MACO Training & Consulting Center

MACO Training & Consulting Center Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia, siap membantu melejitkan 100% kepercayaan diri dan organis

Buku jelek? Tapi BeST seller, mau?
14/12/2016

Buku jelek? Tapi BeST seller, mau?

Sukses bisnis itu menarik, bahagia keluarga itu jauh lbh menarik. Setuju?Hmm kalo bs dapat semua kenapa hrs memilih 😉
28/10/2016

Sukses bisnis itu menarik, bahagia keluarga itu jauh lbh menarik. Setuju?
Hmm kalo bs dapat semua kenapa hrs memilih 😉

Berbagi sukses bisnis, bahagia keluarga.

Info pelatihan SDM hub: www.pin.bbm.com/5224A713


Semangat pagi sahabat Yuk belajar ....
30/09/2016

Semangat pagi sahabat

Yuk belajar ....

Semangat pagi, Medang disit lurrrr
29/09/2016

Semangat pagi,
Medang disit lurrrr

Lembaga Pengembangan SDMMaCo (Madani Consulting)Gedung Lt.2 Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pemprov Jawa TengahJl. Se...
01/08/2016

Lembaga Pengembangan SDM
MaCo (Madani Consulting)
Gedung Lt.2 Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pemprov Jawa Tengah
Jl. Senopati 30 Dukuhwaluh PURWOKERTO.
------------------------------------

Mari kita bekerjasama menebar manfaat dg mengadakan pelatihan/seminar bersama Master Trainer Padang Kusumo, Motivator MaCo Nomer 1 Indonesia :

1. "Sukses Belajar Seenak Makan": untuk pelajar setingkat SMP, SMA dan mahasiswa. Kami telah berpengalaman sejak 2003 melatih puluhan ribu pelajar, alhamdulillah 100% lulus UN dan sukses menjadikan peserta ketagihan belajar. Ayo buktikan 😊

2. Quantum Parenting, cara mendidik anak yg menyenangkan : inspiratif & aplikatif.
menjadi konsultan & praktisi pendidikan anak di berbagai lembaga.
buku JOSSS= Jadi Orangtua SUPER Shalih Shalihah, yg menginspirasi & mudah diaplikasikan di rumah & sekolah.

3. Karyawan/Pegawai Produktif & Bebas Stres.
Dg metode QuantumSpiritual, kami bisa melatih karyawan/pegawai mjd lebih produktif dan bebas stres.
Kami telah berpengalaman mjd mitra pengembangan SDM bagi ribuan karyawan perusahaan dan instansi pemerintah seperti : Badan Pusat Statistik, PNPM P2KP, PPK, Pemda Purbalingga, PT Pegadaian, PT Telkom, MilkMax, Resto SambelLayah, RumahZakat, PMA Korea, PBMT, Permodalan Nasional Madani, Lazis Jateng, Rumah Zakat dll.

4. Sekolah Wirausaha/ Social Entrepreneur yg mandiri & berprestasi.
Kami bisa melejitkan semangat & potensi wirausaha/SE yg sukses & bahagia tanpa syarat.
Sekarang sedang mendampingi ratusan pemuda Indonesia dlm program Community Leader untuk menjadi Social Entrepreneur yg sukses.

>>>Semua seminar kami Garansi 100% uang kembali jika tdk mendapat manfaat apapun.
InsyaAlloh efektif-ilmiah- bebas klenik.

Berminat berbagi manfaat?
Yuk adakan di kota/lembaga Anda?
Mari kita kerjasama 😊
Salam JOSSS 🙏😊
------------>>
Untuk info lengkap & kerjasama silakan hubungi kami :

MANAJEMEN
Padang Kusumo,SH, S*T, CHRNLP
Master Trainer berlisensi, Coach dr lembaga internasional.
www.maspadang.com
Fb: Padang Kusumo
WA/Telegram: 081903155544

Sugeng EnjangAyo segera bersiap itikaf yuk------------------------------------------------Hikmah dikhususkan sepuluh har...
25/06/2016

Sugeng Enjang
Ayo segera bersiap itikaf yuk
------------------------------------------------
Hikmah dikhususkan sepuluh hari terakhir dengan i’tikaf dapat dilihat pada hadits Abu Sa’id Al Khudri di mana Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنِّى اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوَّلَ أَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ ثُمَّ اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوْسَطَ ثُمَّ أُتِيتُ فَقِيلَ لِى إِنَّهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْيَعْتَكِفْ ». فَاعْتَكَفَ النَّاسُ مَعَهُ

“Aku pernah melakukan i’tikaf pada sepuluh hari Ramadhan yang pertama. Aku berkeinginan mencari malam lailatul qadar pada malam tersebut. Kemudian aku beri’tikaf di pertengahan bulan, aku datang dan ada yang mengatakan padaku bahwa lailatul qadar itu di sepuluh hari yang terakhir. Siapa saja yang ingin beri’tikaf di antara kalian, maka beri’tikaflah.” Lalu di antara para sahabat ada yang beri’tikaf bersama beliau. (HR. Bukhari no. 2018 dan Muslim no. 1167).
Jadi, beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– melakukan i’tikaf supaya mudah mendapatkan malam lailatul qadar.

Siapa yg mau?😉

.maspadang.com

إِجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ! وَذَكَرَ مِنْهُنَّ: آكِلَالرِّبَا.“Jauhilah tujuh perkara yang membawa kehancuran...
22/06/2016

إِجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ! وَذَكَرَ مِنْهُنَّ: آكِلَالرِّبَا.

“Jauhilah tujuh perkara yang membawa kehancuran,” dan beliau menyebutkan di antaranya, “Memakan riba.”

Dan telah datang ijma’ atas haramnya riba.

Imam ‘Ali bin Husain bin Muhammad atau yang lebih dikenal dengan sebutan as-Saghadi, menyebutkan dalam kitab an-Nutf bahwa riba menjadi tiga bentuk yaitu:

1. Riba dalam hal peminjaman.

2. Riba dalam hal hutang.

3. Riba dalam hal gadaian.

Kita belajar satu persatu yuk 😉

A. Riba Dalam Hal Pinjaman

Bentuk riba dalam hal pinjaman ada dua sifat (gambaran):

1. Seseorang meminjam uang 10 dirham tetapi harus mengembalikan 11 atau 12 dirham dan lain sebagainya.

2. Ia mengambil manfaat (keuntungan) pribadi dengan pinjaman tersebut, yaitu dengan cara si peminjam harus menjual barang miliknya kepadanya dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran atau ia harus menyewakan barang itu kepadanya atau memberinya atau ia (si peminjam) harus bekerja untuk si pemberi pinjaman dengan pekerjaan yang membantu urusan-urusannya atau ia harus meminjamkan sesuatu kepadanya atau ia harus membeli sesuatu darinya dengan harga yang lebih mahal dari harga pasaran atau ia harus menyewa suatu sewaan darinya, dan begitu seterusnya.

Sifat (gambaran) riba yang pertama misalnya, seseorang meminta kepada orang lain sejumlah uang dengan cara meminjam, ia meminta darinya sebanyak 10.000 riyal, lalu Ahmad (si pemberi pinjaman) berkata, “Engkau harus mengembalikan uang pinjaman itu kepada saya sebesar 11.000 riyal,” atau ia berkata, “Engkau harus memberi saya tambahan walaupun sedikit.” Maka inilah riba dan hukumnya haram. Dan masuk dalam kategori ini pinjaman dari bank-bank dengan memberikan tambahan sebagai imbalan pinjaman yang ia terima.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًامُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah agar kamu mendapat keberuntungan." [Ali ‘Imran/3: 130]

Abu Bakar al-Jashshash rahimahullah berkata, “Riba yang dulu dikenal dan dilakukan oleh orang-orang Arab hanyalah berupa pinjaman dirham dan dinar sampai batas waktu tertentu dengan memberikan sejumlah tambahan dalam pinjaman sesuai dengan kesepakatan mereka. Ini adalah riba nasi-ah dan riba seperti ini sangat masyhur di kalangan orang Arab pada masa Jahiliyyah, dan ketika al-Qur-an turun, maka datanglah pengharaman ini.

Selanjutnya....

Sifat (gambaran) yang kedua misalnya, si pemberi pinjaman mengambil manfaat (keuntungan) pribadi dari pinjaman yang ia berikan.

Misalnya, seseorang meminjam sejumlah uang dari orang lain, lalu Muhammad (si pemberi pinjaman) meminta kepada orang tersebut agar ia menjual sesuatu miliknya kepadanya atau memberinya sesuatu ataupun yang lainnya sebagai imbalan dari pinjaman yang ia berikan kepadanya. Maka ia telah mengambil keuntungan pribadi dari pinjamannya, dan ini termasuk riba.

Demikian semoga bermanfaat.
Bersambung ya 😉
---------------------------------


*Berkumpul membersamai para pemuda luarbiasa, inisiator program "social entrepreneur".

.maspadang.com

Guys mulai hari ke 14 Ramadhan ini, saya mau berbagi tentang Etika Bisnis ya, semoga bermanfaat 😉 Bisnis bukan hanya sek...
19/06/2016

Guys mulai hari ke 14 Ramadhan ini, saya mau berbagi tentang Etika Bisnis ya, semoga bermanfaat 😉



Bisnis bukan hanya sekedar mencari untung saja namun bagaimana kita mampu menjalin komunikasi yang baik kepada konsumen melalui etika-etika bisnis. Seperti yang telah difirrmankan oleh Allah dalam surat Al-jumuah ayat 10:

فَاءِذَا قُضِيَةِ الصَّلاَةُفَانْتَشِرُوْا فِي اْلآَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللهِ وَاذُكُرُاللهَ كَثِيْرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ (الجمعة :۱۰

Menurut Ibnu Katsir dalam tafsir ibnu Katsir juz 28 di halaman 10 penafsiran ayat di atas adalah setelah Allah melarang kaum muslimin berdagang saat shalat jum’at ditunaikan, Allah mengizinkan kita untuk mencari karunia Allah yang berupa rizki yang diberikan Allah (berdagang) lagi setelah shalat jum’at selesai ditunaikan.

Firman Allah selanjutnya dan berdzikirlah kamu kepada Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung “. Yakni ketika kalian sedang melakukan jual beli , dan ada saat kalian mengambil dan memberi hendaklah selalu ingat pada Allah dan janganlah kesibukan dunia melupakan kalian dari hal-hal yang bermanfaat untuk kehidupan akhirat.
Oleh karena itu di dalam hadits disebut:

مّنْ دَخَلَ سُوْقًا مِنَ اْلآَسْوَاقِ فقال: لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, كُتِبَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَمَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ.

Artinya: “ Barangsiapa masuk ke salah satu pasar, kemudian dia mengucapkan: “ Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah yang maha esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, kerajaan bagi-Nya, dan Dia maha Kuasa atas segala sesuatu, “ maka Allah akan mencatat baginya sejuta kebaikan dan akan menghapuskan darinya sejuta keburukan.”

Bila kita hubungkan dengan aspek ekonomi ayat ini menerangkan tenteng etika berdagang yang baik, bagaimana seharusnya berdagang menurut dalam konteks keislaman yaitu dimulai dengan membaca do’a, kemudian tidak boleh berbuat curang ketika berdagang dengan selalu mengingat Allah SWT, selalu merasa bahwa kita selalu diawasi oleh Allah, tidak ada tempat bagi kita untuk berbuat maksiat dihadapan Allah SWT karena Allah maha melihat dan maha mengetahui apa yang kita berbuat. (www.maspadang.com).

Sugeng Enjang 😉

.maspadang.com .com
----------------------------------

Selamat berbuka puasa hari ke brp ya? 😉   13Puasa adalah rahasia antara seorang hamba dengan Rabbnya yang tidak ada oran...
18/06/2016

Selamat berbuka puasa hari ke brp ya? 😉 13

Puasa adalah rahasia antara seorang hamba dengan Rabbnya yang tidak ada orang lain yang mengetahuinya. Amalan puasa berasal dari niat batin yang hanya Allah saja yang mengetahuinya dan dalam amalan puasa ini terdapat bentuk meninggalkan berbagai syahwat.

Oleh karena itu, Imam Ahmad dan selainnya mengatakan, “Dalam puasa sulit sekali terdapat riya’ (ingin dilihat/dipuji orang lain).”

Dg alasan inilah, Allah menyandarkan amalan puasa pada-Nya berbeda dengan amalan lainnya.-------------
.maspadang.com
.macotraining.com

Lanjutan nasihat di jumah mubarokSugeng Enjang .......Barokallohufikum.Kenapa Allah bisa menyandarkan amalan puasa untuk...
17/06/2016

Lanjutan nasihat di jumah mubarok
Sugeng Enjang .......
Barokallohufikum.

Kenapa Allah bisa menyandarkan amalan puasa untuk-Nya?

Pertama, karena di dalam puasa, seseorang meninggalkan berbagai kesenangan dan berbagai syahwat. Hal ini tidak didapati dalam amalan lainnya. Dalam ibadah ihram, memang ada perintah meninggalkan jima’ (berhubungan badan dengan istri) dan meninggalkan berbagai harum-haruman. Namun bentuk kesenangan lain dalam ibadah ihram tidak ditinggalkan. Begitu p**a dengan ibadah shalat. Dalam shalat memang kita dituntut untuk meninggalkan makan dan minum. Namun itu terjadi dalam waktu yang singkat. Bahkan ketika hendak shalat, jika makanan telah dihidangkan dan kita merasa butuh pada makanan tersebut, kita dianjurkan untuk menyantap makanan tadi dan boleh menunda shalat ketika dalam kondisi seperti itu.

Jadi dalam amalan puasa terdapat bentuk meninggalkan berbagai macam syahwat yang tidak kita jumpai pada amalan lainnya. Jika seseorang telah melakukan ini semua –seperti meninggalkan hubungan badan dengan istri dan meninggalkan makan-minum ketika puasa-, dan dia meninggalkan itu semua karena Allah, padahal tidak ada yang memperhatikan apa yang dia lakukan tersebut selain Allah, maka ini menunjukkan benarnya iman orang yang melakukan semacam ini. Itulah yang dikatakan oleh Ibnu Rajab, “Inilah yang menunjukkan benarnya iman orang tersebut.” Orang yang melakukan puasa seperti itu selalu menyadari bahwa dia berada dalam pengawasan Allah meskipun dia berada sendirian. Dia telah mengharamkan melakukan berbagai macam syahwat yang dia s**ai. Dia lebih s**a mentaati Rabbnya, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya karena takut pada siksaan dan selalu mengharap ganjaran-Nya.
Sebagian salaf mengatakan, “Beruntunglah orang yang meninggalkan syahwat yang ada di hadapannya karena mengharap janji Rabbnya yang tidak nampak di hadapannya”. Oleh karena itu, Allah membalas orang yang melakukan puasa seperti ini dan Dia pun mengkhususkan amalan puasa tersebut untuk-Nya dibanding amalan-amalan lainnya.

Begitu ya guys, are u "mudeng"?😉
Jumah mubarok.aamiin.



-----------------------------
.maspadang.com
www.macotraining.com

Link video parenting YouTube:
https://youtu.be/hmUelYiGKv4

Amalan puasa akan dilipatgandakan oleh Allah hingga berlipat-lipat tanpa ada batasan bilangan.Kenapa bisa demikian? Ibnu...
15/06/2016

Amalan puasa akan dilipatgandakan oleh Allah hingga berlipat-lipat tanpa ada batasan bilangan.

Kenapa bisa demikian? Ibnu Rajab Al Hambali –semoga Allah merahmati beliau- mengatakan, ”Karena orang yang menjalani puasa berarti menjalani kesabaran”. Mengenai ganjaran orang yang bersabar, Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10)

Sabar itu ada tiga macam yaitu (1) sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, (2) sabar dalam meninggalkan yang haram dan (3) sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan. Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Dalam puasa tentu saja di dalamnya ada bentuk melakukan ketaatan. Di dalamnya ada p**a menjauhi hal-hal yang diharamkan. Begitu juga dalam puasa seseorang berusaha bersabar dari hal-hal yang menyakitkan seperti menahan diri dari rasa lapar, dahaga, dan lemahnya badan. Itulah mengapa amalan puasa bisa meraih pahala tak terhingga sebagaimana sabar.

Amalan Puasa Khusus untuk Allah

Dalam riwayat lain dikatakan bahwa Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku”. Riwayat ini menunjukkan bahwa setiap amalan manusia adalah untuknya. Sedangkan amalan puasa, Allah khususkan untuk diri-Nya. Allah menyandarkan amalan tersebut untuk-Nya.

Kenapa Allah bisa menyandarkan amalan puasa untuk-Nya?

Jawabannya kita buka bsk lg ya 😉
Semangat Ramadhan mubarok, selamat berbuka

ini Bertemu teman SMA yg skrg jd chef di New Zaeland, baru bertemu lg stlah berpisah th 98, Smg sukses berkah.
--------------------------------------------
http://macotraining.com/

Address

Gedung PLUT Pemprov Jateng, Jl Senopati 30 Dukuhwaluh
Purwokertowa Tengah

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MACO Training & Consulting Center posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share