20/11/2019
ASSET BANYAK JUSTRU BUTUH ASURANSI JIWA
~Ahhhhh.. ngapain buka polis???.~ Asset saya banyak kok, rumah tiga. Mobil bagus..
Usaha sudah jalan, buat apalagi punya asuransi.
Jadi ini ceritanya begini...
Sebut saja:
Orangtua Budi kaya raya, pengusaha sukses.
Hartanya banyak termasuk sebuah rumah mewah
Nilai taksirannya katanya sekitar Rp 5 miliar.
Rumah senilai segitu ya udah keren abis lah.
Alkisah orang tua Budi meninggal dunia, meninggalkan usaha (yang tak bisa dikelola karena tak pernah terlibat di dalamnya),,,
Uang masuk macet.. Krn usaha tutup.. dan rumah mewah itu jadi beban.. Biaya perawatan nya guedeee bangetss..
Listrik. Air.. Tukang kebun. Asisten rumah tangga.. Semua butuh biaya..
Dan mas Budi pun dgn berat hati memutuskan untuk menjual rumah.
Persoalan muncul... menjual rumah itu ada biaya-biaya yang timbul, utk notaris, pajak jual beli, balik nama sertifikat, dan biaya lain Rumah senilai Rp 5 miliar butuh biaya sekitar Rp 200juta. Ya sekitar 5% dari harga asset..
Uang cash dari mana..??
Malah utk sehari hari mereka kebingungan mendapatkan uang cash..
Itulah rumit dan ribet nya gak punya asuransi jiwa.. Yaitu Uang pertanggungan..
Waktu sehat sih its ok..
Ketika kepala keluarga kena resiko.. Uang cash habis.. Jual asset malah hrs punya dana segar..
Cerita ini fiktif belaka.. Tapi bisa jadi nyata kalo kondisi nya sama dengan anda, jika Anda belum punya Asuransi.
Memiliki asuransi adalah salah satu cara menjamin ahli waris memiliki dana segar.. Dana tunai.. Dana cash yg dibutuhkan utk dipergunakan dalam pengalihan hak atas asset secara legal.
Berita baiknya....
Klaim asuransi jiwa adalah tunai, bebas pajak
Kalau anda gak mau ahli waris anda seperti cerita diatas..
Buka polis sekarang juga.. ! Pastikan ada dana cukup untuk mereka melanjutkan kehidupan.. Pastikan ada dana cukup saat harus melakukan pengalihan hak atas asset yg anda tinggalkan..
Karena anda dan keluarga anda begitu berharga..