Dinar Corner

Dinar Corner Resources on Gold Dinar, Investment, Wealth Protection, Entrepreneurship and Self Development. Kemudahan untuk investasi dan transaksi Dinar ada 2 cara :
1.

Dinar fisik (satuan 1 Dinar)
2. Membuat rekening/Tabungan M-Dinar ( Rekening awal 0.25dinar, selanjutnya minimal 0.1 dinar)

untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi, Customer Care Service center di :
YM.1 : [email protected]
YM.2 : [email protected]

Note : Harga Dinar mengikuti update harga Dinar Emas per waktu transaksi

29/11/2015

MEA : Ekonomi Jalur Cepat
KATEGORI : ENTREPRENEURSHIP
Published on Saturday, 28 November 2015 08:21
Oleh : Muhaimin Iqbal

Satu bulan lagi Masyarakat Ekonomi ASEAN efektif berlaku di 10 negara anggotanya termasuk tentu saja anggota dengan penduduk ( baca : pasar) terbesar – yaitu negeri kita Indonesia tercinta. Apa dampaknya bagi masyarakat luas khususnya para pelaku ekonomi ?, sulit membayangkan sepenuhnya apa yang terjadi setelah itu. Tetapi untuk memudahkannya saya sebagai masyarakat awam, membayangkan seperti kita sedang mengendarai mobil di tengah semrawutnya kemacetan – tiba-tiba ada jalan tol disamping kita. Apakah kita bisa memanfaatkannya ?

Di tengah sewrawutnya kemacetan jalan – bayangkan di pusat-pusat kemacetan Jakarta, siapa yang unggul ? raja jalanannya adalah para pengemudi angkot dan metromini. Mereka bisa seruduk sana-seruduk sini tidak peduli, para pemilik kendaraan pribadi yang mulus-mulus mobilnya akan menyingkir dengan sendirinya.

Di jalan tol bebas hambatan permainannya menjadi berbeda – asal jalan tolnya tidak ikut macet !, yang unggul adalah mobil-mobil cepat ber horse power tinggi. Angkot dan metromini tentu juga boleh masuk tol, tetapi mereka tidak lagi menjadi raja jalanan.

Demikianlah kurang lebih ekonomi kita. Kalau scope kita negeri kita sendiri atau apalagi daerah-daerah otonomi, yang unggul adalah para robber baron – yaitu para pelaku ekonomi yang bisa kongkalikong dengan para penguasa setempat. Mereka tidak perlu professional, tidak perlu jujur dan amanah-pun tetap akan bisa berjaya sejauh mereka memiliki akses terhadap kekuasaan.

Saya menyaksikan di suatu propinsi yang tidak jauh dari ibu kota, jalan beton setebal beberapa puluh sentimeter sedang dibongkar ulang dan bongkarannya ditumpuk di pinggir jalan. Tidak nampak adanya kerangka baja sehingga meskipun konon baru tiga tahun jalan beton sudah ambles. Kok bisa ? bisa saja karena yang berjaya saat itu adalah para robber baron setempat.

Pola-pola seperti ini jelas tidak akan menjadi raja jalanan di era ekonomi bebas hambatan yang akan segera kita masuki. Yang akan unggul bukan lagi para robber baron tetapi para captain of industry – yaitu para pemain ekonomi yang membangun kompetensinya dengan berbagai keunggulannya tersendiri.

Ini sudah berlaku di tingkat global dan akan segera berlaku juga di negeri ini setelah pintu MEA terbuka. Seperti air yang akan mengalir ke tempat yang lebih rendah, sentra-sentra produksi akan menuju ke negara-negara yang memiliki daya saing tinggi. Bukan semata ongkos tenaga kerja, tetapi juga infrastruktur, perijinan, perpajakan, kepastian hukum dlsb.



Demikian p**a dengan investasi, modal dan tenaga terampil – semuanya akan mudah mengalir di jalur bebas hambatan menuju ke sentra-sentra ekonomi yang memberikan return terbaik.

Apa yang sudah terjadi di dunia, akan segera terjadi juga di negeri-negeri ASEAN. Kita tahu Apple misalnya – yang dinilai sebagai the most valuable company di atas Google dan Microsoft, di Amerika Apple masih digolongkan sebagai manufacturer karena penjualan terbesarnya datang dari produk fisik.

Tetapi Apple tidak perlu membuat produknya sendiri, semua produknya dibuat oleh orang lain dan di negara lain p**a. Bahkan perusahaan sebesar Apple-pun tidak perlu merasa harus memiliki server sendiri untuk menyimpan data super besar untuk iCloud-nya.

Apple bisa melakukan seperti ini karena dia sudah berada di jalur bebas hambatan, dia bisa mengorganisir secara efektif supply-chains global yang sangat njlimet. Barang-barang yang diproduksi ribuan kilometer jauhnya-pun bisa tiba di depan pintu konsumennya tepat waktu.

Apa yang terjadi bila kita tidak peduli dengan perubahan lingkungan ekonomi yang cepat ini ? Bagaimana kalau kita tetap memilih jalan di jalur lambat berdesakan dengan ‘angkot’ dan ‘metromini’ ? Bisa jadi pasar kita akan diserobot oleh para pengebut di jalur cepat.

Ketika Skype hadir dengan telepon bahkan video call gratis atau berbayar tetapi sangat murah, Skype ‘hanya’ meraup US$ 2 Milyar pasar di tahun 2013. Tetapi seluruh perusahaan telekomunikasi global secara bersama-sama kehilangan pasar sampai US$ 37 Milyar gara-gara diserobot Skype ini.

Maksud saya adalah, jangan diabaikan hal yang nampaknya sepele dan jauh bagi masyarkat awam seperti MEA tersebut di atas. Kedatangannya membawa peluang para ‘pengebut-pengebut’ professional dengan ‘horse power’ yang tinggi. Bila kita tetap memilih ke pasar dengan jalur lambat, bisa jadi pasar itu sudah bubar ketika kita sampai di sana ! jadi kita juga harus siap ngebut, insyaAllah.

14/01/2014

JAKARTA, ISLAMICGEO- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengharapkan semua stakeholder berperan aktif dalam pengembangan ekonomi syariah, agar Indonesia bisa menjadi pusat keuangan syariah dunia.

“Kita juga ingin menjadikan negeri kita sebagai pusat keuangan syariah dunia sekaligus terintegrasi dengan sistem internasional berbasis syariah. Inilah salah satu esensi dari perwujudan Islam sebagai rahmatan lil alamin.,” kata Presiden SBY saat menyampaikan sambutannya pada pencanangan Gerakan Ekonomi Syariah (GRES) di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (17/11) pagi.

Menurut Presiden, sebagai negara muslim terbesar di dunia dan dengan semakin meningkatnya kelas menengah, Indonesia berpotensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Melalui Gerakan Ekonomi Syariah (GRES), Presiden optimistis edukasi dan sosialisasi potensi serta pemanfaatan ekonomi syariah di tanah air akan lebih meningkat lagi di masa mendatang.

Tatanan sistem perekonomian global saat ini kata SBY, menghadapi tantangan serius dan justru dialami banyak negara maju, yang selama ini teori dan konsepnya banyak menjadi sumber pemikiran dan gagasan perekonomian dunia selama ini. “Sudah selayaknya sistem, kebijakan dan etika perekonomian perlu kita perbaiki dan kita lengkapi,”ujarnya.

SBY juga menekankan peningkatan edukasi ekonomi syariah ke masyarakat, supaya semakin banyak yang ikut mengambil peran dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Turut hadir dalam acara GRES antara lain Ibu Negara Hj Ani Yudoyono, Menteri Keuangan Chatib Basri, Mensesneg Sudi Silalahi, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo, Gubernur DKI Jakarta Jokowi, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliawan D. Hadad (Marwan Azis).

01/01/2014

Resolusi Untuk Hari Esuk Yang Lebih Baik…
KATEGORI : UMUM
Published on Tuesday, 31 December 2013 07:25
Oleh : Muhaimin Iqbal

Hari kemarin adalah hari yang sudah lewat, tidak ada yang bisa kita lakukan lagi untuk hari kemarin. Hari esuk belum tentu milik kita, kita hanya bisa berharap dan memohon agar diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kita selama ini. Hari inilah hari yang milik kita sesungguhnya, hari dimana kita menerima hasil karya kita di hari kemarin, hari untuk berbuat sebaik yang kita bisa dan hari untuk merencanakan hari esuk yang lebih baik lagi. Lantas apa yang seharusnya ada di wish list kita untuk hari esuk ?

Seperti anak kecil yang ingin ini - ingin itu banyak sekali, berikut adalah sebagian wish list (daftar keinginan) yang insyaAllah baik untuk kita semua :

· Kita ingin ditolong Allah dalam setiap urusan kita, sebab siapa lagi yang bisa menolong kita selain dari Dia ?

· Kita ingin menjadi orang “bejo”, selalu beruntung dalam segala hal, sebab siapa yang mau merugi ?

· Kita ingin selalu mendapatkan rakhmat dan karuniaNya, karena apa ada pemberian yang lebih berharga dari rakhmat dan karuniaNya ini ?

· Kita tidak ingin galau dan bersedih hati untuk hal-hal yang kita hadapi.

· Kita ingin akhir yang baik bagi kehidupan kita.

· Kita ingin selalu mendapatkan pahala atas apa yang kita lakukan dan tentu kita berharap surgaNya, karena siapa yang mau berada di neraka ?

· Kita ingin (pertolongan) Allah hadir dalam setiap persoalan yang kita hadapi dan setiap karya yang kita lakukan, karena tidak ada pertolongan yang lebih baik dari pertolonganNya.

· Kita ingin mendapatkan rezeki yang tanpa batas, rezeki yang bisa datang dari tempat-tempat yang tidak disangka-sangka.

· Kita ingin Allah menyukai kita, Allah ridla terhadap yang kita lakukan.

· Kita tidak ingin terkena tipudaya siapapun yang ingin mencelakakan dan merugikan kita.

· Kita tidak ingin menjadi orang yang lemah, lesu dan orang yang ditaklukkan oleh musuh.

· Kita ingin berkahNya melimpah dari langit dan dari bumi tempat kita berpijak ini.

· Kita ingin menjadi pemakmur bumi yang sesungguhnya sampai Allah mempusakakan bumi ini pada kita.

· Kita ingin dihapuskannya kesalahan-kesalahan kita dan diampuni dosa-dosa kita.

· Kita ingin selalu mendapatkan kemenangan dalam kehidupan di dunia ini dan tentu juga di akhirat kelak.

· Kita ingin terbebas dari guncangan-guncangan hari kiamat.

· Kita ingin memiliki teman-teman abadi yang tidak akan berbalik menjadi musuh kita di akhirat nanti.

· Kita ingin mendapat petunjuk demi petunjuk untuk setiap langkah demi langkah yang kita lakukan.

· Kita ingin mendapatkan pengajaranNya langsung, karena siapa lagi yang bisa memberi kita ilmu lebih dari yang Dia berikan ?

· Kita ingin menjadi orang yang paling mulia disisiNya, karena tidak ada kemuliaan lain yang bisa menandinginya.

· Kita ingin memiliki jalan keluar dari setiap persoalan yang kita hadapi, dan kemudahan dalam setiap urusan kita.


Dan tentu saja kita ingin semua keinginan yang sangat buanyak tersebut terpenuhi semua ! Pertanyaannya adalah bagaimana semua keinginan tersebut akan bisa terpenuhi ?

Jawabannya hanya satu, yaitu berusaha secara maksimal tanpa lelah untuk menjadi orang yang bertakwa. Takwa adalah an on going process – proses yang terus menerus tanpa henti, sampai akhir hayat kita hendaklah kita menjadi orang yang terus menerus memperbaiki ketakwaan ini.

Sebagaimana sebuah proses, untuk bisa berjalan terus menerus tanpa henti – dia memerlukan p**a input atau masukan – yang juga terus menerus tidak boleh berhenti – tidak boleh berhenti seperti berhentinya pabrik yang kehabisan bahan baku.

Apa input atau masukan dari sebuah proses yang bernama takwa ini ? daftar pada table dibawah adalah yang saya kumpulkan dari sekitar 160-an ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas tentang takwa.

Lantas apa out-put-nya ?, ya antara lain daftar panjang di wish list kita tersebut di atas. Hanya dengan input yang benar sebuah proses akan menghasilkan output yang diharapkan. Maka input inilah yang menjadi daftar things to do kita untuk hari ini dan hari esuk yang lebih baik. InsyaAllah.



Takwa : Input & Output

28/12/2013

Cara Terbaik Memberi Makan Dunia…
KATEGORI : ENTREPRENEURSHIP
Published on Wednesday, 18 December 2013 06:57
Oleh : Muhaimin Iqbal

Bulan Juni lalu, televisi bisnis terkemuka dunia merelease video clip tentang cara terbaik dalam menyiapkan makanan bagi dunia. Ada dua yang mereka unggulkan yaitu yang pertama tentang teknologi khususnya teknologi rekayasa genetika, dan yang kedua adalah kembali ke alam dengan konsep Holistic Planned Grazing-nya Allan Savory yang pernah saya ulas sebelumnya. Nampaknya inilah yang mewakili pandangan dunia tentang keamanan pangan itu kini, lantas bagaimana dengan pandangan kita ?

Bagi orang beriman solusi terbaik itu – dalam bidang apapun - adalah solusi yang mengandalkan petunjukNya dan sunah nabiNya. Solusi yang datangnya dari manusia – dia hanyalah dzon – praduga yang bisa saja nampak benar sementara tetapi menjadi keliru setelah muncul dzon yang baru.

Pupuk-pupuk kimia yang dipakai di industri pertanian misalnya, mulai marak dipakai di seluruh dunia pasca Perang Dunia ke II karena memang menggunakan bahan-bahan sisa perang. Tidak sampai 70 tahun, kini pupuk-pupuk kimia banyak sekali ditentang karena berbagai alasan seperti dampak terhadap kesehatan maupun dampak terhadap lingkungan.

Teknologi rekayasa genetika yang menghasilkan Genetically Modified Crops – tanaman yang dimodifikasi secara genetis, pada kemunculan pertamanya tahun 1994 dipandang sebagai solusi pangan bagi dunia – kini belum juga berusia dua dasawarsa sudah ditentang di mana-mana, karena muncul dzon baru bahwa bisa jadi GM Crops ini membawa potensi resiko yang sangat besar bagi kesehatan manusia dalam jangka panjang.

Lantas seperti apa solusi berbasis petunjuk itu ? inilah tantangannya bagi para ahli di segala bidang untuk meng-elaborasi ilmunya kemudian juga mengamalkannya.

Solusi berbasis petunjuk itu tentu tidak men-tabu-kan teknologi, tetapi kita harus selektif teknologi seperti apa yang boleh digunakan dan seperti apa p**a yang tidak. Teknologi yang merusak ciptaanNya tentu harus dihindari dan tentang inipun petunjukNya jelas : “Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan keturunan, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.” (QS 2 :205)

Sebaliknya teknologi yang berkembang dengan dasar petunjukNya sangat mungkin dielaborasi dan dikembangkan sehingga tercapai hasil yang maksimal untuk ketersediaan pangan bagi seluruh umat manusia di dunia.

Di sejumlah ayat Al-Qur’an misalnya disebutkan bahwa air hujan yang turun dari langit – mendahului tumbuhnya tanaman-tanaman seperti Kurma, Anggur dan Zaitun. Lantas di mana hujan yang banyak turun itu ?, ya di negeri katulistiwa seperti kitalah hujan itu banyak turun – yang berarti tanaman-tanaman seperti Kurma, Anggur, Zaitun dlsb. mestinya bisa banyak-banyak tumbuh.

Lha tetapi prasangka manusia hinggga kini meyakini bahwa hujan yang banyak menyebabkan gagal panen pada Kurma maupun Zaitun, menyebabkan buah Anggur tidak terasa manis dlsb. Disinilah letak ilmu teknologi manusia untuk mengelaborasi dan menjawabnya.

Jangankan pada Kurma, Anggur dan Zaitun, buah asli kita seperti rambutan-pun pada umumnya gagal panen pada tahun yang terlalu banyak hujan, tetapi bukan berarti rambutan tidak cocok di negeri ini.

Jadi solusi itu mestinya berbasis petunjuk yang hak, kemudian ditindak lanjuti dengan ilmu dan teknologi yang sesuai pada zamannya.

Untuk solusi yang ditawarkan oleh Allan Savory-pun, ada yang lebih akuratnya yang berasal dari sunnah seluruh nabi-nabi. Bila pada teorinya Allan Savory yang digembalakan umumnya sapi, yang diberi contoh oleh seluruh nabi yang digembalakan itu adalah kambing. Maka menggembalakan kambing mestinya bisa lebih unggul dalam melestarikan alam dan kecukupan pangan ketimbang menggembalakan sapi.

Bisa jadi belum semua ilmu dan teknologi itu kita temukan saat ini tetapi bila kita mengikuti petunjukNya dan sunnah nabiNya – insyaAllah kita tidak akan pernah tersesat selamanya. Amin.

Isra’ Mi’raj…KATEGORI : UMUMPublished on Tuesday, 04 June 2013 07:21Oleh : Muhaimin IqbalPekan ini kita akan memperingat...
09/06/2013

Isra’ Mi’raj…
KATEGORI : UMUM
Published on Tuesday, 04 June 2013 07:21
Oleh : Muhaimin Iqbal
Pekan ini kita akan memperingati salah satu peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Islam, yaitu Isra’ Mi’raj Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Peristiwa yang luar biasa – tetapi bisa dipahami dengan keimanan, dan baru juga kemudian bisa dipahami dengan ilmu pengetahuan. Melalui penelusuran sejarah para nabi, peristiwa Isra’ Mi’raj ini menjadi lebih mudah lagi dipahami !

Pada malam Isra’ Mi’raj diceritakan bahwa Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sempat menjadi imam di Masjidil Aqsha, siapa makmumnya ? Makmumnya adalah seluruh nabi dan rasul yang menurut sebagian riwayat menceritakan jumlahnya sampai 24,000 nabi dan 300 rasul sehingga Masjidil Aqsha penuh sesak oleh mereka.

Lho kok bisa ? bukankah para nabi dan rasul ini hidup pada dimensi waktu yang berbeda dengan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ?. Atas ijin Allah, pada malam itu dimensi waktu tidak berlaku bagi para nabi dan rasul ini. Lantas bagimana dengan dimensi ruang ? bukankah mereka hidup di tempat-tempat yang berbeda ?

Allah yang kuasa mengendalikan waktu, tentu juga kuasa mengendalikan ruang. Tetapi ada kemungkinan lain yaitu sangat bisa jadi para nabi ini suatu saat memang pernah berada di ruang yang sama selama masa hidupnya. Setidaknya kemungkinan ini saya pelajari dari buku Atlas of the Qur’an karya Dr. Shauqi Abu Khalil.

Dalam buku tersebut digambarkan lokasi-lokasi yang disebut di dalam Al-Qur’an, termasuk di dalamnya tempat kelahiran, perjalanan dan tempat meninggalnya para nabi. Ketika garis-garis yang menghubungkan tempat-tempat para nabi tersebut saya ambil, terus saya taruh pada peta yang sama – maka hasilnya subhanallah, semuanya terpusat pada tempat yang sama – yaitu Palestina ! lihat gambar di bawah.




Konsentrasi Gerakan Para Nabi



Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, lahir di Mekkah dan Hijrah ke Madinah sampai meninggal dan dimakamkan di sana. Namun Allah memperjalankan beliau di malam Isra’ Mi’raj untuk mengunjungi Masjidil Aqsha di Palestina, dan disanalah beliau bertemu para nabi-nabi dan rasul-rasul sebelumnya.

Nabi Adam ketika diturunkan oleh Allah dari Surga ke bumi, turunnya di India sedangkan istrinya (Hawa) turun di Jeddah – kemudian keduanya bertemu di Muzdalifah. Diceritakan dalam hadits At Thabrani kemudian bahwa Adam melakukan perjalanan ke Mekkah dan kemudian ke Syam – Masjidil Aqsha/Palestina adalah di negeri Syam ini.

Nabi Ibrahim menempuh jalan melingkar ketika pergi dari Iraq ke Mekkah melalui Palestina, demikian p**a rute baliknya.

Nabi Sulaiman pernah melakukan perjalanan melalui lembah semut, dimana dia bisa mendengarkan seruan seekor semut terhadap kaum semut-nya agar menyingkir (QS 27:18). Lembah semut ini berada di dekat daerah yang disebut Asqalan – yang kini merupakan bagian wilayah Gaza (Palestina) yang menjadi benteng pertahanan paling depan dalam menghadapi musuh utama umat Islam yaitu Zionis Yahudi – yang kota terdekatnya (Ashdod) hanya berjarak 1- 2 km dari Asqalan ini.

Demikian p**a nabi-nabi lain, dalam sejarah hidup dan perjalanannya selalu bisa dikaitkan dengan Palestina. Maka tidak mengherankan bila wilayah ini menjadi wilayah yang diberkahi (QS 17 :1).

Bila Allah menurunkan para nabiNya ditempat ini, atau memperjalankan nabiNya ketempat ini – pastilah tempat ini adalah tempat yang amat sangat penting. Sayangnya tempat ini (Palestina) kini sebagian besarnya dikuasai oleh Zionis Yahudi dan di sebagian lainnya (Suriah) saudara-saudara kita harus berjuang keras untuk bisa mempertahankan aqidahnya.

Tidak-kah kita ingin berbuat untuk negeri yang diberkahi, negerinya para nabi ini dengan cara yang juga sudah ditunjukkan oleh Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam hadits-nya ?

“Awal perkara ini adalah kenabian dan rahmat, kemudian menjadi kekhalifahan dan rahmat, lalu menjadi kerajaan dan rahmat, kemudian menjadi tanda dan rahmat, dan setelah itu mereka menggigit bibir hingga membekas sebagaimana keledai bertakadum (zaman belenggu), oleh karena itu hendaklah kalian berjihad, dan sebaik-baik jihad kalian adalah pertalian (persaudaraan) dan sebaik-baik persaudaraan kalian adalah menyatukan negeri Asqalan” (HR. Ath-Tabrani)

Maka bila Anda ingin memberi arti lebih pada peringatan Isra’ Mi’raj kali ini, Anda bisa bergabung dengan kami dalam gerakan Sahabat Al-Aqsha, silahkan kunjungi situs yang dipersiapkan khusus untuk ini yaitu http://sahabatalaqsha.com/

06/01/2013

“Terus Gue Harus Bilang Wow Gitu ?”

KATEGORI : INVESTASI
Monday, 08 October 2012 05:07
Oleh : Muhaimin Iqbal

Ungkapan ini mewabah di kalangan anak muda Jakarta untuk menggambarkan situasi seorang yang kalah namun berat untuk mengakui kelebihan pesaingnya. Bayangan saya orang terkaya no 3 dunia Warren Buffett yang dianggap ‘dewa’-nya investasi barat – juga akan bilang “Terus Gue Harus Bilang Wow Gitu ?” seandainya dia membaca tulisan saya tanggal 19/09/2012 , yang mengungkapkan bahwa ternyata sejak 6 tahun terakhir tidak pernah sekalipun investasi yang dikelolanya bisa mengalahkan diam-nya emas.

Bahkan bukan hanya Warren Buffett sebenarnya yang harus dengan berat hati mengakui keunggulan emas ini, tetapi juga seluruh pemain di bursa saham dunia.

Untuk bursa saham saya ambilkan data 10 tahun terakhir Dow Jones Industrial Average (DJIA), yaitu index yang paling banyak dirujuk di dunia. Sepuluh tahun lalu, DJIA itu berada pada kisaran angka 7,850. Saat ini DJIA itu berada pada kisaran 13,610 atau mengalami peningkatan 73 %.

Sebagai pembanding saya gunakan grafik harga emas yang saya ambilkan dari datanya Kitco – juga merupakan referensi yang paling banyak dirujuk.

Sepuluh tahun lalu harga emas berada di kisaran angka US$ 320/Ozt, kini harga emas itu berada pada kisaran angka US$ 1,780/Ozt atau mengalami pertumbuhan lebih dari 450 %.

Dengan perbandingan ini, lagi-lagi saya tidak bermaksud men-discourage Anda yang berinvestasi di bursa saham baik langsung maupun tidak langsung (melalui dana asuransi, unit link , reksa dana dlsb). Kaidah umum dunia investasi adalah jangan menaruh semua telur pada keranjang yang sama. Maka sebagian tetap di saham dan produk-produk turunannya, kemudian mulai sebagian kecil di emas terus bertambah sesuai dengan pemahaman dan pengalaman Anda.

Selain saham dan emas, investasi di sektor riil hendaknya menjadi fokus utama. Bukan hanya sektor riil ini memiliki dampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan juga menggerakkan putaran ekonomi di sekeliling Anda – hasil investasi sektor riil yang dikelola dengan baik umumnya juga lebih unggul, meskipun ada faktor resiko besar dalam proses mengasah keterampilannya.

Sebagai contoh salah satu investasi sektor riil itu saya ambilkan tanah yang ditanami tanaman sengon misalnya. Diluar harga tanah biaya tanam sengon sampai panen ( 5 tahun) berkisar Rp 20,000 – Rp 30,000 per pohon. Setelah lima tahun dipanen harga pohon tersebut berkisar antara Rp 200,000 s/d Rp 300,000/pohon atau memberikan hasil di kisaran 900 % per lima tahun atau 1,800 % untuk 10 tahun. Katakanlah dikenakan faktor resiko 50% sekalipun, maka hasil ini masih akan berada di kisaran 900 % atau masih 12 kali lebih tinggi dari saham-saham di DJIA dan masih di kisaran dua kali lebih tinggi dari apresiasi emas.

Bagaimana dengan faktor biaya tanah ?, Selain hasil dari panenannya, tanah yang produktif akan memiliki nilai jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tanah yang terlantar. Jadi tanahnya sendiri juga merupakan investasi yang tidak kalah menariknya bila dia bener-bener diproduktifkan. Belum dampak lain yang tidak ternilai dengan uang seperti mengamankan cadangan air jangka panjang, menunjang ketersediaan udara bersih, lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, dlsb.

Kalau saja Warren Buffett dan orang-orang sebangsanya yang terbiasa berinvestasi di dunia finansial, saham dan sejenisnya itu adalah anak-anak mudah Jakarta – kemudian mereka mau jujur mengakui kinerja emas dan juga kinerja sektor riil seperti contoh sengon tersebut diatas – mungkin mereka akan serentak berucap “Terus Gue Harus Bilang Wow Gitu ?”.

01/01/2013

To day is 1st blank page on 2013, let's start write the good & right one until next 365 days ☺

31/12/2012

Mencermati Naik Turunnya Emas Dalam 40 Tahun Terakhir…

KATEGORI : DINAR/EMAS
Monday, 19 January 2009 09:38
Oleh : Muhaimin Iqbal

Untuk emas, misalnya kita bisa lihat kinerjanya 40 tahun terakhir dalam grafik diatas. Para penentang investasi emas, biasanya menggunakan periode bearish 1980-2000 (20 tahun) sebagai argument-nya. Bahwa Emas bisa berpuluh tahun bearish atau menunjukkan trend yang menurun.

Sebaliknya para pendukung investasi emas, menggunakan periode bullish 2001-2008 sebagai argument. Bahwa hanya dalam waktu kurang dari separuhnya (8 tahun), seluruh penurunan yang terjadi di masa bearish sudah lebih dari ter-recover.

Keduanya benar karena keduanya menunjukkan fakta statistik; hanya untuk memperkirakan apa yang akan terjadi kedepan kita butuh lebih dari sekedar angka-angka statistik. Kita butuh informasi apa yang sebenarnya terjadi dibalik periode bearish atau bullish tersebut.

Bila dipandang sebagai salah satu produk investasi (demikianlah dunia memandangnya sekarang) – emas bersaing dengan investasi lainnya di dunia seperti deposito, bond dan terutama saham beserta produk-produk turunannya. Ketika orang berburu saham, maka dana untuk investasi di emas otomatis berkurang dan harga emas cenderung jatuh. Inilah yang terjadi selama periode bearish emas 1980-2000.

Sebaliknya ketika orang mulai ragu dengan saham dan produk-produk turunannya, ragu dengan deposito uang kertas, maka orang mencari alternative investasi yang lebih aman – maka emas lah yang paling menjanjikan keamanan investasi ini. Inilah yang terjadi di periode bullish emas sejak 2001 sampai sekarang.

Setelah mengalami gonjang-ganjing investasi tahun lalu yang sampai saat ini belum mereda, kedepan investor akan lebih cerdas dan realistis dalam memilih produk investasi. Perburuan saham secara global tanpa analisa yang cerdas seperti yang terjadi pada masa 1980-2000, lebih besar kemungkinannya untuk tidak terjadi dibandingkan kemungkinannya untuk terjadi.


Masyarakat investor kini sadar bahwa yang mereka buru selama ini adalah pepesan kosong; gelembung yang dengan mudah collapse. Sebagai contoh, grafik disamping menujukkan hal ini. Dow Jones yang naik sampai 14.74 kalinya pada periode bullish-nya saham (berarti bearish-nya emas), ternyata tidak didukung oleh pertumbuhan GDP yang sebanding – peda periode tersebut GDP Amerika hanya tumbuh 1.65 kali saja !. Sangat jelas dari data ini bahwa gelembung (buble) saham seperti yang ditunjukkan oleh the Dow – memang tidak di dukung oleh real economy.

Jadi kalau masyarakat investor dunia masih percaya investasi bubble, maka emas masih bisa saja akan turun…tetapi saya lebih percaya sebaliknya, yaitu masyarakat investor akan lebih cerdas dan lebih hati-hati setelah krisis ini. Artinya harga emas akan cenderung naik seperti yang selama ini kami prediksi. Wallahu A’lam.

25/12/2012

Bila Rupiah (Terus) Melemah…
KATEGORI : DINAR/EMAS
Wednesday, 14 September 2011 13:47
Oleh : Muhaimin Iqbal

Masalah bahwa Rupiah akan melemah ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan karena dalam situasi krisis ekonomi yang melanda negara-negara maju saat ini – Indonesia pasti kena dampaknya. Demand import mereka menurun – maka export Indonesia juga akan menurun. Pasar yang mengecil diperebutkan banyak pemain, yang tidak kuat pasti juga akan mendapatkan kue pasar export yang lebih kecil.

Bahkan bila Rupiah tetap perkasa, kemungkinan memperoleh kue export-nya akan lebih kecil lagi karena produk-produk kita menjadi kurang bersaing. Jadi penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar yang memang lagi mulai menguat ini

Bagi Anda yang terbiasa membeli produk import atau produk-produk yang nilainya mengikuti pasar internasional , tentu akan Anda rasakan produk-produk tersebut semakin mahal.

Salah satunya ya emas atau Dinar ini !. Bila Rupiah melemah sampai Rp 9,500/US$ - yang saya anggap masih wajar mengingat situasi ekonomi global saat ini – maka pada kisaran harga emas yang terjadi sebulan terakhir saja – harga Dinar akan bisa mencapai lebih dari Rp 2,500,000 per Dinar, dan harga emas lebih dari Rp 600,000/gram.. Wa Allahu A’lam.

25/12/2012

Update harga Gold Dinar SELASA, 25 DESEMBER 2012
1:48:54PM

Jual (Rp) Beli (Rp)
2,278,668 2,187,521

22/12/2012

Ghalabati Al - Dain : Penyebab Musibah Finansial Global
KATEGORI : INVESTASI
Friday, 21 November 2008 09:19
Oleh : Muhaimin Iqbal

Yang mengerikan sebenarnya bukan ukuran dari hutang tersebut, melainkan trend kenaikannya. Karena AS sebagai gurunya juga terus menerus manambah hutang – nilai hutang mereka ‘baru’ mencapai US$ 8.0 trilyun tiga tahun lalu; demikian p**a Indonesia, pada saat yang sama tiga tahun lalu hutang kita ‘baru’ Rp 1,282 trilyun.

Inilah musibah itu; lilitan hutang diatas hutang yang membuat seluruh dunia kalang kabut didera krisis finansial yang seperti sumur tanpa dasar - belum kelihatan ujungnya sampai saat ini.

Dalam dunia finansial; ada dua jenis hutang yaitu yang disebut Self-Liquidating Debt saya sebut saja SLD dan yang satunya tentu sebaliknya yaitu Non-Self-Liquidating-Debt atau N-SLD.

SLD adalah hutang yang produktif yang bisa membayar dirinya sendiri. Contoh kita berhutang 100 untuk kegiatan produksi barang atau jasa yang hasilnya bisa kita jual 130. Dari penjualan ini, 10 kita pakai untuk biaya, 20 kita bagi 50%-nya ke pemberi hutang. Kita bisa berproduksi dan pemberi hutang juga mendapatkan hasil dari dananya. Hutang semacam ini banyak-banyak tidak masalah karena akan mendorong produktifitas.

Sebaliknya N-SLD adalah hutang yang tidak bisa membayar dirinya sendiri. Contoh pegawai dengan penghasilan Rp 10 juta/bulan mengambil kredit Kijang baru dengan cicilan Rp 5 juta/bulan. Maka setiap bulan dia akan kesulitan mencicilnya karena penghasilannya nggak cukup; untuk menutupi ketidak cukupannya dia berbelanja bulanan dengan credit card. Maka menumpuklah hutang tersebut dari waktu ke waktu semakin besar. Inilah Ghalabati Al-Dain itu …yang kita diajarkan untuk berlindung terhadapnya.

Negara juga demikian; mereka berhutang bukan hanya untuk kegiatan produktif tetapi lebih banyak untuk kegiatan konsumtif. Di Amerika kegiatan konsumtif yang sangat besar adalah untuk membiayai perang Irak dan aksi-aksi yang tidak membawa manfaat bagi penduduk mereka sendiri seperti kegiatan mereka di Afganistan dslb.

Di negeri seperti Indonesia, hutang-hutang kita tersebut dipakai untuk nambal APBN, untuk ‘hidup sehari-hari’- nya negeri ini.

Jadi negeri-negeri seperti Amerika, Indonesia dan seluruh negara di dunia saat ini – sama dengan rakyatnya – hidup rutinnya ditambal dari kartu kredit. Ketika beban kartu kredit terus membengkak – maka bangkrutlah negera-negara tersebut.

Untuk sementara kebangkrutan ini tidak nampak karena berbeda dengan individu, negara bisa mencetak uang. Anak cucu kitalah nantinya yang harus membayari kartu-kartu kredit yang dipakai negara-negara ini sampai sekian generasi yang akan datang.

Mari sekarang kita rajin-rajinlah lafadzkan do’a pelepas hutang ini…

Allahumma innii a’udzubika minal hammi wal khazan, wa a’udzubika minal ‘adzji wal kasal, wa a’udzubika minal jubni wal bukhl, wa a’udzubika min ghalabati al-daini wa khohri al rijaal.

“Ya Allah saya bersungguh-sungguh berlindung kepadaMu dari rasa susah dan sedih, dan aku berlindung kepadaMu dari rasa lemah dan malas, dan aku berlindung kepadamu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepadamu dari lilitan hutang dan tekanan orang lain.”

Address

Lippo Cikarang, Perumahan Lembah Hijau Jln. Seruni 3/12
Bekasi
17550

Telephone

087879525263

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dinar Corner posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Dinar Corner:

Share