Build Porto Saham

Directions

Build Porto Saham Rome wasn't build in a day. Build Porto Transparan.

FORU lagi masuk fase perubahan besar.Dulu dikenal sebagai perusahaan periklanan dan kehumasan, sekarang arah bisnisnya m...
24/09/2026

FORU lagi masuk fase perubahan besar.

Dulu dikenal sebagai perusahaan periklanan dan kehumasan, sekarang arah bisnisnya mulai bergeser ke sektor pertambangan lewat masuknya aset PT Borneo Prima melalui skema PMHMETD.

Jadi cerita FORU sekarang bukan lagi sekadar soal bisnis lama, tapi tentang bagaimana perusahaan ini mencoba berubah menjadi kendaraan bisnis tambang di bawah ekosistem IMR Group.

Yang perlu diperhatikan investor bukan cuma besarnya nilai transaksi, tapi juga struktur kepemilikan, potensi dilusi, dan yang paling penting: apakah transformasi ini nantinya benar-benar bisa menghasilkan kinerja dan laba yang lebih kuat.

Indonesia lagi serius dorong bioetanol, bahkan menyiapkan pengembangan lahan hingga 2 juta hektare untuk tebu, singkong,...
24/09/2026

Indonesia lagi serius dorong bioetanol, bahkan menyiapkan pengembangan lahan hingga 2 juta hektare untuk tebu, singkong, dan jagung.

Sederhananya, Indonesia mau bikin “kebun BBM”: tanaman ditanam, diolah jadi bioetanol, lalu bisa dipakai sebagai campuran bahan bakar.

Menariknya, cerita ini bukan cuma soal pertanian. Kalau benar jalan, rantainya bisa nyambung ke perkebunan, pabrik, logistik, sampai industri energi.

Tapi tetap, kuncinya ada di eksekusi: berapa lahan yang benar-benar jadi, siapa yang mengolah, dan apakah bioetanolnya benar-benar terserap pasar.

Harga minyak turun bukan cuma soal chart langung jadi merah.Kali ini, pemicunya datang dari jalur pasokan Saudi yang kem...
23/09/2026

Harga minyak turun bukan cuma soal chart langung jadi merah.

Kali ini, pemicunya datang dari jalur pasokan Saudi yang kembali aktif. Saat pasar merasa pasokan minyak lebih aman, rasa takut kekurangan berkurang dan harga ikut turun.

Buat investor, pelajarannya simpel: lihat juga pasokan, jalur distribusi, dan geopolitik, bukan cuma harganya.

ISAT sekarang punya exposure besar ke bisnis infrastruktur AI lewat kepemilikan 37% di Zankore.Cerita besarnya simpel: Z...
23/09/2026

ISAT sekarang punya exposure besar ke bisnis infrastruktur AI lewat kepemilikan 37% di Zankore.
Cerita besarnya simpel: Zankore menyediakan kapasitas komputasi untuk kebutuhan AI, dan kalau bisnis ini tumbuh sesuai target, ISAT bisa punya sumber pertumbuhan baru di luar bisnis telekomunikasi.

Tapi yang perlu dibuktikan tetap sama: apakah kapasitasnya benar-benar terisi, pelanggannya masuk, dan akhirnya memberi kontribusi nyata ke laba ISAT.

Portofolio Haji Isam sekarang makin luas. Bukan cuma batu bara, tapi sudah merambah ke nikel, sawit, biodiesel, logistik...
22/09/2026

Portofolio Haji Isam sekarang makin luas. Bukan cuma batu bara, tapi sudah merambah ke nikel, sawit, biodiesel, logistik, sampai consumer dan entertainment.

Kalau dilihat lebih jauh, menariknya bukan sekadar “saham apa yang terhubung dengan Haji Isam”, tapi bagaimana bisnis-bisnis ini bisa saling melengkapi dalam satu ekosistem.

Tapi tetap ingat, nama besar pemilik bukan jaminan saham pasti naik. Yang tetap harus dilihat adalah fundamental, valuasi, struktur transaksinya, dan apakah ekspansinya benar-benar menghasilkan laba.

Kalau dari portofolionya, kamu paling tertarik pantau yang mana: PACK, BYAN, JARR/PGUN, atau TEBE?

Vietnam naik kelas ke Emerging Market FTSE, tapi kok Indonesia malah ikut dibahas?Sederhananya, karena dana global itu p...
22/09/2026

Vietnam naik kelas ke Emerging Market FTSE, tapi kok Indonesia malah ikut dibahas?

Sederhananya, karena dana global itu punya “jatah” ke tiap negara. Saat Vietnam masuk keranjang Emerging Market, sebagian fund perlu mengatur ulang portofolionya. Kalau total dananya tetap, bobot negara lain bisa ikut mengecil.

Jadi ini bukan soal Vietnam bagus, Indonesia jelek. Ini soal rebalancing: indeks berubah, bobot berubah, lalu arus dana ikut bergerak.

Pelajarannya buat kita: kadang harga saham bergerak bukan karena fundamental perusahaan berubah, tapi karena uang besar sedang pindah posisi.

INET makin serius masuk ke bisnis kabel bawah laut. Setelah akuisisi 60% SGI senilai sekitar Rp280,4 miliar, INET bukan ...
21/09/2026

INET makin serius masuk ke bisnis kabel bawah laut. Setelah akuisisi 60% SGI senilai sekitar Rp280,4 miliar, INET bukan cuma punya proyek dan jaringan, tapi juga punya tim yang bisa bantu bangun sampai merawat infrastrukturnya.

Secara cerita, ini menarik karena bisnisnya jadi lebih terintegrasi. Tapi ujian sebenarnya tetap sama: apakah akuisisi ini nanti benar-benar bisa menambah revenue, margin, dan laba?

Buyback bukan berarti saham pasti murah atau pasti naik.Yang lebih penting justru lihat: berapa dana yang benar-benar di...
21/09/2026

Buyback bukan berarti saham pasti murah atau pasti naik.

Yang lebih penting justru lihat: berapa dana yang benar-benar direalisasikan, kondisi kas perusahaan, tujuan buyback, dan apakah fundamental bisnisnya memang sehat.

Kalau menurut kamu, buyback lebih sering jadi sinyal positif atau malah cuma pemanis sentimen?

Short selling sederhananya adalah jual saham dulu dengan saham pinjaman, lalu beli kembali nanti. Kalau harga turun, ada...
16/09/2026

Short selling sederhananya adalah jual saham dulu dengan saham pinjaman, lalu beli kembali nanti. Kalau harga turun, ada peluang untung. Kalau harga malah naik, justru bisa rugi.
Tapi yang perlu dipahami: short selling bukan berarti semua orang bisa langsung pakai, dan bukan semua saham bisa di-short. Ada aturan, rekening khusus, sekuritas yang memenuhi syarat, dan daftar saham tertentu dari BEI.

Jadi ini bukan tombol baru buat gampang cuan saat market merah, tapi mekanisme tambahan yang bikin pasar punya dua sisi: ada yang melihat peluang saat harga naik, ada juga yang mengambil posisi saat memperkirakan harga turun.

ASII mau tambah kepemilikan di AUTO lewat voluntary tender offer. Harga yang ditawarkan Rp3.600 per saham, dengan dana m...
03/09/2026

ASII mau tambah kepemilikan di AUTO lewat voluntary tender offer. Harga yang ditawarkan Rp3.600 per saham, dengan dana maksimal sekitar Rp858 miliar.
Sekilas kelihatannya seperti aksi besar, tapi sebenarnya bukan akuisisi baru. Astra sudah pegang 80% AUTO. Kalau tender terserap penuh, kepemilikannya naik jadi sekitar 84,95%. Jadi yang berubah terutama adalah porsi laba AUTO yang menjadi hak Astra makin besar.

Kenapa AUTO? Karena bisnisnya memang lagi cukup solid. Pendapatan 1H26 tumbuh sekitar 13,2%, laba bersih naik 22,6%, dan bisnisnya juga mulai meluas dari spare part konvensional ke komponen EV dan charging infrastructure.

Di sisi lain, ada konsekuensi yang perlu dipahami: free float AUTO bisa turun dari sekitar 20% menjadi 15,05%. Artinya saham yang tersedia di publik makin sedikit dan likuiditasnya bisa ikut berubah.

Jadi inti aksi ini lebih cocok dibaca sebagai Astra menambah conviction di bisnis inti yang sudah mereka kenal, bukan langkah menuju go private atau game changer instan untuk laba ASII.

Sekarang pertanyaannya: Rp3.600 itu cuma harga tender yang menarik, atau menurut kalian memang masih mencerminkan value AUTO ke depan?

Address

Bekasi
Bekasi

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Build Porto Saham posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share