08/05/2026
Dolar AS Tertekan di Awal April, Sentimen Risk-On Picu Pelemahan Luas di Pasar Global.
Dolar AS kembali berada di bawah tekanan pada 8 April 2026, dengan indeks berjangka turun sekitar -0,76% dan semakin menjauh dari level psikologis 100 yang sempat bertahan di pekan sebelumnya. Pergerakan ini menandakan adanya pelemahan lanjutan dalam jangka pendek, seiring perubahan arah sentimen pasar global ke mode risk-on. Dalam kondisi ini, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset safe haven seperti dolar AS dan mulai mengalihkan dana ke instrumen yang lebih berisiko, termasuk mata uang komoditas dan aset berimbal hasil lebih tinggi.
Tekanan terhadap dolar juga tercermin secara luas di berbagai pasangan mata uang global, termasuk USD/IDR yang ikut mengalami pelemahan. Selain faktor sentimen, ekspektasi terhadap rilis data ekonomi serta arah kebijakan moneter turut menjadi katalis utama pergerakan pasar saat ini. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuka peluang terjadinya volatilitas lanjutan dalam waktu dekat, sehingga pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data dan dinamika global sebagai dasar pengambilan keputusan trading.