESTASI DI SAHAM

Ini adalah headline news yang sedang ramai diobrolkan di pelaku pasar modal. Karena BPJS-TK mengelola dana sebesar Rp 70 Triliun di pasar modal, dan saat mengurangi kepemilikan otomatis akan berpengaruh besar pada harga saham yang diportofolio.

Hukum pasar adalah supply and demand. Saat ini pasar modal sedang kurang demand, karena pertumbuhan investor baru tidak sebanyak tahun 2020 kemarin. Jika BPJS-TK melepaskan kepemilikan saham secara massive, otomatis pasar akan dibanjiri supply dan harga saham akan turun.

Sebagai investor saham, kita tidak perlu khawatir dengan hal tersebut. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk membeli saham bagus di harga murah. Alias jangan terburu-buru membeli, tapi baca dulu laporan keuangan emiten-emiten yang diportofolio dan pilih satu / dua saham potensia untuk dibeli. Saham potensial itu yang pendapatan terus bertumbuh, misalnya ICBP dan BBCA.

HARGA x VALUECara termudah untuk meningkatkan kekayaan adalah beli asset kemudian menunggu nilai asset tersebut menhalam...
13/03/2021

HARGA x VALUE

Cara termudah untuk meningkatkan kekayaan adalah beli asset kemudian menunggu nilai asset tersebut menhalami kenaikan.

Kali ini kami akan menggunakan contoh kasus Go-Jek dengan Bank Arto (Bank Jago) dengan kode emiten ARTO. Gojek melalui anak perusahaannya Go-Pay membeli saham Bank Arto sebesar 22% dan kemudian berubah nama jadi Bank Jago. Rencana di masa depan, Bank Jago ini akan menjadi bank digital yang terintegrasi dengan sistem Gojek. Alias setiap saldo Gopay, otomatis akan menjadi saldo dari Bank Jago.

Saat tulisan ini diposting, harga valuasi (market capital) Bank Jago adalah Rp 120 Triliun. Tapi saat Gopay masuk sebagai pemegang saham, harga valuasi hanya Rp 12 Triliun saja.

Sebagai gambaran, Bank Nasional Indonesia (BBNI) memiliki nilai valuasi sebesar Rp 110 Triliun, dan asset sebesar Rp 891 Triliun.

Berapa asset Bank Jago setelah Gojek bergabung?
Menurut informasi terakhir, jumlah user Gojek adalah 38 juta user. Dengan asumsi setiap user gojek menempatkan dana Rp 2 juta ke saldo, dan otomatis menjadi nasabah Bank Jago, maka ada peningkatan asset sebesar Rp 76 Triliun.

Sedangkan asset Bank Jago sebelum Gojek bergabung, sekitar Rp 1.7 Triliun. Jadi total asset setelah gojek bergabung diperkirakan Rp 78 Triliun.

Bank Jago dengan asset Rp 78 Triliun, di-HARAP-kan kinerja / value perusahaannya sebanding dengan BNI yang memiliki asset Rp 891 Triliun.

Apakah kedepannya Bank Jago mampu memenuhi harapan para investornya? Entahlah...

Tapi yang pasti, dengan kepemilikan 22% di Bank Jago, berarti Gojek / Gopay mengalami kenaikan Nett Worth sebesar Rp 26 Triliun.

Seandainya Anda memiliki uang sebesar Rp 120 Triliun, perusahaan mana yang akan Anda beli?
Bank Jago dengan asset Rp 78 Triliun yang ada Gojeknya atau Bank Negara Indonesia yang assetnya Rp 891 Triliun.

MEMBACA MARKET CYCLE DI BURSA SAHAM ALA FUND MANAGERApa yang membedakan investor retail / perseorangan dengan investor i...
02/01/2021

MEMBACA MARKET CYCLE DI BURSA SAHAM ALA FUND MANAGER

Apa yang membedakan investor retail / perseorangan dengan investor institusi (perusahaan keuangan)?
Perbedaan paling utama adalah jumlah uang yang dikelola. Hal ini yang menyebabkan investor institusi kurang lincah dalam berinvestasi, mereka tidak leluasa keluar-masuk market. Karena jumlah transaksi mereka juga sangat besar. Dalam sekali transaksi, mereka bisa menggerakan market NAIK atau TURUN.

Untuk itu Fund Manager harus bisa membaca outlook makro-ekonomi yang detail supaya mereka bisa menyusun strategi keluar-masuk market. Dan mereka berani membayar mahal untuk informasi tersebut, sehingga biasanya selalu selangkah lebih depan daripada investor retail.

Kita mungkin sulit mengakses informasi seperti itu namun kita bisa mengikuti para big fund untuk ambil keuntungan di market. Secara garis besar ada suatu model yang bisa mencerminkan fase-fase pada market. Karena capital market bukan ekonomi, maka fase market secara umum dibagi jadi 2 :
- Fase BULLISH (IHSG uptrend / naik)
- Fase BEARISH (IHSG downtrend / turun)

Pada fase awal bullish, market biasanya didominasi oleh kenaikan sektor financial, properti, consumer goods non primer (misalnya otomotif dan elektronik), teknologi, dan basic industri / material. Dan di akhir fase bullish baru sektor telekomunikasi yang akan uptrend.

Setelah fase bullish, market masuk ke fase puncak atau awal bearish. Di fase awal bearish biasanya di dominasi oleh sektor consumer good sehari-hari, produk kesehatan, sektor energi, dan infrastuktur.

Dengan mengenali fase-fase tersebut, diharapkan kita semua bisa mengambil manfaat dari market cycle.

WINDOW DRESSING 2020Desember adalah bulan yang ditunggu-tunggu di bursa saham. Ada sebuah fenomena yang hampir selalu te...
01/12/2020

WINDOW DRESSING 2020

Desember adalah bulan yang ditunggu-tunggu di bursa saham. Ada sebuah fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun (perhatikan data IHSG sejak 1998), yaitu Window Dressing atau Santa Claus Rally.

Menjelang akhir tahun, para Fund Manager berbondong-bondong memborong saham di pasar modal untuk menghabiskan budget akhir tahun dan sekaligus mempercantik portofolio supaya menarik para investor. Kejadian yang terjadi secara bersamaan ini membuat index saham meroket.

Saham bukan judi, tapi sebuah permainan statistik. Oleh karena itu kita membutuhkan data sebanyak mungkin. Berikut ini beberapa contekan saham BLUECHIP yang hampir selalu mengalami kenaikan di bulan Desember dalam 10 TAHUN terakhir. (kecuali BTPS karena data yang tersedia hanya 2 tahun).

Sekarang masih awal Desember, dan masih ada kesempatan untuk mengoleksi saham-saham yang kemungkinan besar mengalami Window Dressing. Biasanya fenomena ini berlanjut sampai dengan Januari.

Selamat berbelanja

TRADING FOR LIVING DI BURSA SAHAMSecara teori memang bisa saja dilakukan, jika Anda bisa profit secara konsisten. Tapi n...
11/11/2020

TRADING FOR LIVING DI BURSA SAHAM

Secara teori memang bisa saja dilakukan, jika Anda bisa profit secara konsisten. Tapi namanya teori tentu saja tidak selalu gampang, kenyataan nya sangat sulit.

Yang membuat orang gagal di saham, biasanya faktir mindset. Orang yang trading for living, akan terbeban dengan pikiran HARUS CUAN. Padahal kenyataan di bursa saham, bisa cuan bisa juga loss

Saat cuan, ada beban pikiran mau cepat-cepat take profit sehingga melewatkan kesempatan saham yang dibeli itu naik lebih tinggi lagi.

Saat loss, terbebani untuk cepat-cepat jual / cut loss, sehingga melewatkan kesempatan untuk cicil di harga murah.

Tapi jika Anda punya penghasilan utama yang stabil, Anda bisa melewatkan 2 beban pikiran tersebut. Saat profit, tunggu dia rally. Saat loss, tunggu harga bottom untuk average down.

PENGARUH UU Ciptaker BAGI INVESTOR SAHAMDiluar dari kontroversi demo buruh, kami ingin menyoroti beberapa point dalam UU...
13/10/2020

PENGARUH UU Ciptaker BAGI INVESTOR SAHAM

Diluar dari kontroversi demo buruh, kami ingin menyoroti beberapa point dalam UU Cipta Lapangan Kerja yang bisa membawa keuntungan bagi investor pasar modal.

*1 : Sektor pertama yang diuntungkan adalah sektor tambang batubara. Sebelum ada UU-Ciptaker ini, negara mengenakan pajak royalti 2-7% atas hasil tambang batubara yg dijual. Dengan adanya UU ini, royalti diturunkan jadi 0% HANYA bagi produk hilirisasi batubara.

Beberapa pemain besar sudah siap dengan industri hilirisasi batubara, seperti PTBA dan ADRO.

*2 : Sektor kedua yang diuntungkan adalah properti, tapi tidak kami bahas disini karena masih belum jelas aturan mainnya. Aturan itu menyebutkan WNA bisa mendapatkan Hak Milik atas properti di Indonesia, dimana sebelumnya hanya Hak Pakai.

Kami ingin menyoroti soal PPh badan yang diturunkan dari 25% menjadi 22%. Dengan demikian NPM (Nett Profit Margin) akan semakin besar, dan dividen yang bisa dibagikan bisa menjadi lebih besar. Dan kabar baik lainnya, pajak atas Dividen juga dihapuskan.

Hal ini akan mengundang lebih banyak orang untuk membeli saham-saham yang rutin membagikan dividen. Misalnya ICBP, ASII, HMSP, UNVR, INTP, TLKM.

*3 : Sektor ketiga yang paling diuntungkan adalah perbankan. Kemudahan izin usaha bagi UMKM identik dengan penyaluran modal kerja / kredit usaha. UMKM sendiri merupakan penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia. Pertumbuhan UMKM bisa mengurangi pengangguran dan menambah uang yang berputar di masyarakat. Dan perputaran uang itu sendiri sebagian ada yang berupa kredit konsumsi (kredit motor, kredit furniture, kredit elektronik, dll). Bank yang paling banyak menyalurkan kredit ke UMKM adalah BBRI, dan bank yang paling sering dipakai untuk transaksi adalah BBCA.

Masih banyak point lagi yang bisa dibahas, tapi kami hanya menyoroti point penting saja. Sebagai insight bagi teman-teman investor saham untuk mengambil ancang-ancang memilih saham perusahaan yang terkena dampak positif dari UU-Ciptaker.

BELAJAR ANALISA FUNDAMENTALJIWASRAYAKasus Jiwasraya, jika ditelusuri lebih jauh ke belakang sebenarnya sudah rugi sejak ...
11/08/2020

BELAJAR ANALISA FUNDAMENTAL

JIWASRAYA
Kasus Jiwasraya, jika ditelusuri lebih jauh ke belakang sebenarnya sudah rugi sejak 1998, dan tambah rugi ketika krisis keuangan 2008. Kenapa bisa rugi?

Pendapatan utama perusahaan asuransi ada 2 :
- Premi yang disetorkan nasabah
- Hasil investasi

Mengandalkan premi yang diterima, sangat kecil hasilnya, maka perusahaan asuransi menggunakan uang itu untuk investasi dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang lebih besar. Tapi Jiwasraya kurang berhati-hati dalam memilih investasi, dan akibatnya mengalami KERUGIAN INVESTASI.

Akibatnya Jiwasraya memiliki HUTANG yang besar kepada nasabah, karena dari setiap premi yang diterima perusahaan berarti perusahaan ada kewajiban untuk membayar uang pertanggungan.

Untuk menutupi kerugian investasi itu, Jiwasraya kembali memilih investasi di saham yang beresiko tinggi, dan sekali lagi kena hantam kerugian investasi yang besar saat krisis 2008 di saham-saham Barkie.

Meskipun sudah rugi, Jiwasraya belum kapok. Dengan membawa bendera sebagai perusahaan BUMN, Jiwasraya yakin bisa mengembalikan kepercayaan nasabah dan mencari premi baru lagi. Dan premi baru ini kembali di investasi di saham-saham beresiko, dan kena "krisis bandar" di 2019 dan terjebak lebih dalam di krisis covid19.

JOUSKA
Kasus Jouska juga menimbulkan kehebohan di dunia pasar modal, padahal kasus Jiwasraya dan Asabri belum beres. Jouska adalah perusahaan financial advisor, yang memberikan strategi dan nasehat keuangan.

Berkat marketing yang hebat, banyak nasabah mempercayakan akun sekuritas saham untuk dikelola oleh Jouska. Dan para nasabah diyakinkan untuk beli saham LUCK, sebuah perusahaan printing yang IPO.

Sebenarnya perusahaan LUCK tidak jelek, tapi harga yang dibeli para nasabah Jouska sudah kemahalan secara rasio keuangan atau fundamental. Dan akhirnya para nasabah mengalami kerugian besar saat saham LUCK turun drastis.

Dari kasus Jiwasraya dan Jouska, sangat jelas para investor / nasabah tidak mengerti analisa fundamental tapi termakan iming-iming keuntungan yang dipromosikan perusahaan. Untuk nasabah yang mengerti analisa fundamental perusahaan, tidak akan terjebak oleh iming-iming investasi yang ditawarkan oleh Jiwasraya dan Jouska dengan membaca PORTOFOLIO INVESTASI perusahaan.

Untuk yang tertarik dengan investasi saham, kami selalu menyarankan beli saham perusahaan bagus dengan harga wajar, dan dibeli secara cicil perbulan. Untuk jangka pendek, memang ada resiko naik-turun saham, tapi secara jangka panjang harga saham yang dibeli itu akan meningkat.

Contoh perusahaan bagus yang bisa ditabung untuk jangka panjang dan keuntungan besar: BBCA, BBRI, TLKM, ICBP

CARA CEPAT BACA LAPORAN KEUANGAN SAHAM PERBANKANFundamental IHSG adalah perusahaan perbankan karena mereka ini yang puny...
15/07/2020

CARA CEPAT BACA LAPORAN KEUANGAN SAHAM PERBANKAN

Fundamental IHSG adalah perusahaan perbankan karena mereka ini yang punya kapitalisasi pasar besar di Bursa Efek Indonesia. Jika perusahaan perbankan seperti BBCA dan BBRI dicolek-colek, maka IHSG juga akan ikut meliuk-liuk. Dengan kata lain, jika ingin mencari aset jangka panjang untuk investasi di BEI, wajib punya koleksi saham perbankan 1-2 emiten. Tapi jangan asal beli saham perbankan hanya berdasarkan rekomendasi dari teman atau dari broker, ada baiknya di analisa sendiri rasio keuangannya

Analisa laporan (fundamental) keuangan perusahaan perbankan berbeda dengan laporan keuangan perusahaan lain. Tapi kami ada cara cepatnya.

Berikut ini kami contohkan 4 emiten saham perbankan yang sudah bagus fundamentalnya, dan juga patokan rasio yang bagus. BUKAN REKOMENDASI SAHAM, tapi hanya sekedar contoh. Masih banyak emiten lain yang bagus, tapi Anda harus kerjakan PR untuk membaca rasio keuangannya.

1. Masuk ke website idx.co.id
2. Masuk ke bagian Berita - Pengumuman
3. Input keyword "laporan keuangan ###X" (kode emiten)
4. Download artikel yang kira-kira ada tulisan "Penyampaian Bukti Iklan"
5. Setelah download, langsung saja cari bagian "Rasio Keuangan"

Ada beberapa istilah perbankan yang terlalu panjang jika kami tulis di sini. Sebaiknya googling saja untuk cari tau artinya, tapi dari judul sudah cukup memberikan gambaran tentang istilah yang dimaksudkan.

Dari 4 contoh emiten yang kami sajikan ini, terlihat emiten paling bagus rasio keuangannya adalah BTPS (Bank Tabungan Pensiun Syariah). Dan kedua adalah BJBR (Bank Jawa Barat dan Banten).

Sedangkan patokan untuk menilai harga mahal murah, silahkan melihat perbandingan PBV dan PER saat ini dengan historis 5 tahun terakhir.

CARA CEPAT PILIH SAHAM INVESTASI SAAT KRISISBanyak cara untuk memilih saham yang bagus untuk investasi. Yang paling umum...
28/05/2020

CARA CEPAT PILIH SAHAM INVESTASI SAAT KRISIS

Banyak cara untuk memilih saham yang bagus untuk investasi. Yang paling umum adalah memilih saham dengan PBV x PER yang dibawah 22.5

Tapi di saat krisis, rumusan tersebut tidak berlaku. Karena banyak saham tiba-tiba menjadi sangat murah dan kita sebagai investor ritel jadi kebingungan menyeleksi. Maka postingan kali ini akan memberikan cara yang lebih spesific untuk memilih saham yang cocok untuk investasi jangka panjang.

Postingan ini terinspirasi oleh Youtuber bernama JIE KUSUMO, yang menjelaskan cara memilih saham berdasarkan NETT VALUE. Maksudnya adalah nilai lembar per saham setelah dikurang kewajiban (hutang / liabilities). Metode analisa ini mengabaikan nett income tahun berjalan, dan hanya berfokus pada modal asli perusahaan setelah dikurangi hutang.

Perlu diingat, hasil yang ter-filter oleh metode ini masih perlu dianalisa lebih lanjut rasio keuangan dan kinerja perusahaan minimal dalam 3 tahun terakhir.

1. Pertama yang harus dilakukan adalah membuat list daftar emiten yang ada di BEI di table Excel. Tidak perlu mencatat semua, cara gampangnya cari saja emiten yang rasio DER < 1.

2. Abaikan semua emiten perusahaan keuangan / bank, karena metode ini tidak berlaku untuk perusahaan keuangan yang banyak menggunakan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebagai modal kerja. Otomatis DER mereka akan besar.

3. Input kolom Harga Pasar (harga yg diperdagangkan sekarang), Equity, Hutang / Liablities, Jumlah Saham Beredar.

4. Nett Value = (Equity - Liabilities) / Jumlah Saham Beredar

5. Pilih emiten yang memiliki NETT VALUE > MARKET PRICE, atau Nett Value hampir setara market price sekarang. Artinya emiten tersebut sedang undervalue, dan sebagai investor kita s**a saham-saham undervalue.

Data-data diatas biasanya sudah tersajikan di aplikasi sekuritas yang dipergunakan untuk jual beli saham. Gunakan Laporan Keuangan terbaru, supaya lebih akurat.

Selamat memilih saham.

Sebagai investor di pasar modal, sebaiknya kita selalu memperhatikan trend perkembangan ekonomi dunia. Kali ini sedikit ...
21/04/2020

Sebagai investor di pasar modal, sebaiknya kita selalu memperhatikan trend perkembangan ekonomi dunia. Kali ini sedikit outlook ekonomi makro secara sekilas untuk tahun 2020

$1 : Pertumbuhan Ekonomi Global (rata-rata dunia) diprediksi akan mengalami minus, alias resesi sebesar 3% dimana minus besar ini diakibatkan oleh negara-negara maju yang nge"rem" belanjanya

$2 : China yang terkenal dengan marketplace Alibaba, melaporkan sektor retail mengalami penurunan sebesar 15% karena walaupun e-commerce mengalami kenaikan transaksi tapi secara nyata, para pedagang pasar, toko-toko, dan mall-mall mengalami kemunduran bisnis yang sangat signifikan.

$3 : Jumlah pengangguran di Amerika Serikat meningkat secara signifikan, yang tidak pernah dialami di masa-masa krisis sebelumnya (krisis dotcom 2000-2001, krisis kredit perumahan 2008-2009). Angkanya tidak tanggung-tanggung, 6 juta jiwa padahal di krisis sebelumnya masih di angka ratusan ribu.

$4 : Bagaimana dengan outlook ekonomi di Indonesia? BI memperkirakan efek resesi baru akan berdampak di kuartal ke-3 dan ke-4 tahun 2020. Dampaknya ya dagang sepi, jalanan sepi, pabrik-pabrik tutup, karyawan di PHK, kredit macet.

$5 : Rupiah melemah terhadap USD, tapi kabar baiknya Indonesia masih di level yang menengah. Masih banyak negara lain yang lebih parah terkena dampak resesi ekonomi 2020 ini. Melemahnya konsumsi masyarakat juga mengurangi import, otomatis rupiah tidak jeblok-jeblok amat, cadangan devisa masih ada.

$6 : Seperti analisa di point $1, bahwa negara berkembang relatif "lebih aman" terhadap dampak resesi ekonomi 2020 ini. Bank Dunia masih memperhitungkan Indonesia masih bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi sebesar 2.1%

Dari data-data ini, apa yang bisa diperbuat oleh investor saham?
1. Saat ini anjloknya IHSG masih belum sampai level bottom, masih akan ada anjlok kedua pasca PSBB. Jangan membeli saham secara besar-besaran, tetap santai.

2. Siapkan dana darurat, kurang lebih 10x dari pengeluaran rutin bulanan. Misalnya pengeluaran rutin bulanan utk belanja, uang sekolah, listrik, dll sebesar 5 juta perbulan, maka harus siapkan dana darurat sebesar 50 juta.

3. Jangan terpengaruh trend kenaikan harga sesaat, hanya cicil beli saat harga saham di level bottom. Jangan takut kesempatan beli terlewatkan, masih ada tahun depan dan tahun-tahun berikutnya.

Address

Kalideres

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Koin Intam - Komunitas Investment dan Income Tambahan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share