Swamitra KINK

Swamitra KINK Lembaga Keuangan berbasis teknologi Membantu pemerintah dalam meningkatkan Usaha Mikro

Kedatangan Kadiv Penyehatan Samitra Bukopin Pusat
27/08/2020

Kedatangan Kadiv Penyehatan Samitra Bukopin Pusat

BISMILLAH
16/04/2019

BISMILLAH

Barakalloh
12/04/2019

Barakalloh

"Qita tidak bisa merubah Dunia, TapiQita bisa Berubah untuk Dunia"
12/04/2019

"Qita tidak bisa merubah Dunia, Tapi
Qita bisa Berubah untuk Dunia"

27/03/2019

4 TIPE ORANG NGUTANG

Sebelum dijawab, yuk kita tebak-tebakan dlu. Perhatikan 4 tipe orang berikut ini:

1. Susah ngutang, gampang bayar
2. Susah ngutang, susah bayar
3. Gampang ngutang, susah bayar
4. Gampang ngutang, gampang bayar

Menurut Anda, diantara keempat tipe orang tersebut, manakah tipe orang ngutang yang paling berbahaya?

Hayoooo mana hayooooo.... 🧐🤔

Sekilas, mungkin Anda akan menjawab tipe ke-3 lah yang paling berbahaya. Betul? Kenapa?

Karena GAMPANG NGUTANG, SUSAH BAYAR. Kan entar susah nagihnya, kang...

Pertanyaannya, apakah benar tipe seperti ini yang paling berbahaya?

Eits, ternyata enggak. Bukan yang itu.

Mari kita bahas satu per satu...

Tipe pertama, Orang yang SUSAH NGUTANG, GAMPANG BAYAR. Bisa jadi mereka tipe orang yang memegang prinsip “anti hutang” dalam hidupnya. Jika sekiranya tidak perlu hutang, kenapa harus berhutang. Jika sekiranya masih bisa diusahakan, sebisa mungkin tidak berhutang. Hidupnya lapang dan berkecukupan. Kalaupun dihadapkan pada kondisi berhutang, mereka akan gampang bayarnya. Mereka adalah orang-orang yang amanah.

Tipe kedua, Orang yang SUSAH HUTANG, SUSAH BAYAR. Mereka adalah orang yang sedang bangrkut, kesulitan, dan berada di titik nadir. Prinsip hidupnya mungkin anti hutang, tapi ketika keadaan memaksa dia berhutang, entar karena ditipu teman, kecelakaan, nanggung hutang keturunan, dll, dia akan kesulitan untuk bayar. Karena memang hidupnya sulit. Orang seperti ini biasanya banyak ditemukan pada mereka yang kena kejadian tak diduga-duga (Un-Expected). Penyebabnya apa? Bisa jadi ujian, bisa jadi cobaan, bisa jadi azab. Wallahu'alam.

Tipe ketiga, Orang yang GAMPANG NGUTANG, SUSAH BAYAR. Mereka adalah orang yang benar-benar hidup susah. Ibarat kata, untuk makan aja susah, dan mesti ngutang. Keadaan ekonominya miskin, mentalnya juga miskin, sehingga mudah hutang. Kalau orang miskin tapi mentalnya kaya, mereka pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak minta-minta dan berhutang. Tapi sayangnya tipe ini bermental miskin, s**anya meminta-minta, termasuk meminta uang dengan berhutang.

Tipe keempat, Orang yang GAMPANG NGUTANG, GAMPANG BAYAR. Mereka adalah orang-orang yang paling diwaspadai. Inilah yang paling berbahaya. Mengapa? Mungkin ketika bayar gampang, tapi bisa jadi hasil dari hutang juga. Prinsipnya, yang penting hutang yang terdahulu lunas, nanti baru memikirkan bagaimana cara melunasi hutang yang baru. Jika Anda memberikan hutang kepada orang seperti ini, hati-hati, siap-siaplah Anda kehilangan uang Anda. Mereka adalah orang-orang bermental ‘penjahat’. Dan tipe ini biasanya yang menghalalkan segala cara untuk bisa bergaya. Hidupnya kebanyakan gaya. Gaya hidupnya lebih gede daripada penghasilannya. Huffh! 😤

Jadi, sekarang udah jelas ya, mana tipe orang yang paling berbahaya...

Pastikan Anda gak termasuk tipe yang keempat. Maksa ngutang untuk memenuhi keinginan dan gaya hidup.

Kuncinya: SABAR aja. dan TERUS BERJUANG.

Kalau memang belum sanggup beli Mobil, nggak usah maksa Leasing. Motoran aja...

Kalau memang belum sanggup beli Rumah, nggak usah maksa KPR. Ngontrak aja...

Kalau memang belum sanggup beli Kantor, nggak usah maksa Ngutang. Nyewa aja...

Intinya: Jangan pusing dengan penilaian orang. Pusinglah dengan nasibmu di masa depan jika itu semua kamu lakukan.

PENYEBAB HUTANG

Sekarang, mari kita analisa 3 hal yang menyebabkan seseorang berhutang

1. UNDER EARNING

Ini terjadi karena penghasilan mereka yang terlalu kecil dibandingkan pengeluaran untuk kebutuhannya sehari-hari. Kasarnya, untuk makan dan bertahan hidup saja susah, sehingga terpaksa harus berhutang.

Solusinya: Anda harus memperbanyak SUMBER PENGHASILAN ANDA. Jangan hanya mengandalkan satu p**a penghasilan saja. Perbanyak p**anya, per besar incomenya.

2. OVER SPENDING

Boros! Itulah kuncinya. Mereka yang memiliki penghasilan yang cukup tapi pengeluarannya pun cukup besar. Penghasilannya mungkin akan menutupi kebutuhan hidupnya, tapi mereka tidak bisa mengontrol keinginan-keinginan pribadinya yang begitu besar sehingga boros.

Solusinya: Anda harus hidup SEDERHANA. Coba lihat kembali pengeluaran Anda setiap bulannya, mana saja yang bisa Anda hemat.

3. UN-EXPECTED EVENT

Jika penyebab pertama dan kedua terjadi karena kontrol penuh si penghutang, penyebab ketiga ini terjadi di luar kontrol dirinya. Biasanya terjadi karena kecelakaan dan sesuatu yang tidak diduga-duga, seperti kecolongan, ditipu teman, kebanjiran, longsor, dan lain-lain. Karena sesuatu yang tidak diduga-duga itu, mereka harus terpaksa berhutang karena harus menanggung kerugian tersebut.

Cara termudah agar Anda tidak bermental MUDAH HUTANG adalah dengan mengenal dan menghindari tiga penyebab hutang di atas. Karena ketika Anda mengenalinya, Anda akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi jadi hutang. Misalnya, Anda akan fokus untuk memperbesar pemas**an Anda, melakukan tracking income dari mana saja, melakukan perencanaan keuangan untuk kehidupan pribadi dan bisnis, tidak boros, lebih berhati-hati dalam membuat keputusan, dan lebih mendekat kepada-Nya agar dihindarkan dari bencana besar, dan lain-lain.

CARA LUNASIN HUTANG

"Terus, cara lunasin hutangnya gimana, kang?"

Jawab: BAYAR! 😁👊

"Iya gimana caranya, kang?"

Jawab.
1. Jualan
2. Bisnis
3. Sedekah

Fokusin ke tiga hal itu.
Tapi saran Saya, selain baca buku tersebut, Anda jangan terlalu fokus ke teknisnya dulu. Terus?

Kalau kata Mas Saptuari Sugiharto, Fokus aja PDKT sama Allah. Caranya?

Pertama, Taubat Nasuha.

Apapun alasannya, pastikan kita segera taubat dan menyesali segala dosa yang telah diperbuat, serta berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulanginya lagi. Kenapa? Jangan tanya kenapa, cobalah merenung dan berpikir: sudah berapa banyak dosa yang telah diperbuat selama ini? Renungkan.

Kedua, Pasrah Total.

Dalam kondisi bangkrut dan punya hutang, sadarilah bahwa sungguh Maha Besarnya Allah dan betapa kecilnya kita. Pasrah saja. Ridho dengan keadaan yang ada. Terima segala kemungkinan yang terjadi. Pasrahkan diri kita hanya pada-Nya.

Ketiga, Bantu Orang Lain.

Ingatlah sabda Rasulllah SAW, "Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hambaNya selama hambaNya itu s**a menolong saudaranya”. (HR. Muslim). Bantu orang lain dahulu, dibantu Allah kemudian.

Keempat, Tingkatkan Amalan Harian.

Shalat Dhuha, Tahajud, Tadarrus Al-Qur'an, Sholat Tepat Waktu, Shubuh Berjamaah, Dzikir, dan amalan-amalan harian lainnya harus ditingkatkan. Dekati Allah, supaya Allah kasih solusi dari arah yang tidak disangka-sangka.

Kelima, Persering Silaturrahmi.

Dibalik silaturrahmi, ada rezeki. Yakinilah itu. Coba perbaiki hubungan dengan orang tua, pasangan, keluarga, sanak saudara, rekan kerja, dan teman-teman kita. Hubungi mereka jangan pas ada butuhnya saja. Ingat itu. Ingat.

Keenam, Perbanyak Sedekah.

Sedekah itu bukan dari yang kaya ke yang miskin, tapi dari yang mau ke yang membutuhkan. Bahasa langit itu bukan kaya dan miskin, tapi lapang dan sempit. Orang kaya bisa jadi sempit, kalau dia pelit. Orang miskin bisa jadi lapang, kalau dia dermawan.

Ketujuh, Minta Doa Orang Tua.

Doa orang tua bisa langsung tembus ke langit. Jangan sungkan minta doa orang tua agar hutang kita dilunaskan. Ok?

Ya. Fokuskan diri untuk deketin Allah. Gak usah sibuk mikirin gimana teknis dan cara nyelesainnya. Gak akan kepikiran! Biarkan Allah yang bimbing langkah kita...

Rezekinya tak diduga-duga, tahu-tahu LUNAS tak tersisa! Beneran...

Yuk, lunasi hutang kita...

"Berhati-hatilah kamu dalam berhutang, sesungguhnya hutang itu mendatangkan kerisauan di malam hari dan menyebabkan kehinaan di siang hari. (Riwayat Al Baihaqi).

Jangan sampai entar jiwa kita terkatung-katung, hanya gara-gara utang...

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, "Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung dengan sebab utangnya sampai hutang dilunasi." (HR. Ahmad)

Bahkan, Rasulullah pernah menjelaskan, sekalipun seorang mukmin tersebut mati dalam keadaan syahid, hutangnya akan tetap ditangguhkan.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash ra, bahwa Rasullah SAW bersabda,

"Orang yang mati syahid diampuni seluruh dosanya, kecuali utang."(HR. Muslim)

Mengingat begitu beratnya perkara hutang ini, semoga sebelum meninggal, hutang-hutang kita sudah terlunasi. Aamiiiin...
Semoga bermanfaat ya. Maaf kalo kepanjangan... Boleh dishare.

ADAB HUTANG PIUTANG1. Jangan pernah tidak mencatat hutang piutang. “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melak...
22/03/2019

ADAB HUTANG PIUTANG

1. Jangan pernah tidak mencatat hutang piutang. “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan hutang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya..” (QS Al Baqarah 282)

2. Jangan pernah berniat tidak melunasi hutang. “Siapa saja yang berhutang, sedang ia berniat tidak melunasi hutangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang PENCURI..” (HR. Ibnu Majah, hasan shohih). “Siapa yang berhutang dan berniat tidak membayarnya, maka Allah akan membinasakannya.” (HR. Bukhari)

3. Punya rasa takut jika tidak bayar hutang, karena sebab tidak diampuni dan tidak masuk syurga. “Semua dosa orang yang mati syahid diampuni KECUALI hutang.” (HR.Muslim)

4. Jangan merasa tenang kalo masih punya hutang. “Barangsiapa mati dan masih berhutang satu dinar atau dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena disana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah, Shohih)

5. Jangan pernah menunda-nunda membayar hutang. “Menunda-nunda (bayar hutang) bagi orang yang mampu (bayar) adalah ke-Zholiman..”
(HR. Bukhari dan Muslim)

6. Jangan pernah menunggu ditagih dulu baru membayar hutang. “Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran hutang..” (HR Bukhari dan Abu Daud)

7. Jangan pernah mempersulit dan banyak alasan dalam pembayaran hutang. “Allah ‘Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi hutang..” (HR. Ahmad, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

8. Jangan pernah meremehkan hutang walaupun sedikit. “Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada hutangnya hingga hutangnya dibayarkan..”
(HR. Ahmad, at-Tirmidzi)

9. Jangan pernah berbohong kepada pihak yang menghutangi. “Sesungguhnya, apabila seseorang berhutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkari..” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan yang paling penting..
JANGAN PERNAH…
LUPA BAYAR..!!

03/08/2018

DOA PAGI

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah hirobil alamin
Allahumma shalli alla Muhammad wa'alla aali Muhammad
Ya Allah, terima kasih atas segala nikmat yang Engkau berikan, nikmat sehat, nikmat kepercayaan nasabah, nikmat pekerjaan, nikmat kebersamaan.
Berkatilah dan lindungilah segala aktivitas kami hari ini. Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin.

Ya Allah, mudahkanlah Swamitra kami dalam droping kredit. Jadikanlah kredit tersebut menjadi kebaikan untuk Debitur kami dan merupakan ibadah kami kepada Mu, serta pendekatan diri kami kehadirat Mu. Masukkanlah kami melalui tempat yang benar dan keluarkanlah kami melalui tempat yang benar.

Ya Allah pemilik kekuasaan, Engkau beri kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Ditangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh Engkau maha kuasa atas segala sesuatu.
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Dan Engkau berikan Rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.

Ya Allah, lapangkanlah rejeki dan luluhkan hati Debitur kami yang menunggak. Mampuhkan mereka untuk membayar dan melunasi hutangnya kepada kami.

Ya Allah, hanya kepada Mu-lah kami menyembah dan hanya kepada Mu-lah kami memohon pertolongan.

Rabbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanatawwafil-aakhirati hasanatawwaqinaa adzabannaar.

Aamiin

06/02/2018
06/02/2018
BismillahirrahmannirrahimKantor baru,Semangat baru,Semoga makin maju.
06/02/2018

Bismillahirrahmannirrahim
Kantor baru,
Semangat baru,
Semoga makin maju.

Address

Jalan Pembangunan No. 5 Sukajaya Tarogong Kidul Kabupaten Garut
Garut
44128

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

0262243136

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Swamitra KINK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Swamitra KINK:

Share