14/12/2016
Dolar AS ambil napas di sesi perdagangan Rabu (14/Desember) pagi ini. Para investor menunggu sinyal dari Federal Reserve AS tentang kenaikan suku bunga yang akan diumumkan Kamis dini hari nanti. Selain itu, petunjuk kebijakan moneter The Fed tahun depan juga ditunggu sehubungan dengan rencana kebijakan ekonomi Presiden AS terpilih, Donald Trump.
EUR/USD diperdagangkan sedikit berubah pada kisaran 1.0628, sedikit naik dari level rendah satu pekan di angka 1.0525. Sementara itu, USD/JPY diperdagangkan di kisaran 115.20 yen, turun dari puncak 116.12.
Sebagian trader masih bersemangat untuk take profit dari reli masif Dolar AS sebanyak 10 persen terhadap Yen yang terjadi sejak pemilu AS pada tanggal 8 November lalu. Ekspektasi pemotongan pajak oleh Trump, dianggap berpotensi menaikkan belanja fiskal dan pertumbuhan AS. Oleh sebab itulah, yield-yield obligasi AS diburu dan membuat dolar makin atraktif.
Bull Dolar Komoditas Kendor
Pun demikian dengan Dolar-Dolar Komoditas yang terdukung oleh kenaikan harga minyak setelah kesepakatan OPEC untuk mengurangi output produksi minyaknya. AUD/USD diperdagangkan turun di angka 0.7494, setelah mendekati level tinggi satu bulan di angka 0.7524 di hari Selasa kemarin. Sedangkan Dolar Kanada berdiri di angka 1.3135 per dolar AS, setelah naik ke level tinggi 1.3102 per dolar di hari Selasa ini di level tinggi delapan minggu.
Outlook Tahun Depan Lebih Ditunggu
"Pasar mengira kenaikan tingkat suku bunga The Fed sudah pasti, sehingga fokusnya adalah pada outlook untuk tahun depan. Saya kira mereka (pasar) akan tetap mempertahankan proyeksi kenaikan suku bunga dua kali tahun depan, tetapi jika mereka (The Fed) lebih hawkish, maka Dolar akan kembali menguji level upside," kata Shinichiro Kadota, pakar forex di Barclays yang diwawancarai oleh Reuters.
Rapat FOMC nanti diekspektasikan akan menghasilkan kesepakatan untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin ke level 0.50 sampai dengan 0.75 persen, yang akan menjadi kenaikan kedua sejak krisis finansial 2007-2008, menyusul pengetatan moneter yang juga dilaksanakan pada Desember tahun lalu.