Properti Syari'ah Tanpa Riba

Properti Syari'ah Tanpa Riba Informasi Produk property syari'ah tanpa bank, tanpa riba, tanpa denda, tanpa sita.

Jualan itu ibadah lho... Indahnya Islam, aktivitas apapun (selain maksiat tentunya) yang kita jalani bisa bernilai ibada...
03/05/2019

Jualan itu ibadah lho...

Indahnya Islam, aktivitas apapun (selain maksiat tentunya) yang kita jalani bisa bernilai ibadah.

Anda jualan Online, setiap kali mau buka fesbuk sebelum posting jualan, anda baca bismillah... Lalu anda niat berinteraksi dan silaturahim, maka laku ataupun tidak jualan anda sesungguhnya aktivitas tersebut ada nilainya di hadapan Allah.

Itulah basmalah, yg tidak hanya sekedar dilfadzkan tetapi disadari betul bahwa "dengan nama Allah" bermakna dengan segala kuasaNya, dengan kasih sayangNya. Ada keyakinan yang terhunjam bahwa Allah melihat, Allah menyaksikan. sehingga dalam aktivitas yang dijalani selalu ada dalam koridor dan ketentuan Allah.
Sejatinya, tak ada kerugian bagi yang yakin kepada Allah, hanya menjalankan ikhtiar yang merupakan sunnatullah. Segala sesuatunya berbalas, Allah maha teliti, tak ada yang tertukar, baik sangka kepadaNya akan lebih menentramkan.

Semoga aktivitas kita selalu mendatangkan keberkahan dariNya... Amiiin...
✌️👌💕

RUMAH SYARIAH MURAH DI CIKARANG - AKSES ANGKOT 24 JAMGRIYA SAKINAH ISLAMICHarga Hanya Rp 187.000.000DP Murah & Bisa Cici...
03/05/2019

RUMAH SYARIAH MURAH DI CIKARANG - AKSES ANGKOT 24 JAM

GRIYA SAKINAH ISLAMIC

Harga Hanya Rp 187.000.000
DP Murah & Bisa Cicil 3x
Cicilan Hanya Rp 1 Jutaan

Masa Indent Singkat, 12 Bulan Siap Huni*

Yuk langsung kunjungi lokasi dan kantor pemasaran untuk info lebih lanjut..

Skema 100% Syariah
Bebas Resiko BI Checking
Bebas Resiko Denda
Bebas Resiko Sita Unit
Bebas Resiko Bunga
Bebas Resiko Pinalty
Bebas Resiko Jaminan
Bebas Resiko Riba

Lokasi : Karang Bahagia, Cikarang

Hubungi Kami : http://bit.ly/InfoHunianSharia

03/05/2019

Assalamu'alaikum sahabat semua... semoga selalu dalam keberkahan dan penuh persiapan menjelang ramadhan...

Pernahkah anda bertanya kepada diri anda sendiri sebenernya apa sih yang menjadi cita-cita tertinggi hidup di dunia kala...
15/03/2019

Pernahkah anda bertanya kepada diri anda sendiri sebenernya apa sih yang menjadi cita-cita tertinggi hidup di dunia kalau bukan untuk menjadi manusia bermanfaat ?

Bermanfaat untuk agama, negara, alam, diri sendiri dan sesama manusia pastinya

Tohh.. hidup didunia ini hanya persinggahan sementara, hidup yang penuh fatamorgana dan penuh ketidakpastian, kecuali satu hal yaitu *KEMATIAN.*

Tapi terkadang kita sering lupa dan lalai untuk mempersiapkan hal yang sudah pasti tersebut ?

Bahkan kita sering meng"alibikan” ya wajarlah manusiakan banyak godaanya, ada nafsu bahkan berjuta setan disekelilingnya ya jadi wajarlah kalau lalai

Terus apa d**g gunanya kita diberikan Al-Qur’an dan hadist ?

Bukankah itu pedoman untuk hidup kita di dunia ini

Kembali lagi jadi apa yang sebenarnya harus dilakukan sebagai manusia untuk menghadapi suatu kepastian yang tidak akan terelakkan yaitu *“KEMATIAN” ?*

Jawaban nya adalah berinvestasilah menjadi manusia yang bermanfaat, menjadi muslim yang kuat, mandiri, berilmu dan cerdas denagn satu niatan yaitu *LILLAH* hanya karena *Allah SWT...*

Semoga Allah mempermudah niat dan langkah kita dalam kebaikan..

Amin ya rabbal alamin..

Tiada kebaikan kecuali datangnya dari Allah, sebaik baiknya pemahaman adalah memahami ilmu agama, alqur'an merupakan sum...
18/02/2019

Tiada kebaikan kecuali datangnya dari Allah, sebaik baiknya pemahaman adalah memahami ilmu agama, alqur'an merupakan sumber utamanya.

Jika Allah menghendaki kebaikan pada seseorang, tentunya Allah akan membimbingnya (memberi Taufiq & hidayah) untuk memahami agamanya.
Bimbingan Allah akan didapat jika seseorang memang mengikhtiarkannya, bersungguh2 utk meraihnya. Ia tidak tiba-tiba datang begitu saja kecuali kepada orang yang Allah kehendaki.

Datanglah kepadaNya dengan amal ibadah dan kesungguhan berdoa, niscaya Allah akan membimbing setiap langkah kita menuju kebaikan yang Dia ridhoi.

*AKU INGIN MERAIH SYAFAAT DIHARI AKHIR NANTI*Hari kiamat adalah kehidupan di akhirat yang satu harinya sama dengan 50.00...
11/02/2019

*AKU INGIN MERAIH SYAFAAT DIHARI AKHIR NANTI*

Hari kiamat adalah kehidupan di akhirat yang satu harinya sama dengan 50.000 tahun lamanya.

Di sana tidak terdapat bangunan, pohon untuk berlindung, dan tidak ada p**a pakaian yang menutupi badan.

Keadaan pada saat itu saling berdesakan. Allah Ta’ala mengisahkan kejadian pada saat itu (yang artinya), _*“Pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Rabb Yang Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja.”*_ *(QS. Thaahaa [20] : 108)*

Hari tersebut adalah hari yang sangat dahsyat. Manusia pada saat itu akan menemui kesulitan dan kesusahan yang tidak mampu untuk dihilangkan selain dengan meminta pertolongan kepada Allah
Ta’ala melalui syafa’at.

Orang-orang saat itu mendapatkan ilham untuk meminta syafa’at kepada para Nabi untuk menghilangkan kesulitan mereka saat itu. Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa ‘alaihimus salam didatangi oleh orang-orang lalu mereka mengemukakan alasan tidak mampu memberi syafa’at pada saat itu.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam-lah yang akhirnya memberikan syafa’at yang dikenal dengan syafa’at al ‘uzhma-.

Inilah salah satu syafa’at yang khusus dimiliki oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan masih ada bentuk syafa’at lain yang dimiliki oleh beliau dan selainnya.

_*Syafaat*_ berasal dari kata _asy-sayafa’_ (ganda) yang merupakan lawan kata dari _al-witru_ (tunggal), yaitu menjadikan sesuatu yang tunggal menjadi ganda, seperti membagi satu menjadi dua, tiga menjadi empat, dan sebagainya. Ini pengertian secara bahasa.

Sedangkan secara istilah, syafaat berarti menjadi penengah bagi orang lain dengan memberikan manfaat kepadanya atau menolak madharat, yakni pemberi syafaat itu memberikan manfaat kepada orang yang diberi syafaat atau menolak madharat untuknya.

Syafaat mempunyai tiga syarat:
*Pertama,* Allah meridhai orang yang memberi syafaat.

*Kedua,* Allah meridhai orang yang diberi syafaat.

*Ketiga,* Allah mengizinkan pemberi syafaat untuk memberi syafaat.

*MASIH MAU MENINGGALKAN SHOLAT?*Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya...
10/02/2019

*MASIH MAU MENINGGALKAN SHOLAT?*

Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi.

_*“Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik p**a amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk p**a amalnya.”*_ *(HR. Ath-Thabarani)*

Sayangnya, masih banyak kaum Muslim yang tidak mau melaksanakan shalat karena alasan dalam perjalanan.

Padahal, Allah telah memberi keringanan _rukhsoh_ kepada orang yang dalam perjalanan dengan boleh menjamak atau menjamak _qashar._

Artinya, shalat sama sekali tidak boleh ditinggalkan dalam situasi dan kondisi apapun. Bahkan, jika tidak mampu duduk, berbaring pun boleh.

Lebih jauh lagi, hanya dengan gerakan mata pun, shalat itu boleh. Asalkan memang benar-benar tidak mampu mendirikannya secara normal.

Dengan kata lain, sebenarnya, sama sekali tidak ada ruang, seorang Muslim meninggalkan shalat. Mau dalam perjalanan, sakit, tidak bisa berdiri, pusing, bahkan lumpuh sekalipun.

Shalat tetap wajib karena ibadah ini bersifat mutlak, keringanan yang Allah berikan pun sangat-sangat memudahkan kita untuk tetap bisa mendirikannya dengan baik dan benar.

Akan tetapi, masalah shalat, bukan semata terletak pada kondisi fisik. Tetapi jauh dari itu adalah masalah iman.

Oleh karena itu, mereka yang berani meninggalkan shalat, sudah bisa dipastikan, mereka tidak takut dengan kerugian yang akan mereka terima.

Padahal, kerugian meninggalkan shalat, sangatlah menyengsarakan dunia-akhirat.

Karena meninggalkan shalat, termasuk dosa besar.
Dan, Imam Adz-Dzahabi dalam kitabnya “Al-Kaba’ir” (Dosa-dosa Besar) memasukkan orang-orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja sebagai jenis perbuatan dosa besar yang keempat dari tujuh puluh enam macam dosa besar yang membinasakan.

Dengan demikian, tidak sepatutnya seorang Muslim meringankan apalagi meninggalkan shalat, baik secara tidak sengaja atau sengaja.

Karena hal itu tidak akan mendatangkan, melainkan kerugian yang amat besar dalam hidup kita dunia-akhirat.

*PERBAIKI SHOLATMU AGAR ALLAH PERBAIKI HIDUPMU*Ketika engkau tidak mengetahui harus memulai dari mana untuk memperbaiki ...
08/02/2019

*PERBAIKI SHOLATMU AGAR ALLAH PERBAIKI HIDUPMU*

Ketika engkau tidak mengetahui harus memulai dari mana untuk memperbaiki diri, maka mulailah untuk memperbaiki shalatmu

Di dalam diri kita mungkin masih banyak sekali kekurangan yang harus di sempurnakan. Setiap manusia pasti tidak akan luput dari yang namanya dosa, hingga seakan dosa sudah melekat pada diri manusia.

Banyak kesalahan yang kita lakukan entah sengaja maupun tidak sengaja.
Hingga akhirnya kita akan sampai pada titik dimana kita akan bertanya _“Apa selamanya aku akan menjadi begini? Tanpa perubahan?"_

Dari pertanyaan itulah akhirnya seseorang ingin memperbaiki diri menjadi yang lebih baik. Sekarang muncul kembali pertanyaan _“Terus harus mulai dari mana?”_

Maka perbaiki diri melalui shalat diantara banyak perbuatan untuk beribadah kepada Allah dan Rasul-Nya, maka perintah melaksanakan sholat adalah hal yang paling diutamakan.

Allah SWT berfirman :
_*“Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka SEMBAHLAH AKU dan LAKSANAKANLAH SHOLAT untuk mengingat Aku.”*_ *(QS. Attoha :14)*

_*“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan DIRIKANLAH SHOLAT. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya MENGINGAT ALLAH (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”*_ *(QS. Alankabut: 45)*

Shalat merupakan solusi bagi berbagai masalah yang dihadapi seseorang, sayang tidak banyak orang yang memahami hal ini.

Kebanyakan orang menganggap shalat sebagai beban dan kewajiban kepada Allah yang harus dipenuhi.

Banyak diantara umat Islam yang mengerjakan shalat dengan perasaan terpaksa dan terbebani.

Shalat berintikan doa, bahkan itulah arti harfiahnya. Doa adalah keinginan yang dimohonkan kepada Allah SWT.

Jika Anda berdoa atau bermohon, Anda harus merasakan kelemahan dan kebutuhan Anda di hadapan siapa yang kepadanya Anda bermohon.

Hal ini harus dibuktikan dalam ucapan dan sikap. Orang yang melaksanakan shalat adalah mereka yang butuh kepada Allah serta mendambakan bantuannya.

*HUBUNGAN ANTARA IMAN DAN AMAL*Tujuan dari ilmu adalah untuk diamalkan. Ilmu dicari dan didapat, kemudian diamalkan dala...
06/02/2019

*HUBUNGAN ANTARA IMAN DAN AMAL*

Tujuan dari ilmu adalah untuk diamalkan. Ilmu dicari dan didapat, kemudian diamalkan dalam rangka merealisasikan penghambaan diri serta _taqorrub_ kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, hendaknya ilmu didahulukan sebelum segala bentuk amalan dilakukan. Sehingga amal ibadah, ketaatan, maupun pendekatan diri kepada Allah SWT dilakukan di atas hujah, ilmu yang bermanfaat, dan pondasi yang benar, serta amalan baik yang diridhai-Nya.

Amal shaleh merupakan wujud dari keimanan seseorang berarti orang yang beriman pasti akan beramal shaleh.

Iman dan amal ibarat sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Iman tanpa amal shaleh juga diibaratkan sebagai pohon tanpa buah.

Dengan demikian seseorang mengaku beriman harus menjalankan amalan keislamannya.

Hubungan ilmu dan amal dapat difokuskan pada dua hal. *Pertama,* ilmu adalah pembimbing amal perbuatan.
*Kedua,* jika orang itu berilmu maka harus diiringi dengan amal.

Amal akan bernilai bila dilandasi dengan ilmu. Begitu p**a dengan ilmu akan bernilai jika diamalkan.

Seperti yang seharusnya, apabila kita berilmu lalu kita pun harus mengamalkannya.

Iman dan amal shalih adalah sesuatu yang saling melengkapi, meski keduanya adalah hal yang bisa dipisahkan.

Kita tidak cukup hanya beriman tanpa beramal shalih, demikian p**a sebaliknya. Dalam al-Qur’an sendiri, rangkaian iman dan amal shalih seolah menjadi _“kesatuan”_ sehingga orang-orang yang beriman dan beramal shalih adalah lawan dari orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri.

_*“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.”*_ *(QS Al Bayyinah: 7)*

Dengan demikian seseorang yang mengaku beriman harus menjalankan amalan keislaman, begitu p**a orang yang mengaku islam harus menyatakan keislamannya.

Iman dan Islam seperti bangunan yang kokoh didalam jiwa karena diwujudkan dalam bentuk amal sholeh yang menunjukkan nilai nilai keislaman.

*KEUTAMAAN MEMBACA AL QUR’AN*Sebagai umat Islam kita memiliki pedoman hidup yaitu Al-Quran. Al-Quran merupakan sumber hu...
28/01/2019

*KEUTAMAAN MEMBACA AL QUR’AN*

Sebagai umat Islam kita memiliki pedoman hidup yaitu Al-Quran. Al-Quran merupakan sumber hukum yang pertama bagi kaum muslimin.

Orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya bagi orang lain, mendapatkan kemuliaan dan kebaikan dari pada belajar ilmu yang lainya.

Dari *Utsman bin Affan radhiyallah 'anhu* , beliau berkata: *Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:*

*_"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."_* *(HR. Al-Bukhari)*

Selain mengarahkan kita ke jalan yang benar, Al-Quran memiliki banyak keutamaan bagi orang yang membacanya.

*_“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”_* *(QS. Fathir: 29-30)*

Siapakah diantara kita yang merasa yakin akan datangnya hari penghitungan di akhirat kelak?

Tentunya kita yakin itu. Tetapi siapa diantara kita yang merasa yakin bahwa kita tidak akan memerlukan pertolongan?

Bahwa kita akan bisa lolos dari pemeriksaan dan penimbangan amal-amal kita?

Sebagian besar diantara kita tidak bisa merasa yakin akan dapat lolos begitu saja. Sementara, pada hari itu tidak akan ada lagi pertolongan dari siapa pun, kecuali yang sudah ditetapkan oleh Rabb untuk bisa memberi pertolongan.

Salah satu yang bisa memberikan pertolongan itu adalah Al Qur’an. Perhatikanlah sabda Nabi Muhammad SAW berikut:

*Abu Umamah al-Bahili ra berkata* : Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: *_"Bacalah al-Qur’an karena ia akan memberikan syafaat kepada para sahabatnya"_* *(HR Imam Muslim)*

Menjadi sahabat Al Qur’an tidak bisa tidak, harus dimulai dengan belajar membacanya.

Kemudian dilanjutkan dengan memahami isinya dan mengamalkannya.

Dan akan jauh lebih baik bila disertai dengan menghafalnya.

*MENGAPA WANITA MENJADI MAYORITAS PENGHUNI NERAKA ?*Pada sebuah hadist shahih bahwa disebutkan penghuni neraka mayoritas...
26/01/2019

*MENGAPA WANITA MENJADI MAYORITAS PENGHUNI NERAKA ?*

Pada sebuah hadist shahih bahwa disebutkan penghuni neraka mayoritas adalah kaum wanita ?

Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam keluar waktu Ied Adha atau Ied Fitri dan melewati para wanita dan bersabda: *_“Wahai para wanita, keluarkanlah shadaqah karena saya diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian. Mereka berkata, ‘Kenapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: “Kalian sering mengumpat, dan mengingkari pasangan. Saya tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan anda semua dibandingkan seorang laki-laki yang cerdas.' Mereka bertanya, ‘Apa kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, ‘Bukankah persaksian (syahadah) seorang wanita itu separuh dari persaksian orang laki-laki.' Mereka menjawab: ‘Ya.' Beliau melanjutkan: ‘Itu adalah kekurangan akalnya. Bukankah kalau wanita itu haid tidak shalat dan tidak berpuasa.' Mereka menjawab, ‘Ya.' Beliau mengatakan, ‘Itu adalah kekurangan agamanya.”_* *(HR. Bukhari, no. 304)*

Tetapi hadis ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang menyebabkan mereka dimasukkan ke dalam neraka dan menjadi mayoritas penghuninya.

Namun demikian sebab-sebab tersebut disebutkan dalam hadist lain.

Dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW menjelaskan tentang wanita penghuni Neraka, baginda bersabda :
*_“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.”_* *(Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)*

Address

Bogor

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Properti Syari'ah Tanpa Riba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Properti Syari'ah Tanpa Riba:

Share