12/07/2020
MERASA RUGI MEMBAYAR ASURANSI?
Alm pak Vinsencius pasti tidak menyangka bahwa dana yang disisihkan setiap bulan untuk membayar premi asuransi pada akhirnya dapat membuatnya tetap membayar biaya pendidikan anak-anaknya, walaupun beliau telah tiada dan tidak mampu lagi memberikan nafkah untuk anak-anaknya.
Bayangkan kalau beliau hanya menabung biasa.
1 juta per bulan selama 3 tahun, dana yang terkumpul hanya 36 juta. Tetapi karena di dalam asuransi ada konsep tolong menolong antar peserta, peserta yang sehat menyantuni keluarga alm pak Vinsencius, sebesar perjanjian yang telah disepakati sebelummya yaitu sebesar 323 juta. Plus sisa saldo yang terbentuk ikut dicairkan.
Bagi orang yang tidak paham konsep asuransi dan tidak pernah merasakan kejadian seperti ini, pasti akan merasa rugi ikut asuransi. Lebih baik menabung di bank, uangnya utuh. Tapi coba tanyakan pada anggota lain yang telah merasakan terbantu melalui program asuransi yang diikuti. Tentu mereka sangat sangat berterima kasih dan bersyukur. Tapi, apakah kita mau tukar posisi? Bukankah lebih baik sebagian uang kita hilang untuk bayar biaya asuransi daripada kita untung tapi mendapat musibah?
Bahkan, sebenarnya, tanpa sadar kita ikut beramal. Karena, dari mana lagi uang yang digunakan untuk memberikan santunan kpd yang kena musibah kalau bukan dari uang kita sebagai sesama peserta asuransi?
Wiryastuti
Insurance Spesialist
https://bit.ly/3i6SNLK