25/01/2017
Legenda Kediri : Dewi Kilisuci
Bagi warga Kediri, Blitar dan Tulungagung, Gunung Kelud memiliki cerita yang cukup unik. Kelud bukanlah berasal dari gundukan tanah yang meninggi secara alami. Tetapi Gunung Kelud terbentuk dari sebuah pengkhianatan cinta dari putri yang bernama Dewi Kilisuci terhadap Mahesa Suro dan Lembu Suro. Keduanya adalah raja sakti. Dewi Kilisuci merupakan putri dari Jenggolo Manik. Dengan kecantikannya, Dewi Kilisuci mjd putri yang tersohor. Jadi tidak heran banyak pria yang mencoba mendekati atau bahkan melamarnya utk dijadikan istri.
Suatu ketika, datang dua raja yang melamarnya. Namun, dua raja ini bukanlah berperawakan seperti manusia. Yang pertama raja Lembu Suro. Dia berbadan manusia tapi berkepala lembu. Sedangkan raja satunya lagi Mahesa Suro. Dia jg berbadan manusia tapi berkepala kerbau. Dengan kondisinya si raja yang melamarnya, Dewi Kilisuci kebingungan. Sebab, wajah cantiknya jelas tidak sebanding dengan kondisi dua raja tersebut. Dewi Kilisuci pun berniat menolaknya dengan membuat sayembara yang tidak mungkin dilakukan manusia biasa.
Penolakan Dewi Kilisuci diwujudkan dengan dimunculkannya syarat bagi kedua raja itu untuk membuat sumur di sebuah bukit yang letaknya cukup tinggi. Yang pada akhirnya nanti dinamakan Gunung Kelud. Anehnya, sumur itu yang satu harus berbau amis dan satunya berbau wangi. Dan, pengerjaan sumur itu harus selesai dalam semalam atau hingga ayam berkokok. Akhirnya, dengan kesaktiannya, dua raja itu mampu menyelesaikan sayembara tersebut. Namun, Dewi Kilisuci blm mau juga dipersuntingnya.
Kedua raja itu harus membuktikan sendiri kalau sumur yang dibuatnya berbau amis dan wangi. Dengan cara, kedua raja itu harus masuk ke sumur masing-masing yang telah dibuatnya sendiri. Dengan rayuan Dewi Kilisuci, akhirnya, kedua raja itu pun masuk ke dalam sumur yang sangat dalam. Setelah masuk, Dewi Kilisuci memerintahkan prajurit Jenggala untuk menimbun kedua raja itu dengan batu. Akhirnya, matilah Lembu Suro dan Mahesa Suro. Namun, sebelum mati, kedua raja itu sempat bersumpah dengan mengatakan : "Yoh, wong Kediri mbesuk bakal pethuk piwalesku sing makaping kaping yo iku: Kediri bakal dadi kali, Blitar dadi latar, Tulungagung bakal dadi Kedung" . (Ya, orang Kediri besok akan mendapatkan balasanku yang sangat besar. Kediri bakal jadi sungai, Blitar akan jadi daratan dan Tulungagung menjadi danau). Legenda Kediri Dewi Kilisuci inilah yang akhirnya tertuang di desain kaos GarengPunk. Oblonge Cah Kediri Nda...
GarengPunk Production 25/01/17