11/10/2018
Perspektif Ekonomi Indonesia
Memanfaatkan momentum. Inilah yang dilakukan Bank Indonesia dan Federal Reserve Bank Of New York dalam gelaran IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018, dengan menyelenggarakan Central Bank Forum 2018 "Enhancement of International Monetary System (IMS)".
Forum yang dihadiri para pemimpin bank sentral dan kementrian keuangan dari seluruh dunia ini bertujuan menggali perspektif dan pandangan yang berbeda dalam menyikapi dinamika perekonomian nasional, khususnya normalisasi kebijakan negara maju yang berdampak pada negara berkembang termasuk Indonesia.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan 3 perspektif ekonomi Indonesia sbb:
1. Kondisi perekonomian Indonesia saat ini menunjukan kinerja yg baik a.l. didukung struktur yang kuat, stabilitas sistem keuangan dan inflasi yang terjaga.
2. Bank Indonesia bersama pemerintah dan otoritas terus berkoordinasi menjaga stabiltas nasional antara lain melalui penerapan kebijakan moneter seperti pelonggaran Loan To Value (LTV), pengaturan kebijakan transaksi swap lindung nilai (FX Swap) dan pengaturan transaksi Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) serta mendorong pariwisata untuk meningkatkan devisa dan mengurangi defisit transaksi berjalan.
3. Memperkuat harmonisasi dan komunikasi dengan komunitas internasional dalam menghadapi isu dinamika tatanan global dan kebijakan moneter bank sentral utama di dunia sekaligus mengenai keamanan dan risiko siber bagi bank sentral saat ini.
Melalui mega forum ini, negara-negara yang terdampak atas ketidakpastian global ini dapat saling berkoordinasi, berkomunikasi dan bekerjasama sehingga mampu melakukan penyesuaian terhadap perubahan melalui langkah kebijakan yang tepat.