07/10/2021
Investasi Bodong (Part 2)
Bercerita mengenai Investasi Bodong, kebanyakan pelaku adalah orang yang dikenal oleh investornya. Seperti kebanyakan investasi bodong di Amerika, pelakunya adalah orang-orang terkenal di bidangnya. Sebut saja Bernard Madoff, seorang ahli keuangan yang sukses meniti karir di Wall Street, dan suskes membangun sistem NASDAQ.
Begitu p**a Agung Salim, dia dikenal karena beberapa perusahaannya memiliki produk yang cukup dikenal banyak orang. Seperti minuman Alto, Total 8+, Perumahan Bukit Cinere, Fikasa Sekuritas, Hotel Westin di bali, Hotel Renaisance di Bali, Hotel Best western di bali, Hotel Anantara di Bali. Tetapi niat tetaplah niat. Jika sudah niat menipu, tidak perduli sekaya apa dia.
Jika di Amerika, hampir 100% dana investor bisa ditarik kembali oleh pemerintah dan FBI, contohnya kasus Madoff, dapat dikembalikan 63% ke investornya di bantu oleh pemerintah dan FBI bekerja sama untuk mengembalikan kepercayaan investor akan keamanan dan kenyamanan berinvestasi.
Bagaimana dengan kasus investasi bodong di Indonesia? Kita hanya bisa mengelus dada. Seperti beberapa kasus investasi bodong, aset-aset tersangka disita oleh kejaksaan dengan alasan sita barang bukti kejahatan, dan tidak pernah dibayarkan ke investor. Bahkan beberapa kasus, pelaku adalah orang dekat dengan pemerintah, tidak terusik sama sekali. Dan masih bebas sampai sekarang.
Kepada Penegak Hukum di Indonesia, dan Pemerintah Indonesia, tolonglah kami para korban. Kami adalah orang yang sudah menderita. Kami menginvestasikan uang kami ke Fikasa karena percaya kepada perusahaannya. Tetapi kami benar-benar dibohongi. Uang kami tidak pernah diinvestasikan oleh Agung cs. Tetapi mereka memperkaya diri sendiri dan keluarganya. Jika tidak percaya, silahkan cek PPATK mereka dan keluarganya.
Banyak korban fikasa adalah uang simpanan orang tua yang ingin pensiun, uang sekolah anak-anaknya dikemudian hari, uang simpanan dan tabungan. Bagaimana nasib kami?
Jika bukan kepada Penegak Hukum dan Pemerintah, kemana lagi kami harus melapor? Apakah harus lewat Debt Kolektor?
Hormat kami, Korban Fikasa Group
CC:
Catatan Dahlan Iskan
Najwa Shihab
Basuki Tjahaja Purnama
Deddy Corbuzier
Denny Siregar
Mak Lambe Turah
Jawa Pos
Metro TV
Tribunnews.com
MNCTV
CNBC Indonesia
Tribun Solo
Detikfinance
detikcom
CNN Indonesia
Kompas.com
PPATK
IDX Channel
Bursa Efek Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan
Direktorat Jenderal Pajak
Kejaksaan RI
Kejaksaan Republik Indonesia
Bareskrim POLRI
Mabes Polri
Divisi Humas Polri
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Divpropampolri
Propam.Polri
TMC Polda Metro Jaya
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Kementerian BUMN
Kementerian Perindustrian RI
Kementerian Perdagangan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
Kemenko Polhukam RI
Kemenko Perekonomian RI
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi
LPDP Kementerian Keuangan RI
Setkab RI
Kemendagri_RI
Kementerian Koperasi dan UKM
Joe Biden
Donald J. Trump
David Cameron
Julia Gillard
Barack Obama
Recep Tayyip Erdoğan
Kamala Harris
https://mitracipagantimember.wordpress.com/2016/04/16/20160416-penipuan-investasi-madoff-di-amerika-dunia-per-2016-63-danamodal-yang-ditipu-bisa-kembali/