06/11/2024
Post yang saya rasa sangat perlu saya share, dibandingkan dengan puluhan case lainnya yang saya urus.
Perlu diingat bahwa postingan ini bukan untuk menjelekkan instansi ataupun menyinggung siapapun.
(AMBIL POSITIF BUANG NEGATIF)
Semua kejadian hingga hari ini klaim disetujui bermula dari nasabah jatuh terpeleset di Kamar Mandi dalam Rumah.
Tulang paha langsung patah di tempat, dan dengan panik, langsung dilarikan ke RS terdekat untuk dilakukan penanganan.
Karena efek panik dan tergesa-gesa, kartu kesehatan yang sudah dibayar selama 1 tahun lebih lupa dibawa bahkan pun dilupakan eksistensinya, bahkan saya baru dihubungi ketika operasi akan segera dijalankan, alhasil operasi dijalankan tanpa asuransi dan menggunakan penyelenggaraan perlindungan Askes Negara.
Apakah sudah selesai permasalahannya?
Awalnya saya sih berpikir, y sudah, kalau ngak pakai ya sudah, ngak begitu bermasalah juga, toh ditanggung penuh.
Rupanya, tidak segampang itu ferguso, pen penyambung antar tulang yang dipasangkan rupanya berkarat, dan daging paha sekitar pen itu pun akhirnya bengkak dan nasabah mengalami sakit nyeri dan demam luar biasa. Setelah cek sih katanya diagnosa kanker tulang dan tumor di daging paha.
Panik d**g? Panik lagi d**g oh jelas, tapi kali ini saya langsung dihubungi, setelah bbrp hari perundingan, nasabah pun berangkat ke Penang untuk pemeriksaan, dengan ke-gaptek-an dan ke-tidaktahu-an nya, jadi hasilnya, saya ke Luar Negeri virtual deh. (Saya pesan pesawat pp booking hotel isi mdac tapi saya ke sana via online saja ๐
๐
). Untung ada leader saya alias tante saya Sutinah Allianz yg membesuk kesana.
Setelah cek dan ambil sampel, diagnosanya sih memang tumor tapi bukan kanker tulang. So hingga akhirnya, disarankan oleh dokter untuk pemotongan tulang dan penyambungan dengan tulang sintesis di Kuala Lumpur, tapi karena usia polis masih belum 2 tahun dan harus reimburse, oleh karena itulah, operasi dilakukan di RSCM di Jakarta.
Masih banyak lagi sih masalah dan pergumulan berat yang saya hadapi, dari prorata(karena plan nasabah kamar 2 bed sedangkan di rscm hanya tersedia kamar 1 bed), lalu keadaan nasabah yang akhirnya pendarahan lagi, berkali" konsultasi dan rawat jalan, lalu membandingkan saya dengan agen profesional lainnya. (karena berhubung posisi saya dan nasabah berbeda kota)
Tapi akhirnya selesai sudah, klaim disetujui, total Bill dari awal hingga akhir mencakup Rawat Inap, Rawat Jalan, Konsultasi, Kontrol, dll hampir menyentuh angka 400JT.
Nb: hanya karena terpeleset di kamar mandi, sesimpel ini.
Lega ngak sih? Banget pun.
Tapi yah begitulah, kami yang sebagai agen ini sering dipandang sebelah mata, dianggap remeh, bekerja tanpa sepengetahuan orang-orang.
Kalau klaim gagal, kami diancam mau diviralkan, bahkan sampai orang yang tinggal di Pluto pun harus tau kalau kami Agen yang tidak profesional.
Tapi kalau klaim berhasil? Muka nasabah harus ditutup yah, jgn bocorin informasi ke umum.
Begitulah hahaha ๐
Nasabah senang? Happy?
Menurut anda gimana?
Menurut saya gimana?
Yang penting bagi saya cuma nasabah bisa kembali pulih, bisa hidup normal lagi, dan berjalan dengan baik lagi.
After all, Praise God for His Goodness! Thanks God! Thanks Allianz! Thanks Leaders! And Good Job, Antony!
Begitulah cerita dari saya, uneg-uneg dari saya.
Yang paling penting, ingat agen anda saja, kalau memang anda nasabah asuransi manapun itu dan pastikan kalau asuransi kesehatan anda memang sudah mumpuni dan update terbaru.
Dan kalau sama sekali belum ada? Jangan tutup telinga, pertimbangkanlah apa yang ditawarkan agen anda, selama itu bukan asuransi investasi ya.
Jangan anggap remeh, guys~~~
Dan untuk Agen-Agen di luar sana, jaga amanah dan kepercayaan nasabah dan nama baik Asuransi, tetap semangat ya!
We Are The Hope of Indonesia!