20/02/2022
“Menaikan omset penjualan? Yakin?”
Ketika memiliki kesempatan bertemu dengan rekan-rekan yang memiliki usaha, kerap kali saat diskusi saya bertanya ttg apa yg mereka inginkan, dan jawabannya akan berakhir dg kesimpulan yang sama, mereka ingin omset penjualan naik.
Lalu saya kemudian bertanya, berapa nominal kenaikan omset yg diinginkan? Seketika pertanyaan td menjadi hal yg sulit mereka jawab sehingga rata-rata jawabannya adalah “tidak tahu”, “semaksimal mungkin”, atau bahkan balik bertanya, “kira-kira bisa naik berapa?”
Jika sesungguhnya omset penjualan adl sebuah tujuan, maka sangat beresiko apabila sebuah tujuan itu tidak ditetapkan. Seperti kapal yg entah ingin berlabuh dimana.
Mari kita kembali pd prinsip ekonomi dimana usaha pada nilai tertentu maka harapannya adl hasil yg sebesar-besarnya, atau dg usaha sekecil mungkin dpt menghasilkan nilai tertentu.
Dan sekali lagi, bisnis adl matematika sederhana dimana hasil yg didapat lalu dikurangi biaya yg dikeluarkan. Maka jika kalian sebagai bisnis owner mengharapkan usaha dg nilai sekecil-kecilnya dan berharap mendapatkan omset penjualan sebesar-besarnya, kalian mungkin bisa gila.
Tapi tunggu dulu, jangan-jangan kita malah tidak tahu sebesar apa biaya sebenarnya yg kita keluarkan, atau lebih bahaya lagi dg tidak mmperdulikan brp total omset penjualan, perhari, perbulan, bahkan tahunan. Sehingga hanya ingin menetapkan brp pendapatan (baca: omset) yg ingin dituju, itu sulit sekali.
Maka kesimpulan yang ingin saya sampaikan adl, sesungguhnya omset penjualan atau pendapatan itu hanyalah hasil akhir.
Kita tdk fokus kpd hasil akhir, jalan menuju tujuanlah yg menjadi fokus. Kecuali kamu dikasih pintu ajaib doraemon. Omset penjualan naik punya banyak “faktor”, inilah tujuan yg dimaksud. Hal-hal seperti; besar kecilnya pangsa pasar (market size), segment-nya sudah tepat atau belum, seberapa besar kesadaran audience (target konsumen) Thd merk kita, hingga Kondisi mental tim karyawan, lengkap tidaknya data-data laporan keuangan dan stokyg bisa jd pedoman pengambilan keputusan.
Banyak sisi yg bisa dibenahi, sehingga nantinya menjadi pelesat omset penjualan.
Maka, jika ada pertanyaan lagi ttg apa yg ingin dituju pd bisnismu kedepan, jawabannya adl tidak menaikkan omset penjualan, ....... melulu.