06/10/2023
Harga Gold (XAUUSD) mencatat penurunan sembilan hari beruntun pada Kamis kemarin. Gold menutup perdagangan di US$ 1.820,17 per troy ons, turun tipis US$ 0,86 dibandingkan penutupan perdagangan Kamis. Dalam sembilan hari, Gold sudah turun US$ 105,06.
Rilis data klaim tunjangan pengangguran Amerika Serikat (AS) kemarin membuat Gold batal menguat. Klaim pada pekan yang berakhir 30 September dilaporkan sebanyak 207.000 orang, lebih rendah dari forecast di Trading Central 210.000 orang.
Gold saat ini berada di level terendah tujuh bulan, dan pelaku pasar menanti rilis data tenaga kerja AS termasuk non-farm payrolls (NFP) hari ini. Data tersebut merupakan salah satu acuan bank sentral (The Fed) dalam menetapkan suku bunga sehingga akan memicu pergerakan besar pada Gold. Sebelum rilis tersebut, Gold masih akan volatil dan ada peluang naik pada perdagangan sesi Asia Jumat (6/10/2023).
Riset dan analisis terkait rilis data NFP disajikan dalam special article "Oktober “The Bear Killer”, Indeks Saham Bakal Terbang?". Special article tersebut juga membahas dampak NFP ke harga emas dan mata uang.