KAYYA

Call Directions Website Contact the business

KAYYA .komoditas

Kontrak Berjangka Jagung Melemah Akibat Pelemahan Kedelai dan Dolar yang MenguatKontrak berjangka jagung dan kedelai di ...
29/09/2026

Kontrak Berjangka Jagung Melemah Akibat Pelemahan Kedelai dan Dolar yang Menguat

Kontrak berjangka jagung dan kedelai di Chicago Board of Trade mengalami penurunan pada perdagangan hari Senin. Pelemahan harga jagung utamanya tertekan oleh penurunan pasar kedelai serta penguatan dolar AS yang membuat daya saing biji-bijian asal Amerika Serikat merosot di pasar global.

Sementara itu, harga kedelai merosot tajam akibat aksi jual oleh para trader yang kecewa karena kedelai tidak termasuk dalam usulan pemotongan tarif produk pertanian hasil pertemuan Trump dan Xi Jinping. Meskipun jagung dan gandum masuk dalam daftar pemotongan tarif Tiongkok, dampaknya sangat minim karena permintaan pasar Tiongkok terhadap komoditas tersebut dinilai terbatas.

Harga Minyak Naik Karena Iran dan AS Masih Berselisih Soal HormuzHarga minyak melonjak lebih dari 1% pada Senin pagi aki...
28/09/2026

Harga Minyak Naik Karena Iran dan AS Masih Berselisih Soal Hormuz

Harga minyak melonjak lebih dari 1% pada Senin pagi akibat ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal syarat dari Iran. Meskipun Iran menetapkan syarat pencabutan sanksi dan gencatan senjata untuk membuka jalur vital tersebut, Trump berharap negosiasi yang dimediasi oleh Qatar dapat berlanjut pekan ini di tengah meningkatnya serangan pasukan Houthi di Laut Merah.

Di sisi lain, gangguan pada Selat Hormuz memaksa produsen Teluk mencari rute alternatif, walau beberapa aliran minyak dilaporkan mulai meningkat dengan melintasnya lebih dari 20 juta barel selama akhir pekan. Hambatan distribusi minyak dan produk olahan dari Timur Tengah serta Rusia ini pun mendorong harga diesel di Eropa dan AS mencapai rekor tertinggi.

Pasar Mata Uang Asia Beragam, Dolar AS Dekat Level TertinggiMata uang Asia bergerak bervariasi dengan kecenderungan mele...
24/09/2026

Pasar Mata Uang Asia Beragam, Dolar AS Dekat Level Tertinggi

Mata uang Asia bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah, termasuk rupiah dan won, akibat penguatan dolar AS yang didorong oleh data manufaktur kuat serta potensi kenaikan suku bunga The Fed. Selain itu, lonjakan harga minyak mentah yang dipicu oleh dinamika geopolitik di Selat Hormuz turut memperbesar tekanan inflasi global.

Di sisi lain, yen Jepang dan yuan China tetap berada di bawah tekanan pasar meskipun imbal hasil obligasi Jepang sempat melonjak pascakenaikan suku bunga BOJ. Para pelaku pasar kini bersikap waspada sembari mencermati langkah stabilisasi dari bank sentral regional serta perkembangan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Futures Jagung Melemah Jelang Pembicaraan Dagang AS-ChinaHarga futures jagung dan kedelai di Chicago Board of Trade meng...
23/09/2026

Futures Jagung Melemah Jelang Pembicaraan Dagang AS-China

Harga futures jagung dan kedelai di Chicago Board of Trade mengalami penurunan akibat sikap ragu para trader menjelang pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping. Pasar saat ini mencermati potensi kesepakatan pembelian produk pertanian AS oleh China untuk meredakan ketegangan perdagangan kedua negara.

Di sisi lain, proses panen jagung dan kedelai di Amerika Serikat tetap berjalan lancar dan mencatatkan kemajuan di atas rata-rata tingkat penyelesaian lima tahun. Kendati curah hujan sempat memperlambat pengerjaan di sejumlah wilayah, aktivitas panen di lapangan terpantau masih cukup solid.

Futures Kedelai Naik Jelang Pertemuan Trump-Xi Pekan IniPasar komoditas pertanian menguat karena para pelaku pasar menga...
22/09/2026

Futures Kedelai Naik Jelang Pertemuan Trump-Xi Pekan Ini

Pasar komoditas pertanian menguat karena para pelaku pasar mengantisipasi pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, mengingat China merupakan importir kedelai terbesar di dunia. Optimisme ini diperkuat oleh pembicaraan perdagangan yang dinilai produktif antara pejabat kedua negara, serta komitmen kesepakatan komoditas pertanian untuk beberapa tahun ke depan.

Selain kedelai, harga jagung dan gandum turut mengalami kenaikan. Penguatan harga gandum khususnya didorong oleh meningkatnya ketegangan konflik antara Ukraina dan Rusia pascaserangan drone, yang memperkecil peluang hilangnya hambatan pada jalur ekspor biji-bijian di kawasan Laut Hitam.

Harga emas stagnan, fokus pada pembicaraan AS-China dankonflik IranPergerakan harga emas cenderung stabil dalam perdagan...
21/09/2026

Harga emas stagnan, fokus pada pembicaraan AS-China dan
konflik Iran

Pergerakan harga emas cenderung stabil dalam perdagangan Asia akibat sikap hati-hati para pelaku pasar menjelang pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington. Pasar mencermati potensi pembicaraan mengenai tarif perdagangan dan kecerdasan buatan di tengah masa gencatan tarif yang mendekati batas waktu. Di sisi lain, harga logam mulia sempat tertopang oleh pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi, meskipun The Fed memberikan sinyal kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk menekan inflasi.

Selain faktor ekonomi, dinamika geopolitik di Timur Tengah turut memengaruhi sentimen pasar. Ketegangan tetap terjaga menyusul serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi serta saling lempar ancaman antara Washington dan Teheran. Namun, keterbukaan AS untuk melakukan dialog dengan Iran di sela-sela Sidang Umum PBB berhasil meredakan sebagian kekhawatiran dan mendorong selera risiko investor, sementara komoditas logam mulia lainnya mencatatkan penguatan tipis.

Dolar AS Menguat Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Sterling Tertekan InflasiDolar AS melanjutkan tren penguatannya sela...
17/09/2026

Dolar AS Menguat Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed, Sterling Tertekan Inflasi

Dolar AS melanjutkan tren penguatannya selama enam hari beruntun setelah Federal Reserve resmi menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. Keputusan pengetatan moneter ini diambil sejalan dengan proyeksi penambahan kenaikan suku bunga lanjutan di masa mendatang demi meredam risiko inflasi yang masih bertahan tinggi di atas target jangka panjang. Langkah tegas bank sentral AS tersebut didorong oleh ketahanan pertumbuhan ekonomi, pasar tenaga kerja yang solid, serta lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dipicu oleh tingginya harga minyak dan pembengkakan utang fiskal.

Di sisi lain, mata uang pound sterling justru mengalami pelemahan terhadap dolar AS meskipun data resmi memperlihatkan lonjakan pada pertumbuhan inflasi konsumen Inggris. Peningkatan laju inflasi yang dipicu oleh tingginya harga bahan bakar tersebut makin mempersulit tugas bank sentral Inggris dalam menjaga stabilitas harga. Kondisi ini meningkatkan spekulasi bahwa kebijakan moneter yang ada saat ini mungkin perlu diperketat lebih lanjut, mendahului keputusan suku bunga BoE yang diperkirakan masih akan menahan tingkat suku bunga acuannya.

Emas Rebound Menuju $4.350 Jelang Keputusan The Fed di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Yang TinggiHarga emas menga...
16/09/2026

Emas Rebound Menuju $4.350 Jelang Keputusan The Fed di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Yang Tinggi

Harga emas mengalami pemulihan pada perdagangan pertengahan pekan setelah sempat tertekan pada dua sesi sebelumnya. Menguatnya harga komoditas logam mulia ini didorong oleh aksi posisi para investor yang bersiap mengantisipasi pengumuman keputusan kebijakan moneter dari Federal Reserve. Meski demikian, laju penguatan emas masih terbatasi oleh kombinasi tekanan dari tingginya harga energi global serta melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, yang dipicu oleh kekhawatiran inflasi berkelanjutan akibat gangguan pasokan minyak di Timur Tengah.

Kondisi pasar saat ini mencerminkan dominasi ekspektasi yang sangat kuat terhadap peluang kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS. Tingginya imbal hasil obligasi tenor panjang terus menjadi tantangan utama bagi aset tanpa imbal hasil seperti emas, mengingat para pelaku pasar menuntut kompensasi imbal hasil yang lebih tinggi di tengah risiko inflasi. Secara teknikal, meskipun emas masih berada dalam fase koreksi dari level resis tertingginya sebelumnya, minat investor terhadap logam mulia ini tetap terjaga kuat sebagai instrumen lindung nilai portofolio jangka panjang.

Harga Minyak Naik Seiring Serangan Houthi Ke Arab Saudi dan Pembicaraan Hormuz TertundaHarga minyak mentah melanjutkan t...
15/09/2026

Harga Minyak Naik Seiring Serangan Houthi Ke Arab Saudi dan Pembicaraan Hormuz Tertunda

Harga minyak mentah melanjutkan tren kenaikan akibat maraknya serangan terbaru kelompok Houthi terhadap Arab Saudi yang memperbesar risiko gangguan pasokan di kawasan Timur Tengah. Posisi strategis kelompok tersebut di sepanjang jalur pelayaran Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab mengancam lalu lintas kapal tanker serta infrastruktur ekspor utama, termasuk menghentikan operasional jaringan p**a penting. Eskalasi ini membuka ancaman baru bagi keamanan energi global di tengah potensi terganggunya porsi pasokan minyak mentah dunia.

Kondisi pasar makin tertekan oleh penundaan pembicaraan diplomatik antara Iran dan negara-negara Teluk terkait pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa kepastian jadwal lanjutan. Aliran minyak melalui perairan vital tersebut masih bertahan di level yang sangat terbatas, sementara tensi makin memanas di tengah saling bantah klaim antara pihak Amerika Serikat dan Teheran mengenai peluang negosiasi damai. Masih tersendatnya lalu lintas di jalur pasokan strategis ini terus menyumbang premi risiko yang menjaga harga minyak tetap berada di level tinggi.

Harga Minyak Melonjak Akibat Ketegangan Timur TengahHarga minyak mentah mengalami lonjakan tajam pada awal pekan akibat ...
14/09/2026

Harga Minyak Melonjak Akibat Ketegangan Timur Tengah

Harga minyak mentah mengalami lonjakan tajam pada awal pekan akibat meningkatnya eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang mengancam kelancaran pasokan global. Serangan terbaru kelompok Houthi terhadap fasilitas energi utama di Arab Saudi dan jalur pelayaran vital di Selat Bab el-Mandeb memaksa penutupan infrastruktur p**a penting, sehingga mempersempit opsi jalur ekspor alternatif di kawasan tersebut. Kondisi ini secara langsung menaikkan premi risiko pasar di tengah kekhawatiran bahwa gangguan distribusi minyak akan semakin meluas.

Tekanan terhadap pasokan makin diperparah oleh penundaan tanpa batas waktu atas pembicaraan diplomatik regional terkait Selat Hormuz. Jalur perairan strategis tersebut masih menjadi titik sengketa utama dengan arus pengiriman yang melambat signifikan sejak meningkatnya gesekan geopolitik sebelumnya. Sirkulasi pasokan yang tersendat serta pupusnya harapan akan penyelesaian diplomasi jangka pendek ini terus memberikan dorongan kuat bagi kenaikan harga minyak mentah mendekati level resis puncaknya.

Address

Gold Coast Office Tower, Level 1 Unit C Jalan Pantai Indah Kapuk, Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Kota Jkt Utara
Jakarta
14470

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KAYYA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to KAYYA:

Shortcuts

Share