KOKAM Indonesia

KOKAM Indonesia Akun komunitas unofficial. Berbagi info tentang KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) di penjuru tanah air Limau sebagai markasnya.
(302)

Sejarah Singkat KOKAM

Pada waktu itu Letnan Kolonel S. Prodjokusumo sebagai Kepala Piket di HANKAM telah mendapat breefing pula di HANKAM seputar masalah G30S / PKI pada hari Jum’at tanggal 1 Oktober 1965. Berdasarkan informasi tersebut maka diambil keputusan atas usul Letnan Kolonel S. Prodjokusumo untuk perlunya dibentuk Komando Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Muhammadiyah dan kemudian forum meng

angkat Letnan Kolonel S. Prodjokusumo menjadi komandannya dan UMJ jl. Setelah kebijaksanaan tersebut diambil pimpinan kembali ke Aula dan peserta kursus diminta berkumpul ke Aula. Skors dicabut Letnan Kolonel S. Prodjokusumo yang telah diangkat sebagai komandan menyampaikan penjelasan kepada peserta kursus, bahwa pemateri malam ini Mayor Jenderal Soetjipto, SH tidak bisa hadir karena saat ini negara dalam keadaan darurat. Kemudian menyampaikan informasi-informasi dan atas usul pimpinan dan disambut dengan suara bulat oleh peserta kursus untuk membentuk “Kesatuan Perjuangan di dalam Muhammadiyah Jakarta Raya” dengan nama “Komando Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Muhammadiyah” yang disingkat KOKAM. Tepat jam 21.30 tanggal 01 Oktober 1965 diproklamirkan berdirinya KOKAM. Kemudian Pak Prodjokusumo selaku Komandan KOKAM mengeluarkan instruksi sebagai berikut:
1. Di setiap Cabang Muhammadiyah segera dibentuk KOKAM.
2. Seluruh pimpinan cabang setiap hari harus memmberikan laporan ke Markas Besar KOKAM di Jl. Limau Kebayoran Baru.
3. Angkatan Muda Muhammadiyah disetiap cabang bertanggungjawab atas keselamatan semua keluarga Muhammadiyah di Cabangnya masing-masing.
4. Seluruh pimpinan Angkatan Muda Muhammadiyah siap dan waspada menghadapi segala yang terjadi guna membela Agama, negara dan bangsa.
5. Mengadakan kerjasama yang sebaik-baiknya dengan kekuatan-kekuatan yang anti Gerakan 30 September. Setelah selesai mengeluarkan instruksi (Perintah Harian) maka peserta kursus dipersilahkan pulang ke tempat masing-masing dengan sikap waspada. Tanggal 2 Oktober 1965, informasi-informasi sudah cukup banyak masuk dan telah dapat membaca situasi yang sebenarnya. Karena pada tanggal itu Komandan Gabungan V Koti Brigadir Jenderal Sutjipto, SH mengundang Pimpinan Partai Politik dan Organisasi massa untuk datang ke Kantor Gabungan V Koti di Merdeka Barat untuk mendengarkan breefing mengenai perkembangan yang terjadi di tanah air. Brigadir Jenderal Sutjipto, SH menerangkan segala sesuatu yang terjadi, bagaimana jalannya perebutan kekuasaan oleh Gerakan 30 September. Dijelaskan oleh Beliau bahwa perwira tinggi Angkatan Darat telah diculik oleh G 30 S PKI, mereka itu adalah Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal Haryono Mastirtodarmo, Mayor Jenderal Suwondo Parman, Brigadir Jenderal D.I. Panjaitan dan Brigadir Jenderal Soetojo Siswodimiharjo. Sedangkan Jenderal A.H. Nasution yang sampai jam 23.00 memberikan ceramah di kursus Kader Muhammadiyah, yang pada waktu itu jabatan beliau selaku Menteri Kopartemen Hankam atau Kepala Staf Angkatan Bersenjata yang menjadi sasaran utama berhasil meloloskan diri dari usaha penculikan tetapi putri beliau, Ade Irma Suryani Nasution tewas akibat tembakan penculik. PERWIS (Perwakilan Istimewa) PP Muhammadiyah di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 1965 mengeluarkan pernyataan mengutuk keras apa yang menamakan Gerakan 30 September dan apa yang disebut “Dewan Revolusi”. Setelah keputusan Konferensi Kilat Muhammadiyah, seluruh kekuatan keluarga besar Muhammadiyah menjelma menjadi KOKAM dan merupakan satu kesatuan organisasi dengan komando KOKAM Pusat bangkit menentang Gerakan 30 September / PKI bersama dengan unsur ABRI. Laporan-laporan pembentukan dan kegiatan KOKAM mengalir dari seluruh Tanah Air. Di Yogyakarta,KOKAM juga terbentuk dan menjadi pengawal Muhammadiyah Wilayah dan PP Muhammadiyah yang berdomisili di Yogyakarta. KOKAM Yogyakarta dengan daya tangkal yang tinggi dapat melaksanakan tugasnya dengan baik bahkan anggota KOKAM dilatih oleh Pasukan Baret Merah (RPKAD) dan menjadi anak emasnya Sarwo Edhi. Menurut kisah anggota KOKAM tahun 1965-an yang sekarang masih aktif di Muhammadiyah Tempel, KOKAM dalam menjalankan tugasnya memang tidak bisa terlepas dari RPKAD bahkan sering dipinjami sejata, termasuk juga granat. Sebetulnya masih banyak kisah-kisah tentang eksistensi KOKAM di Wilayah Yogyakarta, termasuk di Turi dimana asal kelahiran Letnan Kolonel S. Prodjokusumo. Temasuk juga di Prambanan, anggota KOKAM digembleng oleh Subagiyo HS yang sekarang mantan KSAD. Berdiri pula KOKAM Jawa Tengah, mereka mengadakan latihan dan pembinaan kader. Kekuatan KOKAM Jawa Tengah berpusat di Pekalongan yang mempunyai satu kompi “Pasukan Inti”, yang mendapat latihan dan pembinaan dari ABRI. Disamping Pekalongan, Surakarta juga mempunyai kesatuan-kesatuan KOKAM, diantaranya ada pasukan intinya yang diberi nama “Fighting Flower” (Bunga Penempa). KOKAM di Surakarta juga bahu membahu dengan ABRI khususnya RPKAD. Pembentukan KOKAM Jawa Timur cukup unik, Fatchurrahman pada tanggal 1 Oktober 1965 kebetulan berada di jakarta. Letnan Kolonel S. Prodjokusumo mengangkat beliau langsung menjadi Komandan KOKAM Jawa Timur, setelah pulang ke Jawa Timur, barulah beliau menyusun pasukannya. Unsur-unsur perwira Angkatan Darat dan Angkatan Laut di Jawa Timur yang melatih dan membina bahkan ada yang langsung memimpin kesatuan KOKAM. Jawa Timur merupakan daerah yang paling rawan ke-2 setelah Jawa Tengah. Pernah dalam suatu upacara, barisan KOKAM terkena berondongan peluru. Diluar Jawa tercatat yang secara teratur memberikan laporan, antara lain Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Jambi. Bahkan KOKAM Sulawesi Selatan diberi pinjaman senjata oleh ABRI dan mengadakan camping bersama ABRI. KOKAM Lampung bekerjasama dengan Pimpinan Perkebunan Negara dan mendapat pinjaman kendaraan Landrover dan sebagainya. Ditulis Oleh:
(Komandan Operasional KOKAM Markaz Daerah Sleman)
Sumber:
Buku SESOSOK PENGABDI “SERBA-SERBI PRIBADI H.S. PRODJOKUSUMO”
(Diterbitkan oleh Yayasan Amal Bakti Masyarakat Jakarta. Cetakan Pertama tahun 1990)

Sejarah singkat terbentuknya KOKAM, tanggal 1 Oktober 1965 ikut dalam menumpas PKI1. Berikut ini sejarah singkat terbent...
01/10/2021

Sejarah singkat terbentuknya KOKAM, tanggal 1 Oktober 1965 ikut dalam menumpas PKI

1. Berikut ini sejarah singkat terbentuknya Kokam

2. Saat Nasakom bergulir, Pemuda Muhammadiyah tdk mendapat tempat di Front Nasional krna ditolak menjadi anggota Front Pemuda

3. untuk mengimbangi ideologi komunisme,ummat Islam mengadakan Konferensi Islam Asia Afrika (KIAA) di Bandung 6-14 Maret 1965

4. Lukman Harun, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah sbg Wakil Sekretaris dan H.S. Prodjokusumo sbg ketua seksi pengerahan massa

5. Setelah konferensi, ketua PD Muhammadiyah Jakarta Raya mengadakan kursus kader Muhammadiyah yg dinamakan Kader Takari

6. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Jakarta menyambut baik usulan itu

7. PDPM Jakarta di bawah asuhan: H.S Prodjokusumo, Ibrahim Nazar, N.Sardjono, Lukman Harun, S.Muhdam, Haiban, dan M.Suwardi

8. Pengkaderan ini tujuannya adalah meningkatkan mental, daya juang keluarga besar Muhammadiyah dlm menghadapi sgla kemungkinan

9. Kursus kader dibuka tanggal 1 Sep 1965, diikuti oleh 250 orang utusan Cabang Muhammadiyah di Aula UMJ, Jln.Limau

10. Materi yang diberikan antara lain: Tauhid, Kemuhammadiyahan, Kepribadian Muhammadiyah, Fungsi Kader Muhammadiyah

11. Pemateri dari tokoh2 muhammadiyah sendiri : H. Mulyadi Djojomartono, Jendral A.H. Nasution, Jenderal Sutjipto Judodiharjo

12. Jendral A.H. Nasution dalam ceramahnya kpd kader Muhammadiyah menentang ide Angkatan ke-5 barisan rakyat yang dipersenjatai

13. berita jam 7.15, 1 Okt1965, RRI Jakarta menyiarkan pengumuman Gerakan 30 September, kegiatan khursus terpaksa di skors

14. H.S.Prodjokusumo, Lukman Harun gelar sidang darurat dan kilat di ruang rektor UMJ yang hanya diterangi dengan lilin

15. Lukman Harun memberikan informasi kepada peserta yg ada Gerakan 30 September” yang telah membentuk Dewan Revolusi

16. atas usul Letkol HS.Prodjokusumo untuk perlunya dibentuk Komando Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Muhammadiyah

17. kemudian forum mengangkat Letkol S. Prodjokusumo menjadi komandannya dan UMJ, Jln Limau sebagai markasnya

18. Tepat jam 21.30 tanggal 01 Oktober 1965 diproklamirkan berdirinya KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah)

19. Pak Prodjokusumo selaku Komandan KOKAM mengeluarkan instruksi sebagai berikut :

20. di setiap Cabang Muhammadiyah segera dibentuk KOKAM, Seluruh pimpinan setiap hari harus memberikan laporan ke Mabes KOKAM

21. Angkatan Muda Muhammadiyah disetiap cabang bertanggungjawab atas keselamatan semua keluarga Muhammadiyah di Cabangnya masing2

22. PERWIS (Perwakilan Istimewa) PP Muhammadiyah di Jakarta 2 Oktober 1965 mengeluarkan pernyataan mengutuk keras G30S/PKI”

23.Tgl 9-11 Nov 1965 PP Muhammadiyah mngadakan konferensi yg dihadiri perwakilan Muhammadiyah se-Indonesia mengesahkan KOKAM

24. KOKAM menjadi salah satu aparatur dalam melaksanakan Komando Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bapak K.H.A. Badawi

25. komando pertama dari K.H.A. Badawi Badawi adalah “Mensirnakan Gerakan 30 September / PKI adalah ibadah”

26. Letnan Kolonel S.Prodjokusumo sebagai Ketua KOKAM seluruh Indonesia disebut sebagai Panglima KOKAM

27. seluruh kekuatan keluarga besar Muhammadiyah menjelma menjadi KOKAM menentang Gerakan pemberontakan PKI

28. anggota KOKAM dilatih oleh Pasukan Baret Merah (RPKAD) dibawah Sarwo Edhi Wibowo

29. 6 Januari 1966 Letkol Prodjokusumo (Komandan KOKAM) mengadakan Apel KOKAM yg pertama di halaman Univ Muhammadiyah Jl. Limau

30. seluruh Cabang Muhammadiyah telah membentuk KOKAM, yg hadir apel kokam sebanyak 2500 orang

Inilah Sertifikat RPKAD (sekarang Kopassus) yang diberikan kepada KOKAM Pemuda Muhammadiyah atas perjuangannya menumpas ...
01/10/2021

Inilah Sertifikat RPKAD (sekarang Kopassus) yang diberikan kepada KOKAM Pemuda Muhammadiyah atas perjuangannya menumpas Gestapu/PKI. Itulah kenapa KOKAM pakai baret merah seperti milik Kopassus. Ditandatangani : Sarwo Edhie Wibowo
25 Desember 1965

Motor Dinas Kokam PPU, KaltimDaerah lain tertarik bikin gini juga?
28/08/2021

Motor Dinas Kokam PPU, Kaltim

Daerah lain tertarik bikin gini juga?

Kokam Se-Jatim mengecam keras serangan Israel ke Palestina. Aksi di depan Kantor DPRD Jawa Timur
17/05/2021

Kokam Se-Jatim mengecam keras serangan Israel ke Palestina. Aksi di depan Kantor DPRD Jawa Timur

The Hunt for Nanggala 402Kapal rescue dan pengintai KRI Rigel 933 berhasil memetakan posisi tenggelamnya KRI Nanggala 40...
25/04/2021

The Hunt for Nanggala 402

Kapal rescue dan pengintai KRI Rigel 933 berhasil memetakan posisi tenggelamnya KRI Nanggala 402 di kedalaman 838 meter Selat Bali melalui multibeam echosounder. Kemudian MV Swift Rescue dari AL Singapura melakukan penerjunan ROV untuk deep dive ke titik terdekat subsink.

Melalui 3D sonar imaging, Swift Rescue menemukan badan Nanggala 402 yang sudah terpecah menjadi 3 bagian besar.

Indikasi yang mungkin terjadi adalah ledakan high explosive dalam kabin, karena tampak pecahan dinding baja vessel setebal 1 inch yang hangus dan saling terpisah.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala 402 tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," ujar Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahyanto.

Wira Ananta Rudira ⚓
Nobody's Left Behind

Ratusan Kokam mengawal Aksi Menolak RUU HIP di Boyolali, Jawa Tengah
12/07/2020

Ratusan Kokam mengawal Aksi Menolak RUU HIP di Boyolali, Jawa Tengah

Kokam dan Tapak Suci beserta beberapa ormas di Alun-Alun Blora, Jawa Tengah melakukan acara Tolak RUU HIP dan segala ben...
06/07/2020

Kokam dan Tapak Suci beserta beberapa ormas di Alun-Alun Blora, Jawa Tengah melakukan acara Tolak RUU HIP dan segala bentuk cara kebangkitan Komunis pada tanggal 5 juli 2020 pkl. 09.00

Kokam juga mengawal Aksi Umat Islam Kab.Karanganyar-Jawa Tengah menolak kebangkitan Komunisme dan Tolak RUU HIP
05/07/2020

Kokam juga mengawal Aksi Umat Islam Kab.Karanganyar-Jawa Tengah menolak kebangkitan Komunisme dan Tolak RUU HIP

Kokam dan Tapak Suci ambil bagian dalam aksi Menolak RUU HIP dan Komunisme di Kota Makassar
05/07/2020

Kokam dan Tapak Suci ambil bagian dalam aksi Menolak RUU HIP dan Komunisme di Kota Makassar

Kokam juga mengawal Aksi Bersama Ormas di Garut- Jawa Barat , menolak RUU HIP dan Kebangkitan Komunisme
05/07/2020

Kokam juga mengawal Aksi Bersama Ormas di Garut- Jawa Barat , menolak RUU HIP dan Kebangkitan Komunisme


Kokam Sumut hari ini juga mengawal aksi di Kota Medan untuk Menolak pengesahan RUU HIP dan Menolak Komunisme bangkit di ...
05/07/2020

Kokam Sumut hari ini juga mengawal aksi di Kota Medan untuk Menolak pengesahan RUU HIP dan Menolak Komunisme bangkit di Indonesia

Hari ini Ahad 5 Juli 2020Kokam Lakukan Apel Siaga "Ganyang Komunis" di Kota Tangerang
05/07/2020

Hari ini Ahad 5 Juli 2020

Kokam Lakukan Apel Siaga "Ganyang Komunis" di Kota Tangerang

Address

Jalan Menteng Raya No 62
Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KOKAM Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share