28/09/2022
HADIAH KESABARAN SANG ISTRI
Seorang wanita Aljazair menghubungi salah satu stasiun TV mohon fatwa kepada Syaikh Abdullah bin Bayyah yang berusia 85 tahun.
:" Ya syaikh saya wanita Jazairiyah muslimah dan mu'minah dan patuh kepada Allah. Tetapi suami saya s**a minum khamer dan selalu pulang kerumah tengah malam.
Dan pada suatu malam ia pulang dalam keadaan mabok, saya sedang membaca Al Qur'an. Kitab itu direnggut dari tangan saya, disobek-sobek dan dibuang kekamar mandi.
:" Apa solusinya menurutmu ya Syaikh ?. Apakah pantas saya hidup bersamanya atau saya minta cerai saja ?".
:" Apakah kamu mempunyai anak darinya ?".
:" Na'am, punya anak lima ".
:" Apakah kamu mempunyai keluarga ?".
:" Ya tetapi jauh sekali didesa, sedangkan saya diibukota".
:" Adakah yang menghidupimu sekarang ?".
:" Tidak ada, anak-anakku masih kecil-kecil ".
:" Maka kuatkan dirimu, jangan minta cerai, bersabarlah terhadapnya, jangan masuk keurusan dengannya yang bisa menimbulkan masalah ".
:" Tetapi ya syaikh bagaimana saya bisa bersabar, bagaimana kamu berfatwa tentang ini ?".
:" Tidakkah engkau melihat wahai putriku jika engkau pergi dan meninggalkan anak-anakmu dengan pemabok yang menyobek Al Qur'an, dia akan mendidik dan menggiring anak-anakmu seperti sifat dan kebiasaannya, akan meminum khamer dan menyobek Al Qur'an.
Jadi lari dan meninggalkan rumah bukanlah solusi, bersabarlah dan ingatlah bahwa peranmu adalah jembatan bagi anak-anakmu.
*Saya menginginkan kamu bertahajjud dan memohon dari Allah agar ia diberi hidayah*.
:" In sya' Allah ".
Lewat hari-hari, bulan- bulan dan setahun.
Muncul Syaikh tersebut disalah satu stasiun TV dan wanita ini menghubunginya :
:"Assalamualaikum ya Syaikh ".
:" Wa alaikumussalam wa marhaban....silahkan ".
:" Tidak mengenal saya ya Syaikh ?".
:" La wallah...kenalkan dirimu ".
:" Saya adalah wanita Aljazairiyyah yang menghubungimu 1 tahun yang lalu tentang suami yang peminum khamr ?!".
:" Ya saya ingat kepadamu, kamu membuatku senang, bagaimana keadaanmu wahai putriku ?".
:" Demi Allah Ya Syaikh suamiku sekarang dialah yang membuka pintu masjid setiap subuh dan mengumandangkan adzan, melaksanakan qiyamul-lail dan membaca Al Qur'an, solat fardu dan nawafil semuanya. Allah telah memberinya hidayah yang sebenar-benarnya....Ya Syaikh barakallah fik.....".
Semua ini disampaikan dalam keadaan menangis...tangis bahagia, karena dia seorang wanita mu'minah dan Allah Maha Tahu kebersihan, kesucian dan kejujuran hatinya dan bersabar, maka Allah kabulkan doanya.
_________
Prof. Syaikh Abdullah bin Bayyah, kelahiran Mauritania.
Mengajar di Universitas King Abdul Aziz di Jiddah.
Dari ustadz Zainal Abidin