03/06/2026
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapabilitas dan pengembangan wawasan pelaku industri perasuransian di Indonesia melalui program Tugure Academy. Pada penyelenggaraan Sharing Session 2026, Tugure mengangkat topik Business Interruption: Gross Profit vs Revenue: Avoiding the Pitfalls of Misdeclared Sum Insured, yang membahas pentingnya pemahaman teknis dalam penetapan sum insured pada Business Interruption Insurance (BI).
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari 18 perusahaan mitra cedant ini menghadirkan Aries Karyadi, Property and Engineering Group Head Tugure, sebagai pembicara utama.
“Acara sharing session ini merupakan agenda rutin dari Tugure yang diselenggarakan setiap tahun. Kami berupaya menghadirkan suasana yang berbeda untuk menunjang kegiatan ini. Pada pelaksanaan kali ini, kami ingin memberikan pengalaman sharing session yang dilakukan di Kereta Api Wisata dari KAI,” ujar Nur Falah, Investment Group Head Tugure, dalam sambutannya.
Melalui kegiatan ini, Tugure menegaskan peran aktifnya dalam meningkatkan kesiapan industri perasuransian Indonesia dalam menghadapi risiko Business Interruption (BI). Didukung oleh kapabilitas reasuransi yang kuat serta pengalaman yang luas, Tugure terus berperan sebagai mitra strategis bagi industri dalam memperkuat ketahanan terhadap berbagai risiko dan mendorong kolaborasi berkelanjutan demi terciptanya ekosistem asuransi yang lebih tangguh.