Maria Kemala Indra W - AXA Agency

Maria Kemala Indra W - AXA Agency Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Maria Kemala Indra W - AXA Agency, Jakarta.

Permanently closed.
02/10/2016
04/07/2016

Adanyg sdh pernah baca artikel berikut? Bagus buat disimak....

"Hati-Hati Mengharamkan Asuransi"
Posted on 28 Desember 2015 by Asep Sopyan

Halal haram Ada yang berkata, asuransi itu haram. Bahkan asuransi syariah pun masih haram. (Pendapat tsb bisa dicek di SINI atau di SINI atau di SINI).

Lalu gantinya apa? Tidak dijelaskan.
Padahal asuransi itu merupakan kebutuhan setiap manusia.

Kebutuhan?

Ya. Karena setiap manusia tidak ada yang kebal dari yang namanya risiko hidup, seperti sakit, kecelakaan, cacat, dan meninggal dunia.

Semua risiko itu, jika terjadi, membutuhkan uang untuk menanganinya.

Sakit butuh biaya untuk berobat. Sakit yang berat bahkan bisa bikin seseorang tidak bisa bekerja lagi.

Kecelakaan butuh biaya untuk pemulihan. Dan jika menimbulkan cacat tetap, seseorang bisa kehilangan produktivitasnya.

Meninggal pun butuh biaya, untuk pemakaman, upacara kematian, hingga pengganti penghasilan yang berhenti jika kejadian tersebut dialami pencari nafkah.

Pada tataran mikro (individu), risiko-risiko tersebut memang masih berupa kemungkinan, bisa terjadi atau tidak dalam periode tertentu. Tapi pada tataran makro (masyarakat), risiko-risiko tersebut merupakan kepastian. Setiap hari selalu ada saja orang yang sakit, kecelakaan, dan meninggal. Dan jelas butuh sumber pembiayaan tertentu untuk mengatasi dampak ekonomis dari semua risiko itu.

Dari sini timbul pertanyaan:
Jika tidak pakai asuransi, lalu apa alternatifnya?

Ada beberapa ide yang terpikirkan.

Pakai uang sendiri.
Jika butuhnya kecil, masih bisa. Tapi kalau butuhnya ratusan juta hingga miliaran, apakah kita semua punya? Kalau butuhnya saat ini juga, apakah kita siap? Yang perlu disadari adalah bahwa sakit, kecelakaan, dan meninggal dunia itu tidak bisa diketahui kapan datangnya dan berapa biayanya.

Menjual harta.
Dengan catatan ada harta yang bisa dijual, entah perhiasan, kendaraan, atau rumah. Pertanyaannya, apakah rela?

Mencari pinjaman.
Alternatif ini tentu sangat tidak mudah. Dalam kondisi sehat dan untuk keperluan produktif saja pinjam uang itu harus pakai agunan, bagaimana jika dalam kondisi sakit dan untuk keperluan konsumtif? Belum lagi yang namanya pinjaman itu harus dikembalikan berikut bunganya. Sangat mungkin dalam kondisi seperti ini akhirnya terjebak riba, sesuatu yang awalnya ingin dihindari ketika mengharamkan asuransi.

Mengharap sumbangan.
Pertanyaannya: Seberapa efektif? Seberapa besar dana yang bisa dikumpulkan dari sumbangan yang bersifat s**arela?

Ada orang yang meyakini, seandainya dana-dana filantropis seperti zakat, infak, sedekah, perpuluhan, dan berbagai bentuk donasi lain bisa dikumpulkan secara maksimal, manusia tidak memerlukan lagi asuransi. Tanpa mengecilkan peran zakat, infak, sedekah, menurut saya hitung-hitungannya tidak masuk. Sebagai gambaran: dana asuransi itu bisa 5-15% dari penghasilan seseorang, dan dana tersebut dikumpulkan khusus untuk menanggulangi musibah tertentu, itu pun untuk para peserta yang membayar iurannya saja. Sedangkan dana filantropis semacam zakat hanya diwajibkan 2,5%, anggaplah berikut dana-dana lainnya bisa terkumpul 10% dari penghasilan atau kekayaan bersih orang-orang yang mampu, tapi dana tersebut digunakan untuk beraneka keperluan masyarakat, mulai dari memberi makan fakir miskin, membiayai orang sakit, membantu orang yang berutang, mendanai pendidikan, sampai pembukaan lapangan kerja. Dan dana-dana tersebut bukan hanya dinikmati mereka yang membayar, tapi keseluruhan masyarakat.

Mengandalkan pemerintah. Untuk beberapa kebutuhan proteksi dasar, pemerintah telah menyediakan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Itu pun ada preminya sehingga sama saja dengan asuransi. Lebih dari itu, apakah kita yakin pemerintah mampu membiayai semua orang sakit di negeri ini? Apakah kita yakin pemerintah mampu memberikan penghasilan rutin kepada orang yang lumpuh dan sakit berat? Apakah kita yakin pemerintah mampu membiayai hidup dan pendidikan semua anak-anak yang kehilangan ayahnya?

Pasrah.
Jika semua cara tak bisa diandalkan, jalan terakhir adalah pasrah. Atau tawakal, walaupun tawakal yang benar menurut Nabi Muhammad ialah “ikat dulu untamu” alias ikhtiar dulu.

Dengan segala kekurangan dari alternatif-alternatif yang ada, yang memang tidak secara khusus ditujukan untuk menanggulangi dampak musibah, tak diragukan lagi kita masih membutuhkan asuransi. Asuransi adalah sebuah mekanisme pengump**an dana dengan tujuan spesifik untuk membantu orang-orang yang terkena musibah. Orang yang terkena musibah tentu mengalami bermacam beban, baik dari segi fisik, psikologis, hingga keuangan. Asuransi membantu dari segi keuangan. Jika keuangan terbantu, mudah-mudahan beban psikologis dan fisik pun jadi lebih ringan.

Secara makro, adanya asuransi juga meringankan beban yang harus ditanggung pemerintah dan lembaga-lembaga pengumpul donasi. Asuransi punya kelebihan yaitu mampu menjangkau orang-orang kaya, kalangan yang biasanya bukan prioritas untuk memperoleh bantuan dari pemerintah dan lembaga amal. Padahal orang-orang kaya juga butuh uang jika mengalami musibah seperti rawat inap, sakit kritis, kecelakaan, cacat tetap, dan meninggal dunia. Tapi kebutuhan mereka memang akan terlalu besar untuk dipenuhi oleh pemerintah dan seperti kurang pada tempatnya jika mengharapkan dari dana-dana s**arela.

Mengharamkan sesuatu yang merupakan kebutuhan masyarakat tentu harus ada alternatifnya. Bahkan sesuatu yang haram pun, jika darurat dan tidak ada penggantinya, bisa menjadi halal.

Jika hanya bisa mengharamkan tanpa memberikan solusi,
apakah itu namanya?

Tentu sah-sah saja dan setiap orang berhak menolak asuransi, dengan alasan apa pun. Tapi yang perlu disadari, sikap ini berpotensi membahayakan diri sendiri dan keluarga. Bukankah setiap bahaya harus dihindari?

Jadi, berhati-hatilah dalam mengharamkan asuransi.
Jangan-jangan asuransi adalah anugrah Tuhan
untuk membantu umat manusia.
Jangan-jangan asuransi bukan hanya tidak haram,
tapi wajib adanya.
Jangan-jangan asuransi bukan hanya wajib,
tapi mulia adanya.

Assalamualaikum Wr. Wb,Edukasi Manfaat Asuransi Jiwa SyariahKOMPAS.com - Kesadaran masyarakat untuk membeli produk asura...
20/04/2016

Assalamualaikum Wr. Wb,

Edukasi Manfaat Asuransi Jiwa Syariah

KOMPAS.com - Kesadaran masyarakat untuk membeli produk asuransi sering disebut masih rendah. Hal ini sebagian disebabkan adanya dugaan-dugaan mengenai kerugian atau ketidakleluasaan yang akan diperoleh jika Anda membeli produk asuransi. Benarkah demikian?

Inilah yang perlu diluruskan. Asuransi jiwa adalah bagian penting dari perencanaan keuangan. Tetapi, salah pengertian mengenai asuransi jiwa bisa mencegah orang untuk mendapatkan manfaatnya. Kelak, ketika terjadi masalah, ia baru sadar seharusnya sudah sejak lama membeli asuransi. Agar Anda tidak termakan gosip atau omongan orang mengenai asuransi jiwa (yang belum tentu benar), sebaiknya Anda kenali dulu mitos-mitos seputar asuransi jiwa yang paling populer.

1. Orang yang masih muda dan lajang tidak membutuhkan asuransi
Adakah orang yang mengalami kerugian ketika kita meninggal dunia? Bagaimanapun juga, meskipun kita tidak bergantung pada orang lain, kita tetap akan meninggalkan utang kartu kredit, cicilan rumah, pinjaman tunai, hingga biaya pemakaman. Kebijakan asuransi jiwa umumnya akan menutup biaya-biaya ini. Semakin cepat, atau semakin muda Anda membeli asuransi, Anda bisa mendapatkan premi yang lebih rendah. Asuransi juga akan menjamin biaya-biaya yang Anda keluarkan bila Anda mengalami masalah kesehatan kelak.

2. Hanya orang yang sudah mempunyai anak yang butuh asuransi
Menurut Michael Bonevento, senior financial advisor di Ameriprise Financial Services, Inc., mereka yang menikah dan menikah dengan anak, atau menikah dengan anak berkebutuhan khusus, mungkin punya kewajiban membeli asuransi. Meskipun begitu, ada banyak contoh dimana para lajang juga memiliki asuransi. Ketika si lajang datang dari keluarga yang kurang berada, ia bisa meninggalkan klaim asuransi untuk keluarganya bila terjadi masalah padanya. Jadi, ia mengambil asuransi untuk memastikan keluarganya tidak mengalami masalah keuangan saat ia sudah tak ada.

3. Jika perusahaan sudah memberikan asuransi, untuk apa lagi membeli asuransi?
Banyak perusahaan yang menyediakan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan untuk karyawannya, yang nilainya mungkin setara dengan gaji Anda setahun. Hal ini mungkin saja merupakan benefit bagi Anda, tetapi bagaimana jika Anda tak bekerja lagi di perusahaan tersebut? Bukankah Anda tak bisa meramal kapan Anda akan mengalami risiko-risiko yang mungkin terjadi? Bagaimana jika mendadak Anda harus dirawat di rumah sakit? Mungkin akan terlambat jika Anda baru membeli asuransi ketika sudah membutuhkannya untuk mengantisipasi kerugian uang yang mungkin muncul akibat risiko itu.

4. Asuransi jiwa umumnya terlalu mahal
Saat akan membeli asuransi, Anda akan diberi pilihan untuk biaya premi yang sesuai dengan kemampuan Anda. Premi yang dipilih orang yang masih muda tentu akan lebih rendah daripada orang yang sudah mapan. Selain itu, selain dibayar tahunan, ada p**a premi yang bisa dibayar bulanan. Nilai premi ini bisa Anda tingkatkan ketika kondisi keuangan Anda semakin baik.

5. Semua kebijakan asuransi sama
Namanya juga produk atau barang dagangan. Masing-masing pasti punya kelebihan dan kekurangan, yang diwujudkan dalam bentuk kebijakan. Kebijakan tersebut mungkin menggunakan istilah yang sama, namun substansi mengenai apa yang di-cover bisa berbeda. Jadi saat Anda membeli produk asuransi, jangan sekadar mempertimbangkan harganya saja. Bacalah baik-baik kebijakan yang diberikan agar Anda tidak merasa ditipu belakangan.

6. Ibu rumah tangga tidak perlu membeli asuransi
Anda mungkin tidak memiliki penghasilan, tetapi Anda tentu tetap harus menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh keluarga. Misalnya, kesehatan anak, kebutuhan sandang-pangan, perawatan rumah, dan lain sebagainya. Bila suami mendadak meninggal dunia, atau tak mampu bekerja lagi, kebutuhan-kebutuhan tersebut tentu harus Anda penuhi sendiri. Nah, asuransi jiwa dapat menjamin keamanan Anda saat pasangan tidak lagi hadir untuk memenuhi kebutuhan Anda.

7. Membeli asuransi itu rumit
Memang dibutuhkan waktu untuk memproses pembelian asuransi Anda, termasuk persetujuan permintaan asuransi yang Anda ajukan. Namun saat ini financial planner alias agen asuransi sudah menerapkan jemput bola. Artinya, merekalah yang mendatangi Anda dan mengurus segala sesuatunya. Bila kurang jelas dengan hak-hak dan kewajiban Anda, Anda juga bisa mengaksesnya sendiri di website-nya. Anda juga bisa membandingkan sendiri dengan produk asuransi lainnya. Jika masih kurang jelas, Anda bisa menjadwalkan pertemuan lagi dengan agen Anda.

Kenny
Sharia Life Insurance Adviser

Kompas.com is Indonesia leading & most credible news and multimedia portal. Previously known as Kompas Cyber Media or Kompas Online. Established in 1995, Kompas.com was reborn in May 2008 with improved contents and architecture. Kompas.com is an affiliate of Kompas Gramedia Digital Group

10/04/2016

KONSEP KEHIDUPAN

Hal-hal yang perlu kita ketahui tentang ASURANSI
- Merubah uang Rp 1 juta menjadi Rp 1,1 juta disebut BANK
- Merubah uang Rp 1 juta menjadi Rp 10 juta disebut INVESTASI
- Merubah uang Rp 1 juta menjadi Rp 1 Milyar disebut ASURANSI

Setiap orang tanpa kecuali tidak dapat menghindari 5 hal dalam kehidupan:
1. SAKIT
2. KECELAKAAN
3. CACAT
4. MENINGGAL
5. TUA

Saat seseorang sakit dan terbaring di atas tempat tidur rumah sakit:
~ Mendapat bantuan Rp 500rb dari seorang teman.
~ Mendapat bantuan Rp 1 juta dari kerabat
~ Mendapat bantuan Rp 10 juta dari saudara
~ Mendapat bantuan Rp 100 juta dari anak atau orang tua
~ Mendapat bantuan Rp 500 juta bahkan 10 Milyar bisa dipastikan itu dari ASURANSI

Ingatlah bahwa asuransi dibutuhkan justru disaat kita tidak membutuhkan ASURANSI. Karena saat kita sudah sakit dan membutuhkan ASURANSI, perusahaan sudah tidak dapat menerima kita lagi sebagai nasabah.

Bijaklah dalam memilih asuransi. Pastikan kita memperoleh perlindungan maksimal dari premi yang kita setorkan.

Jangan kita membeli asuransi hanya dengan alasan:
~ Yang menawarkan adalah teman atau mungkin keluarga.
~ Membeli hanya karena perusahaan tersebut lebih terkenal dan ternama.

Salah satu yang penting dalam memilih asuransi adalah:
PASTIKAN uang Anda ditukar dengan proteksi yang BESAR. Yang Anda beli bukan "merek" perusahaan, yang Anda beli adalah manfaat proteksi terhadap Anda dan bahkan keluarga Anda.

Silahkan membagikan fakta ini kepada keluarga, teman dan kerabat Anda.

07/04/2016

Assalamualaikum Wr.Wb,

Cara Simpel Pahami Program Asuransi Syariah.

Di satu kelas berisi 40 orang murid sepakat untuk melaksanakan Iuran Kas Kelas dan Simpanan Wajib Siswa.
Hal ini untuk mengantisipasi jika ada Musibah yg menimpa murid murid tersebut ada dana yg cukup untuk memberi santunan Duka cita kepada siswa yg orangtuanya meninggal dunia agar siswa tersebut tetap dapat melanjutkan sekolahnya.
Jika Mereka Rutin melakukan Iuran Kas Kelas dan Simpanan Wajib Siswa sekaligus. Di Akhir tahun pada saat mereka akan lulus akan tersedia dana yg cukup untuk setiap siswa.
Bisa dijadikan modal melakukan Tour Tamasya Satu Kelas yg mewah atau Kegiatan Malam Perpisahan yg menarik. Atau Uang Saku untuk melanjutkan di jenjang sekolah berikutnya.

Penjelasan diatas merupakan analogi dari Program Asuransi Syariah.
Di Program ini sejumlah 1 juta Peserta Asuransi Syariah bergabung layaknya siswa-siswa tadi. Perusahaan Asuransi bisa diibaratkan Seorang Guru Wali Kelas yg mengatur semuanya berjalan baik. Sehingga jika sewaktu-waktu ada peserta yg terkena musibah maka akan tersedia dana santunan yg cukup (Uang Duka dll) Pada Akhir Periode Program ada dana yg cukup tersedia bagi setiap Peserta untuk digunakan dalam berbagai kebutuhan (Dana Pensiun, Pendidikan anak dll ).

Iuran nya di kelompokkan dalam Kelompok Usia, Pekerjaan dan Jenis Kelamin. Jadi Adil dan Sejahtera.

In Syaa Allah penjelasan diatas bermanfaat dalam memahami secara mudah mengenai Konsep Asuransi Syariah.

No. 4 tentunyaaaa!! 👍🏼👍🏼
19/03/2016

No. 4 tentunyaaaa!! 👍🏼👍🏼

Apa yang Anda s**a dari Asuransi Syariah, ?

1. Berprinsip tolong menolong
2. Investasi syariah
3. Bersifat transparan
4. 1, 2, dan 3 benar

Address

Jakarta
12160

Telephone

+628159129039

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Maria Kemala Indra W - AXA Agency posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share