Pasar Saham Indonesia

Pasar Saham Indonesia Saya bisnis untuk rugi sehingga jika rugi saya tetap semangat dan jika untung maka bertambahlah syukur saya (Bob Sadino)

Halaman untuk berbagi pengalaman, keterampilan dan ilmu di pasar modal. Jangan takut salah atau rugi , takulah untuk tidak pernah pernah salah atau rugi

https://bit.ly/cigarDKIJBCukai rokok diprediksi akan naik tahun 2022. Jika benar, maka dua tahun berturut-turut kenaikan...
11/12/2021

https://bit.ly/cigarDKIJB
Cukai rokok diprediksi akan naik tahun 2022. Jika benar, maka dua tahun berturut-turut kenaikannya sudah lebih dari 20% YoY. Cukai memberikan suntikan cukup ampuh menutup definisit APBN dan BPJS Kesehatan. Isu yang lebih penting adalah dari si "perokok" itu sendiri. Apa isunya? Yuk ikutan survei rokok bagi warga DKI, Jawa Barat dan Banten

Survey bertujuan mengetahui preferensi perokok terhadap Program Jaminan Kesehatan sukarela

JSKY secara teknikal belum ada tanda-tanda akan berbalik arah. Pada sesi perdagangan akhir minggu lalu masih ditutup men...
20/09/2020

JSKY secara teknikal belum ada tanda-tanda akan berbalik arah. Pada sesi perdagangan akhir minggu lalu masih ditutup menguat hampir menyetuh harga auto reject atas yakni lebih dari 21%.Volume transaksi pun naik 2x llipat daripada sebelum suspensi atau Rabu (16/09). Lantas apakah pada Senin nanti JSKY masih akan ditutup menguat?
Secara teknikal JSKY dalam tren naik. Tapi kenaikan yang tinggi dalam satu bulan ini, membuka peluang harga JSKY akan terkoreksi. Itu wajar. Tidak ada yang teru-menerus naik tanpa turun terlebih dahulu. Bagi trader berpengalaman dia akan menunggu koreksi harga terlebih dahulu baru membeli. Tentu, dengan trading plan dan disiplin cut loss jika pergerakan harga tidak seperti yang di harapkan. Salam cuan!

22/07/2019

For project financing, we look at 4 main subsectors: 1) power and renewables; 2) oil and gas; 3) social infrastructures (hospitals, highways etc) and 4) telecommunications (eg. Data centers).

Terms of payment will be dicuss based on the project.

Commercial term varies from project but ranges between
libor plus 2-3.5% (depending on the credit strength)

Loan tenor 5-20 years

Initial requirements
Background of the projects
Background of the company
Project Cash Flow Model

Min loan amount usd$100m

Initial due diligence go through by the bank. If OK will proceed for step 2.

Success story PT Totalindo Eka Persada, Tbk

21/12/2017

Window shopping

10/02/2016

Memaksimalkan Keuntungan Meminimalkan Kerugian

Siapa sih pedagang atau trader saham yang tidak ingin selalu untung? Kalau bisa setiap transaksi yang dilakukan selalu untung alias cuan terus, cuaanntik! Tapi, kenyataannya seorang trader itu lebih sering rugi dari pada untung. Apalagi yang cuma ikut-ikutan trading tanpa pengetahuan yang mumpuni alias newbie. Pengetahuan bukan cuma jago membaca grafik atau menganalisa laporan keuangan. Pengetahuan adalah juga mengerti sistem trading yang terbukti ampuh untuk mengurangi kerugian dan menambahkan keuntungan. Nah, ngomongin sistem trading, saya akan sedikit berbagi mengenai trailing stop. Sedikit saja, karena kalau banyak malah mengada-ada menurut saya :D

Mari kita bicara trailing stop dari hal yang paling membosankan yaitu TEORI! Ok, sudah siap? Baiklah kita mulai dari definisi trailing stop: A trailing stop is an order to buy or sell a security if it moves in an unfavorable direction (ivestopedia). Nah, bagaimana? Sudah mulai bête? Kalau belum silahkan lanjut membaca, kalau bete ya harus terus membaca (maaf sedikit maksa)! Kalau saya terjemahkan definisi di atas (terserah Anda mau menerjemahkannnya seperti apa) trailing stop adalah aturan menjual atau membeli saham jika arah gerakannya tidak sesuai harapan. Jadi, ada aturan dalam jual beli saham jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasti yang tidak diinginkan adalah harga saham yang kita pegang turun. Bagaimana jika benar turun, apa harus kita jual atau dibiarkan saja? Sebelum Anda menjawab akan saya jawab terlebih dahulu: Jika harga saham yang Anda beli turun, jual! Lalu kalau harga sahamnya naik? Ya jual juga! Itulah aturan baku trailing stop, mudah kan?! :D

Jika Anda ikuti kalimat saya sampai paragraf di atas dan Anda terapkan dalam bermain saham, saya jamin Anda tidak akan pernah untung..Jadi terus baca lanjutan tulisan saya ini. Saya sudah ngantuk, mudah-mudah bisa saya lanjutkan secepatnya..

IHSG terbang!PDB Lampaui Estimasi, IHSG MelambungIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan jeda perdagan...
05/02/2016

IHSG terbang!
PDB Lampaui Estimasi, IHSG Melambung

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan jeda perdagangan hari Jumat (5/2) ke posisi 4774,67 poin setelah menguat 2,33 persen (108,86 poin).

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 (kuartal empat dari tahun ke tahun) sebesar 5,04 persen. Angka ini jauh di bawah target APBN-P 2015 yang dipatok sebesar 5,7 persen. Meski demikian, masih lebih tinggi dibanding revisi pemerintah dan kalangan ekonomi yang memperkirakan hanya 4,8 persen. Indeks LQ45 naik 2,96% ke posisi 837,79 poin. Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,80% ke posisi 639,38 poin. Indeks IDX30 naik 3,43 ke level 440,02 poin. Indeks Sri Kehati menguat 3,60% ke posisi 284,16 poin. Indeks SMInfra 18 naik 2,36% ke level 332,13 poin. Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp4,423 triliun. Volume perdagangan sebanyak 2,495 miliar saham. Sementara itu pemodal asing membukukan net buy senilai Rp2,317 triliun. Sumber:Ipotnews

04/02/2016

Kalbe Farma (KLBF) masih dalam trend penurunan, siap-siap cut loss atau bottom fishing? Target bottom 1225 Disclaimer on: Percayalah pengamatan dan analisa Anda sendiri, bukan orang lain. Happy cuan

Kalbe Farma (KLBF) masih dalam trend penurunan, siap-siap cut loss atau bottom fishing? Target bottom 1225 Disclaimer on...
04/02/2016

Kalbe Farma (KLBF) masih dalam trend penurunan, siap-siap cut loss atau bottom fishing? Target bottom 1225 Disclaimer on: Percayalah pengamatan dan analisa Anda sendiri, bukan orang lain. Happy cuan

01/02/2016

Saatnya Membeli?

JAKARTA Febuary 2, 2016 - Ekonomi Amerika Serikat masih tumbuh di bawah ekspektasi setelah mencatatkan kenaikan PDB 2,4% pada 2015. Di dalam negeri, Bank Indonesia memproyeksikan inflasi 0,7% pada Januari ditopang oleh penurunan harga BBM.

Bursa Global. Langkah Bank of Japan memicu penguatan tajam indeks di Amerika Serikat dan Eropa. STOXX 600 ditutup menguat 2,2%, Dow Jones naik 2,47%, sedangkan S&P 500 naik 2,48%.

Harga Minyak. Minyak WTI dan Brent mempertahankan reli di minggu kedua. WTI berakhir naik 1,2% ke harga US33,62 per barel pada Jumat, sedangkan Brent ditutup naik 3,42% ke US$35,99 per barel dipicu spekulasi pembicaraan pemangkasan produksi antara Rusia dengan OPEC.

Data Ekonomi AS. Ekonomi Amerika Serikat tumbuh 2,4% pada 2015 setelah mencatatkan kenaikan PDB 0,7% pada kuartal IV/2015. Indeks PMI Chicago ada di level 55,6 pada Januari, melonjak dari 42,9 pada Desember dan jauh di atas estimasi pasar pada level 45,0.

Stimulus BoJ. Bank of Japan pekan lalu mengumumkan rencana penerapan suku bunga negatif mulai pertengahan Februari sebagai langkah stimulus moneter bagi perekonomian.

Inflasi Januari. Bank Indonesia memprediksi tingkat inflasi Januari masih bertahan di bawah 1% atau berada pada kisaran 0,7% ditopang oleh penurunan harga BBM.

Holding BUMN. Harian Bisnis Indonesia melaporkan Kementerian BUMN berencana membentuk 15 induk usaha BUMN (holding) dan memangkas jumlah perusahaan dari 119 entitas menjadi 85 entitas.

Pinjaman ADB. Asian Development Bank menyiapkan dana US$1,5 miliar untuk pinjaman dalam skema Result Based Loan pada 2016, naik 2,5 kali lipat dibandingkan dana US$600 juta yang telah dikucurkan pada 2015. Mayoritas dana tersebut disalurkan untuk proyek pembangunan transmisi listrik.

Tarif Listrik. PLN mengumumkan rencana penurunan tarif listrik industri. Tarif listrik industri skala besar turun Rp11 per kWh menjadi Rp959 kWH pada Februari dari sebelumnya Rp970 kWh.

Grup MNC. Pemilik grup MNC Hary Tanoesoedibjo mengatakan grup MNC siap mengucurkan US$500 juta untuk ekspansi di sektor bisnis broadband dan akusisi perbankan. Hary juga mengungkapkan rencana melepas 10%–20% kepemilikan PT Sky Vision Network di bawah PT Global Medicom Tbk (BMTR) kepada investor asing.

ADHI. Pemprov DKI meminta revisi Perpres No. 99/2015 agar bisa melakukan penunjukan langsung dalam proyek light rail transit DKI Jakarta. Pepmprov DKI telah menunjuk PT Jakarta Propertindo sebagai pelaksana proyek di DKI dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai pelaksana proyek skala nasional.
Sumber:Bisnis.com,

31/01/2016

Jakarta: Manajemen PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) masih memiliki ketertarikan untuk mengakuisisi sebagian saham emiten yang bergerak di sektor infrastruktur, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Seperti diketahui, perseroan sedang mengincar 43,32 persen saham milik Group Rajawali dan Eagle Infrastructure di Nusantara Infrastructure. Dalam merealisasikan langkah akuisisi, perseroan akan mendorong perusahaan patungan (joint venture/JV) PT Lintas Marga Sedaya (LMS) untuk mengambilalih saham yang dijual oleh pemilik saham Nusantara Infrastructure.

Menurut Investor Relation Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman, perseroan masih terus menjalankan proses akuisisi emiten yang berkode META. Langkah akuisisi sesuai dengan aturan yang ada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski ada keinginan akuisisi, Erlin belum ingin menjelaskan secara detail sampai tahap mana proses akuisisi tersebut.

"Kita masih progres. Belum kita kasih info banyak lagi. Karena ada tahapan demi tahapan dulu sebelum mengumumkan akuisisi. Kita masih tertarik, tapi belum informasikan apa-apa dulu," ujar dia, saat ditemui usai RUPSLB perseroan ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (5/1/2016).

Sekadar informasi, selain perseroan, PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya, PT Astratel Nusantara (Astratel) juga serius menjajaki pengambilalihan saham META.

Direktur Astratel Arya N Soemali mengungkapkan, akuisisi tersebut dinilai mampu meningkatkan bisnis Astra di sektor jalan tol. Perseroan memilih akuisisi ketimbang mengikuti proses tender ruas jalan tol baru. Dengan akuisisi, waktu yang diperlukan cenderung tidak terlalu lama, dibandingkan mengikuti tender yang digelar pemerintah.sumber : Metrotvnews.com,

Jakarta: Manajemen PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) masih memiliki ketertarikan untuk mengakuisisi sebagian saham e...
31/01/2016

Jakarta: Manajemen PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) masih memiliki ketertarikan untuk mengakuisisi sebagian saham emiten yang bergerak di sektor infrastruktur, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Seperti diketahui, perseroan sedang mengincar 43,32 persen saham milik Group Rajawali dan Eagle Infrastructure di Nusantara Infrastructure. Dalam merealisasikan langkah akuisisi, perseroan akan mendorong perusahaan patungan (joint venture/JV) PT Lintas Marga Sedaya (LMS) untuk mengambilalih saham yang dijual oleh pemilik saham Nusantara Infrastructure.

Menurut Investor Relation Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman, perseroan masih terus menjalankan proses akuisisi emiten yang berkode META. Langkah akuisisi sesuai dengan aturan yang ada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski ada keinginan akuisisi, Erlin belum ingin menjelaskan secara detail sampai tahap mana proses akuisisi tersebut.

"Kita masih progres. Belum kita kasih info banyak lagi. Karena ada tahapan demi tahapan dulu sebelum mengumumkan akuisisi. Kita masih tertarik, tapi belum informasikan apa-apa dulu," ujar dia, saat ditemui usai RUPSLB perseroan ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (5/1/2016).

Sekadar informasi, selain perseroan, PT Astra International Tbk (ASII) melalui anak usahanya, PT Astratel Nusantara (Astratel) juga serius menjajaki pengambilalihan saham META.

Direktur Astratel Arya N Soemali mengungkapkan, akuisisi tersebut dinilai mampu meningkatkan bisnis Astra di sektor jalan tol. Perseroan memilih akuisisi ketimbang mengikuti proses tender ruas jalan tol baru. Dengan akuisisi, waktu yang diperlukan cenderung tidak terlalu lama, dibandingkan mengikuti tender yang digelar pemerintah.sumber : Metrotvnews.com,

26/01/2016

Mulai Febuari biasanya banyak emiten di bursa yang merilis Laporan Keuangan (LK) tahunannya. Siap-siapa membaca kondisi keuangan perusahaan. Tapi ingat, biasanya ketika kita baru akan mulai membaca LK tahunan sebuah emiten, harga sahamnya justru sudah naik atau turun tajam sebelum LK tersebut dipublikasikan. Jadi, coba perhatikan saham-saham yang sedang bergerak datar, mungkin harga sedang berkonsolidasi untuk terbang tinggi atau mungkin malah terjun lagi. Hmmm...well??

Address

Jakarta

Telephone

62212220799

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pasar Saham Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pasar Saham Indonesia:

Share