23/10/2024
Bagi seorang investor, kebijakan moneter sebuah negara sangat memengaruhi keputusan investasi. Salah satunya adalah pertanyaan klasik: apa yang terjadi jika negara mencetak uang sebanyak-banyaknya?”
Jika negara mencetak uang secara berlebihan, risiko inflasi tinggi tak terelakkan. Bagi investor, ini bisa menjadi kabar buruk karena inflasi menggerus nilai aset dan daya beli. Harga barang naik, sementara nilai uang justru menurun. Investasi pada instrumen yang tidak tahan inflasi, seperti tabungan biasa atau obligasi jangka panjang, bisa merugikan. Oleh karena itu, investor perlu menimbang aset yang lebih tahan inflasi, seperti emas, properti, atau aset-aset lain yang nilainya cenderung stabil.