Gedung Dakwah Muhammadiyah Gringsing / Pendopo AlKautsar

Gedung Dakwah Muhammadiyah Gringsing / Pendopo AlKautsar Gedung dengan halaman luas digunakan sebagai lokasi Pengajian Ahad Pagi AlKautsar dan pusat kegiatan Tempat Persinggahan

Ikutilah,,,,,,,,Infaq energi kehidupan berupa DONOR DARAH,,,,Pada:Hari/Tanggal : Ahad, 16 Desember 2018Pukul : 08.00 - 1...
15/12/2018

Ikutilah,,,,,,,,
Infaq energi kehidupan berupa DONOR DARAH,,,,Pada:
Hari/Tanggal : Ahad, 16 Desember 2018
Pukul : 08.00 - 11.00
Tempat : Pendopo AlKautsar (Sblh Timur SMPN 1 Gringsing).

GHIRAH/SEMANGAT PAHLAWANNew York Times edisi 20 November 1945 pernah menerbitkan berita tentang Perang Surabaya. Koran y...
22/11/2018

GHIRAH/SEMANGAT PAHLAWAN

New York Times edisi 20 November 1945 pernah menerbitkan berita tentang Perang Surabaya. Koran yang berbasis di Amerika Serikat itu memberi judul: "Moslem Fanatics Fight in Surabaya." Ribuan Muslim yang mengikuti seruan ulama mereka untuk berjihad melawan Inggris dicap sebagai "Muslim Fanatik". Namun berkat perjuangan mereka yang dicap sebagai "Muslim Fanatik" itu kita saat ini bisa menghirup udara kemerdekaan.

Adalah fatwa jihad dari KH. Hasyim Al-Asy'ari yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 yang disambut oleh seluruh lapisan kaum muslimin dan pekikan takbir yang diteriakkan B**g Tomo lewat radio yang memperkuat semangat berjuang para arek-arek Suroboyo untuk melawan penjajah Inggris. Perang Surabaya yang terjadi beberapa bulan saja sejak proklamasi kemerdekaan itu berlangsung sengit selama 3 minggu lamanya. Surabaya dengan susah payah berhasil direbut tentara Inggris, namun kerugian yang mereka alami sungguh besar. 2 jenderal mereka tewas dan ini sungguh memberikan efek kemenangan secara psikologis pada arek-arek Suroboyo.

Camkan baik-baik perkataan Buya Hamka ini, "Tuan boleh menuduh kaum Muslimin itu Fanatik. Tapi tuan harus membenarkan kata hati tuan sendiri bahwasanya fanatik umat Islam itulah modal yang sangat besar dalam kemerdekaan Indonesia. Agar tuan tahu itu bukanlah fanatik! Itulah yang bernama ghirah!"

Sumber: Jejak Islam untuk Bangsa [JIB], Republika, Tirto

BerIslam tanpa NU, ada..BerIslan tanpa Muhammadiyah, ada...BerIslam tanpa HTI, banyak....BerIslam tanpa SYAHADAT, mana a...
03/11/2018

BerIslam tanpa NU, ada..
BerIslan tanpa Muhammadiyah, ada...
BerIslam tanpa HTI, banyak....
BerIslam tanpa SYAHADAT, mana ada!

Tugas Kita Hanya Melaksanakan Perintah ===Bila Al-Quran sudah bercerita tentang sesuatu, pasti di sana ada pelajaran pen...
01/08/2018

Tugas Kita Hanya Melaksanakan Perintah
===

Bila Al-Quran sudah bercerita tentang sesuatu, pasti di sana ada pelajaran penting yang bisa diambil oleh manusia.

Sewaktu kecil, aku selalu s**a bila guru mengaji berkisah tentang sejarah nabi beserta mukjizatnya. Dan salah satu kisah yang paling aku kagumi, adalah kisah Nabi Yunus.

"Mukjizat Nabi Yunus adalah, beliau bisa tetap hidup meski sudah tertelan ikan paus selama berhari-hari." Begitu ustadz menuturkan sejarah Nabi Yunus.

Saat itu, aku bersama teman-teman kecil cuma bisa mengucap takjub, "Keren! Kok bisa ada manusia dimakan ikan paus tapi masih hidup?"

Sejarah tentang selamatnya Nabi Yunus setelah berada di perut ikan paus memang menakjubkan. Melampaui akal sehat manusia. Menunjukkan pada kita bahwa Allah memang Maha Kuasa atas apapun yang dikehendaki-Nya. Hanya saja, fakta sesaat sebelum Nabi Yunus dimakan ikan paus itu ternyata menyimpan hikmah yang tak kalah memukau.

***

Bayangkan bila kita berprofesi sebagai sales sebuah produk. Di lapangan, kita sudah mengeluarkan semua jurus marketing yang dipunya. Membeberkan semua teori pemasaran yang lama dipelajari. Namun sampai setahun tidak ada satu pun yang membeli produk kita.

Oke, sabar. Baru cuma setahun. Kita terus mencoba di tahun kedua. Ikhtiar dan doa diperkencang. Tapi di tahun kedua ternyata lebih mengecewakan dari tahun pertama. Bukan hanya dagangan tak terbeli, kita malah dimaki-maki, dianggap mau menipu calon pembeli.

Tarik nafas, elus dada. Sabar. Baru dua tahun. Di tahun ketiga usaha dikerahkan habis. Tapi tetap saja tak satu pun customer yang mau membeli.

Angin sejuk mulai menyapa di tahun ke-empat. Di ambang putus asa, ekonomi makin mencekik, ternyata ada yang mau beli produk kita. Dua orang. Kita senang bukan main. Menambah semangat berjualan.

Hanya saja. Hari berganti pekan, pekan berubah minggu, minggu menjelma bulan, dan bulan menjadi tahun. Setelah itu, tak ada lagi seorang pun yang mau membeli produk kita. Padahal produk yang dijual itu bagus.

Hingga sampai 24 tahun melakukan promosi, hanya dua orang yang membeli dagangan kita.

Apa yang kita rasakan? Kecewa, marah, merasa tak dihargai?

Itu p**a yang dirasakan oleh Nabi Yunus. Bayangkan, jika Nabi Muhammad bisa menyebarkan agama tauhid di seantero negeri, memiliki banyak penganut dalam waktu kurang lebih 23 tahun saja. Nabi Yunus berdakwah selama 24 tahun tapi cuma dapat 2 orang pengikut. Belum lagi beliau harus mendapat perlakuan tak pantas dari kaumnya. Dituduh gila, perusak tatanan masyarakat, tukang sihir, bahkan mendapat ancaman pembunuhan.

Padahal sebelum diangkat menjadi nabi, Yunus A.S. Merupakan orang yang sangat disegani oleh masyarakat Ninawa.

Padahal, Nabi Yunus tak meminta imbalan apa pun atas dakwahnya. Dia tidak sedang berdagang, tak ada sedikit pun tujuan lain selain agar kaumnya mendapat berkah di dunia, dan surga di akhirat kelak.

Hingga pada satu titik, kebebalan kaum Ninawa benar-benar melewati batas kesabaran Nabi Yunus.

"Ini yang terakhir kali aku berpesan. Ikutlah denganku. Menyembah Allah sebagai satu-satunya Tuhan. Dan tinggalkan kebiasaan kalian menyembah berhala," ucap Nabi Yunus, berusaha sabar.

"Apa kami harus menurutimu, hey orang gila? Kami sudah nyaman di sini bersama agama nenek moyang kami." Pemuka kaum Ninawa terkekeh.

Nabi Yunus tak bisa menahan amarahnya. Dengan wajah memerah, alis terangkat, beliau berucap lantang,

"Semoga Allah hancurkan kalian malam ini!"

Nabi Yunus balik badan. Pergi meninggalkan warga Ninawa yang terbahak-bahak menghina beliau.

Sesampai di rumah, Nabi Yunus berkemas-kemas. Berencana meninggalkan kampung Ninawa yang bebal bukan main itu.

Saat itulah, datang malaikat Jibril.

"Kamu mau ke mana?"

"Pergi."

"Bukankah Allah menyuruhmu untuk berdakwah?"

"Berdakwah kepada orang-orang berkepala batu itu?" Dada Nabi Yunus bergemuruh. "Sudah 24 tahun aku berdakwah dengan sabar. Tak kurang perhatianku pada mereka. Agar mereka selamat dunia akhirat. Tapi apa yang aku dapat? Mereka malah menuduhku sebagai orang gila, tukang sihir, bahkan ada yang mengancam membunuhku. Aku sudah lelah. 24 tahun berdakwah, aku cuma mendapat dua orang pengikut."

Malaikat Jibril berucap, "Tugasmu hanya berusaha. Hasil akhir biar Allah yang menentukan."

"Maaf. Aku mau pergi dari sini."

"Tapi kamu adalah seorang nabi. Kau orang terpilih, Yunus. Tugasmu hanya melaksanakan perintah. Bukan menentukan hasil akhirnya."

"Aku sudah tidak kuat."

Hari itu, Nabi Yunus benar-benar pergi meninggalkan negeri Ninawa menggunakan kapal. Hendak menyeberang ke p**au lain. Mencari kehidupan baru.

Dimulai dari sinilah, Allah memberi pelajaran berharga pada Nabi Yunus juga pada setiap orang yang membaca kisah ini.

Malam itu, laut tiba-tiba mengganas. Ombak membukit membuat oleng kapal yang ditumpangi Nabi Yunus. Belum selesai masalah, timbul masalah baru. Entah dari mana, muncul dengan cepat, ikan berukuran besar. Al-Quran menyebutnya Dzun Nun. Itu binatang yang besar sekali. Ujung ekor sampai ke kepalanya lebih panjang dari 2 badan kapal layar. Menabrak kapal hingga makin oleng. Menurut adat setempat, harus ada yang dikorbankan agar ikan paus itu pergi. Seisi kapal melakukan undian. Menulis nama seluruh penumpang di kertas, lalu mengambil sembarang satu kertas. Nama yang tertera di kertas yang diambil itulah yang akan dikorbankan untuk ikan paus.

"Yunus."

Ucap si pengundi. Mengangkat tinggi kertas undian.

Nabi Yunus maju dengan menunduk. Lalu ia pun dilempar ke dalam laut.

Melihat ada mangsa jatuh ke laut, Ikan Dzun Nun mendekat dan membuka mulut lebar-lebar persis di hadapan tubuh Nabi Yunus yang terombang-ambing. Dan dalam sekejap Nabi Yunus terseret masuk ke dalam mulut Dzun Nun bersama berliter-liter air.

Dzun Nun membawa Nabi Yunus ke dalam dasar samudra. Gelap di atas gelap.

Di dalam perut paus, ternyata Allah masih memberi kehidupan pada Nabi Yunus. Saat itulah Nabi Yunus sadar, bahwa dia telah dzolim. Allah telah memilihnya menjadi nabi yang penuh kemuliaan. Tidak semua orang mendapat kemuliaan seperti itu. Tapi Nabi Yunus malah lari dari tanggung jawab sebagai utusan. Pergi sebelum tugas Tuhan sempurna usai.

Lalu terucaplah doa itu. Doa yang Nabi Yunus sampaikan dengan penuh kesadaran bahwa ia telah dzolim. Dzolim pada Allah yang memilihnya sebagai nabi, dzolim pada diri sendiri karena tidak sabar berjalan di atas jalan dakwah, dan dzolim pada kaumnya yang malah mendoakan kehancuran bagi mereka ketimbang berdoa agar mereka diberikan hidayah.

"Lailaha illa Anta, subhaanaka innii kuntu minadzolimiiin..."

Doa taubat itu terus diulang dengan penuh kepasrahan, sebab beliau sadar tak ada lagi siapapun yang dapat menolongnya dari perut ikan paus kecuali Allah.

"Sungguh tak ada Tuhan selain Engkau, duhai Allah. Mahasuci Engkau. Sungguh aku adalah orang yang dzolim."

Taubat itu akhirnya diterima. Hingga Allah menyuruh ikan paus memuntahkan tubuh Nabi Yunus dari tubuhnya.

***

Untukmu para ibu... Allah lah ya memilihmu sebagai ibu. Tugas Anda adalah mendidik anak sesuai aturan Allah dan tuntunan Rasulullah. Laksanakan saja tugas itu. Jangan berhenti mendidik anak-anak serta menyayanginya sepenuh hati, hanya karena melihat mereka nakal dan tak mau nurut. Meski lelah mendera, meski suara tangis memekakkan telinga. Tugasmu hanya melaksanakan perintah. Hasil akhir serahkan pada Allah.

Duhai engkau para ayah... Allah yang memilihmu sebagai ayah. Selain mendidik anak bersama istri, tugas Anda adalah mencari nafkah halal. Maka laksanakan tugas itu. Jangan sampai kesulitan demi kesulitan dalam mencari harta halal, membuatmu tergoda mencari harta lewat jalan haram. Bersabarlah bila rezeki kita memang masih kecil. Sebab tugas kita hanya menjalankan perintah. Tak sedikit pun kita kuasa atas pengaturan hasil akhir.

Bagimu para guru... Allah juga yang memilihmu. Tugasmu hanya menyebarkan ilmu. Hanya itu. Tentang Murid-murid yang susah diatur, atau tak bisa menangkap pelajaran, itu mutlak ranah Allah sebagai Dzat yang memberi ilmu. Jadi teruslah berusaha mengajar dengan baik. Jangan berhenti bersabar menyebarkan ilmumu.

Dan kepadamu para aktivis dakwah, para pimpinan dan anggota Muhammadiyah......kehendak Allah sajalah sehingga kamu menyandang posisi sekarang, Tugasmu adalah mendakwahkan ilmu, menebar manfaat menyinari negeri. Laksanakan dengan sepenuh hati dan ikhlas. Buatlah dan hadirilah majlis-majlis Ilmu dan majlis-majlis Amal. Kuatkan niatmu dan istiqomahlah, karena banyak halangan merintangimu, dewasalah karena temanmu berbeda pendapat denganmu dan mungkin tetangga mencibirmu. Masalah hasil dari program-programmu serahkan kepada Dzat Sang Maha Penentu. Jangan berhenti walau pimpinanmu tak mencatat namamu.

Dari kisah Nabi Yunus, kita bisa belajar untuk tidak pernah berhenti berusaha sebelum maut menjemput kita. Karena tugas kita di dunia hanya melaksanakan perintah, maka kerjakan saja. Urusan hasil, biar Allah yang menentukannya.

***

Surabaya, 25 Juli 2018
Fitrah Ilhami dengan tambahan dari Muhammadiyah Gringsing

by: QS. As-Shaffat 139

Jadwalkan Donor darah sebagai kegiatan rutin 3 bulanan kita.
13/07/2018

Jadwalkan Donor darah sebagai kegiatan rutin 3 bulanan kita.

5 Manfaat mengesankan dari donor darah

Sumber : https://www.uniqbanget.com/article/read/5-manfaat-mengesankan-dari-donor-darah.
Diedit oleh Sari Rimba

Manfaat kesehatan dari menyumbangkan darah adalah dapat mendukung kesehatan yang baik dan mengurangi risiko kanker dan hemochromatosis, termasuk membantu mengurangi risiko kerusakan hati dan pankreas. Menyumbangkan darah juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan mengurangi obesitas.

Donor darah
Setiap hari transfusi darah terjadi dan menyelamatkan nyawa banyak orang di seluruh dunia. Sekitar 5 juta orang Indonesia membutuhkan transfusi darah setiap tahun. Menyumbangkan darah itu baik untuk kesehatan para donor maupun mereka yang membutuhkannya. Penting bahwa donor darah berlangsung di rumah sakit, klinik atau bank darah, serta di hadapan ahli medis. Donor harus memastikan bahwa mereka berada dalam kesehatan yang baik untuk menghindari masalah kesehatan pasca transfusi pada mereka yang menggunakannya.

Menyumbangkan darah dapat membantu dalam merawat pasien yang menderita kanker, gangguan perdarahan, anemia kronis yang terkait dengan kanker, anemia sel sabit, dan kelainan darah keturunan lainnya. Penting untuk mengetahui bahwa darah manusia tidak dapat diproduksi, orang adalah satu-satunya sumbernya dan itulah mengapa penting untuk menyumbangkan darah dan membantu mereka yang membutuhkannya. Adalah juga mungkin untuk menyimpan darah Anda sendiri untuk kebutuhan masa depan Anda. Pastikan darah disimpan di bank darah yang baik.

Pemeriksaan kesehatan mini yang mencakup daftar penyakit yang terkait dengan tekanan darah dan penyakit menular harus dilakukan sebelum memulai pengump**an darah. Mereka yang memiliki kondisi medis seperti AIDS dan hepatitis seharusnya tidak menyumbangkan darah. Orang yang telah melakukan vaksinasi atau telah menjalani operasi atau menderita kanker, diabetes, dan flu harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum menyumbangkan darah. Wanita hamil harus mencari saran ahli sebelum menyumbangkan darah.

Manfaat Kesehatan Menyumbangkan Darah
Donor darah tidak hanya membuat hidup penerima baik tetapi juga membantu donor untuk menjaga kesehatan yang baik. Manfaatnya disebutkan di bawah ini.

Mencegah Hemochromatosis
Manfaat kesehatan dari donor darah termasuk mengurangi risiko hemochromatosis. Hemochromatosis adalah kondisi kesehatan yang timbul karena kelebihan penyerapan zat besi oleh tubuh. Ini mungkin diwariskan atau mungkin disebabkan karena alkoholisme, anemia atau gangguan lainnya. Sumbangan darah biasa dapat membantu mengurangi kelebihan zat besi. Pastikan bahwa donor memenuhi kriteria kelayakan donor darah standar.

Penurunan berat badan
Sumbangan darah biasa mengurangi berat badan para donor. Ini berguna bagi mereka yang mengalami obesitas dan memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan gangguan kesehatan lainnya. Namun, donor darah tidak boleh terlalu sering dan Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menyumbangkan darah untuk menghindari masalah kesehatan.

Merangsang Produksi Sel Darah
Setelah menyumbangkan darah, tubuh bekerja untuk mengisi kembali darah yang hilang. Ini merangsang produksi sel darah baru dan, pada gilirannya, membantu dalam menjaga kesehatan.

Manfaat Anti Kanker
Donasi darah membantu menurunkan risiko kanker. Dengan menyumbangkan darah, penyimpanan zat besi di tubuh dipertahankan pada tingkat yang sehat. Penurunan kadar zat besi dalam tubuh dikaitkan dengan risiko kanker yang rendah.

Menjaga Jantung & Hati Sehat
Donor darah bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit jantung dan hati yang disebabkan oleh kelebihan besi dalam tubuh. Asupan diet kaya zat besi dapat meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh, dan karena hanya proporsi yang terbatas dapat diserap, kelebihan zat besi akan disimpan di jantung, hati, dan pankreas. Ini, pada gilirannya, meningkatkan risiko sirosis, gagal hati, kerusakan pankreas, dan kelainan jantung seperti irama jantung yang tidak teratur. Donor darah membantu dalam menjaga kadar zat besi dan mengurangi risiko berbagai penyakit kesehatan.

Proses Donasi Darah
Itu selalu baik untuk merencanakan donor darah terlebih dahulu. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menyumbangkan darah jika ada masalah kesehatan. Itu selalu baik untuk memiliki makanan sehat seminggu sebelum donor. Pada hari donasi, pastikan Anda terhidrasi dengan baik, jadi tetap minum banyak cairan. Orang harus mengenakan pakaian yang nyaman selama proses donasi. Jika Anda sedang menjalani perawatan atau pengobatan apa pun, disarankan untuk memberi tahu bank darah / klinik / rumah sakit tempat Anda menyumbangkan darah.

Seberapa sering Anda bisa Menyumbangkan Darah?
Kita harus menunggu 56 hari atau 8 minggu antara sumbangan darah utuh. Masa tunggu selanjutnya adalah 112 hari atau 16 minggu jika darah diambil banyak karena kondisi darurat. Hindari donasi jika Anda menderita kelainan apapun, dan konsultasikan dengan dokter Anda sebelum melakukannya.

Berapa banyak Darah yang Anda Donasikan?
Anda bisa menyumbangkan satu unit atau 350 ml darah setiap 8 minggu. Organisasi seperti Palang Merah Indonesia mengatur kamp sumbangan dimana seseorang dapat berpartisipasi dan menyumbangkan darah. Anda juga bisa menyumbangkan darah di rumah sakit manapun. Di Kecamatan Gringsing anda dapat melakukan donor darah salah satunya di Pendopo AlKautsar.

Berapa Lama Anda Harus Menyumbangkan Darah?
Usia donor harus antara 18-60 tahun dan berat badan mereka harus lebih dari 45 kg untuk bisa menyumbangkan darah. Setiap orang sehat dapat menyumbangkan darah setelah selang waktu yang dibutuhkan selama 56 hari. Waktu tunggu ini membantu mengisi kembali kadar darah di tubuh donor.

Bagaimana cara menyumbangkan sumsum tulang?
Langkah pertama menuju sumbangan sumsum tulang adalah berbagi informasi Anda dengan daftar / daftar sumsum tulang belakang. Bila sumbangan dibutuhkan, dokter akan menemukan jenis jaringan yang sesuai dan menghubungi Anda.

Siapa yang tidak bisa menyumbangkan darah?
Individu di bawah usia 18 dan di atas 60 dan dengan berat badan lebih rendah dari 49 kg tidak dapat menyumbangkan darah. Seseorang dengan infeksi aktif, infeksi akut atau penyakit seperti HIV AIDS seharusnya tidak menyumbangkan darah. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter dan berbagi riwayat medis sebelum melakukan donor darah.

darah, tetap , dan nyawa!

12/07/2018

SERI Burtuqol Wahid AlFalalani

Aku Hamil, Mas...."

Lagi asyik nongkrong di kafe UNGU bersama istrinya, Burtuqol didatangi wanita dari meja sebelah.
"Mas, aku hamil", kata wanita itu lirih.

"Kamu siapa...???", tanya mas Bur, kaget sambil mematikan rokoknya.

Melihat kejadian ini, tiba-tiba istrinya menyiramkan kopi panas ke wajah mas Bur, sambil teriak, "Wong sudah hamil gitu, kok masih nanya ' kamu siapa ?' Dasar buaayaaa !!!"
"Eh.... Mbak, sebentar,"
kata wanita dari meja sebelah,
"Maksudku: aku hamil, tolong masnya jangan merokok...."

😅😂😂🤣🤣😜😜🙏🙏

Pesan moral:
Waspadalah, rokok dapat menyebabkan muka anda tersiram kopi.....

Maka hati hati lah kalau MEROKOK.. 😁😁😂😂🤣🤣😜😜

09/07/2018

AGAR IMAN MENINGKAT
Kita sering mendengar bahwa *Iman* itu bisa turun dan bisa *meningkat*. Lalu, *Bagaimana agar iman meningkat ?*
1. Tilawah Qur'an, mentadabur isi Qur'an. Membaca Qur'an dengan suara yg lembut.
2. Senantiasa mengagung Allah.
3. Meningkat pengetahuan agama.
4. Sering menghadiri majelis pengajian dan majelis Zikir.
5. Meningkat perbuatan baik dan kebaikan, sepert Sedekah. 6. Merasa Takut dengan akhir hidup yg buruk.
7. Takut dengan fase'fase hidup dialam kubur yg jelek, fase pengadilan Allah, Fase kemungkinan kita keneraka apa ke surga?
8. Selalu berdoa, bahwa kita sangat membutuhkan Allah.
9 selalu mewujudkan rasa cinta pada Allah, seperti Shalat, Zakat, puasa, Infaq dan sodakoh.
10. Merasa takut berbuat salah, sehingga hati-hati dengan perbuatan.
11. Menyadari akibat dari berbuat maksiat dan melanggar syariat Allah.
12. Sadar bahwa setiap kejadian adalah kehendak Allah, Qodo dan Qodarnya Allah. *Semoga bermanfaat*

17/02/2018

Berhubung Gedung Dakwah belum mempunyai rekening tersendiri maka untuk sementara memakai rekening a/n :
LAZISMU KEC. GRINGSING ,
NO REK ;7892003003
di Bank Mandiri Syariah KC Batang.

Di harapkan jika ditujukan sebagai wakaf untuk Gedung Dakwah mohon di rupiah terakhir di kasih kode 012. contoh jika donasinya 500.000 maka mengirimnya 500.012. Jazakumullah.

Pengibaran Sang Saka Merah Putih pada upacara Milad Muhammadiyah ke 108 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gringsing
10/01/2018

Pengibaran Sang Saka Merah Putih pada upacara Milad Muhammadiyah ke 108 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gringsing

Address

Kutosari Gringsing
Batang
51281

Telephone

082322685520

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gedung Dakwah Muhammadiyah Gringsing / Pendopo AlKautsar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share