11/12/2019
Antara TABUNGAN, INVESTASI dan ASURANSI,apa bedanya?
Selamat Pagi, Salam Sehat, Cerdas & Luar Biasa !
Sahabat - sahabatku ... !
Salah satu tugas dan tanggung jawab seorang Agen adalah bisa menjelaskan sejak awal bahwa , dan adalah sesuatu hal yg sangat berbeda ... meskipun sekilas ketiganya memiliki kemiripan.
Pernah beberapa kali saya bertemu dengan teman atau bisa dibilang nasabah lama yang sudah punya sering kali menyampainan... โSaya-mah Rugi ikut Asuransi, setor terus/rekening saya dipotong terus tapi saya gak pernah .. GAK PERNAH PAKE ... malahan yg disetorkan tidak balik modal ... tidak sesuai dengan yg disetorkan ... !โ ๐ค๐ค
Disinilah letak sebuah PEMAHAMAN yang kurang pas, yang mungkin pada saat awal mengambil program ASURANSI tidak dipahami benar bahwa antara tabungan, investasi dan asuransi memiliki kemiripan akan tetapi sejatinya BERBEDA.
Bisa jadi pada saat penjelasan awal yang dilakukan oleh seorang agen kepada nasabah yg tidak jelas (tidak clear) atau mungkin saja nasabahnya yg belum memahami penjelasan yg disampaikan seorang agen.
: apabila kita menabung di bank Konvensional/bank syariah maka jumlah setoran uang yg kita tabungkan bakalan sama di akhir periode plus bunga/bagi hasil yg diberikan. Setelah di potong biaya administrasi. Misalnya nabung 1 juta per bulan, maka total tabungan kita klo tidak diambil akan menghasilkan 120juta selama sepuluh tahun plus bunga/bagi hasilnya yg diberikan.
: apabila kita berinvestasi sebesar 1 juta per bulan, dilakukan selama 10 tahun maka nilai investasi selama 10 tahun bisa saja kisarannya ada diantara 120 juta setelah dipotong biaya administrasi dan biaya investasi. Nilai itupun bisa KURANG, SAMA atau bahkan bisa LEBIH.
Kok BISA ... ?
Ya bisa saja .. karena total uang yg di investasikan akan ditempatkan di (tempat investasi) yg nilainya sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian yg ada. Maka seandainya kita berinvestasi maka kita harus cermat utk selalu memantau pergerakan nilai uang yg kita investasikan.
Lain halnya dengan , ketika kita mengambil program dengan setoran premi/kontribusinya misalkan 1 juta perbulan .. maka ketika kontrak di tanda tangani maka perusahaan ASURANSI akan mencadangkan sejak awal sejumlah dana untuk membayarkan kehidupan setiap nasabah. Misalnya risiko yg memerlukan rawat inap, , atau bahkan .
Meskipun baru setahun misalnya nasabah menyetor premi/kontribusi sebesar 12 juta, dan terjadi risiko diatas maka seluruh peserta ASURANSI melalui akan ber- membantu nasabah tersebut yg terkena risiko. Manfaat inilah yg disebut sebagai .
Kemudian seandainya dia tidak claim dan selama periode tertentu tetap membayarkan premi/kontribusi apakan uang yang disetorkan akan hilang?
TIDAK, uang yg disetorkan tetap akan dikelola dan di investasikan di instrument investasi tertentu, sehingga uang yg disetorkan suatu saat akan membentuk nilai tunai (SALDO AKHIR).
Apakah NILAI TUNAI ini bisa diambil?
Sebenarnya nilai tunai tersebut bisa siambil, akan tetapi apabila mau diambil harus dilihat terlebih dahulu nilainya dan berapa biaya yg harus ada supaya nya tetap ada dan polisnya terus aktif, sehingga apabila terjadi risiko maka manfaat asuransi akan tetap diperoleh masabah.
Mengapa demikian?
Perlu diingat, bahwa di dalam ASURANSI ada 3 kategori biaya yang akan dikenakan kepada nasabah yaitu biaya akuisisi (dikenakan bertahap selama 5 tahun), biaya administrasi dan biaya asuransi (Cost of Insurance - CoI).
Dan pada saat terjadi perpotongan antara besaran Premi/kontribusi dan Besaran CoI yg dikenakan (biaya asuransi lebih besar dari premi yg disetorkan) maka sebenarnya harus ada dana yg disetor kembali agar manfaat asuransi tetap ada, sehingga apabila produk yg diambil adalah produk tradisional maka setor premi harus selama - lamanya.
Akan tetapi saat ini berbeda, uniknya ASURANSI modern seperti sekarang ini adalah nasabah tidak perlu membayar premi seumur hidupnya tetapi cukup membayar sampai periode tertentu, karena dana yg disetorkan sudah secara otomatis akan di investasikan dan nilainya akan bisa tumbuh selama kita bisa memantau dan mengelolanya.
Seiring dg bertambahnya usia dan ketika suatu saat biaya asuransi lebih besar daripada premi yg setorkan, maka dana yang sudah disetorkan sejak awal akan bisa mengcover biaya asuransi yg diperlukan, karena dana ini sudah sudah tumbuh dan berkembang di instrumen investasi yg ditempatkan sejak awal. Inilah yg sebut .
Apakah ini produk investasi.
Unit Link adalah Produk Asuransi bukan produk investasi. Sehingga apabila kita mengambil program Asuransi Unit Link maka tidak bisa 100% uang kita diinvestasikan, tetap harus ada porsi tertentu utk dialokasikan untuk program Asuransinya.
Dengan demikian, dari sini sudah jelas bahwa :
ASURANSI bukanlah TABUNGAN,
ASURANSI bukanlah INVESTASI,
Tapi ASURANSI adalah program yang akan melindungi TABUNGAN dan INVESTASI yang dimiliki.
Ketika terjadi RISIKO KEHIDUPAN, maka ASURANSILAH yang akan melindungi supaya TABUNGAN atau INVESTASI kita tidak terganggu.
Semoga kita lebih memahami kembali apa perbedaan antara TABUNGAN, INVESTASI & ASURANSI.
Lets SMART THINKING for our future ... mari berfikir cerdas untuk kehidupan keluarga kedepan yg lebih baik .. !
Selamat Pagi, Salam Sehat, Cerdas dan Luar Biasa !
By : Dadang R Romansyah - Dari berbagai sumber.