07/05/2019
πJangan Tutup Polis, PLEASE.βοΈ
-------------------------------------------
Seorang istri yang masih berduka menghubungi agen asuransinya, menanyakan tentang polis asuransi milik suaminya.
Mengapa? Karena ada hidup 3 anak yang harus ia tanggung dan ia butuh biaya.
Alm. suami kecelakaan lalu koma 2 minggu, menghabiskan banyak biaya, bahkan uang warisan mertua 700 juta ludes terpakai.
Namun sayangnya polis asuransi sang suami sudah tidak aktif sejak setahun yang lalu, sehingga tidak ada uang pertanggungan sama sekali.
Bagaimana jika anda di posisi sang istri?
Bagaimana jika kita diberikan kesempatan kedua, memutar balik waktu, akankah melakukan hal yang sama berulang? Atau akan mempertahankan polis asuransi, whatever it takes?
Mindset orang Indonesia masih banyak yang belum insurance mindset, alias masih bilang rugi bayar premi asuransi, lebih baik uangnya dipakai untuk kebutuhan lain, kalau asuransi nanti lah, kalau ada uang lebih aja.
Padahal, asuransi adalah βkartu Asβ kehidupan, yang bisa menyelamatkan masa depan keluarga.
Jangankan anda, saya yang agen asuransipun kadang merasa berat membayar premi asuransi, tapi saya paksakan. Kenapa? Karena saya sayang keluarga saya. Titik.
Jangan pernah katakan sayang pada anak anda jika anda belum punya asuransi, karena anda sedang menipu anak anda.
Wow.. Sepertinya kasar sekali ya?
Tapi itulah kenyataannya, jika anda mengatakan sayang lalu besok kejadian serupa seperti cerita diatas terjadi, dan nasib anak anda terombang ambing, masihkah anda berani berkata anda sayang anak?
Kami tidak peduli kalau kami dijauhi teman bahkan saudara kami sendiri, karena kami sayang pada mereka, kami ingin keluarga mereka terlindungi.
Lebih pilih mana, agen asuransi yang datang atau resiko yang datang?
Agen asuransi datang untuk melindungi anda sekeluarga dari musibah.
Tapi jika resiko datang duluan, maka beribu maaf, anda kemungkinan besar tidak bisa menjadi nasabah Allianz.
Satu pesan penting dari saya: Jangan tutup polis anda, PLEASE. Untuk kebaikan anak dan pasangan anda.
Semoga artikel ini bisa kembali mengingatkan kita semua untuk selalu menjaga polis asuransi kita sebaik-baiknya dan tidak lapse.
Terima kasih.