07/12/2023
MENJADI SEORANG JENDERAL HEBAT DALAM TRADING
By : GF
Dalam beberapa minggu ini, berita International menyuguhkan kita peperangan antara Azerbaijan vs Armenia dalam memperebutkan kota Nagorno-Karabakh, dan peperangan dimenangkan oleh Azerbaijan. Untuk memenangkan peperangan, tentulah Azerbaijan tidak hanya diharuskan memiliki pas**an berani mati, melainkan juga membutuhkan seorang jenderal yang ahli dalam mengatur strategi berperang. Pas**an berani mati dan jenderal pengatur strategi adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, seorang jenderal dengan keahlian mengatur strategi perang yang baik, tidak akan mampu menang jika tidak dukung oleh pas**an berani mati yang kuat dan tangguh, serta siap mengorbankan jiwa dan raganya untuk memenangkan pertempuran. Manakah yang lebih vital, kalau menurut saya, yang lebih vital yang harus dimiliki adalah seorang jenderal yang ahli dalam mengatur strategi perang, Seorang jenderal yang mengerti langkah apa yang harus diambil, baik dalam keadaan mudah ataupun keadaan yang sangat sulit sekalipun, seorang jenderal yang sangat bijak dalam mengambil sebuah keputusan, karena keputusan apapun yang diambilnya tentu akan sangat berpengaruh pada pas**an ataupun kemenangan dalam berperang, seorang jenderal yang siap bertangung jawab atas apapun hasil dari peperangan dengan strategi yang sudah di rancangnya.
Seorang jenderal, harus mampu menimbang dari segala sisi tentang kekuatan lawan, senjata yang digunakan, wilayah peperangan, kondisi mental dan kesiapan pas**an ataupun kondisi musuh dan kekuatannya, seorang jenderal yang mampu mengambil keputusan sebijak mungkin untuk menentukan kapan harus maju, kapan harus mundur, kapan harus menggunakan bom, kapan harus menggunakan nuklir, kapan harus menggunakan drone, tank dsb. Tanpa keahlian dari seorang jenderal mustahil perang dapat dimenangkan, sementara tugas pas**an hanyalah menunggu perintah dari sang jenderal, dan melakukan apapun yang diperintahkan.
Dinegara yang tecinta ini, kita mengenal seorang jendral yang beliau ditandu ketika melawan penjajah (jendral Sudirman), tapi berkat kecerdikan dan strategi perang yang beliau rancang, kitapun mampu memenangkan pertempuran melawan penjajah dengan strategi perang grilya (malam hari) dengan hanya menggunakan senjata bambu runcing, tanpa strategi ini, mustahil bisa mengalahkan penjajah yang persenjataannya jauh lebih baik.
Kontestasi politik pemilihan presiden ke 6 beberapa tahun yang lalu memenangkan seorang Susilo Bambang Yudhonyono yang notabene sebagai jendral strategi perang. SBY sebenarnya bukanlah seorang senior dalam politik indonesia, namanya baru mulai mencuat ketika dia diangkat MENKOPOLHUKAM diera presiden ke 5 Megawati, kemudian mendirikan partai demokrat sebagai kendaraannya menuju RI 1,berkat kelihaian dan strateginya, terbukti mampu mengalahkan rivalnya yang secara pengalaman politik jauh lebih baik dan lebih senior.
Dari beberapa penjelasan diatas, sudah sangat jelas bahwa apapun yang akan kita lakukan tentu wajib memiliki strategi, sekalipun secara logistik, materi dan dukungan mumpuni, tapi itu semua bukanlah jaminan, seperti halnya para pejuang negeri ini hanya dengan bekal strategi dan bambu runcing mampu mengusir para penjajah dengan perlengkapan persenjataan yang sangat mumpuni.
Jika apapun butuh strategi untuk menang, bagaimana dengan trader? Seorang trader tentu juga membutuhkan strategi, tanpa strategi maka mustahil seorang trader bisa profit konsisten. Seorang trader haruslah bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan, baik keputusan tentang MM/skema, OP, pengunaan managemen resiko, close posisi ataupun semua perencanaan dalam trading, dan tentu seorang trader juga butuh mental dan kedisiplinan yang tinggi seperti halnya seorang jenderal strategi perang.
Trader bukanlah pas**an berani mati yang di turunkan oleh seorang jenderal untuk menghadapi musuh, tapi trader adalah seorang jenderal yang bertugas untuk mengatur siasat dan strategi, agar pas**annya (uang yang ditradingkan) mampu memenangkan pertarungan melawan market.
Seorang trader, harus mampu membaca, menguasai dan mengetahui kekuatan lawan (market) agar menjadi pemenang (profit), seorang trader harus memiliki strategi dan pengaturan MM/skema yang jelas, mengerahkan semua pas**an disatu arah (fullmargin) bukanlah jalan terbaik karena bisa saja musuh datang disegala sisi, cobalah berperang seperti halnya bermain catur, prajurit maju terlebih dahulu (lot kecil), ketika kekuatan lawan mulai melemah, maka disitulah para jenderal dan panglima diturunkan (lot yang lebih besar).
Ketika semua strategi sudah dijalankan, baik strategi menyerang ataupun staregi bertahan, maka seorang trader harus mampu mengevaluasi dan membaca keadaan, apakah harus terus berperang atau harus mundur (cut loss). Mengapa harus ada opsi mundur/cut loss? Bukankah itu tindakan pegengecut atau pecundang? Dalam trading, tidak ada gelar pahlawan bagi mereka yang kalah dan gugur (MC)dimedan pertempuran (TRADING), yang ada hanya profit konsisten atau loss konsisten, anda menang atau kalah, ketika menang saat ini, maka anda butuh menang lagi dikemudian hari, atau kalaupun saat ini anda kalah, minimal pas**an anda tidak habis (MC) jadi esok anda bisa bertempur kembali, menambah atau memperkuat pas**an anda (modal), dan pastikan lebih banyak pertempuran yang anda menangkan dibandingkan dengan kekalahan anda. Bukankah anda sudah terlatih sebagai seorang jenderal yang terbiasa dimedan pertempuran (trading)? Jika benar anda terus berlatih dan sudah melewati banyak pertempuran yang selalu melibatkan anda dalam strateginya, seharusnya anda adalah seorang jenderal trading yang bijaksana dan mampu memenangkan pertempuran secara keseluruhan (profit konsisten).
Jika hari ini anda terus MC, mungkinkah selama ini anda selalu memposisikan diri sebagai pas**an berani mati, bukan sebagai seorang jenderal yang mengatur strategi perang untuk menang, atau kalaupun kalah (cut loss) anda harus tetap berfikir bagaimana bisa terus hidup untuk kembali bertempur melawan kebiadaban market yang sudah menjajah pas**an pas**an anda (modal) dan 99,99 % pas**an (modal) orang orang diluaran sana.
Strategi, mental dan kedisiplinan yang tinggi adalah 3 hal yang wajib dimiliki oleh trader ataupun seorang jenderal dalam memimpin pertempuran, tanpa ke 3 hal tersebut, maka mustahil pertempuran mampu dimenangkan. Sudahkah anda menemukan strategi untuk profit konsisten dalam trading, sudahkah anda memliki mental dan kedisiplinan yang tinggi?
Karena Mendidik trader itu harus gaya militer, tegas, tanpa tegas mereka akan cenderung melenceng. Untuk mendidik tentu anda harus punya pangkat dulu (sudah profit konsisten)
Kesalahannya, banyak yang mendidik tapi dia sendiri butuh di didik, gimana tidak ambyar tradingnya
taruna ngelatih taruna 🤣🤣🤣
Bagusnya, jenderal ngelatih taruna 🤣🤣🤣🤣🤣
GF 16-08-2020