28/10/2019
رائــــــعة جـــدا
Kisah Menarik Sekali
يروى أن أحد اليهود مرّ على قرية مسلمة وأراد أن يلقي "بشبهات" على علمائها
Diriwayatkan bahwasanya ada seorang Yahudi melewati perkampungan Muslim lalu ia ingin mengajarkan perihal Syubhat aqidah pada Ulama perkampungan tsb
ولكنه قبل بلوغ القرية وجد راعي أغنام مسلما فقال اليهودي في نفسه دعني أبدأ بهذا ( الراعي الجاهل )
وأشككه في دينه الإسلام
Tetapi sebelum sampai ke perkampungan ia bertemu penggembala kambing, kemudian si Yahudi ini mengatakan dalam dirinya, biarlah aku mulai memasukkan Syubhat aqidah pada penggembala yg bodoh ini dan aku akan membuat keraguan didalam agama Islam
فأظهر اليهودي للراعي أنه مسلم وعابر طريق وبعد الجلوس معه بعض الوقت
Maka si Yahudi menampakkan kepada penggembala seolah-olah dirinya juga Muslim yg sedang melalui jalan dan setelah itu ia duduk bersama penggembala beberapa waktu
قال له اليهودي:
ألا ترى أننا كمسلمين نجد في حفظ القرآن مشقة شديدة لأنه يتكون من ثلاثين جزءًا ؟
وفيه آيات كثيرة متشابهة فلماذا لا نحذف المتشابهة منها ؟
لأنها بلا فائدة وإنما تكرار للكلام فقط
Berkatalah Yahudi : bukankah Kamu melihat bahwa kita seperti kaum muslimin yg lain mendapatkan kesulitan yg besar dalam menghafal Al-Qur'an ? karena terdiri dari 30 Juz, dan didalamnya pun terdapat ayat-ayat mutasyabihah yg banyak kenapa tidak kita buang saja ayat-ayat tsb, karena tidak ada faidah hanya mengulang-ulang saja ketika diucapkan
ثم أردف اليهودي قوله وهو يبتسم ابتسامات ماكرة وبعد ذلك الحذف ستقل عدد أجزاء القران وسيسهل علينا حفظه ومراجعته ؟ ...
Lalu si Yahudi menyambung ucapannya sambil tersenyum dengan senyuman memperdaya : setelah dibuang akan berkurang jumlah juz Al-Qur'an dan akan mudah bagi kita menghafalnya dan mengulang-ulangnya ?
كل هذا الوقت والراعي يستمع بإنصات لليهودي فلما فرغ وانتهى قال الراعي لليهودي :
كلامك يا هذا جميل ومقنع .. !
(( فسر اليهودي الخبيث وفرح فرحة شديدة لظنه أن الراعي سقط في حباله ))
Tidak lama berselang waktu, sedangkan penggembala ini menyimak dengan seksama ucapan si Yahudi, Penggembala berkata : Wahai tuan Ucapanmu indah dan memuaskan !
Si Yahudi menafsirkan hal buruk terjadi pada penggembala dan bergembira dgn sangat gembira, karena ia mengira bahwa si penggembala jatuh ke perangkapnya
ولكن الأعرابي أكمل بقوله:
لكن لدي سؤال :
أليس في جسدك أنت أشياء متشابهة لا فائدة منها مثل يدين اثنتين / وقدمين / و أذنين / وعينين / ومنخرين ؟؟؟
فلماذا لا نقطع هذه الزيادات المتشابهة ليخف وزنك ويستفيد جسمك مما تأكل بدلا من أن يذهب غذاؤك لأشياء في جسدك متشابهة ؟؟؟ كما أنك سترتاح من حمل أشياء متشابهة في جسدك لا فائدة من تكرارها ... !!
Namun Si Penggembala ini melengkapi ucapannya, tunggu dulu aku punya pertanyaan lagi : bukankah dibadanmu juga ada sesuatu yg serupa ( mutasyabihah ) yg tidak ada faidahnya seperti kedua tangan, kedua kaki, kedua telinga, kedua mata dan kedua lubang hidung, kenapa tidak kita potong saja tambahan anggota tubuhmu yg serupa ini supaya berat badanmu berkurang, badanmu pun efektif stabil dari apa yg kamu makan sebagai ganti dari pada yg hilang gizi makanan mu karena ada yg sesuatu yg serupa dibadanmu, sebagaimana kamu pun akan nyaman dari pada membawa beban anggota tubuhmu yg serupa yg tidak ada faidahnya berulang-ulang kamu bawa
هنا قام اليهودي فوراً وحزم متاعه وهو مسوّد الوجه عائدا من طريقه يجر أذيال الحسرة والخيبة وهو يقول : ألجمني رد وفكر راعي أغنامهم فكيف بردّ علمائهم ......
Dari Sinilah Yahudi itupun bergegas berdiri serta mengambil barang-barang nya dengan bermuka hitam, ia kembali dr perjalanan nya membawa hasil benih-benih penyesalan dan kesia-siaan, dan berkata : jawaban dan pemikiran si penggembala membuat ku takluk, bagaimana dengan jawaban para ulama mereka
اللهم فقّهنا في الدين و ثبتنا و المسلمين على الصراط المستقيم .
Ya Allah berikanlah kami pemahaman dalam agama dan teguhkan kami Berada dalam jalanmu yg lurus.