26/07/2016
BAHAGIAKAN DENGAN KURBAN BERKAH NUSANTARA 1437H
Para Nabi dan Rasul yang dipilih oleh Allah SWT untuk menjadi pembawa Risalah-Nya selalu membawa bukti nyata kebenaran ajaran-Nya serta kekuasaan-Nya . Semua Rasul dalam menjalankan tugasnya diberi amanah dan cobaan hidup yang lebih berat daripada manusia pada umumnya, bahkan ada Rasul yang digelar Ulul Azmi karena diberi cobaan lebih berat daripada Rasul-Rasul yang lain. Mereka diantaranya adalah Nabiullah Ibrahin AS.
Ketika usia Nabi Ibrahim AS beranjak tua, timbul kekhatiran akan estafeta perjuangannya, maka dia bermohon kepada Allah agar diberi anak sholeh yang melanjutkan tugas perjuangannya.
Ketika doโnya dikabulkan, melalui isterinya Siti Hajar lahirlah anak yang didambakan yakni Ismail. Disaat putranya masih bayi datang perintah untuk mengasingkannya bersama isteri tercinta di lembah yang tandus tak ada tanda-tanda kehidupan disana. Meskipun ada ganjalan dihati sebagai seorang bapak atas rasa tanggungjawabnya terhadap keluarga, namun dia berhasil menepiskan demi mematuhi perintah Tuhannya.
Dengan ketatan Ibrahim AS dan kepasrahan total Sang Isteri maka Allah menunjukkan kekuasaan-Nya melalui sentakan kaki sang bayi Ismail, terpancarlah sumber air ajaib yang kemudian diberi nama air zam-zam dan hingga hari ini tetap dikonsumsi oleh jutaan manusia setiap saat.
Ujian demi ujian terus mendera nabiullah Ibrahim AS, diantara yang terberat disaat beliau diminta oleh Allah untuk menyembelih putra kesangan dan dambaan hati, yang diharapkan untuk melanjutkan perjuangannya. Meskipun ada gejolak manusiawi yang ditiupkan oleh nafsu dan syaitan namun tak dapat mengalahkan kecintaan dan ketaatannya kepada Allah, sehingga diapun rela untuk menunaikan perintah tersebut, sebagaimana juga kepasrahan putranya menerima keputusan ayahnya dengan pernyataan sederhana tapi meyakinkan โsilahkan laksanakan, engakau wahai ayah akan dapati aku dalam keadaan sabarโ. Inilah kemudian menjadi asal-muasal kewajiban memotong hewan kurban di setiap Idul Adha bagi ummat Islam yang mampu.
Ketika kita memahami sejarah dan azbabul nuzulnya perintah berkurban, maka kita dapati bahwa betapa dahsyatnya perhatian Allah terhadap orang-orang yang melakukan kebajikan atas dasar ketaatan dan kecintaan kepada-Nya. Sebab disaat Nabi Ibrahim telah menyempurnakan ketaatannya kepada Allah, dia mendapat posisi yang khusus disisi Allah SWT, bahkan seluruh Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah setelahnya adalah berasal dari keturunannya.
Dalam syariat berkurban bukanlah darah dan dagingnya yang diharapkan oleh Allah, akan tetapi yang dinilai adalah ketaatan dan niat sucinya untuk berbagi kepada sesama. Dalam hal berbagi, peduli kepada sesama tidaklah dibatasi oleh territorial dan suku bangsa karena prinsipnya bebagi ditujukan kepada siapa saja dan di mana saja sepanjang orang lain membutuhkan uluran tangan.
Maka konsep penyebaran hewan kurban BMH tahun ini mengangkat tema โBAHAGIAKAN DENGAN KURBANโ di sana mengandung makna skala prioritas bagi saudara kita yang lebih membutuhkan. Daerah minus dan kekeringan di pelosok jawa timur, masyarakat miskin yang terisolir di Bumi Nusantara. Palestina yang terjajah, dan Somalia yang ditimpa kelaparan yang terdahsyat dalam decade ini.
TUJUAN
1. Mensyiarkan Islam dengan pelaksanaan kurban langsung di masyarakat.
2. Memberikan kemudahan kepada pekurban dalam melaksanakan ibadah kurbannya sesuai dengan wilayah distribusi yang di inginkan.
3. Mengeratkan ukhuwah dan persaudaraan serta berbagi kebahagiaan kepada masyarakat pedesaan/pelosok yang kekurangan.
4. Menguatkan peran aktivitas para daโI di daerah pembinaan sehingga bias menguatkan kembali siar islam yang sudah dilakukan
KEUNGGULAN PROGRAM
1. Pekurban bebas menentukan wilayah penyaluran kurban yang sudah disiapkan oleh BMH
2. Mendapatkan laporan sesuai dengan pilihan pekurban selambat-lambatnya H+ 14.
SIKLUS PELAKSANAAN Qurban Berkah Nusantara
KRITERIA WILAYAH DISTRIBUSI
1. Daerah miskin dan kawasan penggiran
2. Desa tertinggal
3. Daerah Minoritas (pembinaan muallaf)
4. Daerah konflik
5. Kamp Pengungsi
Lokasi daerah yang menjadi sasaran merupakan daerah yang prioritas yang berada di wilayah pedesaan. Sasaran pendistribusian menyebar sesuai dengan wilayah kerja / jangkauan kantor BMH
PARTISIPASI & LAYANAN UNTUK WILAYAH MOJOKERTO
1. Transfer melalui rekening bank
BNI syariah No : 0660660771
Bank Syariah Mandiri No: 7042463706
Bank Mandiri No : 142.001.317.9840
An: Baitul Maal Hidayatullah
*) Setelah transfer, mohon informasikan donasi kurban anda melalui :
1. SMS dengan format
QURBAN.NAMA.NOMINAL.BANK TUJUAN.TGL KIRIM.NOMOR REF/RESI
Kirim ke 082245537829/055101282300
TARGET PROGRAM KURBAN KAMI
1. Memberikan kemudahan kepada pekurban dalam melaksanakan ibadahnya
2. Tersalurkannya hewan kurban pada sasaranya.
3. Memperluas wilayah binaan, sebagai dasar untuk pembinaan Ummat
HARGA HEWAN KURBAN
Kambing : 2.000.000
Sapi : 15.000.000
Sapi Patungan @ Rp 2.300.000
Distribusi untuk Palestina Rp. 4.500.000,00
Distribusi untuk Rohingnya,Rp 2.225.000
Layanan Jemput Kurban BMH Upp MOJOKERTO
Tlp : 0321-390155
Hp : 085101282300
WA:082245537829
PENUTUP
Demikian, seboga ibadah kurban tahun ini semakin meningkatkan komitmen kita untuk meningkatkan jiwa perngorbanan karena Allah SWT sekaligus sebagai sarana empati dan rasa kepeduliaan kepada kalangan yang kurang mampu.
Akhirnya, kami sampaikan terima kasih. Semoga Allah SWT menerima pengorbanan kita di Tahun yang berkah ini. Amiin