Webull

Webull Akun resmi PT Webull Sekuritas Indonesia PT Webull Sekuritas Indonesia berizin dan diawasi oleh OJK.

Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bakal menebar dividen tunai jumbo sebesar Rp 377 per saham.  Kep...
30/04/2026

Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bakal menebar dividen tunai jumbo sebesar Rp 377 per saham.  Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini di Jakarta, Rabu (29/4). Berdasarkan Stockbit Sekuritas dividen final yang akan dibagikan tahun ini sebesar Rp 44 triliun setara 89% dividen payout ratio dengan yield 8,4%.
 
Namun BMRI belum mengumumkan jadwal cm dividen final dan tanggal pembayaran. Sebelumnya, BMRI telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp100 per saham pada Januari 2026.
 
Alhasil jika dikalkulasikan, pemegang saham BMRI menyetujui untuk membagikan dividen dengan total sekitar Rp 477 per saham dari laba tahun buku 2025.  Apabila melihat kinerja keuangannya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri membukukan laba konsolidasi sebesar Rp 56,3 triliun tahun buku 2025. Capaian tersebut naik dari laba konsolidasi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 55,8 triliun.
 
Sumber: https://katadata.co.id/finansial/bursa/69f1cd9e72f9e/bank-mandiri-bmri-bagi-dividen-jumbo-rp-377-pe…
 

Uni Emirat Arab (UEA) akan resmi keluar dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan OPEC+ mulai 1 ...
29/04/2026

Uni Emirat Arab (UEA) akan resmi keluar dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan OPEC+ mulai 1 Mei 2026. UEA telah bergabung lebih dari enam dekade keanggotaannya di OPEC.
 
Mengutip Bloomberg pada Rabu (29/4), hal ini menjadi pukulan signifikan bagi organisasi produsen minyak, sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depan OPEC di tengah gejolak pasar energi global akibat perang dengan Iran.
 
Keputusan UEA ini merupakan puncak dari ketegangan panjang dengan pemimpin de facto OPEC, Arab Saudi, terutama terkait kebijakan produksi minyak serta persaingan pengaruh politik di kawasan Teluk.
 
Menurut survei Bloomberg, UEA memproduksi sekitar 3,6 juta barel per hari pada Februari, sebelum turun hingga 40 persen pada Maret akibat gangguan produksi karena perang.
 
Meski demikian, perusahaan minyak nasionalnya, ADNOC, mengklaim kapasitas produksi bisa mencapai 4,85 juta barel per hari, mendekati target 5 juta barel.
 
Source: https://kumparan.com/kumparanbisnis/uni-emirat-arab-keluar-dari-opec-di-tengah-perang-iran-27IdWwav…
 

Iran mengajukan proposal baru untuk menghentikan konflik di kawasan, termasuk menghentikan serangannya di Selat Hormuz. ...
28/04/2026

Iran mengajukan proposal baru untuk menghentikan konflik di kawasan, termasuk menghentikan serangannya di Selat Hormuz. Tawaran ini disampaikan kepada para mediator regional sebagai upaya memecah kebuntuan negosiasi dengan Amerika Serikat. Dalam proposal tersebut, Iran mensyaratkan diakhirinya perang secara penuh serta pencabutan blokade AS terhadap pelabuhannya.
 
Proposal tiga tahap dari Iran 
Menurut pejabat yang mengetahui pembahasan ini, sebagaimana dilaporkan The Wall Street Journal, Selasa (27/4/2026), proposal yang disampaikan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dirancang untuk menghidupkan kembali pembicaraan yang sempat mandek. Rencana tersebut mencakup tiga tahap utama. Tahap pertama mensyaratkan Amerika Serikat dan Israel untuk mengakhiri perang serta memberikan jaminan tidak akan memulainya kembali.
 
Pada tahap berikutnya, mediator akan membantu menyelesaikan persoalan penutupan Selat Hormuz sekaligus mendorong kesepakatan terkait pengelolaan jalur perairan tersebut. Setelah itu, Iran menyatakan bersedia memulai negosiasi terkait program nuklirnya serta isu lain, termasuk pendanaan terhadap kelompok proksi di kawasan.
 
Presiden Donald Trump dilaporkan telah membahas proposal tersebut bersama tim keamanan nasionalnya. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan, ia percaya Iran serius ingin mencapai kesepakatan dengan Washington, namun menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Teheran menguasai Selat Hormuz. Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut baik langkah Iran saat bertemu Araghchi. Ia memuji ketahanan Iran di tengah kampanye militer AS dan Israel, serta menyatakan Moskow siap membantu penyelesaian konflik.
 
Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/04/28/132418570/iran-tiba-tiba-tawarkan-akhiri-perang-as…
 

Dividen saham bernilai jumbo kembali di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yield dividen saham ini setara empat kali lipat bung...
27/04/2026

Dividen saham bernilai jumbo kembali di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yield dividen saham ini setara empat kali lipat bunga deposito rupiah di bank umum. Dividen jumbo ini berasal dari PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ). Emiten pengolah susu ini akan membagikan dividen tunai senilai Rp 1,35 triliun untuk periode tahun buku 2025.
 
“Total nilai dividen yang sudah ditentukan ialah Rp 1.351.763.000.000 dan dividen per saham mencapai Rp 130,” tulis Helina dalam keterbukaan informasi, Jumat (24/4/2026).
 
Pada akhir perdagangan Jumat (24/4/2026) lalu, saham ULTJ berada di level Rp 1.590 per saham atau menguat 1,6% secara harian. Sejak awal tahun berjalan, pergerakan harga saham ini sudah mengalami penguatan 10,42%. Dengan harga tersebut, yield dividen saham ULTJ mencapai 8,18%. Jumlah itu setara 4x bunga deposito rupiah yang saat ini hanya sekitar 2%. 
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen  ULTJ:
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 30 April 2026
Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 4 Mei 2026
Cum dividen di pasar tunai: 5 Mei 2026
Ex dividen di pasar tunai: 6 Mei 2026
Pembayaran dividen tunai: 22 Mei 2026
 
Data keuangan per 30 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen adalah sebagai berikut:
 
Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk: Rp 1,35 triliun
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya: Rp 7,53 triliun
Total ekuitas: Rp 8,31 triliun
 
Sumber: investasi.kontan.co.id/news/yield-4x-bunga-deposito-ini-jadwal-pembayaran-dividen-saham-ultj-berjumlah-rp-135-t
 

Grup Barito milik pengusaha Prajogo Pangestu terus memperbesar penetrasi bisnis tambang emas. Langkah ini dilakukan mela...
24/04/2026

Grup Barito milik pengusaha Prajogo Pangestu terus memperbesar penetrasi bisnis tambang emas. Langkah ini dilakukan melalui entitas usaha grup, yakni PT Petrosea Tbk (PTRO). Pada awal pekan ini, PTRO menyelesaikan penawaran atas convertible note yang diterbitkan Tolu Minerals Limited. Nilai surat utang mencapai A$23,75 juta atau setara sekitar 249,4 miliar. Surat utang tersebut bersifat convertible, sehingga PTRO bisa mengonversinya menjadi 14,61 juta saham baru dengan harga A$1.625/saham.
 
Presiden Direktur PTRO Michael menjelaskan, Investasi pada convertible note ini juga membuka peluang kemitraan operasional, di mana PTRO berkomitmen untuk menjajaki berbagai skema komersial dalam penyediaan jasa pertambangan serta layanan pendukung lainnya bagi proyek Tolu Minerals Limited.
 
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi Petrosea ke kawasan Papua Nugini, sekaligus memperkuat diversifikasi portofolio ke komoditas emas yang memiliki prospek jangka panjang. Kami melihat peluang sinergi yang kuat seiring dengan rencana pengembangan proyek Tolu menuju fase produksi,” jelas Michael dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).
 
Source: https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/107002/lewat-ptro-prajogo-pangestu-perbesar-portofolio…
 

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) terbang tinggi pada Rabu (22/4/2026), mencatat pe...
23/04/2026

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) terbang tinggi pada Rabu (22/4/2026), mencatat penutupan tertinggi dalam hampir tiga pekan. Kenaikan ini didorong penguatan minyak nabati global serta lonjakan harga energi.
 
Berdasarkan data BMD pada penutupan Rabu (22/4/2026), kontrak berjangka CPO untuk Mei 2026 melonjak 58 Ringgit Malaysia menjadi 4.549 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Juni 2026 terkerek 64 Ringgit Malaysia menjadi 4.599 Ringgit Malaysia per ton.
 
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Juli 2026 naik 69 Ringgit Malaysia menjadi 4.628 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Agustus 2026 menanjak 76 Ringgit Malaysia menjadi 4.640 Ringgit Malaysia per ton.
 
Pelaku pasar menilai sentimen positif masih akan bertahan, didukung penguatan harga minyak nabati pesaing seperti minyak kedelai di Dalian dan Chicago. Namun, pergerakan harga diperkirakan tetap fluktuatif di tengah ketidakpastian terkait perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
 
Kenaikan harga minyak mentah juga turut mendorong daya tarik CPO sebagai bahan baku biodiesel. Saat harga energi naik, penggunaan minyak sawit untuk biodiesel menjadi lebih ekonomis.
 
Selengkapnya: https://investor.id/market/436374/harga-cpo-terbang-tembus-level-tertinggi-tiga-pekan-ini-pemicunya
 

Dewan gubernur Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada April ...
22/04/2026

Dewan gubernur Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada April 2026. Dalam rapat dewan gubernur (RDG) yang digelar 21-22 April 2026, diputuskan p**a suku bunga deposit facility tetap 3,75%, dan suku bunga lending facility sebesar 5,50. “Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil RDG, Rabu (22/4/2026).
 
Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 14 lembaga/institusi menunjukkan hasil yang selaras dengan keputusan dewan gubernur BI. Seluruh responden telah memproyeksikan BI akan kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pertemuan RDG kali ini. Pada RDG BI terakhir di Maret 2026, BI kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%. Keputusan tersebut menjadi kali keenam BI menahan suku bunga acuannya secara berturut-turut.
 
Dengan kembali dipertahankannya BI Rate pada RDG April ini, maka langkah tersebut akan menjadi kali ketujuh secara beruntun.Dalam pernyataan resminya pada Maret lalu, BI menegaskan keputusan tersebut diarahkan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah, sekaligus menjaga pencapaian sasaran inflasi.
 
Source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260422132632-17-728887/breaking-news-bi-rate-tetap-475-pada-…
 

Penyedia indeks global MSCI Inc. kembali mempertahankan kebijakan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam review indek...
21/04/2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. kembali mempertahankan kebijakan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam review indeks Mei 2026.
 
Keputusan yang diumumkan MSCI dikutip Selasa (21/4/2026) ini berimbas tak adanya penambahan saham ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), sekaligus menahan kenaikan bobot dan klasifikasi saham RI di indeks global.
 
“MSCI akan membekukan semua peningkatan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Jumlah Saham (NOS); MSCI tidak akan mengimplementasikan penambahan indeks ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI); MSCI tidak akan mengimplementasikan migrasi naik antar indeks segmen ukuran, termasuk dari Small Cap ke Standard,” tulis pengumuman terbaru MSCI dalam web resmi.
 
Selengkapnya: https://emitennews.com/news/masih-dikaji-msci-pending-rebalancing-indeks-ri-ke-juni-2026
 

Emiten portofolio Garibaldi ‘Boy’ Thohir PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menyampaikan akan mengguyur dividen s...
20/04/2026

Emiten portofolio Garibaldi ‘Boy’ Thohir PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menyampaikan akan mengguyur dividen sebesar US$120 juta ke pemegang sahamnya. Dividen ini setara 44,25% dari laba bersih perseroan tahun lalu. Dalam tangkapan layar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ADMR, manajemen ADMR akan membagikan dividen senilai US$120 juta atau 44,25% dari laba bersih perseroan tahun 2025.
 
“Sejumlah US$120 juta atau 44,25% akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham perseroan,” tulis tangkapan layar RUPS tersebut, Jumat (17/4/2026). Sementara itu, sejumlah US$148,5 juta atau 54,75% akan digunakan ADMR sebagai saldo laba perseroan.
 
Sebagai informasi, pendapatan usaha ADMR turun 15,70% year on year (yoy) menjadi US$972,95 juta pada 2025. Sebelumnya, pada 2024 ADMR mencetak pendapatan usaha sebesar US$1,15 miliar. Pendapatan usaha ADMR pada 2025 didominasi oleh segmen pertambangan senilai US$968,80 juta, dan pendapatan dari segmen jasa lainnya tercatat sebesar US$14,93 juta.
 
Adapun ADMR mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak US$271,21 juta, ambrol 37,89% yoy dibandingkan tahun 2024 yang sebesar US$436,66 juta.
 
Source: https://market.bisnis.com/read/20260417/192/1967494/alamtri-minerals-admr-guyur-dividen-us120-juta-…
 

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. K...
17/04/2026

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama kelompok yang paling terdampak oleh fluktuasi harga energi.
 
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto setelah lawatan ke Rusia dan Prancis. Seusai menghadap Presiden di Istana Negara, Bahlil menyampaikan bahwa stabilitas harga BBM subsidi masih sejalan dengan kondisi pasokan energi nasional yang terjaga.
 
Sementara itu, dari sisi pasokan, pemerintah masih menghadapi kebutuhan impor sekitar 1 juta barel per hari. Kondisi ini terjadi karena konsumsi BBM nasional mencapai 1,6 juta barel per hari, sedangkan produksi dalam negeri baru berada di kisaran 600-610 ribu barel per hari.
 
Di sisi lain, pemerintah juga membuka peluang penguatan kerja sama energi dengan Rusia, tidak hanya pada pasokan minyak mentah, tetapi juga pada sektor infrastruktur penunjang. Bahlil menyebut ada pembahasan mengenai investasi di bidang kilang dan penyimpanan energi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.
 
Source: https://emitennews.com/news/fiskal-aman-meski-harga-bbm-subsidi-tak-naik-sampai-akhir-tahun
 

Address

International Financial Centre (IFC) Tower 2, Jalan Jenderal Sudirman
Jakarta
12920

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Webull posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Webull:

Share