Gestun Bogor Murah

Gestun Bogor Murah Layanan Gesek Tunai Bogor paling murah Rate 2,3% - 3% tersedia untuk semua jenis kartu kredit yang berlogo Visa dan Mastercard.

15/09/2015
AKKI : Tahun ini bakal ada 400 ribu kartu kredit yang ditutup paksaPeraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 yang men...
05/09/2015

AKKI : Tahun ini bakal ada 400 ribu kartu kredit yang ditutup paksa

Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 yang mengatur tentang pembatasan kepemilikan kartu kredit sepertinya bakal segera memakan korban. Hal ini berdasarkan perkiraan dari AKKI (Asosiasi Kartu Kredit Indonesia). Menurut AKKI, setidaknya bakal ada 400 ribu kartu kredit yang ditutup paksa.
Penutupan kartu kredit, AKKI, Asosiasi Kartu Kredit Indonesia

Menurut General Manajer AKKI, Steve Martha, pihaknya bisa melakukan prediksi tersebut setelah memperoleh hasil penyisiran data yang dilakukan oleh para pelaku bisnis kartu kredit terhadap pengguna kartu kredit yang berjumlah 16 – 16,5 juta. “Prediksi kami 400.000 kartu kredit yang bakal ditutup sebagai dampak dari peraturan tersebut. Ini yang sekaligus membuat pertumbuhan kartu baru terkesan lambat dari tahun-tahun sebelumnya, yakni hanya sekitar 3-4 persen per Juni 2015,” ujar Steve.

Meski demikian, dirinya juga menegaskan kalau angka tersebut bisa saja berkurang jika nasabah melakukan pembaharuan data serta melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Nasabah yang melakukan hal tersebut otomatis akan lolos dari Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012.

Untuk menghindari dampak prediksi 400 ribu kartu kredit yang ditutup paksa, Steve Martha meminta pihak perbankan untuk lebih kreatif. Kreatifitas dibutuhkan agar bank mampu mendapatkan nasabah kartu kredit baru. Selain menawarkan promo-promo kartu kredit, memperluas pangsa pasar agar terjadi pemerataan juga perlu diperlukan. Selama ini distribusi kartu kredit hanya berkutat di kota-kota besar saja, khususnya di Pulau Jawa. Hal ini perlu agar pertumbuhan kartu kredit mampu lebih besar jumlahnya dibandingkan kartu yang ditutup.

“Harapan kami, pertumbuhan penerbitan kartu baru tahun ini mampu menyentuh 5 persen atau sama dengan tahun lalu. Kami berharap, akuisisi nasabah untuk kartu baru lebih banyak ketimbang kartu-kartu yang ditutup,” ungkap Steve.

Nah, apakah Anda termasuk bagian dari 400 ribu kartu kredit yang ditutup paksa? Jika tidak ingin kartu kredit Anda ditutup, segera lakukan pembaharuan data dan melengkapi dokumen yang diperlukan secepatnya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.
http://www.creditcard-revolution.com/artikel/

AKKI : Tahun ini bakal ada 400 ribu kartu kredit yang ditutup paksa Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/2/PBI/2012 yang mengatur tentang pembatasan kepemilikan kartu kredit sepertinya bakal segera memakan korban. Hal ini berdasarkan perkiraan dari AKKI (Asosiasi Kartu Kredit Indonesia). Menurut AKKI,…

BRI makin rajin suguhkan promo kartu kreditBRI sepertinya terus berusaha memenuhi target mereka di industri kartu kredit...
04/09/2015

BRI makin rajin suguhkan promo kartu kredit

BRI sepertinya terus berusaha memenuhi target mereka di industri kartu kredit. Yup, bank plat merah ini memang tidak main-main dalam menentukan target. Tidak tanggung-tanggung, mereka mentargetkan volume transaksi kartu kredit BRI bisa naik dua kali lipat jika dibanding tahun sebelumnya. Alhasil, promo kartu kredit pun rajin diberikan agar target tersebut terealisasi.
Promo kartu kredit BRI, Promosi kartu kredit BRI

Demi merealisasikan target, BRI gencar promo kartu kredit

Gencarnya promo kartu kredit oleh BRI dibenarkan oleh Wakil Kepala Divisi Kartu Kredit BRI, Pungki Mahastuti. Saat ini pihaknya menawarkan beragam kemudahan bagi para pengguna kartu kredit BRI, seperti diskon 19% bagi Anda yang menginap di Hotel Accor, diskon ini berlaku hingga 20 Desember 2015. Atau Anda juga bisa dapatkan promo diskon 57% menginap di Swiss Belhotel Internasional.

“Ditambah diskon 55% menginap di hotel yang tergabung di Milestone Pasific Hotel Group sampai 30 Desember 2015,” ungkap Pungki.

Masih belum puas dengan promo kartu kredit BRI? Anda bisa nikmati diskon 40% untuk pembelian pizza di Pizza Hut dengan menggunakan kartu kredit BRI yang berlaku sampai 30 September 2015. Bagi yang s**a minum kopi, dapatkan diskon 30% pembelian kopi di Excelso hingga akhir 30 Desember 2015.

“Ada lebih dari 100 restoran yang memberikan diskon jika melakukan pembelian dengan kartu kredit BRI. Untuk departemen store adalah Matahari dan Ramayana,” imbuh Pungki.

Pungki juga menambahkan jika kebanyakan transaksi kartu kredit BRI dilakukan di pusat perbelanjaan atau untuk traveling. Volume rata-ratanya pun tidak bisa dianggap kecil. Dari laporan bulan Januari hingga Mei 2015, transaksi rata-rata bisa mencapai Rp 400 miliar – Rp 450 miliar.

Menurut laporan hingga Mei 2015, jumlah kartu kredit yang telah diterbitkan sebanyak 905 ribu. Dari jumlah tersebut, volume transaksi sudah menyentuh angka Rp. 2,2 triliun. Diharapkan, dengan adanya promo kartu kredit tersebut bisa semakin meningkatkan volume transaksi maupun aplikasi kartu baru. “Kami targetkan volume transaksi kartu kredit BRI akhir tahun ini tumbuh dua kali lipat atau 100% dibanding akhir tahun lalu,” pungkas Pungki.

TIPS MENGGUNAKAN KARTU KREDIT SECARA BIJAK1. Bak Pisau Bermata Dua.Kartu kredit itu bagai pisau bermata dua. Jika diguna...
04/09/2015

TIPS MENGGUNAKAN KARTU KREDIT SECARA BIJAK
1. Bak Pisau Bermata Dua.
Kartu kredit itu bagai pisau bermata dua. Jika digunakan secara bijaksana dan disiplin, akan banyak gunanya. Tapi bisa mencelakakan kalau digunakan secara kurang hati-hati, tak terkontrol. Bisa menimbulkan bencana keuangan yang besar.
2. Jangan hanya Bayar Minimumnya.
Jangan membayar hanya sebesar angka minimum pembayaran. Bayarlah cicilan kredit itu dengan jumlah lebih besar dari pembayaran minimum-nya untuk mengurangi beban bunga kredit, dan Anda tidak diganduli utang terus setiap saat .
3. Grace Period itu Menguntungkan.
Idealnya, bayarlah tagihan utang kartu kredit Anda setiap bulan setelah berbelanja. Intinya adalah jangan menjadikan kartu kredit sebagai alat untuk berutang, tetapi gunakan sebagai alat pembayaran tanpa uang tunai. Anda harus sadar, fungsi kartu kredit adalah sebagai pengganti sementara uang tunai.
4. Cukup Satu Kartu Saja.
Percayalah, urusan yang kecil-kecil itu cukup ditangani oleh satu kartu saja. Kadang orang mempunya tiga-empat kartu, tapi yang dipakai sih paling satu juga. Mungkin kalau Anda memiliki bisnis, cukup berguna kalau memiliki lebih dari satu kartu. Untuk keperluan yang mepet misalnya, Anda bisa menggunakan kartu kreditnya, toh ini untuk keperluan membeli bahan produksi (bersifat produktif). Biasanya juga mendapat uang yang berasal dari pinjaman bank (meskipun dengan bunga lebih rendah).
5. Tinggalkan Kartu Kredit Anda di Rumah.
Sebaiknya bawalah kartu kredit Anda hanya jika Anda telah berencana untuk berbelanja atau melakukan transaksi. Tak perlu dibawa setiap hari, apalagi kalau memiliki kartu kredit lebih dari satu. Tak perlu dibawa semua, untuk mengurangi resiko belanja impulsif (tanpa perencanaan) atau resiko kehilangan dompet Anda.
6. Jangan Terlambat Membayar Tagihan.
Jika Anda terlambat membayar tagihan, Anda bisa kaget bila mengetahui dendanya. Biasanya sekitar 5%-6% atau sejumlah uang tertentu.
7. Hati-hati Bunga Berbunga.
Jangan membiasakan selalu punya saldo utang setiap saat, dari bulan ke bulan. Saldo utang akan terus terbebani bunga yang sifatnya bunga berbunga.
Bila pemakaian Anda tak terlalu besar, lunaskanlah dulu.
8. Jangan Menunda Klaim.
Periksalah laporan statement kredit Anda setiap bulan. Bila ada angka yang meragukan, tak dikenal, segera adukan (klaim) ke perusahaan pengelolanya. Jangan ditunda-tunda.
9. Hati-hati Cash Advance!
Upayakan jangan terlalu sering mengambil cash advance yang bunganya cukup tinggi dalam sekali pengambilan. Ya, bunganya biasanya lebih besar dibandingkan dengan bunga bulanan angsuran kredit Anda.Cash advance itu hanya dilakukan pada saat darurat saja. Dalam kondisi normal, lebih baik Anda belanja secara tunai atau mengambil uang cash dengan kartu debet Anda. Lebih murah.
10. Jangan Terperangkap Budaya Utang.
Selalu perhitungkan kemampuan Anda sebelum membeli sesuatu. Bila sisa gaji Anda masih cukup untuk membayar cicilan tagihan kartu kredit di akhir bulan, belanjalah. Bila tidak, Anda akan terperangkap budaya utang.
11. Tinggalkan yang tak Perlu.
Berpuasalah untuk pergi ke tempat rekreasi. Kurangi acara makan bersama di luar rumah Anda. Tinggalkanlah berbelanja barang-barang yang tidak perlu benar (sekunder/terier).

Cara hemat BBM dengan menggunakan kartu kreditNaiknya harga BBM memang bisa membuat masyarakat resah. Kenaikan harga ter...
04/09/2015

Cara hemat BBM dengan menggunakan kartu kredit

Naiknya harga BBM memang bisa membuat masyarakat resah. Kenaikan harga tersebut bisa berimbas pada naiknya harga barang-barang lain. Akibatnya, masyarakat dipaksa untuk pintar-pintar mencari solusi agar mampu berhemat. Nah, kali ini kami akan berbagi informasi tentang cara hemat BBM dengan menggunakan kartu kredit.

Info cara hemat BBM dengan menggunakan kartu kredit disampaikan oleh Simon Costello, Co-Founder & Managing Director HaloMoney.co.id. Dengan menggunakan kartu kredit tertentu, kita bahkan bisa menghemat uang konsumsi BBM hingga Rp. 4,2 juta / tahun. Info tersebut juga dilengkapi grafik (bisa dilihat dibawah).
Tips kartu kredit, kartu kredit tips

Grafik Cara hemat BBM dengan menggunakan kartu kredit

“Grafik ini, menjadi salah satu alasan terbesar mengapa konsumen harus memiliki kartu kredit,” ujar Simon.

Apalagi jika pemerintah melakukan standarisasi emisi kendaraan ke tingkat EURO 4. Simon percaya ini bisa menurunkan total konsumsi nasional BBM yang terus meningkat hingga 2019. Jika langkah ini diambil, maka pada tahun 2030, maka kita bisa mendapatkan benefit hingga Rp. 3,9 triliun.

Tidak hanya itu, Simon pun memberikan tips yang harus nasabah lakukan agar bisa berhemat menggunakan kartu kredit, yaitu:

1. Sebisa mungkin mengisi BBM di malam hari

2. Jika Anda melakukan pengisian sendiri, setting nosel pada posisi slow mode

3. Jangan melakukan pengisian ketika SPBU sedang deposit

4. Suhu terendah BBM adalah pada pukul 02.30 WIB

“Dengan begitu, selain Anda bisa menghemat BBM untuk kendaraan bermotor, Anda tentu juga bisa menabung bahkan mengeluarkan pendapatan untuk kebutuhan yang lebih anda butuhkan. Jadi Anda bisa menghemat bensin dengan meggunakan kartu kredit dan sisihkan uang dengan menabung,” tambah Simon.

Nah, itu tadi cara hemat BBM dengan menggunakan kartu kredit. Apa Anda tertarik untuk mencobanya? Semoga informasi berikut ini bisa bermanfaat bagi Anda.

Apakah itu gestun?Pernakah Anda mengalami hal berikut:- Kekurangan Modal?- Butuh dana darurat- Kesulitan meminjam ke Ban...
03/09/2015

Apakah itu gestun?

Pernakah Anda mengalami hal berikut:- Kekurangan Modal?- Butuh dana darurat- Kesulitan meminjam ke Bank- Tidak ada barang yang bisa dijadikan ke Jaminan- Butuh uang cepat
Pada dasarnya Anda dapat memperoleh dana tunai melalui berberapa cara, antara lain:
Tarikan tunai kartu kredit di ATM

PEGADAIAN
Pembiayaan dari Bank

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait hal di atas, antara lain:
ATM Penarikan tunai kartu kredit di ATM:
Biaya transaksi di ATM yang cukup tinggi kisaran 3.5% - 6%
Biaya administrasi yang tinggi sekitar 30ribu – 100ribu
Ada batas tarik tunai di ATM sekitar 30% - 70% dari limit kartu kredit, tidak bisa sesuai dengan limit kartu kredit
Bunga penarikan lewat ATM dihitung saat melakukan penarikan
Tidak mendapat point rewards

PEGADAIAN
Bunga pegadaian relative lebih tinggi dari tingkat suku bunga perbankan
HARUS ada jaminan
Barang JAMINAN diserahkan ke pegadaian, sehingga kita tidak dapat menggunakan barang tersebut
Jumlah kredit terbatas

Pembiayaan dari Bank:
Proses yang lama dan berbelit - belit
Terkadang membutuhkan jaminan juga (KPR, KPA)
Suku bunga bank yang berubah-ubah dan bisa menjadi lebih tinggi.

Gestun/ Gesek tunai hadir untuk menjawab kebutuhan Anda.

APA ITU GESTUN...?
Gestun/ Gesek Tunai adalah sebuah proses cash advance/ penarikan tunai dari kartu kredit melalui jasa merchant toko yang memiliki mesin EDC.

Apa manfaat / Tunai untuk Anda?

Adapun keuntungan menggunakan jasa Gestun kami adalah:
Biaya transaksi kami jauh lebih murah dan lebih rendah dari yang lain.
AMAN…! Kami sudah lama menangani banyak pelanggan yang selalu datang setiap bulannya untuk melakukan pelunasan kartu kredit mereka.
TERPERCAYA…! Kepercayaan yang diberikan pelanggan kami, membuktikan jasa gestun kami memang terbukti, didukung dengan kami memiliki lokasi. Sehingga jika Anda belum percaya, maka dapat datang ke toko kami terlebih dahulu. (tidak kenal maka tidak sayang..)
CEPAT..! Proses pencairan dana yang sangat cepat sekitar 5 - 10 menit setelah proses gesek.
Namun yang perlu Anda perhatikan adalah bahwa penggunaan Kartu Kredit ataupun Gestun/ Gesek tunai dapat menjadi pedang bermata dua, karena perlu Anda sadari bahwa setiap penggunaan kartu kredit adalah HUTANG kepada Bank yang harus Anda bayarkan sebelum jatuh tempo (bila tidak ingin kena denda bunga).

Telemarketing Kartu KreditStaf telemarketing kadang bisa menghubungi Anda menawarkan kartu kredit.Penggunaan jasa pihak ...
03/09/2015

Telemarketing Kartu Kredit

Staf telemarketing kadang bisa menghubungi Anda menawarkan kartu kredit.
Penggunaan jasa pihak ketiga oleh bank dalam menjaring nasabah kartu kredit mereka adalah menggunakan tenaga telemarketing. Telemarketing biasanya masih merupakan bagian atau divisi dari jasa yang ditawarkan oleh banyak perusahaan agency termasuk agency pemasaran kartu kredit. Lalu apa bedanya antara telemarketing dengan direct sales kartu kredit yang sudah kita bahas sebelumnya? Perbedaannya terletak pada cara si sales kartu kredit menjangkau Anda.

Kalau direct sales, Anda akan berjumpa secara langsung bertatap muka, berbicara face to face dengan si penjual kartu kredit, namun di telemarketing Anda tidak menjumpai mereka melainkan hanya dihubungi via telepon. Jadi boleh dibilang seperti kencan jarak jauh. Tidak melihat wajahnya, tidak menatap matanya tetapi hanya mendengar suaranya yang merdu bahkan sedikit menggoda. Biasanya perusahaan agency akan merekrut tenaga telemarketing yang suaranya khas atau sangat seksi. Tak ada bedanya dengan pola perekrutan penyiar televisi atau radio yang mensyaratkan kriteria utama yakni "suara mikrofonis". Supaya di benak Anda seolah-olah cewek yang menawarkan kartu kredit tersebut secantik Luna Maya atau Anda bayangkan seperti wanita PSK panggilan yang pernah Anda eksekusi di kamar hotel bintang 5. Wow!

Penjualan ala telemarketing bukanlah praktek penjualan milik industri perbankan. Banyak produk-produk lainnya juga dipasarkan dengan cara seperti ini. Apa saja bisa dipasarkan lewat telemarketing. Telemarketing bisa menghemat banyak biaya seperti membuka kantor cabang, biaya perjalanan buat si tenaga penjual, serta hambatan-hambatan geografis lainnya. Perusahaan hanya perlu menyediakan kantor yang cukup bagus dan luas dengan sambungan telepon yang multilines supaya si telemarketer bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Biasanya seorang telemarketer akan membuka-buka buku kuning (yellow pages) untuk mencari nasabah-nasabah yang bonafit atau mengoleksi data dari mana saja. Jadi mereka bermain hanya di belakang meja.

Kesimpulannya: jika Anda dihubungi oleh seseorang yang mengaku dari bank lalu menawari Anda kartu kredit, maka 90% bisa dipastikan itulah strategi pemasaran telemarketing. Setelah Anda mengiyakan berminat, si telemarketer akan mengirimkan form aplikasi yang tinggal Anda isi dan tandatangani. Begitu selesai diisi maka nanti akan ada kurir yang siap menjemput aplikasi kartu kredit tersebut untuk diproses. Anda bingung dari mana mereka mengetahui nama atau nomor telepon Anda? Tak perlu bingung sebab tenaga telemarketing memiliki tekniknya tersendiri mengoleksi data atau kadang mereka sembarang menembak nomor telepon.

Harap diingat baik-baik bahwa yang menghubungi Anda via telepon meski mengatasnamakan bank atau menawarkan kartu kredit, dsb.. belum tentu itu adalah staf telemarketing. Bisa saja yang menghubungi Anda itu adalah direct sales karena direct sales juga bisa menghubungi calon nasabah lewat telepon untuk memproses kartu kredit seseorang. Hanya saja biasanya ada perbedaan antara form aplikasi kartu kredit direct sales dengan telemarketing. Berhati-hati terhadap orang-orang yang mengatasnamakan bank yang menghubungi Anda lalu melakukan konfirmasi data, menanyakan nama ibu kandung, nomor kartu kredit, dsb.. sebab bisa saja itu adalah jaringan mafia kartu kredit Indonesia.

03/09/2015

Bahaya membayar Kartu Kredit dengan Minimum Payment

Buat pemegang kartu kredit, adanya fasilitas bayar minimum tagihan kartu kredit bisa menguntungkan, tapi juga bisa membuat celaka. Bank menawarkan fasilitas bayar minimum tagihan kartu kredit per bulan bukan tanpa syarat.

Jika kita terlena oleh fasilitas ini dan terbiasa membayar jumlah minimal tagihan yang tertera pada lembar tagihan setiap bulan, bisa-bisa kita terjerat utang berjibun. Soalnya, bunga yang dikenakan bakal berlipat-lipat, dari bulan ke bulan, bergantung pada nilai transaksi yang belum dilunasi.

Menurut peraturan BI, minimum payment kartu kredit ditetapkan sebesar 10 persen dari jumlah total tagihan.

Pembayaran jumlah minimal itu tak menyalahi aturan dari bank. Tapi, ada konsekuensi yang harus kita bayar, yakni bunga yang tidak dihitung berdasarkan sisa tagihan melainkan nilai total transaksi terutang.



JIKA SUDAH TERLANJUR TERJERAT BUNGA KARTU KREDIT..??

Biasanya orang yang keseringan membayar minimum tagihan akan terjerat bunga yang luar biasa. Untuk keluar dari jeratan ini tidak mudah karena dibutuhkan tekad dan disiplin yang tinggi untuk mencicil tagihan per bulan

1. Stop pakai kartu kredit
Hentikan transaksi menggunakan kartu kredit untuk keperluan yang tidak diperlukan, agar utang tidak semakin menumpuk. Beralihlah ke cash atau kartu debit yang lebih aman. Fokuskan pada penyelesaian tagihan yang menumpuk

2. Kurangi pengeluaran per bulan
Atur ulang pengeluaran per bulan. Hapus pos yang tidak terlalu mendesak, seperti uang jajan, rokok, window shopping, dan lain-lain. Sering-sering makan di rumah daripada di luar.

3. Bicarakan dengan bank
Bank selalu membuka mediasi bila nasabahnya mengalami kesulitan membayar utang. Mintalah keringanan atau penundaan pembayaran. Tapi ingat, hal ini dapat mengakibatkan Anda tidak dapat mengajukan dan menggunakan kartu kredit kembali dan mengakibatkan nama Anda "black-list" di Bank.

Intinya, kita harus menerapkan manajemen keuangan yang baik jika menggunakan kartu kredit.

Selain hal tersebut, terdapat satu solusi lagi yaitu menggunakan jasa gestun/ dana talangan, dan kami dapat membantu ANDA yang terjerat hutang tagihan kartu kredit yang mengikat..!

03/09/2015

Merchant Gesek Tunai Kartu Kredit

Kami sudah menjelaskan pengertian merchant kartu kredit. Sekarang kami akan menjelaskan kepada Anda merchant gesek tunai kartu kredit yang sering disebut "merchant tarik tunai kartu kredit" atau "merchant gestun kartu kredit". Kata gestun adalah singkatan dari gesek tunai. Lalu apa maksudnya? Apakah ada perbedaan antara merchant biasa dengan merchant gesek tunai ini?

Merchant gestun adalah pihak yang ikut menikmati gurihnya pertumbuhan industri kartu kredit di Indonesia. Bank penerbit kartu kredit bahkan AKKI tidak berkutik apa-apa terhadap merchant gestun seperti ini. Semakin diutak-atik semakin suram bisnis kartu kredit. Karena memang belum waktunya dan tidak boleh diutak-atik karena sangatlah sensitif. Seperti beberapa waktu lalu bank menarik mesin-mesin EDC dari merchant yang ketahuan menerima gesek tunai. Kebutuhan konsumen dan pertumbuhan industri kartu kredit memang memunculkan bisnis ini. Bank tidak boleh bertindak seenaknya seolah-olah konsumen masih bodoh dan bisa terus dijadikan korban atau sapi perahan. Urusan seseorang mau gesek tunai, gesek biasa atau gesek di pantat babi, itu urusan pemegang kartu kredit. Yang penting begitu tagihan datang dia siap membayarnya. Kalau terlambat maka mereka membayar sesuai dengan denda-denda dan bunga-bunganya sehingga Anda sebagai bankir bisa terus buncit dan kaya raya anak cucu cicit Anda! Mestinya Anda tersenyum lebar. Jadi tidak boleh memberi orang kartu kredit lalu mengatur hak orang menggunakan kartu kredit tersebut harus begini, harus begitu. Ini sama saja mau menang sendiri. Kalau meragukan seseorang untuk menggunakan kartu kredit Anda, ya silakan jangan dikabulkan permohonan kartu kreditnya. Gitu saja kok repot?

Menjadi merchant gestun juga boleh dikatakan 100% bebas risiko dengan keuntungan bisnis yang sangat menggiurkan. Terkecuali untuk kasus-kasus tertentu di mana mafia kartu kredit beraksi terhadap merchant itu sendiri. Tidak kami kupas di sini tetapi hanya di ebook. Karena keuntungannya yang sedemikian menggiurkan, maka tak heran kita menjumpai bisnis gestun menjamur di mana-mana. Bisnis gestun mulai menjamur sejak tahun 2000 ke atas. Di mana memang pertumbuhan kartu kredit sangatlah besar dan juga semakin pintar masyarakat melihat peluang. Anda pun bisa membuka bisnis gestun ini di kota Anda. Kami akan memberikan panduannya di ebook secara lengkap. Tak perlu peduli dengan omong kosong atau gertakan orang bank yang berkata gestun bisa dihapus. Itu omongan yang hanya bisa menipu orang bodoh. Intinya di mana kartu kredit bisa dipakai, maka di sana praktek gestun bisa dilakukan. Yang penting tahu celahnya. Nanti akan kami jelaskan panjang lebar di ebook rahasia-rahasianya yang diketahui orang bank tetapi tidak diungkapkan kepada publik.

Secara praktek tidak ada perbedaan antara merchant biasa dengan merchant gesek tunai. Merchant gesek tunai bisa saja sebuah restoran, hotel, toko baju, toko emas, toko bangunan, toko elektronik, supermarket, toko handphone, dsb. Rata-rata sih paling banyak dijumpai adalah toko emas atau toko HP (ponsel). Pokoknya semua merchant bisa menjadi merchant gesek tunai. Begitu sebaliknya merchant gesek tunai juga adalah merchant biasa. Anda datang, membeli barang, mengeluarkan kartu kredit dari dompet, kartu kredit digesek, struk belanja Anda terima, selesai.

Hanya saja kalau biasanya Anda membeli barang dengan kartu kredit lalu membawa pulang barang yang Anda beli, tidak demikian jika mendatangi merchant gesek tunai ini. Begitu kartu kredit Anda digesek, Anda tidak membawa pulang barang yang Anda beli melainkan membawa pulang uang yang nilainya sesuai dengan harga barang tersebut. Contoh: kalau merchant biasa, ketika Anda membeli iPhone 4S dengan kartu kredit katakanlah seharga Rp 6 juta maka langsung membawa pulang iPhone tersebut. Namun tidak demikian jika Anda mendatangi merchant gesek tunai. Kartu kredit Anda memang digesek sebesar Rp 6 juta, namun Anda tidak membawa pulang iPhone melainkan uang tunai sebesar Rp 6 juta. Uang tunai yang sama persis dengan harga iPhone 4S. Lho kok bisa? Namanya saja sudah merchant gesek tunai. Jadi yang Anda ambil adalah uang tunainya. Kalau mau mengikuti bunyi iklan Bank Danamon beberapa waktu lalu, artinya Anda cuma ambil "mentahnya" saja.

Apakah kita sebagai pemegang kartu dirugikan? Tentu saja tidak karena uang yang kita terima sesuai dengan harga barang yang kita beli. Hanya saja kita akan dikenakan semacam fee yang rata-rata berkisar antara 3% - 5% dari total nilai belanja tersebut. Kalau gesek tunainya Rp 10 juta dan fee gestunnya 3%, maka kita diwajibkan membayar biaya tambahan Rp 300.000. Fee ini tergantung kepada merchant itu sendiri. Biasanya makin tinggi gesek tunai yang kita ambil maka makin kecil fee yang dikenakan. Bisnis gesek tunai adalah bisnis yang memanen uang paling cepat dan besar tanpa ada risiko.

Bagi Anda yang membutuhkan jasa merchant gesek tunai atau ingin mengetahui lokasi tarik tunai terdekat di kota Anda, silakan melihat informasinya di bawah ini. Sesuaikan dengan tempat tinggal Anda. Kalau kebetulan belum ada datanya, mungkin peluang buat Anda untuk terjun ke bisnis seperti ini. Tenang saja dan tak perlu takut pada gertakan orang bank. Bank lebih membutuhkan kita daripada kita membutuhkan mereka.

Formulir Aplikasi Kartu KreditContoh aplikasi kartu kredit yang bisa Anda miliki atau minta ke agen kartu kredit.Apakah ...
03/09/2015

Formulir Aplikasi Kartu Kredit

Contoh aplikasi kartu kredit yang bisa Anda miliki atau minta ke agen kartu kredit.
Apakah Anda pernah mengalami kesulitan untuk mengambil atau meminta formulir aplikasi permohonan kartu kredit? Kalau iya, maka ada satu cara yang mudah yakni dengan mendatangi bank secara langsung. Biasanya di depan meja petugas customer service terdapat banyak formulir atau brosur yang tersusun rapi yang salah satunya sudah pasti aplikasi kartu kredit. Tinggal Anda minta, bawa pulang untuk diisi dan serahkan kembali atau bisa langsung di kirimkan ke card center bank tersebut. Alamat card center sudah pasti tercantum di formulir aplikasi tersebut. Biasanya juga bebas biaya pengiriman karena perangko sudah lunas terbayar secara berlangganan. Apa yang Anda lihat di meja customer service, itulah yang dinamakan program pemasaran take one boxes (TOB).

Take One Boxes Kartu Kredit

Pemasaran ala take one boxes (TOB) sudah banyak diterapkan oleh berbagai perusahaan termasuk bank itu sendiri. Dari sisi manfaat marketing tentu ada kelebihannya di mana bisa sekaligus menjadi sarana promosi. Intinya perusahaan menempatkan semacam brosur yang diselipkan di sebuah kotak kaca atau acrylic lalu ditaruh di depan meja kasir, meja customer service atau di tempat-tempat tertentu yang mudah dilihat banyak orang. Dengan demikian akan merangsang orang untuk mengambil dan membacanya. Namun harus dibedakan antara brosur yang hanya berisi program promosi (sekadar diambil dibaca dan dibuang ke tong sampah) dengan brosur aplikasi yang perlu diisi. Kalau hanya untuk dibaca-baca saja tak ubahnya menempelkan spanduk di pinggir jalan. Orang hanya tertarik untuk membacanya dan tidak ada aksi penjualan yang dilakukan. Sedangkan TOB ini cenderung langsung melakukan aksi penjualan. Jadi ada kolom-kolom yang harus diisi atau ada potongan kupon, dsb.

Pemasaran kartu kredit lewat TOB di tahun 90-an sangatlah marak. Namun sejak tahun 2000 semakin berkurang seiring dengan munculnya internet di mana masyarakat bisa mengajukan aplikasi kartu kredit secara online. Dulu di hampir semua sudut mal atau pusat perbelanjaan akan dengan mudah ditemukan formulir aplikasi kartu kredit terutama di meja kasir toko-toko atau supermarket seperti Hero, Golden Truly, Matahari, dsb. Ketika kami menjual kartu kredit Citibank, kami datang ke sejumlah toko, supermarket atau mall untuk meminta formulir aplikasi kartu kredit bank lain dengan tujuan untuk menghabiskan formulir tersebut. Kadang kami menyelipkan aplikasi Citibank untuk menutup aplikasi kartu kredit bank lain. Jadi kalau ada yang butuh kartu kredit otomatis mereka mengisi formulir yang sudah berisi kode sales milik kita sendiri. Komisi pun jatuh ke tangan kita. Ya namanya juga sales apa saja boleh dilakukan dengan kreatif asal jangan sampai menjadi bagian dari anggota jaringan mafia kartu kredit.

Saat ini program TOB dijalankan dengan terbatas. Anda masih bisa mengambil formulir aplikasi kartu kredit di meja-meja customer service bank cabang terdekat atau melewati pameran-pameran kartu kredit yang kebetulan tidak dijaga oleh direct sales-nya. Tinggal comot saja kalau berminat. Seperti contoh tampak di bawah ini.

Biaya Penarikan Tunai Kartu Kredit Tarik tunai lewat mesin ATM.Biaya siluman kartu kredit berikutnya adalah biaya penari...
03/09/2015

Biaya Penarikan Tunai Kartu Kredit

Tarik tunai lewat mesin ATM.
Biaya siluman kartu kredit berikutnya adalah biaya penarikan tunai (cash advance). Harap dibedakan antara biaya penarikan tunai ini dengan biaya bunga penarikan tunai. Kalau biaya bunga itu adalah perhitungan bunganya atas saldo atau tagihan terhutang yang tidak dilunasi penuh sewaktu tagihan jatuh tempo. Sedangkan di sini adalah biaya atas penggunaan mesin ATM-nya.

Biaya penarikan tunai kartu kredit adalah biaya yang dikenakan pada saat kita mengambil uang tunai lewat mesin ATM. Jadi kalau kita tidak mengambil uang tunai lewat mesin ATM tidak akan dikenakan biaya ini.

Biaya penarikan tunai adalah semacam biaya pelayanan yang dikenakan oleh mesin ATM bank bersangkutan. Akan ditagih di bulan berikutnya. Kita dianggap menggunakan fasilitas bank dan tentu saja bank butuh biaya dalam mengoperasikan mesin ATM tersebut. Misalnya biaya perawatan rutin, bayar tagihan listrik, sewa ruangan, dsb.

Besarnya biaya ini rata-rata adalah 4% atau minimal Rp 50.000 tergantung mana yang lebih besar. Semua kartu kredit akan mengenakan biaya seperti ini. Sebenarnya yang mengenakan biaya ini adalah bank pemilik mesin ATM. Bank pemilik ATM akan menagih ke bank penerbit kartu lalu bank penerbit kartu baru menagihnya ke kita. Kurang lebih seperti itu alurnya.

Solusi Bank Penerbit Kartu

Karena biaya penarikan tunai ini cukup besar yakni minimal Rp 50.000 atau 4% tergantung mana yang lebih besar, otomatis jika mengambil uang tunai Rp 100.000 atau Rp 1.000.000 maka akan ditagihkan sama yakni Rp 50.000. Yang dihitung sekali ambilnya dan bukan nilai nominalnya. Kalau benar-benar mau menarik tunai lebih baik mengambil sebanyak-banyaknya dan harus sekali ambil. Jangan ambil misalnya Rp 500.000 dua kali ambil. Ini akan dikenakan biaya 2x. Sayangnya setiap mesin ATM ada batas pengambilannya. Paling tinggi hanya Rp 2.500.000 sekali ambil dan itu pun untuk mesin ATM yang berpecahan ratusan ribu (100.000). Kalau pecahan 50.000 tentu maksimalnya hanya Rp 1.250.000.

Atas dasar inilah beberapa bank penerbit kartu kredit mulai memperkenalkan mesin-mesin ATM mereka sendiri. Contoh misalnya Citibank memperkenalkan butik ATM mereka sendiri. Dengan mengambil di mesin ATM yang sama tidak akan dikenakan biaya ini sebab masih merupakan jaringan bank yang sama. Namun harus diingat biaya bunga penarikan tunai tetap akan dihitung dan dikenakan jika tidak membayar penuh. Yang gratis hanya biaya mesin ATM-nya saja sebab masih satu bank yang sama. Sayangnya tidak semua bank memiliki modal besar untuk menyediakan mesin ATM.

Tidak semua bank penerbit kartu kredit membebaskan nasabah kartu kredit mereka dari biaya tarik tunai meski menarik tunai dari mesin ATM mereka sendiri. Karena itu Anda harus tanyakan baik-baik kepada bank penerbit kartu kredit yang Anda ajukan:

"Apakah jika menarik tunai dari mesin ATM bank penerbit yang sama akan dikenakan biaya tarik tunai?"

Saran kami pilihlah bank yang membebaskan biaya penarikan tunai di mesin ATM mereka sendiri. Karena jika tidak demikian maka bank memangsa nasabah mereka sendiri. Lalu apa bedanya dengan bank lainnya?

Jalan Keluar Pemilik Kartu Kredit

Perkembangan berikutnya dalam industri kartu kredit adalah munculnya yang namanya "gesek tunai", "gestun", "tarik tunai", "tatun" kartu kredit. Sebuah lahan bisnis baru paling menggiurkan yang menawarkan nasabah kartu kredit untuk mengambil uang tunai tanpa harus ke mesin ATM. Kok bisa? Ya jelas bisa d**g! Tinggal datang saja ke salah satu toko yang menyediakan jasa-jasa seperti ini. Biasanya adalah toko emas, toko hp atau toko elektronik.

Cara kerjanya sederhana. Kalau berbelanja kita mendapatkan barang, kalau gesek tunai atau tarik tunai ini kita tidak mendapatkan barang tetapi diganti dengan uang. Sama saja bukan? Daripada kita beli barang lalu kita jual kembali otomatis harganya akan jatuh. Dianggap sudah menjadi barang bekas (second) meski bisa saja ponsel tersebut masih tersegel rapi.

Gesek tunai kartu kredit semacam permainan labirin yang sulit dilacak, dibongkar atau diberantas. Juga tidak ada yang menang dan kalah di sini. Bank tidak akan bisa memberangusnya sebab memang semuanya ini dari bank. Kalau tidak mau ada praktek gesek tunai mengapa tidak meniadakan biaya penarikan tunai lewat mesin ATM? Coba suruh mereka jawab pasti bingung sendiri!

Kalau menarik tunai lewat mesin ATM kita sudah dikenakan biaya minimal Rp 50.000 atau 4% tergantung mana yang lebih besar. Makin besar makin mahal. Sedangkan kalau gesek tunai paling tinggi kita mendapatkan 3% bahkan ada yang cuma 2% biayanya. Kalau ambil banyak malah bisa makin turun biayanya. Tinggal didiskusikan saja dengan si pemilik toko. Bertolak belakang dengan kebijakan bank bukan? Jadi yang lebih mafia sebenarnya siapa?

Selain itu kalau gesek tunai atau tarik tunai lewat toko tidak ada batas pengambilannya seperti mesin ATM. Bisa sekali ambil Rp 50 juta atau lebih dan tidak akan dikenakan biaya berulang-ulang kali layaknya mesin ATM. Selain itu perhitungan bunganya jika kita tidak membayar penuh adalah bunga belanja (retail) yang jauh lebih rendah dari bunga tarik tunai (cash advance). Tak heran bisnis gesek tunai tumbuh sangat subur seperti jamur di musim hujan. Sudah banyak orang yang kaya raya, beli rumah mewah dan mobil mewah hasil kerja gesek tunai kartu kredit. Pasti Anda pun berminat, bukan? Ikuti terus tips dan trik dari kami!

Kesimpulannya: biaya tarik tunai lewat mesin ATM tidak dialami semua nasabah kartu kredit. Hanya terjadi bagi mereka yang mengambil uang tunai lewat ATM. Saran kami jika memang kepepet dan butuh uang tunai, lebih baik ambil jasa gesek tunai (gestun) saja. Pilih yang menawarkan biaya tidak lebih dari 3%. Ada kok.

Address

Darmaga IPB
Bogor
16610

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gestun Bogor Murah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share