PDPK Bogor - Kantor PUSAT

PDPK Bogor - Kantor PUSAT Perusahaan Daerah Pengkreditan Kecamatan (PD.PK BOGOR) adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbankan I / MPRS / 1960 dan No. II / MPRS / 1960.

LATAR BELAKANG PERUSAHAAN

PDPK dan BPR awal dibentuk berdasarkan PROGRAM UMUM PEMERINTAH di bidang ekonomi dan berdasarkan musyawarah MENTERI KEUANGAN beserta KETETAPAN MPR No. Maka di bentuk lah Undang – Undang RI No. 5 tahun 1962 tentang PERUSAHAAN DAERAH, lalu di perkuat dengan KEPUTUSAN MENTRI DALAM NEGERI No. 30 tahun 2000. Hasil RUPS-LB PD.PK di Kabupaten Bogor tentang persiapan pelaksanaan

konsolidasi 13 Perusahaan Daerah PerkreditanKecamatan (PD.PK) di Kabupaten Bogor pada tanggal 19 Januari 2014. Pembentukan Tim Konsolidasi 13 Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PD.PK) di Kabupaten Bogor tanggal 14 Februari 2014. RUPS Pengesahan Rancangan Konsol 13 Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PD.PK) di Kabupaten Bogor tanggal 4 April 2014. Surat Keputusan Gubernur Propinsi Jawa Barat No. 581/Kep.682-admrek/2014 Tentang Penggabungan Usaha/Konsolidasi Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan Di Kabupaten Bogor Menjadi Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan Bogor tanggal 21 Mei 2014.

22/05/2015

Semangat pagi bro and sis
Pagi ini admin akan berbagi informasi mengenai prinsip dalam membangun customer service secara sederhana.
Prinsip-prinsip dalam membangun “Customer Service” secara sederhana:
1. Komitmen manajemen dan diri anda sendiri. Dalam arti sejauh mana service yang hendak anda berikan bagi pelanggan anda. Apakah anda bersedia untuk “all out” dalam memuaskan kebutuhan pelanggan anda, ataukah anda menjalankannya dengan strategi-strategi tertentu.
2. Lakukan segmentasi pelanggan. Tidak semua pelanggan bisa diperlakukan sama, maka perlu dibuat kelompok-kelompok. Sebaiknya tidak perlu terlalu banyak, karena itu akan menyulitkan diri sendiri. Segmentasi yang umum dibuat berdasarkan kontribusi pelanggan terhadap bisnis anda, sehingga anda bisa mengelompokkan mana yang besar, menengah, dan kecil.
3. Rancanglah produk layanan yang memiliki positioning yang kuat, memberikan nilai tambah bagi pelanggan, dan bisa anda jalankan dengan “sempurna”.
4. Rancanglah suatu proses layanan yang memberikan kemudahan bagi pelanggan. Kemudahan memiliki arti mudah dilakukan, cepat, nyaman, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan anda.
5. Kembangkan Sumber Daya Manusia yang bisa menjalankan “Service” anda dengan baik. Ujung dari semua pelaksana service adalah tenaga kerja yang anda miliki. Kreativitas, konsistensi, dan juga keramahan yang ingin anda tonjolkan sangat tergantung pada peran SDM. Lakukan pelatihan secara teratur, berikan penghargaan, dan lakukan berbagai macam pembinaan untuk mengembangkan kualitas tenaga kerja yang anda miliki.
6. Bangun sistem garansi dan pengelolaan terhadap harapan pelanggan. Garansi merupakan jawaban dari aspek “kepercayaan” yang diminta oleh pelanggan anda. Garansi merupakan alat yang paling ampuh untuk membuat pelanggan anda merasa yakin dan nyaman. Namun janji-janji tersebut harusnya diimbangi dengan kemampuan anda untuk memenuhinya. Tips-nya adalah jangan memberikan garansi atau janji jika anda tidak mampu memenuhinya. Tapi ketika memberikan janji, cobalah untuk memberikan toleransi yang lebih. Sehingga ketika anda mampu memenuhi janji lebih baik dari hal yang dijanjikan, itu membuat pelanggan anda lebih terkesan.
7. Jalankan service anda dengan konsisten. Dalam tahapan ini, anda harus mempersiapkan panduan bagi tenaga kerja anda untuk melakukan service yang sudah dirancang dengan baik. Membuat “Key Performance Indicator” yang relevan akan sangat membantu sebagai fungsi kontrol dalam organisasi.
8. Lakukan survey kepuasan pelanggan. Hal ini penting untuk mengetahui apakah anda sudah bisa memenuhi harapan pelanggan. Kepuasan pelanggan adalah sangat subyektif dan sangat persepsional sekali. Anda bisa saja mengatakan sudah melakukan yang terbaik, namun belum tentu dikatakan yang sama oleh pelanggan anda. Pada saat survey tidak hanya mengenai kepuasan, tapi juga perlu menggali hal-hal apa saja yang menjadi harapan pelanggan anda ke depan.
Survey kepuasan pelanggan yang lain juga bisa ditunjukkan dengan adanya sistem penanganan komplain. “Complain Handling” merupakan media yang tepat untuk membangun loyalitas pelanggan anda jika komplain mereka dapat ditangani dengan baik.
9. Selalu up-to-date terhadap informasi di pasar. Informasi yang dimaksud bukan yang terkait dengan bisnis, melainkan “image” mengenai perusahaan anda. Sesekali lakukan browsing di google dan cari mengenai apa saja yang terkait keluhan terhadap perusahaan anda. Jika menemukannya, maka anda perlu segera selesaikan hal tersebut. Ingat, sudah banyak kasus merebak akibat keliaran informasi di internet melalui berbagai media seperti facebook, twitter, mailing list, dan sebagainya.
10. Lakukan perbaikan dan pengembangan terhadap kualitas “Customer Service” anda berdasarkan masukan pada saat melakukan survey kepuasan pelanggan. Kunci dari Service adalah adanya inovasi, produk yang sama akan menurun persepsinya jika dirasakan oleh orang yang sama secara berturut-turut.
Sekian dan terimakasih
Salam semangat,
Admin

21/05/2015

Semangat pagi bro and sis,
Hari ini, 1 tahun yang lalu, secara resmi dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang konsolidasi 13 (tigabelas) Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan di Kabupaten Bogor menjadi PD.PK Bogor.
Kali ini admin akan sedikit mengulas kembali kronologis pembentukan PD.PK Bogor. Berikut informasinya :
Secara kronologis pembentukan PD.PK BOGOR adalah berdasarkan :
1. Hasil RUPS-LB PD.PK di Kabupaten Bogor tentang persiapan pelaksanaan konsolidasi 13 Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PD.PK) di Kabupaten Bogor pada tanggal 19 Januari 2014.
2. Pembentukan Tim Konsolidasi 13 Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PD.PK) di Kabupaten Bogor tanggal 14 Februari 2014.
3. RUPS Pengesahan Rancangan Konsol 13 Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PD.PK) di Kabupaten Bogor tanggal 4 April 2014.
4. Surat Keputusan Gubernur Propinsi Jawa Barat No. 581/Kep.682-admrek/2014 Tentang Penggabungan Usaha/Konsolidasi Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan Di Kabupaten Bogor Menjadi Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan Bogor tanggal 21 Mei 2014.

Konsolidasi tigabelas (13) Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan (PD.PK) Kabupaten Bogor merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing, penyehatan, efektifitas dan penguatan modal atas lembaga keuangan mikro milik pemerintah daerah Kabupaten Bogor, sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor 35 Tahun 2010 tentang Merger dan Konsolidasi Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat dan Perusahaan Daerah Perkreditan Kecamatan, pendapatan asli daerah sehingga PD.PK dapat menjadi Lembaga Keuangan Mikro kebanggaan dari Kabupaten pada khususnya dan Pemerintah Propinsi Jawa Barat pada umumnya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor.
Dengan momentum 1 tahun terbentuknya PD.PK Bogor ini semoga semakin meningkatkan kinerja kita, dan kita dapat berkontribusi positif dalam perkembangan PD.PK Bogor. Amin.
Sekian dan terimakasih
Salam semangat,
Admin

Semangat pagi bro and sis ..Tetap semangat ya bro and sis, kali ini admin akan berbagi informasi mengenai bank daerah pa...
20/05/2015

Semangat pagi bro and sis ..
Tetap semangat ya bro and sis, kali ini admin akan berbagi informasi mengenai bank daerah pangkas margin keuntungan, berikut informasinya.
Bank Daerah Pangkas Margin Keuntungan dari 9% Jadi 7%
MedanBisnis - Jakarta. Perbankan nasional maupun daerah diminta untuk memangkas Net Interest Margin (NIM) atau keuntungan. Pasalnya, suku bunga kredit perbankan saat ini mulai mengkhawatirkan alias sudah terlalu tinggi, dan berpotensi membuat angka kredit macet alias Non Performing Loan (NPL) melonjak.
Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Eko Budiwiyono mengatakan, pihaknya telah menargetkan kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk menurunkan NIM-nya.

"Di regional champion jilid pertama kita sudah punya target NIM itu nggak boleh lebih dari 5,5%, tapi memang masih ada beberapa teman masih di atas itu," ujar dia dalam Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia (BPD-SI) di kantor Asbanda Menara MTH Lantai 8, Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (25/3).

Eko menyebutkan, rata-rata NIM BPD saat ini sudah mulai turun di angka 7-8% dari sebelumnya yang mencapai level 9%.

"NIM kita sekitar 7-8% jadi sudah turun, sebelumnya ada yang 9%," sebut dia.

Eko menjelaskan, tingginya NIM yang dipatok tidak terlepas dari tingginya biaya dana.

"Sebenarnya kalau margin yang kita miliki tidak terlalu tinggi karena kan biaya dana kan cukup tinggi. Biaya dana semakin tinggi sementara kita enggak bisa mempertahankan jual kredit di angka yang tinggi, jadi NIM sekarang sudah mulai turun," kata Eko.
Sumber : http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2015/03/25/154326/bank-daerah-pangkas-margin-keuntungan-dari-9persen-jadi-7persen/ #.VVGjJPA6Erg
Sekian dan terimaksih

Salam semangat,
Admin

MedanBisnis - Jakarta. Perbankan nasional maupun daerah diminta untuk memangkas Net Interest Margin (NIM) atau keuntungan. Pasalnya, suku bunga kredit perbankan saat ini mulai mengkhawatirkan alias sudah terlalu tinggi, dan berpotensi membuat angka kredit macet alias Non Performing Loan (NPL) melonj…

Semangat pagi bro and sis ,, Dipagi ini admin kembali untuk berbagi Informasi mengenai kebijakan BI yang akan segera dik...
19/05/2015

Semangat pagi bro and sis ,,

Dipagi ini admin kembali untuk berbagi Informasi mengenai kebijakan BI yang akan segera dikeluarkan dibulan depan, berikut informasinya.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) siap keluarkan aturan Loan to Funding Ratio (LFR) pada Juni tahun ini. Aturan ini diyakini dapat memperbesar ruang likuiditas perbankan, sehingga mendorong ekspansi kredit di kuartal berikutnya.
Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Yati Kurniati mengatakan, pihaknya memperluas definisi simpanan atau dana pihak ketiga (DPK) perbankan, sehingga rasio likuiditas atau Loan to Deposit Ratio (LDR) berubah menjadi LFR dengan turut menghitung pencarian dana lewat surat utang.

"Aturan LFR harusnya terbit Mei, namun ada masalah sistem untuk teknis laporan. Di bulan Juni sudah bisa diterapkan," ujar Yati beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan dalam kriteria funding tersebut bank tidak hanya menghitung DPK tapi juga obligasi korporasi. Selain obligasi juga berlaku surat utang lainnya, seperti medium term notes (MTN) dan juga mandatory convertible notes (MCN) dan kriteria ini tidak berlaku untuk subordinated debt.

"Kami juga menentukan syarat surat utang tersebut dengan rate tertentu, sehingga jangan sampai surat utang asal diterbitkan saja demi manajemen resiko bank yang lebih baik," ujarnya.
Dia mengatakan, dengan rasio yang semakin besar maka dapat mendorong bank memperbesar ruang penyaluran kredit ke masyarakat. Minggu depan pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi aturan tersebut demi mengantisipasi penurunan nilai kredit yang disalurkan perbankan hingga kuartal I tahun ini.

Meskipun kondisi likuiditas perbankan sudah lebih baik di bawah batas atas 92%, namun ini dinilai karena perlambatan kredit dan juga kesenjangan DPK dengan kredit makin kecil, sehingga kredit tidak bisa tumbuh cepat.

Nantinya bank boleh memasukkan surat berharga untuk menghindari aturan kewajiban rasio LDR terhadap Giro Wajib Minimum (GWM). Dalam aturan LDR-GWM, bank yang memiliki LDR di atas 92%, terkena tambahan GWM 0,2%, dari 1% kelebihan GWM.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon mengatakan, baik LDR atau LFR itu berarti ada masalah mikro dan makro, sehingga pihaknya tidak mempermasalahkan apakah nanti kebijakannya dalam bentuk peraturan BI ataupun Peraturan OJK.
"Ya makro dan mikro ada dampaknya. Jadi, dua instansi ini harus bersama sama membahas seperti apa formulanya. Kalau soal bentuk aturannya sebenarnya tidak terlalu masalah. Yang penting ada kesepakatan antara kedua instansi," ujar Nelson kemarin di Jakarta. Executive Director Mandiri Destry Damayanti menilai kondisi bunga kredit tinggi perbankan merupakan dampak cost of fund dari dana mahal, sehingga paling tidak dengan LFR membuat kondisi jadi positif karena bagi beberapa bank juga sudah banyak yang melewati batas atas 92% dan terkena pinalti setoran GWM.
"Semoga kredit bisa lebih agresif karena masalahnya kalau kena pinalti bisa merusak reputasi bank tersebut," ujar Destry.

source: http://ekbis.sindonews.com/read/999989/178/aturan-kelonggaran-likuiditas-bank-terbit-juni-1431345740

Sekian dan terimakasih

Salam semangat,

Admin

BI siap keluarkan aturan Loan to Funding Ratio (LFR) pada Juni tahun ini untuk memperbesar ruang likuiditas perbankan.

15/05/2015

Semangat pagi bro and sis ..
Kali ini admin akan berbagi informasi mengenai dasar-dasar dalam pelayanan, khususnya untuk kita yang bekerja dalam bidang pelayanan berikut informasinya, semoga bermanfaat.
beberapa dasar-dasar pelayanan yang harus dipahami, sebagai berikut :
1. Berpakaian dan berpenampilan rapih dan bersih, Artinya petugas pelayanan harus mengenakan baju dan celana yang sepadan dengan kombinasi yang menarik. Perlu diperhatikan agar pakaian tidak kumal dan apabila mengenakan baju lengan panjang jangan digulung. Agar terkesan pakaian yang dikenakan benar-benar memikat konsumen.
2. Percaya diri, bersikap akrab dan murah senyum dalam melayani nasabah, yakin dan percaya diri yang tinggi.
Petugas pelayanan juga harus bersikap akrab seolah-olah sudah kenal lama. Dalam melayani nasabah petugas customer service haruslah murah senyum dengan raut muka yang menarik hati, serta tidak dibuat-buat.
3. Menyapa dengan lembut dan berusaha menyebutkan nama jika kenal.
Pada saat nasabah datang petugas pelayanan harus segera menyapa dan kalau sudah bertemu sebelumnya usahakan menyapa dengan menyebutkan namanya.
4. Tenang, sopan, hormat, serta tekun mendengarkan setiap pembicaraan.
Usahakan pada saat melayani nasabah dalam keadaan tenang, tidak terburu-buru, sopan santun dalam bersikap, menghormati tamu serta tekun mendengarkan sekaligus berusaha memahami keinginan konsumennya.
5. Berbicara dengan bahasa yang baik dan benar.
Artinya dalam berkomunikasi dengan nasabah gunakan Bahasa Indonesia yang benar atau bahasa daerah yang benar p**a. Suara yang digunakan harus jelas dalam arti mudah dipahami dan jangan menggunakan istilah-istilah yang sulit dipahami oleh nasabah.
6. Bergairah dalam melayani nasabah dan tunjukkan kemampuannya dalam melayani nasabah jangan terlihat loyo, lesu atau kurang semangat. Tunjukkan pelayanan yang prima dan perlihatkan bahwa anda sangat tertarik dengan keinginan atau kemauan nasabah.
7. Jangan menyela dan memotong pembicaraan.
Pada saat nasabah sedang berbicara usahakan jangan memotong atau menyela pembicaraan. Kemudian hindarkan kalimat yang bersifat teguran atau sindiran yang dapat menyinggung perasaan nasabah. Kalau terjadi kesalahpahaman usahakan jangan berdebat.
8. Mampu meyakinkan nasabah serta memberikan kepuasan.
Setiap pelayanan yang diberikan harus mampu meyakinkan nasabah dengan arguman/alasan yang masuk akal.
9. Jika tidak sanggup menangani permasalahan yang ada, minta bantuan.
Artinya jika ada pertanyaan atau permasalahan yang tidak sanggup dijawab atau diselesaikan, maka segeralah meminta bantuan kepada petugas yang lebih senior atau kepada atasan.
10. Bila belum dapat melayani, beritahukan kapan akan dilayani.
Artinya jika pada saat tertentu, petugas pelayanan sedang sibuk dan tidak dapat melayani salah satu nasabah, maka beritahukan kepada nasabahdengan simpatik kapan akan dilayani.
Sekian dan terimakasih

Salam Semangat,
Admin

12/05/2015

Semangat pagi bro and sis,
Let's get up and rush to do our best,
Dipagi ini admin kembali untuk berbagi informasi, masih mengenai info perbankan, seperti yang telah kita ketahui bahwa rupiah dalam beberapa minggu ini mengalami keterpurukan, sehingga membuat perekonomian Indonesia melemah, daya beli masyarakat menurun dalam hampir semua sektor.
Melambatnya pertumbuhan ekonomi saat ini telah membuat kondisi bisnis disektor property dan otomotif anjlok. Tanggapan pemerintah, perlambatan ekonomi global rupanya terus dituding sebagi biang kerok jebloknya kinerja ekonomi Indonesia sepanjang kuartal I 2015,pemerintahpun terus mencoba menggenjot mesin pertumbuhan dari dalam negeri.
(sumber : Koran Harian Radar Bogor)
Sekian dan terimakasih
Salam semangat,

Admin

Semangat pagi bro and sis ,,,Di pagi ini admin kembali akan menshare berita mengenai perbankan.Jakarta–Pertumbuhan ekono...
11/05/2015

Semangat pagi bro and sis ,,,

Di pagi ini admin kembali akan menshare berita mengenai perbankan.

Jakarta–Pertumbuhan ekonomi yang hanya tercatat 4,71% di triwulan I 2015 atau menurun bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 5,02%, diperkirakan akan berdampak kepada pertumbuhan kredit perbankan yang ikut melambat di sepanjang 2015 ini.
Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Pengamat Ekonomi Agustinus Prasetyantoko di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat, 8 Mei 2015.
Menurutnya, ditengah perlambatan ekonomi nasional kredit diperkirakan hanya akan tumbuh di kisaran 12%.“Pertumbuhan kredit saya kira pada kisaran 12%, target Otoritas Jasa Keuangan kan dikisaran 15%-17% yaa.
Menurut saya 12% lah atau maksimum banget 14%,” ujar Prasetyantoko.Sementara kredit yang paling berdampak terhadap perlambatan ekonomi, yakni pada sektor komoditas. “Karena kualitas pertumbuhan ekonominya memburuk, kreditnya juga pengaruh. Sektornya pasti berbasis komoditas, seperti mining pasti kreditnya akan negatif,” ucapnya.
Selain berdampak kepada pertumbuhan kredit, perekonomian yang melambat ini, juga berpengaruh pada peningkatan kredit macet (non performing loan/NPL) perbankan di 2015. “Iya, jadi memang bisanya perlambatan ekonomi itu tentu saja biasanya diikuti oleh memburuknya NPL,” tutup Prasetyantoko. (sumber: http://www.infobanknews.com)

Sekian dan terimakasih

Salam Semangat

Admin

Berita Analisis Perbankan,Keuangan dan Ekonomi

kegiatan silaturahmi dengan nasabah PD.PK Bogor
10/03/2015

kegiatan silaturahmi dengan nasabah PD.PK Bogor

06/03/2015

Semangat pagi ..
untuk bro and sis yang ingin lebih tahu dan mengenal PD.PK Bogor silakan kunjungi situs kami di http.pdpkbogor.blogspot.com
terimkasih

salam semangat

admin

24/02/2015

semangat pagi ..
kali ini admin kembali disiang yang cerah ini untuk berbagi informasi mengenai 7P, 'P' terakhir yaitu Protection
Tujuannya adalah bagaimana menjaga agar kredit yang diberikan mendapatkan jaminan perlindungan, sehingga kredit yang diberikan benar-benar aman. Perlindungan yang diberikan oleh debitur dapat berupa jaminan barang atau orang atau jaminan asuransi
sekian dan terimakasih

salam semangat,
admin

23/02/2015

semangat pagi ..
tetap semangat ya bro and sis, disiang yang cerah ini admin kembali untuk berbagi informasi mengenai analisi 7P yaitu 'P' ke-6 berikut informasinya.
Profitability adalah tingkat kelancaran pembayaran angsuran, Untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba.Profitability diukur dari periode ke periode, apakah akan tetap sama atau akan semakin meningkat, apalagi dengan bertambahnya kredit yang akan diperolehnya.
sekian dan terimakasih

Salam semangat,

admin

18/02/2015

Dipenghujung akhir pekan ini, admin akan berbagi info masih mengenai analisi 7P, yaitu ‘P’ ke-5.
Payment, merupakan ukuran bagaimana cara nasabah mengembalikan kredit yang telah diambil atau dari sumber mana saja dana untuk pengembalian kredit. Semakin banyak sumber penghasilan debitur maka akan semakin baik. Sehingga jika salah satu usahanya merugi akan dapat ditutupi oleh usaha lainnya.
Sekian dan terimakasih

Salam semangat,
Admin

Address

Jalan Raya Puncak Cibeureum KM. 83 Cisarua
Bogor
16750

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PDPK Bogor - Kantor PUSAT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PDPK Bogor - Kantor PUSAT:

Share