20/12/2025
𝐀𝐥𝐭𝐜𝐨𝐢𝐧 𝐒𝐞𝐚𝐬𝐨𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐊𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠, 𝐀𝐤𝐚𝐧𝐤𝐚𝐡 𝐌𝐮𝐧𝐜𝐮𝐥 𝐝𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟔?
Melansir dari Investing, dalam siklus sebelumnya, altcoin season kerap dianggap sebagai pola baku pasar kripto. Bitcoin menguat lebih dulu, diikuti Ethereum (ETH), lalu altcoin mengalami reli luas hampir bersamaan. Sepanjang 2024 hingga 2025, pola tersebut tidak lagi berjalan seperti sebelumnya. Bitcoin terus mencetak level tinggi, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan tetap berada di level besar. Data kapitalisasi pasar menunjukkan total market cap kripto sempat mendekati kisaran US$3,8 triliun hingga US$4,2 triliun, sebelum terkoreksi ke sekitar US$2,9 triliun.
Melansir dari Coinpedia, investor makro Raoul Pal menilai banyak pelaku pasar masih berpegang pada asumsi lama bahwa pergerakan kripto mengikuti siklus empat tahunan. Menurutnya, asumsi tersebut mulai kehilangan relevansi setelah terjadi perubahan besar dalam sistem keuangan global. Perpanjangan jatuh tempo utang pada periode 2021 hingga 2022 dinilai telah memperpanjang siklus likuiditas.
Pal menekankan ISM Index sebagai indikator ekonomi yang kerap berkorelasi dengan pergerakan pasar kripto. Secara historis, ketika indeks ini berada di atas level 50, reli kuat biasanya dimulai dari Bitcoin dan Ethereum sebelum meluas ke altcoin. Saat ini, indikator tersebut belum menunjukkan pemulihan yang konsisten. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dan belum memasuki tahap reli menyeluruh.
Via Indodax.