Pagari Depok-Bogor

Pagari Depok-Bogor Solid bersama kumpulan orang yang berusaha berhenti meRIBA dan terhubung di wilayah Depok - Bogor. Demikian bangun solusi RIBA yg kami sedang & terus lakukan.

Kami katakan berhenti meRIBA karena itu buat banyak orang menderita, tinggalkan tak peduli ada penggantinya atau tidak. Logikanya kalau ada yg meninggalkan RIBA, dengan sendirinya solusi tumbuh. Sebab RIBA buat solusi-solusi itu berhenti, maka

Guyub yuk diarea mu sendiri. Solid bersama kumpulan orang satu wilayah dan saling terhubung antar wilayah. Paguyuban Bebas Riba Cluster Depok - Bogor

22/03/2019
09/03/2019

bahayanya orang yg sudah diperbudak dunia sudah tidak tau halal & haram bahkan lebih berbahaya dari 2 srigala lapar dilepaskan 1 ekor kambing

Ternyata rentenir / lintah darat terus berinovasi untuk mencari pengikut sebagai pemuja RIBAAmpe online banking dan akun...
14/11/2018

Ternyata rentenir / lintah darat terus berinovasi untuk mencari pengikut sebagai pemuja RIBA

Ampe online banking dan akun sosmed harus diserahkan... Wasem tenan

kita perlu semakin berhati2 ternyata para rentenir semakin update technologi jangan sampai kita masuk ke jebakan mereka

Subscribe Official NET. News Youtube Channel: https://www.youtube.com/OfficialNetNews dan ikuti berita-berita terkini di NET. News via streaming di: https://...

Baru tersadarkan kenapa yang kaya semakin kaya begitupun yang miskin semakin miskin.Mereka yang kaya melakukan hal-hal y...
03/11/2018

Baru tersadarkan kenapa yang kaya semakin kaya begitupun yang miskin semakin miskin.

Mereka yang kaya melakukan hal-hal yang membuat dirinya makin kaya, mereka yang miskin akan melakukan hal-hal yang membuat dirinya makin miskin.

Sebagai contoh, sederhana saja saat saya mengajak orang-orang yang ada di grup-grup untuk ikut sesuatu yang bermanfaat bagi masa depannya, mereka otomatis bersikap skeptis, mengomentari bahkan tidak ada satupun yang respon padahal ini salah satu jalur takdir agar mereka bisa merubah diri ke arah yang lebih baik.

Namun pas saya perhatikan, ketika ada salah satu member grupnya mengajak ke hal-hal yang kurang bermanfaat bahkan memang gak bermanfaat mereka merespon dan menyambut dengan baik, artinyaa mereka setuju mau melakukan hal yang kurang bermanfaat itu.

Terlihat jelas kan perbedaannya, tindakkan mereka lah yang secara tidak langsung mengarah ke jalur takdirnya, mereka berperan atas pilihan hidupnya.

Contoh lain lagi, ketika seseorang mempunyai handphone akan ada dua kemungkinan :

Pertama, mereka memilih menggunakan handphone nya hanya sekedar untuk gaya-gayaan, ngabisin quota, selpi-selpi cengengesan gitu.

Kedua, mereka memilih memanfaatkan handphone sebagai sumber penghasilannya sehingga membuat mereka makin kaya karena penghasilannya.

Jelas dua sikap dan tindakkan itu akan mempengaruhi hasil yang didapatkan.

Memilih untuk tetap miskin atau memilih untuk tetap kaya.

Jadi apa tindakkanmu untuk memilih jalur takdir yang nantinya akan membuat hidupmu berkualitas?

 # LINTAH DARAT ZAMAN NOW  #Lintah Darat atau rentenir di Zaman Now   telah mengikuti perkembangan zaman. Jika di zaman ...
21/10/2018

# LINTAH DARAT ZAMAN NOW #

Lintah Darat atau rentenir di Zaman Now telah mengikuti perkembangan zaman. Jika di zaman saya sekolah dulu, rentenir yang menyasar ke orang-orang kecil itu diistilahkan dengan nama "Bank Ampek Sambilan", alias pinjamnya 4 maka bayarnya 9…

Kini di Era Milenial, rentenir telah bertransformasi bukan hanya jadi KTA (Kredit Tanpa Agunan) tetapi juga dengan judul dikeren-kerenin, yaitu: "Fintech"… dan tetap saja menyasar ke orang-orang kecil dengan bahasa diperhalus sebagai "micro financing" dan sistem berbasis teknologi informasi.

Bagaimana skema utang ribawi Fintech tersebut?

Silakan lihat ilustrasi di bawah, dan penjelasannya adalah:
⑴. Ceritanya jika anda mengajukan utang sebesar Rp 3.000.000,-
⑵. Jangka waktu utang selama 30 hari.
⑶. Anda dikenakan "Biaya Layanan" sebesar Rp 1.043.547,- di mana artinya walau anda meminjam pokok sebesar Rp 3.000.000,- namun dana yang ditransfer ke rekening anda hanyalah sebesar Rp 1.956.453,-
⑷. Setelah jatuh tempo 30 hari, maka anda harus mengembalikan sebesar Rp 4.043.547,- yang mana itu terdiri dari:
⒜. Pokok utang, yaitu Rp 3.000.000,- walau anda hanya menerima riil di rekening Rp 1.956.453,-
⒝. Bunga atas pokok utang sebesar Rp 1.043.547,-

☠ Bayangkan, untuk utang selama 30 hari anda dikenakan riba sebesar 106,67% dari aktual utang anda…!!!

نَعُوْذُبِاللهِ مِنْ ذَلِكَ

Ini benar-benar luar biasa rentenirnya…!

Bahkan riba di Zaman Jâhiliyah (Riba Jâhiliyah) pun cara bekerjanya tidaklah begitu. Riba Jâhiliyah itu kalau orang meminjam 1.000 dinar, maka kalau dikembalikan pas jatuh temponya, ya hanya sebesar pokoknya saja yang 1.000 dinar itu. Bunga (riba) atas utang baru dikenakan jika ada penundaan pelunasan melebihi waktu kesepakatan.

Sementara Fintech di Zaman Now belum apa-apa orang sudah dikenakan "biaya riba", dan kalau tepat waktu pun membayarkan utang. maka dikenakan lagi "riba pinjaman"…!!!

Begitulah jahatnya "micro financing" yang mengaku-ngaku bertujuan "menolong teman"…!

Rusak…!

🔥 Ingatlah bahwa الله Subhânahu wa Ta‘âlâ dan Rosûl-Nya صلى الله عليه و سلم telah menyatakan perang terhadap pelaku riba.

📌 Kata الله Subhânahu wa Ta‘âlâ:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ ۞ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ

(arti) _“Wahai orang-orang mu’min, takutlah kepada Allôh dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang berîmân! Maka apabila kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allôh dan Rosûl-Nya akan memerangimu!”_ [QS al-Baqoroh (2) ayat 278-279].

❓ Apakah yakin berani berperang melawan الله dan Rosûl-Nya…???

❗ Pasti akan kalah di Dunia dan di Âkhirot…!

🔥 Pelaku riba itu Dunia saja sudah seperti orang yang kesurupan Syaithôn, karena pada hartanya tiada keberkahan, dan ia pun selalu takkan merasakan cukup [lihat: QS al-Baqoroh (2) ayat 275]

🔥 Bahkan mungkin ada-ada saja pengeluaran yang menghabiskan hartanya, semisal karena sakitlah, dijahati orang lah, anaknya Narkoba lah, terkena perkara hukum lah, ada-ada saja yang membuat hartanya habis…

📌 Kata Baginda Nabî صلى الله عليه و سلم:

مَا أَحَدٌ أَكْثَرَ مِنَ الرِّبَا إِلاَّ كَانَ عَاقِبَةُ أَمْرِهِ إِلَى قِلَّةٍ

(arti) _“Tiada seseorang pun yang banyak melakukan riba kecuali akhir dari perkaranya adalah hartanya menjadi sedikit.”_ [HR Ibnu Mâjah no 2279].

Adapun kalau ia tidak dihukum dengan mushibah di Dunia (karena istidroj), maka adzab di Alam Kubur dan di Âkhirot (Neraka) bagi pelaku riba itu malah jauh lebih mengerikan…!

🔥 Pelaku riba akan berenang-renang di sungai darah, sedangkan di tepi sungai ada Malâ-ikat yang di hadapannya terdapat bebatuan. Setiap kali si pelaku riba yang berenang dalam sungai darah itu hendak keluar dari sungai darah tersebut, Malâ-ikat yang berada di pinggir sungai tersebut segera melemparkan bebatuan ke wajah orang tersebut sehingga ia terdorong kembali ke tengah sungai, dan akan begitu itu seterusnya [lihat: HR al-Bukhôrî no 2085].

🔥 Pelaku riba di Neraka akan dikurung dalam sebuah peti yang terbuat dari bara api [lihat: HR Abû Nu‘aim, Hilyah al-Auliyâ’ V/167-168; ath-Thobrônî, al-Kabir VII/372].

❤ Kita berdo'a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
{allôhumma innî a-‘ûdzubika minal-hammi wal-hazani wa a-ûdzubika minal-‘ajzi wal-kasali wa a-‘ûdzubika minal-jubni wal-bukhli wa a-‘ûdzubika min gholabatid-dayn wa qohrir-rijâl}

(arti) "Wahai Allôh, sungguh-sungguh saya berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, saya berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dan saya berlindung kepada-Mu dari kepengecutan dan kekikiran, dan saya berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan kesewenang-wenangan manusia."

15/10/2018

Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.

Percaya nggak percaya, takdir kekayaan atau kemiskinan seseorang, selalu diperankan oleh masing-masing orang. Setiap tingkah laku, pilihan tindakan yang dilakukan seseorang, akan secara langsung memengaruhi kehidupan mereka.

Yang kaya akan memilih tindakan tertentu yang membuat mereka semakin kaya, dan yang miskin biasanya memilih tindakan yang membuat mereka semakin miskin.

Contoh :
Beberapa waktu lalu ada tukang bangunan yang bekerja di rumah saya. Secara kasat mata, saya senang dengan tingkahnya. Orangnya sangat santun, meski usianya jauh di atas saya. Pekerjaannya juga bisa dikatakan rapi. Singkatnya, secara teknis pekerjaan, dan kasat mata pergaulan performanya sangat baik.

Sebelum lebaran kemarin dia pamit ke kampung dulu. Dan katanya nanti pas lebaran mau balik lagi. Tapi sayup-sayup saya dengar kabar, rupanya dia meninggalkan utang di warung & orang-orang sekitar kontrakannya.
Oh, ini rupanya yang membuat dia menghindar tak datang lagi. Sampai tulisan ini dibuat, orang ini belum datang lagi.

Padahal, saya punya banyak rencana project yang bisa dikerjakannya. Saya senang dengan sikapnya yang santun, sehingga saya berniat serius membantu kondisi finansial orang ini. Tapi rupanya begitulah tindakan yang dipilihnya. Dia menjauhkan dirinya dari rezeki.

Mereka yang punya utang, memang cenderung lebih sensitif. Ketakutan. Cemas berlebihan. Anxiety istilah psikologinya. Secara psikis, orang bermasalah memang cenderung menghindari sumber masalahnya. Mereka nyaris tak berani menghadapinya. Tapi itu justru yang semakin menyulitkan hidup mereka.

Perhatikan saja mereka yang menghindari utangnya, biasanya semakin sulit kondisi finansialnya. Kalaupun secara finansial mereka tampak baik-baik saja, biasanya ada banyak kesulitan hidup yang menghampiri mereka.

Sudahlah, jangan lagi ada utang di antara kita.

Dikutip secuil dari buku "The Science Of Wealth"

20/08/2018

Rentenir Koplak:
hindari RIBA kembali ke Al Quran untuk kembali ke kejayaan Islam

Orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan larangan Allah dan kembali kepada Allah dan agamanya. Namu...
26/07/2018

Orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan larangan Allah dan kembali kepada Allah dan agamanya. Namun yang sangat membuat kita sedih, ketika ada sebagian saudara kita yang “hijrahnya gagal” yaitu tidak istiqamah di atas agama, kembali lagi ke dunia kelamnya yang dahulu dan kembali melanggar larangan Allah.

Persiapkan waktu dan infaq terbaik untuk menggali ilmu
22/07/2018

Persiapkan waktu dan infaq terbaik untuk menggali ilmu

BI CHECKING VS ALLAH CHECKING...Dalam dunia kredit-mengkredit ternyata 'prestasi' kita selalu dipantau oleh Bank Indones...
19/07/2018

BI CHECKING VS ALLAH CHECKING...
Dalam dunia kredit-mengkredit ternyata 'prestasi' kita selalu dipantau oleh Bank Indonesia selaku bank sentral di negara ini. Mereka punya data online urusan utang bank semua manusia dari Sabang sampai Merauke, dari Trenggalek sampai Pulau Rote, dari bakul gaplek sampai bakul tempe..
Kualitas kredit kita diberi ukuran Kol 1-5, Kol artinya Kolektibilitas atau kualitas tagihan utang. Kol 1-2 termasuk kategori lancar jaya, bayar utang tertib paling telat-telat dikit. Dapat cap nasabah teladan, dikasih medali virtual sebagai sasaran terbaik untuk menambah utang.. Ini nasabah yang jadi rebutan, semakin cepet lunas, semakin cepat tawaran kredit akan ditawarkan untuk dinaikkan. Jebakan sifat buruk utang adalah.. terus nambah.. terus nambah.. terusss nambah..
Kata temen saya yang kerja di bank dulu, urutan arti Kol 1-5 sebagai berikut:
Kol 1: artinya lancar
Kol 2: artinya punya tunggakan sampai dengan 90 hari (3 bulan)
Kol 3: artinya punya tunggakan sampai 120 hari (4 bulan)
Kol 4: artinya punya tunggakan sampai 150 hari (5 bulan)
Kol 5: artinya punya tunggakan 180 hari keatas (6 bulan)
Kol 3-5 ini sudah dalam pengawasan ketat BI, bahkan Kol 2 jika berturut-turut 3 bulan pun bisa diblack list sama BI.
Kol 3-5 sudah gak bisa utang ke bank lagi sebelum dilunasi, ini yang bikin eneg dan muntah bagian kredit bank, dulu waktu awal-awal sasaran empuk disayang-sayang, sekarang tinggal 'dilepeh' saja kayak ampas tebu dan dibuang..
Pilihannya adalah proses lelang aset yang dijadikan jaminan di bank melalui kantor KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang), saya dulu terburu-buru baca jadi KNIL.. Baru sadar kalau KNIL itu tentara Belanda tempo doeloe.. Hehe!
Jadi asset utang kita kayak rumah, ruko, tanah, atau lainnya akan disita, diumumkan di media massa, ini lho asset-asset rampasan perang yang dijual murah. Ada nama kita tuh! Maluuu dibaca ribuan orang, karena langsung dicap gak bisa bayar utang! Bangkrut! Bahkan ada tuh yang memfoto iklan lelang asset, jadi bahan gunjingan di WA.. "Eeeh temen kita nih! Gua kira dia sukses bisnisnya banyak, ternyata numpuk utang! Nih dia kena lelang.."
Yang temen beneran diam-diam mendoakan agar segera beres semua urusan, yang punya dendam bakal sorak sorai dalam hati menyukurkan... "Rasain luuu, modyaaarrr! bangkrut sekarang!"
Kalo sudah terjual nanti dihitung lagi, apakah bisa nutup utang kita di bank atau tidak, waktu jaman jahiliyah dulu ada praktek upgrade nilai agunan, bakalan ketahuan nih, ternyata rumah atau ruko yang diagunkan nilainya jauh dari uang yang sudah dicairkan.
Bahkan ada lho praktek yang ngeri bin sadizzz.. Rumah harga asli 300 juta dinaikkan appraisal jadi 500 juta, biar cair utangnya bisa 400 juta. Kalo udah cair pihak pengutang ngasih komisi ke oknum karyawan bank sekian persen. Ini dianggep saling menguntungkan, yang utang dapat duit cair lebih banyak, oknum bank dapat nutup target bulanan plus dapat komisi gelap dari dana yang dicairkan... Yang ini gak tercatat di BI Checking, tapi ada dalam catatan Allah Checking..
Dug.. Dug.. Dug.. Dug.. Jantung berdegub..
Apa itu mas Allah Checking?
Ini bro-sis ayatnya:
"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.."
(Al-Qur'an Ar-Ra`d:11)
Ternyata CCTV Allah mantengin kita 24 jam, lewat malaikat yang Allah pasang di muka dan belakang, jika manusia di dunia saat ini ada 5 milyar, gampaaaang bagi Allah untuk bikin malaikatnya 50 Milyar.. Gak bakal kehabisan stock! Jadi yang ngawasin kita ada teruuss! Dan tiap hari malaikat ini dapat tugas nulis kebaikan dan keburukan yang kita lakukan.. Ini yang ngeriii bro!
Tiap hari selalu ada yang mati, kita pun masuk daftar antrian, naaah.. Pas nanti kita jatahnya dipanggil, malaikat sudah siap membawa buku catatan semua kelakuan kita...
Ketahuan deh di raport itu:
1. Gak pernah sholat.. Centang!
2. Sholat hobinya telat.. Centang!
3. Gak bayar zakat.. Centang!
4. Gak pernah puasa.. Centang!
5. Gak pernah baca Quran.. Centang!
6. Gak pernah sedekah.. Centang!
7. Durhaka pada orang tua.. Centang!
8. Hobinya ghibah.. Centang!
9. S**a memfitnah.. Centang!
10. Dzalim pada orang lain.. Centang!
11. Makan riba.. Centang!
12. Makan suap.. Centang!
13. Makan rezeki haram.. Centang!
14. Utang gak dibayar.. Centang!
15. S**a Zinah... Centang!
16. Saya sudah tidak bisa melanjutkan...
"Hanjuk piyeee" kalo raport kita hitam legam seperti itu? Disana cuman ada dua tempat.. Surga dan neraka.. Gak ada tempat mampir lainnya..
Bulan lalu dua kawan saya seumuran meninggalkan dunia, ternyata mati gak urut umur yaa.. Hiks!
Dan sampai hari ini, saya masih gemetarrrr membayangkan buku 'Allah Checking' saya masih hitam legam.. Saya sudah gak peduli BI Checking saya bagusss untuk sekedar menambah tawaran utang...
Salam,


Dr Abu Hurairah, Rasulullah bersabda suatu saat nanti munuasia akan mengalami suatu masa, yang ketika itu semua orang memakan RIBA, yang tidak memakan RIBA akan terkena debunya Hr Nasa i, no 4455 Contac: https://t.me/slentheng72

25/06/2018

Saya widya Rukiyat. Dengan ini Menyatakan mundur dari peran saya sebagai admin di fp ini.
Dan postingan di fp ini di luar koordinasi Pagari Nusantara ataupun RCC. Jazakallahu khoir wa Baraakallahu fiikum....

Address

Bogor

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pagari Depok-Bogor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share