19/09/2024
SETIAP KEPALA MANUSIA BOLEH SAJA DIHIAS DENGAN PERHIASAN PALSU, TAPI TIDAK SATU PUN KEPALA MANUSIA LAYAK BERISIKAN KEPALSUAN.
Kebenaran dan kejujuran itu laksana mata uang universal yang berlaku di mana pun, kapan pun, dan bagi siapa pun, serta dalam konteks apapun. Dalam Islam ada ajaran untuk berbicara baik atau diam (فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَسْمُتْ) dan mengatakan kebenaran dan kejujuran meski pahit (قُلِ اَلْحَقَّ, وَلَوْكَانَ مُرًّا). Selamat tidaknya seseorang tergantung manajemen lisannya (سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ).
اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ Ya Allah, tunjukkanlah bahwa yang benar itu nyata benarnya, dan berikan kami kemampuan mengikutinya, serta tunjukkan p**a bahwa yang batil (tidak benar/palsu) itu nyata tidak benar atau palsunya, dan berikan kami kemampuan untuk menghindarinya.