20/08/2026
Tahun 2019, sebuah klub bangkrut di kasta keempat Italia dibeli seharga €800 ribu. Rencananya sederhana: bikin tayangan TV soal pemain muda Indonesia di Eropa. Rencana itu mentok di regulasi.
Yang terjadi setelahnya justru lebih menarik. Mirwan Suwarso membangun ulang Como 1907 bukan sebagai klub bola, tapi sebagai perusahaan hiburan, lalu mendatangi Billy Beane, Tony Bloom, dan mempelajari sistem Liverpool untuk merakit mesin datanya sendiri.
Musim lalu Como finis keempat Serie A dengan 71 poin dan lolos Liga Champions untuk pertama kali sepanjang sejarah klub.
Orang Indonesia terbukti bisa membangun klub sekelas ini, tapi bukan di Indonesia.
Menurut kamu, kenapa hal serupa belum terjadi di sini?