BMT Pat Sepakat

BMT Pat Sepakat lembaga keuangan non bank yang berbasis syariah

01/05/2022
1.MENYEGERAKAN BUKA PUASAMenyegerakan buka puasa adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan.Menyegerakan buka p...
18/04/2022

1.MENYEGERAKAN BUKA PUASA
Menyegerakan buka puasa adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan.
Menyegerakan buka puasa termasuk amalan sederhana yang hukumnya sunah dan sebaiknya tidak ditunda-tunda ketika memasuki waktu berbuka.

Berdasarkan sabda Rasulullah, "Jika salah seorang berpuasa, hendaknya ia berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, maka dengan air. Sebeb, air itu menyucikan." (HR Abu Dawud).

Selepas membatalkan buka puasa, jangan lupa untuk menyempurnakan dengan membaca niat berbuka puasa sebelum melanjutkan ibadah salat.

2. BERSANTAP SAHUR
Bersantap sahur adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan.
Mungkin beberapa orang pernah mengalami kesiangan bangun sehingga tidak sempat bersantap sahur.

Padahal, makan sahur ini merupakan salah satu amalan kebaikan yang ketika dilakukan mendatangkan keberkahan.

"Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka." (HR Ahmad).

3. PERBANYAK SEDEKAH
Memperbanyak sedekah adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan. Perbanyak bersedekah baik kepada keluarga, teman, tetangga, atau kerabat, termasuk amalan yang baik di bulan Ramadan.

Bentuk sedekahnya bisa apa saja namun tidak memaksakan. Misalnya jika memiliki kelebihan makanan, maka tidak ada salahnya berbagi ke orang sekitar yang mungkin membutuhkan.

"Siapa saja yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut." (HR Ahmad).

4. MENGKHATAMKAN ALQURAN
Mengkhatamkan Alquran adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan.
Mengkhatamkan Alquran setidaknya satu kali selama bulan Ramadan adalah amalan mulia yang dinilai sebagai perbuatan baik menurut Rasulullah. Berikut sabdanya:

"Sebaik-baik perbuatan adalah memulai membaca Alquran dan mengkhatamkan. Artinya, seseorang yang telah selesai khatam Alquran, dia harus membaca kembali dari awal."

Sementara itu, pada setiap bulan Ramadan, para ulama terdahulu gemar mengkhatamkan Alquran hingga 60 kali.

5. IKTIKAF DI MASJID
Membaca doa ma'tsur adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan. (ANTARA
Iktikaf di masjid memang disarankan untuk dilakukan sebulan penuh selama Ramadan atau memasuki sepuluh malam terakhir, karena waktu tersebut paling diutamakan.

Jika melaksanakan iktikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir, hal ini sama seperti kebiasaan Rasulullah SAW ketika menjalankan ibadah.

Aktivitas yang dilakukan selama iktikaf bisa berupa salat wajib atau sunah, tadarus Alquran, perbanyak berzikir, hingga ikut bergabung dalam kajian keagamaan.

6. MANDI JUNUB
Membaca doa ma'tsur adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan.
Amalan sunah selanjutnya yaitu melaksanakan mandi junub atau mandi besar wajib usai haid, dan nifas sebelum terbit fajar, supaya bisa menjalankan ibadah dalam keadaan suci.

Selama proses mandi junub, pastikan Anda memperhatikan dengan benar supaya tidak ada air yang masuk ke lubang mulut, telinga, serta a**s.

Apabila tidak memungkinkan mandi seluruh tubuh sebelum fajar, hendaknya mencuci bagian tubuh tersebut sambil membaca niat mandi besar.

7. MEMBACA DOA MA'TSUR
Membaca doa ma'tsur adalah salah satu amalan yang baik di bulan Ramadan.
Doa ma'tsur adalah doa di akhir salat untuk dibacakan sebelum keluar dari salam dan boleh dilafalkan sebanyak-banyaknya.

Membaca doa ma'tsur ini bagian dari amalan yang baik di bulan Ramadan. Selain setelah salat, Anda bisa baca doa tersebut ketika sebelum atau sesudah berbuka puasa. Berikut doanya:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Artinya: Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezekiMu aku berbuka, berkat rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang di antara para penyayang.

Sumber:

Bulan suci Ramadan yang penuh berkah sebaiknya dimanfaatkan dengan mengisi hal-hal kebaikan. Berikut amalan yang baik dilakukan di bulan Ramadan.

5 Godaan Saat Puasa, Berikut Cara MenyikapinyaPuasa di bulan Ramadan adalah kewajiban semua umat Muslim di seluruh penju...
14/04/2022

5 Godaan Saat Puasa, Berikut Cara Menyikapinya
Puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Setiap Muslim yang sudah balig, berakal sehat, mampu dan sehat jasmani, mutlak wajib berpuasa. Tidak ada alasan untuk sengaja tidak berpuasa kecuali ada sebab-sebab syar’i yang memperbolehkan berbuka atau tidak berpuasa. Karena itu godaan saat puasa harus kita hindari.
Orang yang sakit (jika berpuasa akan bertambah-tambah sakitnya), orang yang sedang dalam perjalanan jauh, lansia yang sudah tidak kuat berpuasa, serta wanita hamil dan menyusui. Keempat golongan tersebut diperbolehkan tidak bepuasa. Selain itu, dosa hukumnya bagi mereka yang enggan berpuasa.
Tujuan utama diperintahkannya berpuasa adalah agar ma**sia bertakwa. Sesuai dengan Firman Allah SWT yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)
Puasa bukanlah tentang adu kekuatan menahan lapar dan dahaga. Namun sebuah pemenuhan kewajiban kepada yang Maha Kuasa. Untuk melihat siapakah orang yang paling bertaqwa di hadapan-Nya. Allah telah memberikan seluruh hidup dengan segala kenikmatan yang didapatkan. Sekarang saatnya kita memenuhi panggilan-Nya sebagai bentuk ketaatan dan rasa terima kasih kepada Maha Pemberi segalanya.
Namun, mengapa seringkali kita merasa bahwa puasa begitu berat? Bahkan tidak jarang orang-oang dewasa yang masih enggan melaksanakan ibadah yang satu ini? Tanpa rasa malu, mereka mendatangi tempat-tempat makan di siang hari hanya karena untuk memenuhi rasa lapar dan hausnya. Tanpa mempedulikan pandangan orang lain, bahkan umat agama lain yang akan memandang sebelah mata bahwa betapa lemahnya mental umat Islam sekarang ini.
Untuk itu, mari kita kenali penyebab mengapa ibadah puasa ini kadang terasa begitu berat dilakukan, sekaligus kita kupas p**a cara mengatasinya.
HAWA NAFSU
Godaan saat puasa utama dalam berpuasa adalah hawa nafsu. Keinginan-keinginan yang tidak bisa dikesampingkan menuntut kita bersikeras untuk menolak perintah untuk berpuasa. Sulitnya menahan rasa ingin makan, minum, dan hal-hal yang dilarang saat berpuasa membuat seseorang kalah dan menyerah kepada egonya sendiri. Dikalahkan oleh hawa nafsu yang lebih merajai hati dan pikirannya. Akhirnya tidak peduli lagi kepada perintah Allah. Makan, minum, bergibah, dan lain sebagainya masih dilakukan. Baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan di hadapan orang banyak.
Bagaimana agar godaan hawa nafsu ini bisa dikendalikan? Banyak pendapat menyebutkan bahawa musuh terbesar ma**sia adalah hawa nafsunya sendiri. Maka dari itu, orang yang berhasil melawannya adalah orang yang benar-benar kuat.
Belajarlah bersabar atas keinginan-keinginan yang berlebihan. Tahan, setidaknya hingga azan Magrib berkumandang. Bulan Ramadan adalah ajang latihan untuk hidup lebih baik di bulan-bulan berikutnya. Jika bulan ini kita berhasil melawan hawa nafsu, maka seyogyanya keimanan dan ketaatan akan jauh lebih baik di bulan-bulan berikutnya.
Berusahalah untuk tetap sadar bahwa meninggalkan ibadah adalah dosa. Merasa malulah ketika kita selalu kalah dengan hawa nafsu. Tumbuhkan keinginan untuk lebih baik dari hari sebelumnya. Mungkin puasa tahun lalu kita gagal. Maka tahun ini harus lebih baik.
TEMAN SEPERGAULAN
Sebuah ungkapan mengatakan bahwa jika kita bergaul dengan penjual minyak wangi maka kita akan terbawa wangi. Lingkungan sangatlah berpengaruh. Terutama teman-teman sepergaulan. Kawan-kawan yang tidak s**a berpuasa akan menjadi tantangan terberat seseorang untuk menjalankan puasa.
Berpuasa sendirian di tengah-tengah lingkungan yang terbiasa tidak berpuasa akan membuat kita mencari pembenaran, bahwa melanggar aturan adalah sebuah hal yang harus terus dimaklumi, karena yang lain pun tidak mentaatinya.
Nah, jika kita ingin belajar menjadi orang baik, berhasil menjalankan ibadah puasa dengan benar, maka mulailah memberanikan diri untuk bergaul dengan lingkungan yang lebih baik. Yang akan membantu proses belajar kita ke arah yang lebih baik. Bersikaplah terbuka agar mendapatkan pencerahan dan motivasi dari orang-orang yang lebih taat. Jadilah wangi karena bergaul dnegan mereka para penjual minyak wangi. Jadilah orang baik, dengan memperbanyak bergaul dengan orang-orang baik. Bukankah kita dilihat dari siapa yang menjadi teman terdekat kita?
RENDAHNYA KEIMANAN
Keimanan yang sering timbul tenggelam adalah alasan seseorang yang masih malas-malasan menjalankan perintah agamanya. Hal ini, bisa jadi merupakan penyebab utama mengapa masih banyak yang enggan berpuasa. Menganggap sepele perintah agama. Tidak senang dengan kedatangan bulan suci yang ditunggu oleh banyak orang Islam di dunia. Padahal, jika iman kita terus dipupuk, maka ketika kita tidak berpuasa sehari saja, akan muncul perasaan bersalah yang luar biasa di dalam hati. Merasa malu dan begitu hina telah menyia-nyiakan perintah-Nya.
Pupuklah keimanan kita dengan memperbanyak istigfar, dan jangan pernah meninggalkan solat lima waktu. Karena solat adalah tiang agama. Jika tiangnya selalu tegak, maka ibadah yang lain pun akan selalu tegak.
MINIM PENGETAHUAN
Penyebab puasa terasa begitu berat adalah minimnya pengetahuan seseorang tentang keutamaan puasa. Baik itu ditinjau dari sisi agama maupun dari pandangan para pakar kesehatan. Seandainya kita paham betul bahwa melakukan ibadah apapun ketika berpuasa di bulan Ramadan itu pahalanya dilipat gandakan, maka rasanya menyesal sekali jika tidak ikut berpuasa.
Sabda Nabi Muhammada SAW, “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh ma**sia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)
Melihat hadis di atas, betapa menggiurkannya balasan pahala bagi orang yang bersungguh-sungguh menjalankan ibada puasa di bulan Ramdan. Jika orang-orang mengetahui hal ini dibarengi dengan keimanan, maka tidak akan adala lagi yang menyia-nyiakannya. Karena di hari-hari biasa tidak akan mendapatkan pahala sebanyak itu. Kapan lagi kita menabung pahala untuk bekal kehidupan kita selanjutnya?
Ditinjau dari sisi kesehatan. Puasa memiliki banyak manfaat untuk tubuh ma**sia. Mulai dari membantu poengeluaran racun, melindungi otak, mengurangi produksi protein berbahaya, mengurangi lemak dan membantu diet, menjaga kesehatan kulit dan membuat awet muda, serta banyak lagi manfaat puasa yang lainnya. Ingin lebih sehat, mulailah berpuasa dengan sungguh-sungguh.
KURANGNYA MOTIVASI DIRI
Pengetahuan yang minim, dan iman yang masih naik turun akan berpengaruh kepada motivasi diri seseorang untuk melakukan ibadah. Perlu latihan yang serius agar tidak mudah kalah dan menyerah. Menaggap bahwa diri sendiri adalah hebat dan mampu melakukannya adalah cara paling jitu untuk membuat hati dan pikiran kita memberikan jawaban, bahwa benar, kita ini mampu melakukan ibadah apapun.
Di samping itu, perlu adanya motivasi dari pihak luar yang mau dengan tulus memberi motivasi. Tidak menyinggung perasaan dan membenci orang-orang yang tidak berpuasa adalah cara berdakwah yang lebih bersahabat. Ajak dan beri dukungan penuh mereka untuk kembali berpuasa. Jangan pernah membiarkan mereka terlalu nyaman dengan kesalahan yang mereka lakukan. Bukankah teman yang baik adalah ia yang senantiasa mengingatkan kepada kebaikan?
Itulah hambatan godaan saat puasa terbesar dalam menjalankan ibadah puasa. Semoga kita senantiasa mampu menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Selamat menjalankan ibadah puasa.

Sumber:

Godaan saat puasa terbesar saat puasa setidaknya ada 5 hal, di artikel ini diterangkan juga cara menyikapi godaan yang timbul. Tidak ada

10. Puasa dan Mengaji jadi Syafaat di AkhiratKeistimewaan bulan Ramadhan yang mungkin tak banyak diketahui, yakni amalan...
11/04/2022

10. Puasa dan Mengaji jadi Syafaat di Akhirat
Keistimewaan bulan Ramadhan yang mungkin tak banyak diketahui, yakni amalan berpuasa dan membaca Al Quran kelak akan memberi syafaat kepada orang yang menunaikannya kelak di hari kiamat.
Rasulullah SAW bersabda:
اَلصُّيَامُ وَاْلقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ يَقُوْلُ اَلصِّيَامُ أيْ رَبِّ مَنَعْتُهُُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتَ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فَيْهِ وَيَقُوْلُ اْلقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِالَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيْهِ قَالَ فَيُشَفِّعَانِ

Puasa dan Al Quran akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari”, ِAl Quran juga berkata: “Aku mencegahnya dari tidur dimalam hari, maka kami mohon syafaat buat dia.” Beliau bersabda: “Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat.” (HR Ahmad)
11. Puasa di Bulan Ramadhan Senilai Puasa 10 Bulan
Keistimewaan bulan Ramadhan selanjutnya adalah pahala berlimpah yang berasal dari berpuasa selama sebulan akan dilipatgandakan layaknya berpuasa satu tahun. Imam Ahmad meriwayatkan, bahwasanya Nabi SAW bersabda:
"Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, maka satu bulan sama seperti sepuhu bulan. Dan siapa yang berpuasa setelah itu, berpuasa selama enam hari sesudah Id (Syawawl), hal itu sama nilainya dengan puasa sepurna satu tahun." (HR. Ahmad).
Selain itu, juga ditegaskan dalam hadis Rasul SAW yang lain. Abu Ayub Al-Anshary meriwayatkan yang artinya:
"Barangsiapa yang berpuasa (pada bulan Ramadhan) kemudian diikuti puasa enam hari pada bulan Syawal, maka hal itu sama seperti puasa setahun." (HR. Muslim)
12. Umrah di Bulan Ramadhan Sama dengan Pahala Haji
Keistimewaan bulan Ramadhan berikutnya adalah orang yang melaksanakan Umrah pada bulan Ramadhan, maka mendapat pahala seperti melakukan Haji.
Hal ini berlandaskan dalam hadits Rasulullah SAW, beliau bersabda:
فَإِنَّ عُمْرَةَ فِيْ رَمَضَانَ حَجَّةٌ
"Sesungguhnya umrah dibulan Ramadhan sama dengan pahala haji." (HR Bukhari)

Sumber: https://www.merdeka.com/trending/12-keistimewaan-bulan-ramadhan-dalam-al-quran-pahami-agar-raih-keutamaan-bulan-suci-kln.html

Sumber: https://www.merdeka.com/trending/12-keistimewaan-bulan-ramadhan-dalam-al-quran-pahami-agar-raih-keutamaan-bulan-suci-kln.html

“Barang siapa yang bergembira akan hadirnya bulan Ramadhan, maka jasadnya tidak akan tersentuh sedikit pun oleh api neraka.” (HR. an-Nasa'i).

7. Memberi Makan Sebanding Berpuasa SeharianKeistimewaan bulan Ramadhan selanjutnya yang patut diagungkan adalah karena ...
09/04/2022

7. Memberi Makan Sebanding Berpuasa Seharian
Keistimewaan bulan Ramadhan selanjutnya yang patut diagungkan adalah karena limpahan pahala dan keberkahan. Cukup dengan memberi makan atau minum buka orang yang puasa maka mendapat pahala sebanyak pahala orang puasa tersebut. Hal ini berlandaskan dalam hadis Nabi SAW berikut:
مَنْ فَطَرَ صَائِمًا كُتِبَ لَهُ مِثْلُ أجْرِ الصَّا ئِمِ لَا يَنْقُصَ مِنْ أجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ
"Barangsiapa memberi perbukaan (makanan atau minuman) kepada orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut." (HR. Ahmad)

8. Sedekah Terbaik Saat Bulan Ramadhan
Melansir dari NU Online, keistimewaan bulan Ramadhan berikutnya karena pahala sedekah di waktu ini, menjadi yang terbaik dibanding waktu yang lain.
أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ
Rasulullah SAW pemah ditanya; Sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: “Yaitu sedekah dibulan Ramadhan.” (HR Tirmidzi)
Sebagai keistimewaan bulan Ramadhan yang penuh berkah, alangkah baiknya kita tak perlu ragu dalam berbagi. Bahkan Allah SWT menjanjikan akan melipatgandakan rezeki.
"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid ayat 18)

9. Mustajab Berdoa di Bulan Ramadhan
Keistimewaan bulan Ramadhan selanjutnya adalah doa yang dipanjatkan di saat bulan suci ini lebih mustajabah atau lebih mudah dikabulkan. Hal ini sesuai hadis Rasulullah SAW yang artinya:
"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan." (HR. al-Bazaar, dari Jabir bin Abdillah. Al-Haitsami dalam Majma Az Zawaid mengatakan bahwa perawi hadis ini tsiqah atau terpercaya).
Selain itu, dipertegas juga dalam hadis lain bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
"Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi." (HR. At Tirmidzi).

Sumber:

“Barang siapa yang bergembira akan hadirnya bulan Ramadhan, maka jasadnya tidak akan tersentuh sedikit pun oleh api neraka.” (HR. an-Nasa'i).

4. Bulan Ramadhan Penuh AmpunanKeistimewaan bulan Ramadhan berikutnya merupakan momen yang paling baik untuk penghapusan...
07/04/2022

4. Bulan Ramadhan Penuh Ampunan
Keistimewaan bulan Ramadhan berikutnya merupakan momen yang paling baik untuk penghapusan dosa-dosa atau bertobat. Rasul SAW bersabda yang artinya: "Sholat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadan ke Ramadan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi." (HR. Muslim)
Melalui ibadah puasa dan rangkaian amalan Islam lainnya, diharapkan menjadi penghapus dosa yang telah kita lakukan sebelumnya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang artinya:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain itu, shalat tarawih yang dikerjakan di setiap malam di bulan Ramadan juga turut menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Sebagaimana hadis Nabi SAW yang artinya:
"Barangsiapa yang berpuasa melakukan shalat malam pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Terdapat Malam Lailatul Qadar
Keistimewaan bulan Ramadhan dalam Al Quran selanjutnya yang mungkin sudah tak asing lagi dan banyak dinanti oleh umat muslim adalah peristiwa Lailatul Qadar. Pada malam inilah, yakni antara 10 hari terakhir di bulan Ramadan adalah diturunkannya Alquranul Karim.
Lailatul Qadar adalah salah satu malam pada malam-malam terakhir dan ganjil di bulan Ramadan. Bahkan disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.
Keistimewaan bulan Ramadhan dalam Al Quran tertuang dalam surah Al Qadr ayat 1-5. Telah dijelaskan oleh Allah SWT yang artinya:
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar." (QS. Al Qadr ayat 1-5)

6. Puasa di Bulan Ramadhan Bagian dari Rukun Islam
Keistimewaan bulan Ramadhan dalam Al Quran berikutnya berdasarkan surah Al Baqarah ayat 185 yakni Allah SWT telah menjadikan puasa yang ditunaikan di bulan Ramadhan sebagai rukun yang keempat dari rukun Islam.
Bahkan dalam hadis juga telah disebutkan, Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW, bersabda:
"Islam dibangun atas lima (rukun); Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan salat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan haji ke Baitullah." (HR. Bukhari dan Muslim).

Sumber:

“Barang siapa yang bergembira akan hadirnya bulan Ramadhan, maka jasadnya tidak akan tersentuh sedikit pun oleh api neraka.” (HR. an-Nasa'i).

Address

Curup
39119

Opening Hours

Monday 08:00 - 14:00
Tuesday 08:00 - 13:00
Wednesday 08:00 - 14:00
Thursday 08:00 - 14:00
Friday 08:00 - 14:00
Saturday 08:00 - 13:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BMT Pat Sepakat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share